{"id":1141,"date":"2025-10-06T10:44:26","date_gmt":"2025-10-06T03:44:26","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=1141"},"modified":"2026-01-22T11:02:34","modified_gmt":"2026-01-22T04:02:34","slug":"contoh-purchasing-order","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/","title":{"rendered":"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebagai seorang pebisnis, pernah nggak sih Kawan Kledo mengalami kesulitan menemukan <em>supplier <\/em>yang tepat untuk bisnis Kawan Kledo? <\/p>\n\n\n\n<p>Belum lagi harga yang berubah-ubah membuat bisnis Kawan Kledo terancam merugi. Adanya perubahan harga ini membuat Kawan Kledo kesulitan membandingkan harga.<\/p>\n\n\n\n<p>Permasalahan seperti ini sebenarnya sering dialami oleh pebisnis, khususnya pebisnis pemula. Sebagian besar penyebabnya adalah tidak membuat <em>purchasing order <\/em>saat membeli produk ke <em>supplier<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, jangan-jangan Kawan Kledo termasuk salah satu orang yang tidak membuat <em>purchasing order<\/em> atau malah nggak tahu apa itu <em>purchasing order<\/em>. Jadi, apa sih sebenarnya <em>purchasing order <\/em>itu?<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas pengertian, contoh, jenis, perbedaan purchasing order dengan dokumen lain, hingga template yang bisa Anda unduh.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian <em>Purchasing Order<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-3.webp\" alt=\"contoh purchasing order 3\" class=\"wp-image-41030\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-3-768x511.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Purchase_order\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Purchasing order (PO)<\/a><\/em> adalah <strong>dokumen yang mengikat secara hukum yang diterbitkan oleh pembeli untuk penjual. <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kawan Kledo pasti pernah berbelanja di situs e-commerce kan? Jika ya, Anda pasti tahu fitur keranjang belanja. Nah, PO mirip seperti itu. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya, <em>purchase order <\/em>mirip adalah daftar barang yang ingin Anda beli. Dokumen ini mencantumkan informasi seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Detail pesanan (termasuk jumlah dan jenis produk yang dibutuhkan pembeli)<\/li>\n\n\n\n<li>Syarat pembayaran dan detail pengiriman <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Singkatnya, <em>purchase order <\/em>memberikan penjelasan mengenai kesepakatan di awal, sehingga kedua belah pihak tahu pasti apa yang mereka harapkan dari transaksi ini.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Purchase order <\/em>berfungsi sebagai kontrak antara pembeli dan penjual. Dengan mengajukan pesanan, pembeli berkomitmen untuk membeli barang atau jasa sesuai jumlah yang disepakati. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/apa-itu-po\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa itu PO? Berikut Pengertian Lengkap &amp; Perbedaannya dengan Invoice<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat <em>Purchasing Order<\/em> Bagi Pembeli dan Penjual<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Purchasing order <\/em>mungkin akan membuat pemesanan lebih ribet dibandingkan ketika pesan secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun dengan adanya <em>purchasing order <\/em>ini, pemesanan akan jauh<strong> lebih aman dari penipuan <\/strong>dan pembeli bisa <strong>memastikan ketersediaan barang dengan harga yang diinginkan.<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut manfaat <em>purchasing order <\/em>bagi pembeli dan penjual, yang harus Kawan Kledo ketahui sebagai pemilik bisnis:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bagi pembeli:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Melacak persediaan dan riwayat pembelian dengan lebih efisien.<\/li>\n\n\n\n<li>Memesan barang terlebih dahulu tanpa harus melakukan pembayaran langsung.<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu mengelola anggaran dengan memastikan pembelian sesuai dengan dana yang tersedia.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Bagi penjual:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menyederhanakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/manajemen-persediaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">manajemen persediaan <\/a>dan memantau pesanan berulang.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan perlindungan hukum serta memastikan pembeli berkomitmen melakukan pembayaran setelah pesanan dipenuhi.<\/li>\n\n\n\n<li>Membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan melalui informasi pesanan yang lebih rinci dan terdokumentasi dengan baik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/apa-fungsi-purchase-order-untuk-bisnismu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa Fungsi Purchase Order untuk Bisnismu?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Komponen yang Harus Ada Dalam <em>Purchasing Order<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun ada banyak jenis<em> purchasing order <\/em>yang tersedia, komponen utama dari sebuah PO adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Informasi pembeli<\/strong>: Nama resmi, alamat, dan detail kontak perusahaan Anda, yaitu perusahaan yang menerbitkan<em> purchase order.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nomor PO<\/strong>: Nomor unik sebagai pengenal <em>purchase order<\/em> untuk memudahkan pelacakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tanggal pesanan<\/strong>: Tanggal saat pesanan dibuat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tanggal pengiriman atau penyerahan<\/strong>: Tanggal yang diperkirakan penjual untuk mengirimkan barang atau layanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Metode pengiriman<\/strong>: Misalnya melalui darat, laut, atau udara.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Syarat pengiriman<\/strong>: Ketentuan pengiriman, seperti<em> \u201cFree on Board\u201d<\/em> (FOB) titik pengiriman atau FOB tujuan, yang menunjukkan kapan penjual memindahkan tanggung jawab dan kepemilikan barang kepada pembeli.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Informasi vendor<\/strong>: Nama resmi, alamat, dan detail kontak penjual atau pemasok barang dan jasa.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Alamat pengiriman<\/strong>: Alamat tujuan pengiriman barang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Alamat penagihan<\/strong>: Alamat yang digunakan penjual untuk mengirimkan tagihan\/<em>invoice.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Deskripsi item<\/strong>: Rincian produk atau layanan yang dipesan, termasuk pengenal unik atau nomor item, jumlah, harga per unit, dan total biaya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Total pesanan<\/strong>: Jumlah total harga pesanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Syarat pembayaran<\/strong>: Ketentuan pembayaran yang disepakati, misalnya net 30 atau net 60.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ketentuan diskon<\/strong>: Diskon yang berlaku untuk pesanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tanda tangan yang berwenang<\/strong>: Tanda tangan dari pihak yang berwenang melakukan pembelian, biasanya dari departemen pengadaan atau pembelian.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/purchasing-management\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Purchasing Management: Pengertian, Manfaat, Tahapan, dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis <em>Purchasing Order<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"652\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-2.webp\" alt=\"contoh purchasing order 2\" class=\"wp-image-41029\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-2-300x196.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-2-768x501.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>PO yang Anda gunakan bergantung pada kebutuhan bisnis Anda dan tingkat komitmen dengan pemasok.<\/p>\n\n\n\n<p>Memahami alasan dan waktu yang tepat untuk menggunakan masing-masing jenis PO akan membantu memastikan bahwa <em>purchase order<\/em> Anda akurat, efisien, dan selaras dengan strategi pembelian.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah empat jenis utama<em> purchase order <\/em>dan kapan sebaiknya digunakan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Standard Purchase Order <\/em>(SPO)<\/h3>\n\n\n\n<p>SPO adalah jenis pesanan yang paling umum digunakan untuk pembelian sekali, karena memuat detail yang jelas dan terdefinisi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dokumen ini mencantumkan spesifikasi seperti jumlah, harga, dan tanggal pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh: <\/strong>Anda ingin mengganti kursi di kantor dan memesan 50 kursi kantor dari pemasok furnitur yang harus dikirim dalam 5 hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2.<em> Planned Purchase Order<\/em> (PPO)<\/h3>\n\n\n\n<p>PPO mirip dengan SPO, tetapi menggunakan perkiraan jumlah pesanan dan tanggal. PPO membantu bisnis merencanakan dan memproyeksikan pembelian di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dokumen jenis ini ideal ketika Anda sudah tahu produk atau layanan apa yang dibutuhkan tetapi belum memiliki jadwal pengiriman yang pasti.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh: <\/strong>Anda mengelola restoran dan perlu memperkirakan pesanan bulanan untuk bahan makanan segar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/download-template-sales-order\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Download Template Sales Order (Word, Excel, PDF) Gratis <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <em>Blanket Purchase Order <\/em>(BPO)<\/h3>\n\n\n\n<p>Dikenal juga sebagai<em> standing order,<\/em> BPO cocok untuk pembelian yang berulang dalam jangka waktu tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Harga dan ketentuan ditetapkan di awal, tetapi jumlah pasti dan tanggal pengiriman bisa ditentukan kemudian.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika bisnis Anda memiliki hubungan berkelanjutan dengan pemasok, BPO dapat menyederhanakan proses <em>purchase order<\/em> dan memastikan pasokan selalu tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh: <\/strong>Anda menjalankan perusahaan percetakan yang secara rutin membutuhkan kertas dalam jumlah besar sepanjang tahun. <\/p>\n\n\n\n<p>Daripada membuat banyak pesanan secara terpisah, Anda bisa menggunakan BPO untuk menyederhanakan proses sekaligus membayar biaya dengan jumlah tetap.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4.<em> Contract Purchase Order<\/em> (CPO)<\/h3>\n\n\n\n<p>CPO adalah jenis PO yang paling fleksibel. Dokumen ini menetapkan perjanjian jangka panjang dengan pemasok, tetapi tidak menentukan jumlah pesanan secara pasti di awal.<\/p>\n\n\n\n<p>CPO biasanya digunakan ketika bisnis berencana melakukan beberapa kali pembelian dari pemasok yang sama dalam periode tertentu, tetapi detailnya belum ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh: <\/strong>Anda menangani akuntansi perusahaan konstruksi yang bermitra dengan pemasok untuk berbagai proyek pembangunan. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena kebutuhan material berbeda-beda setiap proyek, CPO menjaga hubungan tetap berjalan tanpa harus langsung berkomitmen pada jumlah tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis purchase order yang tepat sangat bergantung pada frekuensi pembelian, hubungan dengan pemasok, serta tingkat fleksibilitas yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Memilih jenis PO yang sesuai akan membuat proses pembelian lebih terorganisir, efisien, dan tidak merepotkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/open-order\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa itu Open Order? + Istilah Jual Beli Online Lainnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan <em>Purchasing Order<\/em> dengan Dokumen Lainnya<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Purchase Order <\/em>dan <em>Invoice<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Karena <em>purchase order <\/em>dan <em>invoice<\/em> sama-sama merupakan dokumen keuangan yang mengikat secara hukum dan dipertukarkan antara penjual serta pembeli, tidak heran jika keduanya sering tertukar. <\/p>\n\n\n\n<p>Keduanya juga saling terhubung, sebab <em>purchase order<\/em> sering digunakan sebagai acuan untuk membuat <em>invoice<\/em>, yaitu sebagai referensi barang yang dibeli beserta harganya. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, setiap dokumen digunakan pada tahap yang berbeda dalam proses pembelian, dan juga oleh pihak yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah daftar perbedaan yang perlu Anda ketahui terkait PO dan <em>invoice:<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Purchase Order<\/em> (PO)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Dibuat oleh pembeli<\/li>\n\n\n\n<li>Dibuat sebelum pembelian<\/li>\n\n\n\n<li>Berisi daftar barang yang dibutuhkan<\/li>\n\n\n\n<li>Memuat rincian pembayaran yang diajukan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong><em>Invoice<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Dibuat oleh penjual<\/li>\n\n\n\n<li>Dibuat setelah pembelian<\/li>\n\n\n\n<li>Mengonfirmasi barang yang telah dikirimkan<\/li>\n\n\n\n<li>Meminta pembayaran pada tanggal tertentu<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Purchase Order<\/em> dan<em> Purchase Requisition<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Apa itu<em> Purchase Requisition<\/em>? Setiap kali seorang karyawan perlu membeli barang atau jasa untuk keperluan perusahaan, mereka harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari departemen keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Permintaan izin ini disebut <strong>purchase requisition<\/strong>. Pembelian bisa berupa alat tulis kantor, persediaan, bahan untuk produksi, dan sebagainya. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk melakukan sesuatu atas nama perusahaan, karyawan harus memperoleh persetujuan dari pihak yang berwenang terlebih dahulu. <\/p>\n\n\n\n<p>Formulir purchase requisition berfungsi <strong>menciptakan jejak audit dan memastikan transparansi dalam seluruh proses.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Purchase Order<\/em><\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menunjukkan bahwa departemen terkait telah menyetujui pembelian material dari vendor.<\/li>\n\n\n\n<li>Merupakan konfirmasi pesanan yang diberikan oleh kepala departemen.<\/li>\n\n\n\n<li>Dikirim secara eksternal dari karyawan (perusahaan) kepada vendor.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong><em>Purchase Requisition<\/em><\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Digunakan untuk memberi tahu departemen terkait bahwa ada kebutuhan akan suatu barang atau material.<\/li>\n\n\n\n<li>Merupakan dokumen permintaan pembelian yang diajukan oleh karyawan.<\/li>\n\n\n\n<li>Dikirim secara internal dari satu karyawan ke karyawan lain\/departemen terkait.<br><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/purchase-order-management\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">7 Tips Mengelola Purchase Order Management yang Efektif<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Kerja <em>Purchase Order<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"652\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/purchasing-order-contoh.webp\" alt=\"purchasing-order-contoh\" class=\"wp-image-41032\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/purchasing-order-contoh.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/purchasing-order-contoh-300x196.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/purchasing-order-contoh-768x501.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Berikut adalah tahapan umum dalam proses <em>purchase order<\/em> beserta poin-poin penting yang perlu Anda perhatikan di setiap langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pembeli membuat <em>purchase order<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Proses dimulai ketika pembeli menyusun PO dalam sistem <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-procurement\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">procurement<\/a> <\/em>berdasarkan <em>purchase requisition<\/em> dari salah satu departemen perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, departemen IT mengajukan permintaan pembelian peralatan komputer baru, atau departemen marketing ingin menyewa vendor desain eksternal.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian besar PO mencantumkan informasi pengiriman, ketentuan diskon dan pembayaran, serta nama dan alamat pembeli maupun penjual.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap PO memiliki nomor unik yang memudahkan pelacakan dan referensi di masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Penjual meninjau <em>purchase order<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menerima PO, penjual meninjaunya untuk memastikan semua detail sesuai dengan kemampuan dan persediaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penjual biasanya memeriksa kembali deskripsi item, jumlah, harga, serta jadwal pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada ketidaksesuaian atau masalah, penjual dapat meminta perubahan pada PO atau bahkan menolak pesanan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Penjual menyetujui atau menolak <em>purchase order<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika penjual menyetujui ketentuan yang ada, mereka akan memberikan persetujuan formal.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sistem digital, ini bisa dilakukan dengan menekan tombol \u201cApprove\u201d, sedangkan dalam proses manual bisa berupa tanda tangan di dokumen fisik atau persetujuan tertulis melalui email.<\/p>\n\n\n\n<p>Persetujuan ini menjadikan PO sebagai kontrak yang mengikat secara hukum, mewajibkan penjual untuk menyediakan barang atau layanan sesuai kesepakatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ketentuan tidak dapat diterima (misalnya karena stok terbatas atau perbedaan harga), penjual dapat meminta perubahan atau membatalkan pesanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penjual membuat<em> invoice<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memenuhi pesanan, penjual membuat invoice yang merinci total biaya, termasuk harga barang atau jasa, pajak yang berlaku, serta biaya pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<p>Invoice juga mencantumkan ketentuan pembayaran, misalnya pembayaran segera setelah pengiriman atau dalam jangka waktu tertentu (contoh: net 30). <\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya nomor PO ditambahkan ke dalam invoice agar pembeli mudah mencocokkannya dengan detail pesanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pembeli mencocokkan <em>invoice<\/em> dengan<em> purchase order<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menerima invoice, pembeli akan membandingkannya dengan PO asli untuk memastikan kesesuaian barang\/jasa yang dipesan serta harga yang disepakati.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika terdapat perbedaan, pembeli dan penjual harus menyelesaikan masalah tersebut sebelum invoice disetujui untuk dibayar.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses pencocokan ini bisa dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari <em>two-way matching<\/em> (PO dan invoice) hingga <em>four-way matching<\/em> yang juga melibatkan laporan penerimaan barang dan surat jalan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Pembeli menyetujui atau menolak<em> invoice<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika invoice sesuai dengan PO dan ketentuannya disetujui, pembeli akan menyetujuinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menciptakan kewajiban pembayaran yang masuk ke sistem <em>accounts payable automation<\/em> dan memicu proses pembayaran. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini, pembeli terikat secara hukum untuk membayar sesuai dengan ketentuan dalam invoice dan PO.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika terdapat perbedaan, pembeli berhak menolak invoice dan meminta perbaikan kepada penjual. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu praktik terbaik dalam <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/vendor-management\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">manajemen vendor<\/a> adalah menjaga komunikasi yang jelas antara kedua belah pihak, sehingga penting untuk menyampaikan permasalahan dengan baik agar hubungan kerja tetap terjalin positif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-kirim-invoice-tagihan-pelanggan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kirim Invoice dengan Cara Ini agar Tagihan Segera Dibayar oleh Pelanggan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 1\" class=\"wp-image-37161\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Purchasing Order<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada dua jenis <em>purchasing order <\/em>yang biasa digunakan oleh pebisnis untuk melakukan pemesanan ke pemasok atau penjual, yaitu PO manual dan PO digital.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Purchasing order <\/em>manual merupakan PO yang menggunakan kertas dan dikirimkan secara langsung. Sedangkan <em>purchasing order <\/em>digital merupakan PO yang dibuat dalam bentuk file dan dikirimkan secara <em>online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang, menggunakan <em>purchasing order <\/em>manual akan terlihat baik-baik saja, namun cara ini sangat tidak efisien. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, dalam sekali pembelian, banyak dokumen yang harus disertakan seperti rekuisisi, PO, penawaran, <em>goods received note, <\/em>faktur, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menyimpannya dalam bentuk kertas, maka akan memiliki beberapa risiko, seperti rusak atau hilang. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada permintaan atau pembelian ganda, kemungkinan Kawan Kledo akan kesulitan untuk menemukannya. Kawan Kledo juga bisa kehilangan dokumen tersebut sewaktu-waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut merupakan contoh dari <em>purchasing order manual:<\/em><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"709\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-satu.webp\" alt=\"contoh-purchasing order satu\" class=\"wp-image-41031\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-satu.webp 709w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-satu-213x300.webp 213w\" sizes=\"(max-width: 709px) 100vw, 709px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Berbeda dengan <em>purchasing order <\/em>manual, <em>purchasing order <\/em>digital merupakan bentuk PO yang telah maju dan mengikuti perkembangan zaman. <\/p>\n\n\n\n<p>Kawan Kledo yang melakukan PO tidak membutuhkan kertas dan juga tidak perlu mengirimkannya secara manual melalui kurir.<\/p>\n\n\n\n<p>Kawan Kledo bisa melakukannya secara cepat dan efisien, pengirimkannya juga sangat cepat tanpe memerlukan kurir. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain kemudahan tersebut, dengan <em>purchasing order <\/em>digital Kawan Kledo juga bisa membuat <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rfq-request-for-quotation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">request for quotation<\/a>, blanket order, <\/em>persetujuan pembelian, dan dokumen-dokuman penting lainnya dengan <em>purchasing order <\/em>digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua data disimpan secara aman dan Kawan Kledo bisa melacaknya kapanpun Kawan Kledo membutuhkannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contoh <em>purchasing order <\/em>digital:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"529\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-po-digital-kledo.webp\" alt=\"contoh po digital kledo\" class=\"wp-image-41033\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-po-digital-kledo.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-po-digital-kledo-300x159.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-po-digital-kledo-768x406.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Anda bisa membuat<em> purchasing order<\/em> digital dengan Kledo. Untuk langkah-langkahnya, bisa Anda simak di video ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Tutorial Cara Membuat Purchase Order\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/1ee4ImcGvac?list=PLoKPSI6LG_CJNukaaUB5jV5fsfFu_HyHy\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rfq-request-for-quotation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">RFQ (Request for Quotation): Arti, Jenis, Format, dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Mengelola <em>Purchase Order<\/em><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Membuat catatan yang akurat<\/h3>\n\n\n\n<p>Ada berbagai cara untuk melacak purchase order, salah satunya menggunakan Spreadsheet Excel.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, kelemahannya adalah Anda harus melakukan input data secara manual, dan kemungkinan terjadi kesalahan semakin besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi, jika Anda lupa memperbaru informasi setelah PO diterbitkan, disetujui, atau dikonversi menjadi invoice.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Standarisasi proses<\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan template yang dapat digunakan kembali untuk<em> purchase requisition <\/em>dan <em>purchase order, <\/em>sehingga setiap pembeli memiliki data dengan format yang sama, seperti SKU, kode GL, Incoterms, serta perkiraan tanggal kedatangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Template yang terstandarisasi terbukti memangkas waktu yang diperlukan untuk setiap siklus PO. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Melacak kinerja pemasok<\/h3>\n\n\n\n<p>Berikan penilaian bulanan kepada vendor berdasarkan ketepatan pengiriman, keandalan<em> lead time,<\/em> dan tingkat cacat produk. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, Anda bisa mengidentifikasi masalah lebih awal, sebelum melakukan pemesanan ulang.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut survei, 58% perusahaan gagal memenuhi target ketepatan pengiriman atau akurasi selama musim puncak, yang membuktikan bahwa metrik nyata jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan intuisi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/peran-supplier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">5 Peran Supplier dalam Rantai Pasok Bisnis dan Cara Memilihnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Download Template Purchasing Order<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah template <em>purchasing order<\/em> yang bisa Anda unduh dalam bentuk PDF dan XSL:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-16018d1d wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link has-text-align-center wp-element-button\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/template_purchase_order.pdf\">Download template purchase order pdf<\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-core-buttons-is-layout-16018d1d wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/template_purchase_order.xlsx\">Download template purchase order Xlsx<\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-template-invoice-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Template Invoice Terbaik untuk Bisnis, Gratis!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan mengenai <em>purchasing order <\/em>di atas, Kawan Kledo sudah mengetahui pengertian <em>purchasing order<\/em>, manfaat, komponen, cara kerja, sampai contoh <em>purchasing order<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Kawan Kledo masih mengalami kesulitan dalam pembuatan <em>purchasing order<\/em>, Kawan Kledo bisa menggunakan software akuntansi Kledo untuk membuat PO secara digital. <\/p>\n\n\n\n<p>Kledo merupakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi<\/a> yang akan memudahkan penggunanya dalam melakukan pengelolaan keuangan bisnis, termasuk dalam pembuatan dan pengiriman <em>purchasing order<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan Kledo, pembuatan dan pengiriman <em>purchasing order <\/em>jauh lebih mudah. Data PO yang telah dilakukan akan tercatat otomatis di Kledo karena Kledo merupakan software akuntansi berbasis <em>cloud <\/em>yang hanya membutuhkan koneksi internet untuk bisa mengaksesnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menggunakan semua kemudahan yang diberikan Kledo, Kawan Kledo bisa langsung mengunjungi Kledo dan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">daftar sekarang juga!<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Bersama Kledo, pengelolaan keuangan jauh lebih mudah tidak ribet!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai seorang pebisnis, pernah nggak sih Kawan Kledo mengalami kesulitan menemukan supplier yang tepat untuk bisnis Kawan Kledo? Belum lagi harga yang berubah-ubah membuat bisnis Kawan Kledo terancam merugi. Adanya perubahan harga ini membuat Kawan Kledo kesulitan membandingkan harga. Permasalahan seperti ini sebenarnya sering dialami oleh pebisnis, khususnya pebisnis pemula. Sebagian besar penyebabnya adalah tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":41037,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[16,100,317,316,315],"class_list":["post-1141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-bisnis","tag-keuangan","tag-pengelolaankeuangan","tag-purchaseorder","tag-purchasingorder"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini akan membahas pengertian, contoh, jenis, perbedaan purchasing order dengan dokumen lain, hingga template yang bisa Anda unduh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan membahas pengertian, contoh, jenis, perbedaan purchasing order dengan dokumen lain, hingga template yang bisa Anda unduh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-06T03:44:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-22T04:02:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"14 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0367cd1e3f066b99626792dfc11b964\"},\"headline\":\"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload\",\"datePublished\":\"2025-10-06T03:44:26+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-22T04:02:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/\"},\"wordCount\":2272,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/contoh-purchasing-order-banner.webp\",\"keywords\":[\"bisnis\",\"keuangan\",\"pengelolaankeuangan\",\"purchaseorder\",\"purchasingorder\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/\",\"name\":\"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/contoh-purchasing-order-banner.webp\",\"datePublished\":\"2025-10-06T03:44:26+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-22T04:02:34+00:00\",\"description\":\"Artikel ini akan membahas pengertian, contoh, jenis, perbedaan purchasing order dengan dokumen lain, hingga template yang bisa Anda unduh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/contoh-purchasing-order-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/contoh-purchasing-order-banner.webp\",\"width\":1600,\"height\":800,\"caption\":\"contoh purchasing order banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-purchasing-order\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d0367cd1e3f066b99626792dfc11b964\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Content writer. Blogger. Aktif berbisnis sejak 2015\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload","description":"Artikel ini akan membahas pengertian, contoh, jenis, perbedaan purchasing order dengan dokumen lain, hingga template yang bisa Anda unduh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload","og_description":"Artikel ini akan membahas pengertian, contoh, jenis, perbedaan purchasing order dengan dokumen lain, hingga template yang bisa Anda unduh.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2025-10-06T03:44:26+00:00","article_modified_time":"2026-01-22T04:02:34+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":800,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Desi Murniati","Estimasi waktu membaca":"14 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/d0367cd1e3f066b99626792dfc11b964"},"headline":"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload","datePublished":"2025-10-06T03:44:26+00:00","dateModified":"2026-01-22T04:02:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/"},"wordCount":2272,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-banner.webp","keywords":["bisnis","keuangan","pengelolaankeuangan","purchaseorder","purchasingorder"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/","name":"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-banner.webp","datePublished":"2025-10-06T03:44:26+00:00","dateModified":"2026-01-22T04:02:34+00:00","description":"Artikel ini akan membahas pengertian, contoh, jenis, perbedaan purchasing order dengan dokumen lain, hingga template yang bisa Anda unduh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/contoh-purchasing-order-banner.webp","width":1600,"height":800,"caption":"contoh purchasing order banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-purchasing-order\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Purchasing Order: Contoh dan Template yang Bisa Didownload"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/d0367cd1e3f066b99626792dfc11b964","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Content writer. Blogger. Aktif berbisnis sejak 2015","sameAs":["https:\/\/kledo.com\/blog\/"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1141"}],"version-history":[{"count":23,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1141\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43993,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1141\/revisions\/43993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}