{"id":16162,"date":"2022-10-19T07:29:44","date_gmt":"2022-10-19T00:29:44","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=16162"},"modified":"2026-03-23T12:15:46","modified_gmt":"2026-03-23T05:15:46","slug":"persentase-keuntungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/","title":{"rendered":"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Contoh dan Cara Hitung di Excel"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebagai pemilik bisnis, penting bagi Anda untuk memahami cara menghitung persentase keuntungan maupun kerugian bisnis Anda. Namun, sama pentingnya untuk memahami apa arti sebenarnya dari hasil tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pemilik bisnis, salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan adalah memperhatikan metrik bisnis. Salah satu metrik terpenting adalah margin keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Baik Anda menjalankan operasi satu orang, atau mempekerjakan ratusan orang, mengetahui cara menghitung dan memahami persentase keuntungan dan kerugian akan sangat membantu dalam mengembangkan bisnis Anda, apa pun tahap bisnis Anda .<\/p>\n\n\n\n<p>Kami akan menjelaskan apa itu persentase keuntungan dan kerugian, rumusnya, dan cara hitungnya secara manual maupun melalui excel.<\/p>\n\n\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Persentase Keuntungan dan Kerugian<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image alignwide size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"500\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan.jpg\" alt=\"persentase keuntungan\" class=\"wp-image-16214\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan.jpg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-300x150.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-768x384.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebelum Anda mulai menghitung persentase keuntungan dan kerugian, ada baiknya untuk memahami keuntungan dan kerugian itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, laba adalah jumlah uang yang diperoleh perusahaan setelah dikurangi uang yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis. Keuntungan Anda adalah apa yang tersisa setelah mengambil pendapatan dan kemudian mengurangi semua pengeluaran Anda untuk jangka waktu tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan kerugian adalah keadaan dimana pengeluaran perusahaan lebih besar dibandingkan dengan pemasukan yang diperoleh.<\/p>\n\n\n\n<p>Istilah persentase keuntungan dan kerugian mengacu pada jumlah untung atau rugi yang telah terjadi dalam bentuk persentase. Persentase keuntungan digunakan untuk menyatakan keuntungan yang dihasilkan sebagai persentase, sedangkan persentase kerugian digunakan untuk menyatakan kerugian yang dihasilkan sebagai persentase. <\/p>\n\n\n\n<p>Penting untuk diketahui bahwa menggunakan persentase adalah salah satu cara untuk membandingkan dua data. Setiap hari, kita dihadapkan pada berbagai situasi di mana kita harus menghitung atau membandingkan sesuatu dalam persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu untuk menghitung untung atau rugi suatu barang, seseorang harus melakukannya dalam persentase.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/tips-pembukuan-toko-online\/\">Tips Melakukan Pembukuan Toko Online Beserta Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Pr\">Komponen dalam Persentase Keuntungan dan Kerugian<\/h2>\n\n\n\n<p>Kita perlu membiasakan diri dengan beberapa istilah yang umum digunakan dalam penjualan\/pembelian komoditas sebelum kita menghitung presentase untung dan rugi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada 3 komponen dalam perhitungan persentase laba rugi yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Harga Beli:<\/strong> Harga pokok suatu barang adalah harga pembeliannya. Misalnya, jika Neil membayar Rp. 20.000 untuk payung, ini adalah harga biaya payung. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Harga Jual<\/strong>: Harga jual suatu barang mengacu pada harga jual suatu barang. Misalnya, jika Neil menjual payung yang sama seharga Rp. 25.000, harga jual payung itu adalah Rp.25.000. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keuntungan:<\/strong> Ketika harga jual melebihi harga pokok dalam suatu transaksi, Anda telah memperoleh keuntungan. Berdasarkan contoh di atas, Neil mendapat untung Rp. 5.000.\u00a0<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-text-align-center is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Keuntungan = Harga Jual &#8211; Harga Beli<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Karena harga beli payung adalah Rp. 20.000 dan harga jualnya adalah Rp. 25.000 pada contoh di atas, keuntungan yang diperolehnya dapat dihitung dengan menggunakan rumus: Laba = Harga jual &#8211; Harga pokok.  Alhasil, Neil mendapat untung Rp. 5.000<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan rugi terjadi ketika harga beli lebih tinggi dari harga jual dalam suatu transaksi. Misalnya, jika sebuah tas berharga Rp. 200.000 dan dijual seharga Rp. 17.000, maka akan rugi Rp.30.000 pada transaksi ini.  Adapun rumus untuk menghitung kerugian adalah:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-text-align-center is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Rugi = Harga Beli &#8211; Harga Jual\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Dalam contoh yang sama, harga Biaya tas adalah Rp. 20.000 dan harga jualnya adalah Rp. 17.000, maka kerugian dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sebagai beriku: Rugi = Harga beli &#8211; Harga jual. <\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga akan diperoleh nilai kerugian = 200.000 &#8211; 170.000 = 30.000 <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rumus-laba-bersih\/\">Rumus Laba Bersih Untuk Menghitung Laba Bersih dan Cara Hitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Lo\">Rumus Persentase Keuntungan dan Kerugian <\/h2>\n\n\n\n<p>Ikuti langkah-langkah untuk mempelajari cara menghitung persentase untung dan rugi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Perhatikan harga jual dan harga beli produk terlebih dahulu.<\/li>\n\n\n\n<li>Hitung untung dan rugi menggunakan rumus- Laba = Harga jual \u2013 harga beli dan Rugi = Harga beli \u2013 harga jual <\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan Laba dan Rugi yang diperoleh dalam rumus persentase untung dan rugi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-text-align-center is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Persentase Keuntungan = (Keuntungan: Harga Beli) x 100<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Persentase Kerugian = (Kerugian : Harga Beli) x 100<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-bersih\/\">Ini Panduan Cara Menghitung Laba Bersih di Excel<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menghitung Persentase Laba Kotor<\/h2>\n\n\n\n<p>Agar lebih bisa memahami cara menghitung persentase laba kotor, berikut contoh perhitungannya yang bisa Anda pelajari:<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan A menjual produk perawatan rambut. Penrusahaan engakui pendapatan menggunakan prinsip pengakuan pendapatan dan saat ini menunjukkan pendapatan sebesar Rp. 50.000.000. Harga pokok barang yang dijualnya adalah Rp. 29.000.000. Perhitungan pertama yang akan Anda lakukan adalah menentukan laba kotor:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>50.000.000 \u2013 29.000.000 = 21.000.000 (laba kotor)<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, untuk menentukan persentase laba kotor, Anda akan membagi laba kotor dengan pendapatan:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>21.000.000 :  29.000.000 = 0,72<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Terakhir, Anda akan mengalikan laba kotor Anda dengan 100 untuk menentukan persentase <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/margin-laba\/\">margin laba<\/a> kotor Anda:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>0,72 x 100 = 72% (persentase laba kotor)<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Artinya, Perusahaan A saat ini memiliki persentase laba kotor sebesar 72%.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rumus-laba-kotor\/\">Rumus Laba Kotor: Pembahasan Lengkap dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menghitung Persentase Laba Bersih<\/h2>\n\n\n\n<p>Rumus untuk menghitung persentase laba bersih memerlukan lebih banyak langkah, karena Anda juga harus mengurangi biaya operasional dan lainnya serta <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/kalulator-hpp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">harga pokok penjualan<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingat, Perusahaan A memiliki pendapatan sebesar Rp. 50.000.000, dengan harga pokok penjualan sebesar Rp. 29.000.000. Tetapi Perusahaan A juga memiliki biaya sebesar Rp. 6.000.000. Perhitungan pertama akan terlihat seperti ini:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>50.000.000  \u2013 (29.000.000 + 6.000.000) = 15.000.000 (laba bersih)<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Perhitungan selanjutnya adalah membagi laba bersih dengan total pendapatan:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>15.000.000 : 29.000.000 = 0,52<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Langkah terakhir adalah mengalikan laba bersih dengan 100 untuk menghitung margin laba bersih Anda:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>0,52 x 100 = 52% (persentase laba bersih)<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menghitung Persentase Kerugian<\/h2>\n\n\n\n<p>Agar lebih memahami bagaimana cara menghitung persentase kerugian, kami menyertakan contoh perhitungan di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<p>Tuan B membeli mesin produksi barang seharga Rp. 150.000.000. Namun, ketika mesin datang, ternyata tidak sesuai dengan ukuran sehingga Tuan B harus membeli lagi mesin yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, Tuan B sudah menjual mesin yang dibelinya dengan harga Rp. 140.000.000. Jadi berapa persentase kerugian yang ditanggung oleh Tuan B?<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Harga beli = 150.000.000<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Harga jual = 140.000.000<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Kerugian = Harga Beli \u2013 Harga Jual<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Kerugian = 150.000.000 \u2013 140.000.000<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Kerugian = 10.000.000<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Kerugian yang ditanggung oleh Tuan B sebesar 10.000.000.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Persentase kerugian = Besar Rugi : Harga beli x 100%<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>% Rugi = 10.000.000 \/ 150.000.000 x 100%<\/p>\n\n\n\n<p>%Rugi = 0, 067 x 100 %<\/p>\n\n\n\n<p>%Rugi = 6,67%<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-membuat-laporan-laba-rugi\/\">Cara Membuat Laporan Laba Rugi Untuk Pemula Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Soal Persentase Keuntungan dan Kerugian Lainnya<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 1<\/h3>\n\n\n\n<p>Dealer mobil bekas membeli sebuah kendaraan seharga Rp. 22.500.000. Kemudian mobil tersebut dijual seharga Rp. 27.000.000 seminggu kemudian. Hitung keuntungan penjualan mobil dan nyatakan sebagai persentase dari harga pembelian.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jawaban: <\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Harga beli mobil = Rp. 22.500.000<\/li>\n\n\n\n<li>Harga jual mobil = Rp. 27.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Harga jual &gt; Harga pokok, jadi: <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Keuntungan = 27.000.000 &#8211; 22.500.000<\/p>\n\n\n\n<p>Keuntungan = Rp. 4.500.000<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>% Keuntungan= (4.500.000 : 22.500.000) x 100% = 20%<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Jadi, keuntungan yang diperoleh adalah 20%.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 2: <\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah agen berita membeli 120 majalah dengan harga masing-masing Rp. 12.000. Tentukan apakah agen koran mendapat untung atau rugi jika hanya 50 majalah yang dijual seharga Rp. 19.500 per satuannya. Sebagai bagian dari harga pokok, hitunglah persentase untung atau rugi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jawaban: <\/h4>\n\n\n\n<p>Jumlah majalah yang dibeli agen koran = 120<\/p>\n\n\n\n<p>Jumlah majalah yang terjual = 50<\/p>\n\n\n\n<p>Harga pokok satu majalah = Rp. 12.000<\/p>\n\n\n\n<p>Harga jual satu majalah = Rp. 19.500<\/p>\n\n\n\n<p>Jumlah yang Dibeli = 120 x Rp. 12.000<\/p>\n\n\n\n<p>Harga Beli = Rp. 1.440.000<\/p>\n\n\n\n<p>Harga jual = 50 x Rp. 19.500 = Rp. 975.00<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Kerugian = 1.440.000 &#8211; 975.000 = 465.000<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>% kerugian = (465.000 : 1.440.000) x 100% = 32,3%<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Jadi, kerugian yang terjadi sebesar 32,3%.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/komponen-laba-rugi\/\">Mengetahui Komponen Laba Rugi dalam Laporan Keuangan Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menghitung Rumus Persentase Keuntungan dan Kerugian di Excel<\/h2>\n\n\n\n<p>Selain perhitungan manual, menghitung persentase laba rugi juga bisa dilakukan di excel. Bagaimana caranya? Simak ulasan di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metode 1: Rumus Persentase Untung dan Rugi dari Harga Beli dan Harga Jual<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam metode ini, kita akan menggunakan pengurangan rumus matematika untuk sekadar mendapatkan hasil <strong>untung<\/strong> atau <strong>rugi<\/strong> dan kemudian menggunakan pemformatan <strong>persentase dari pita Format Angka<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, klik pada sel <strong>E5<\/strong> dan ketik rumus berikut.<br><strong><code>=D5-C5<\/code><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"686\" height=\"329\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16179\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-1.png 686w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-1-300x144.png 300w\" sizes=\"(max-width: 686px) 100vw, 686px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Lalu, tekan<strong> tombol ENTER<\/strong> .<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"684\" height=\"313\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-2.png\" alt=\"persentase keuntungan\" class=\"wp-image-16180\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-2.png 684w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-2-300x137.png 300w\" sizes=\"(max-width: 684px) 100vw, 684px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><br>Sekarang, kita akan menggunakan <strong>Isi Otomatis<\/strong> untuk mengisi sisa kolom yang belum terisi. Jadi, <strong>klik kanan<\/strong> tombol mouse dan seret ke bawah.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"680\" height=\"275\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-3.png\" alt=\"persentase keuntungan 3\" class=\"wp-image-16181\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-3.png 680w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-3-300x121.png 300w\" sizes=\"(max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Alhasil, Anda akan mendapat jumlah untung atau rugi. Dimana, <strong>nilai positif<\/strong> menunjukkan <strong>Untung<\/strong> dan <strong>nilai negatif<\/strong> menunjukkan <strong>Rugi<\/strong> .<br>Sekarang, klik pada sel <strong>F5<\/strong> dan ketik rumus berikut.<br><strong><code>=E5\/C5<\/code><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"682\" height=\"303\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-3.png\" alt=\"persentase keuntungan 2\" class=\"wp-image-16182\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-3.png 682w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-3-300x133.png 300w\" sizes=\"(max-width: 682px) 100vw, 682px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><br>Lalu, tekan tombol<strong> ENTER<\/strong> .<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"691\" height=\"292\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-4.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16183\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-4.png 691w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-4-300x127.png 300w\" sizes=\"(max-width: 691px) 100vw, 691px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><br>Terakhir, <strong>klik kanan<\/strong> tombol mouse dan seret ke bawah untuk mengisi kolom lainnya. Di sini, kami menghitung jumlah untung atau rugi dengan mengurangkan <strong>Harga Beli <\/strong>dari <strong>Harga Jual<\/strong>. <\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, kami membagi jumlah <strong>Laba atau Rugi<\/strong> dengan <strong>Harga Beli<\/strong>. Sekarang, kita bisa <strong>mengalikannya<\/strong> dengan <strong>seratus<\/strong> untuk mendapatkan persentasenya. <\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, Excel memiliki fitur bawaan untuk melakukannya secara otomatis.<br>Sekarang, pilih rentang dari <strong>F5<\/strong> hingga <strong>F9<\/strong>. Setelah itu, buka <strong>tab Home <\/strong>dan klik <strong>tanda persentase<\/strong> (<strong> %)<\/strong> seperti yang ditunjukkan gambar berikut.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"406\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-4.png\" alt=\"rumur 4\" class=\"wp-image-16184\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-4.png 700w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-4-300x174.png 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Akhirnya, hasilnya otomatis dan terlihat seperti gambar berikut.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"679\" height=\"276\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/hasil-1.png\" alt=\"hasil 1\" class=\"wp-image-16185\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/hasil-1.png 679w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/hasil-1-300x122.png 300w\" sizes=\"(max-width: 679px) 100vw, 679px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-irr-adalah\/\">IRR Adalah: Pengertian, Fungsi, Rumus, dan Cara Hitungnya di Excel<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metode 2: Rumus Persentase Untung dan Rugi di Excel<\/h3>\n\n\n\n<p>Kami akan menghitung <strong>Untung<\/strong> dan <strong>Rugi<\/strong> sesuai dengan rumus matematika. Sekarang, klik pada sel <strong>F5<\/strong> dan ketik rumus berikut.<br><strong><code>=(D5-C5)\/C5<\/code><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"530\" height=\"329\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-2-1.png\" alt=\"Rumus Persentase Untung dan Rugi secara matematis\" class=\"wp-image-16186\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-2-1.png 530w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-2-1-300x186.png 300w\" sizes=\"(max-width: 530px) 100vw, 530px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><br>Disini kita <strong>kurangi<\/strong> Harga Beli dari <strong>Harga Jual<\/strong> terlebih dahulu kemudian <strong>dibagi<\/strong> dengan <strong>Harga Beli <\/strong>untuk menghitung persentase untung atau rugi. Lalu, tekan tombol <strong>ENTER<\/strong> .<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"493\" height=\"328\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-2-2.png\" alt=\"metode 2\" class=\"wp-image-16187\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-2-2.png 493w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-2-2-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 493px) 100vw, 493px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><br>Setelah itu, seret ke bawah ke <strong>IsiOtomatis<\/strong> .<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"544\" height=\"292\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/isi-otomatis.png\" alt=\"isi otomatis\" class=\"wp-image-16188\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/isi-otomatis.png 544w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/isi-otomatis-300x161.png 300w\" sizes=\"(max-width: 544px) 100vw, 544px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sekarang, buka tab <strong>Home <\/strong>dan pilih <strong>persentase<\/strong> seperti yang ditunjukkan pada gambar.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"772\" height=\"443\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-1.png\" alt=\"Metode otomatis\" class=\"wp-image-16189\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-1.png 772w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-1-300x172.png 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-1-768x441.png 768w\" sizes=\"(max-width: 772px) 100vw, 772px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Selesai.  Di sini, <strong>nilai positif<\/strong> menunjukkan <strong>Untung<\/strong> dan <strong>nilai negatif<\/strong> menunjukkan <strong>Rugi<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rumus-payback-period\/\">Mengenal Rumus Payback Period dan Cara Hitungnya di Excel<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metode 3: Rumus Persentase Untung dan Rugi dengan Format Bersyarat<\/h3>\n\n\n\n<p>Kita bisa menggunakan <strong>Conditional Formatting<\/strong> juga untuk menghitung <strong>Persentase Untung dan Rugi<\/strong> di <strong>Excel<\/strong>. Mari kami tunjukkan bagaimana cara kerjanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama-tama, kita akan mengikuti semua prosedur yang ditunjukkan dalam <strong>metode 1<\/strong>. Setelah selesai, hasilnya akan terlihat seperti ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"676\" height=\"275\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3.png\" alt=\"metode 3\" class=\"wp-image-16190\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3.png 676w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-300x122.png 300w\" sizes=\"(max-width: 676px) 100vw, 676px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sekarang, kita akan memilih rentang <strong>E5<\/strong> hingga <strong>E9<\/strong> .<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"674\" height=\"272\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-2.png\" alt=\"Format bersyarat Formula Persentase Laba Rugi\" class=\"wp-image-16191\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-2.png 674w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-2-300x121.png 300w\" sizes=\"(max-width: 674px) 100vw, 674px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sekarang, buka tab <strong>Home, lalu Klik Conditional Formatting <\/strong>dan pilih <strong>New Rule<\/strong> seperti gambar berikut.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"735\" height=\"447\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-3.png\" alt=\"persentase excel\" class=\"wp-image-16192\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-3.png 735w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-3-300x182.png 300w\" sizes=\"(max-width: 735px) 100vw, 735px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"722\" height=\"377\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-4.png\" alt=\"persentase excel 1\" class=\"wp-image-16193\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-4.png 722w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/metode-3-4-300x157.png 300w\" sizes=\"(max-width: 722px) 100vw, 722px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><br>Setelah itu akan muncul <strong>kotak dialog baru seperti ini. <\/strong>Dari <strong>kotak dialog<\/strong>, kita akan memilih <strong>Format only cells that contain<\/strong> kemudian pada <strong>Edit the Rule Description<\/strong> kita akan memilih <strong>less than<\/strong>. Sekarang, kita akan memberi nilai <strong>0<\/strong> karena ingin nilai negatif diformat yang menunjukkan kerugian.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"539\" height=\"359\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kotak-dialog.png\" alt=\"kotak dialog\" class=\"wp-image-16194\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kotak-dialog.png 539w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kotak-dialog-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 539px) 100vw, 539px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><br>Setelah itu, klik opsi <strong>Format<\/strong> dan <strong>kotak dialog<\/strong> lain akan muncul. Dari kotak itu, kita akan memilih <strong>Fill<\/strong> di tab header dan pilih warna yang kita inginkan lalu klik <strong>OK<\/strong> lalu klik lagi <strong>OK<\/strong> di <strong>New Formatting Rule<\/strong> kotak dialog<\/p>\n\n\n\n<p>Akhirnya, hasil akhir akan terlihat seperti gambar berikut.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"669\" height=\"292\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/formula-laba-rugi.png\" alt=\"formula laba rugi\" class=\"wp-image-16195\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/formula-laba-rugi.png 669w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/formula-laba-rugi-300x131.png 300w\" sizes=\"(max-width: 669px) 100vw, 669px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Di sini, Excel telah memformat sel yang berisi <strong>nilai negatif<\/strong> yang menunjukkan <strong>kerugian<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-keuangan-excel\/\">Cara Membuat Laporan Keuangan Excel dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metode 4: Rumus Persentase Untung dan Rugi beserta Fungsi IF<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam metode ini, kita akan melihat, bagaimana kita dapat menggunakan fungsi <strong>IF<\/strong> dalam rumus persentase untung dan rugi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, klik pada sel <strong>E5<\/strong> dan ketik rumus berikut. <strong><code>=IF(D5=C5,\"No profit,No loss\",IF(D5&lt;C5,\"Loss\",IF(D5&gt;C5,\"Profit\")))<\/code><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"687\" height=\"329\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if.png\" alt=\"Rumus Persentase Untung dan Rugi dengan Fungsi IF\" class=\"wp-image-16196\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if.png 687w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-300x144.png 300w\" sizes=\"(max-width: 687px) 100vw, 687px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><br>Di sini, kami menggunakan Excel dengan fungsi <strong>IF<\/strong> untuk menghasilkan hasil <strong>Tidak ada untung<\/strong>  ketika <strong>Harga Beli <\/strong>sama dengan <strong>Harga Jua<\/strong> , <strong>Untung<\/strong> ketika <strong>Harga Beli <\/strong>lebih <strong>kecil dari<\/strong> Harga Jual, dan <strong>Rugi<\/strong> ketika <strong>Harga Biaya<\/strong> lebih <strong>besar dari<\/strong> Harga Jual. Lalu, tekan <strong>ENTER<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"683\" height=\"313\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-2.png\" alt=\"Rumus If 2\" class=\"wp-image-16197\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-2.png 683w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-2-300x137.png 300w\" sizes=\"(max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Setelah itu, cukup seret ke bawah menggunakan <strong>tombol klik kanan<\/strong> di mouse untuk <strong>Isi Otomatis<\/strong> sisa kolom.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"646\" height=\"292\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-3.png\" alt=\"Rumus Persentase Untung dan Rugi dengan Fungsi IF\" class=\"wp-image-16198\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-3.png 646w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-3-300x136.png 300w\" sizes=\"(max-width: 646px) 100vw, 646px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Setelah itu, kita cukup mengikuti metode 1. Hasilnya, kumpulan data kita pada akhirnya akan terlihat seperti gambar berikut.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"675\" height=\"264\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-4.png\" alt=\"rumus-if-4\" class=\"wp-image-16199\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-4.png 675w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-if-4-300x117.png 300w\" sizes=\"(max-width: 675px) 100vw, 675px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/risiko-akuntansi-menggunakan-excel\/\">Proses Akuntansi Anda Masih Menggunakan Excel? Pahami Risikonya!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-1024x1024.jpg\" alt=\"Banner 1 kledo\" class=\"wp-image-4989\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-300x300.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-150x150.jpg 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-768x768.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Nah, itulah panduan mengenai cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian secara manual maupun lewat excel. Sebenarnya, perhitungan persentas untung dan rugi bisa dihitung lebih mudah dengan menggunakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\">software akuntansi<\/a> dari Kledo.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo merupakan software berbasis cloud yang dilengkapi dengan berbagai fitur mulai dari otomatisasi 30 jenis laporan keuangan, perpajakan, software inventory, aplikasi invoice, dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Mulai dari 140 ribu saja, Anda sudah bisa menikmatai layanan dengan fitur terlengkap dari Kledo. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, cobain <em>free trial <\/em>Kledo selama 14 hari melalui <a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\">tautan ini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai pemilik bisnis, penting bagi Anda untuk memahami cara menghitung persentase keuntungan maupun kerugian bisnis Anda. Namun, sama pentingnya untuk memahami apa arti sebenarnya dari hasil tersebut. Sebagai pemilik bisnis, salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan adalah memperhatikan metrik bisnis. Salah satu metrik terpenting adalah margin keuntungan. Baik Anda menjalankan operasi satu orang, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":16212,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[8232,8238,8236,8235,8234,8239,8233,8237,5378,756],"class_list":["post-16162","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-cara-menghitung-persentase-keuntungan","tag-cara-menghitung-persentase-keuntungan-dan-kerugian","tag-cara-menghitung-persentase-keuntungan-di-excel","tag-contoh-soal-persentase-keuntungan","tag-persentase-keuntungan","tag-rumus-mencari-persentase-keuntungan-dan-kerugian","tag-rumus-persentase-keuntungan","tag-rumus-persentase-keuntungan-adalah","tag-software-akuntansi-gratis-kledo","tag-software-akuntansi-kledo"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Persentase Keuntungan dan Kerugian: Cara Hitung di Excel<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sudah tahu belum gimana sih cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian? Disini, Kledo membagikan tips mudah menghitung persentase!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Cara Hitung di Excel\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sudah tahu belum gimana sih cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian? Disini, Kledo membagikan tips mudah menghitung persentase!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-19T00:29:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-23T05:15:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-01.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Annisa Herawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Annisa Herawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Annisa Herawati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/228576109231c051c9d2e4735cf3c7d9\"},\"headline\":\"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Contoh dan Cara Hitung di Excel\",\"datePublished\":\"2022-10-19T00:29:44+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-23T05:15:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/\"},\"wordCount\":1749,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/persentase-keuntungan-01.jpg\",\"keywords\":[\"cara menghitung persentase keuntungan\",\"cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian\",\"cara menghitung persentase keuntungan di excel\",\"contoh soal persentase keuntungan\",\"persentase keuntungan\",\"rumus mencari persentase keuntungan dan kerugian\",\"rumus persentase keuntungan\",\"rumus persentase keuntungan adalah\",\"software akuntansi gratis kledo\",\"software akuntansi kledo\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/\",\"name\":\"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Cara Hitung di Excel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/persentase-keuntungan-01.jpg\",\"datePublished\":\"2022-10-19T00:29:44+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-23T05:15:46+00:00\",\"description\":\"Sudah tahu belum gimana sih cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian? Disini, Kledo membagikan tips mudah menghitung persentase!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/persentase-keuntungan-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/persentase-keuntungan-01.jpg\",\"width\":1500,\"height\":750,\"caption\":\"persentase keuntungan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/persentase-keuntungan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Contoh dan Cara Hitung di Excel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/228576109231c051c9d2e4735cf3c7d9\",\"name\":\"Annisa Herawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Annisa Herawati\"},\"description\":\"Lulusan S1 Pendidikan Akuntansi yang gemar menulis serta mencintai alam, kucing, dan sesama manusia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/annisa-herawati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Cara Hitung di Excel","description":"Sudah tahu belum gimana sih cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian? Disini, Kledo membagikan tips mudah menghitung persentase!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Cara Hitung di Excel","og_description":"Sudah tahu belum gimana sih cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian? Disini, Kledo membagikan tips mudah menghitung persentase!","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2022-10-19T00:29:44+00:00","article_modified_time":"2026-03-23T05:15:46+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":750,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-01.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Annisa Herawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Annisa Herawati","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/"},"author":{"name":"Annisa Herawati","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/228576109231c051c9d2e4735cf3c7d9"},"headline":"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Contoh dan Cara Hitung di Excel","datePublished":"2022-10-19T00:29:44+00:00","dateModified":"2026-03-23T05:15:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/"},"wordCount":1749,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-01.jpg","keywords":["cara menghitung persentase keuntungan","cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian","cara menghitung persentase keuntungan di excel","contoh soal persentase keuntungan","persentase keuntungan","rumus mencari persentase keuntungan dan kerugian","rumus persentase keuntungan","rumus persentase keuntungan adalah","software akuntansi gratis kledo","software akuntansi kledo"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/","name":"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Cara Hitung di Excel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-01.jpg","datePublished":"2022-10-19T00:29:44+00:00","dateModified":"2026-03-23T05:15:46+00:00","description":"Sudah tahu belum gimana sih cara menghitung persentase keuntungan dan kerugian? Disini, Kledo membagikan tips mudah menghitung persentase!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/persentase-keuntungan-01.jpg","width":1500,"height":750,"caption":"persentase keuntungan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/persentase-keuntungan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Persentase Keuntungan dan Kerugian: Contoh dan Cara Hitung di Excel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/228576109231c051c9d2e4735cf3c7d9","name":"Annisa Herawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g","caption":"Annisa Herawati"},"description":"Lulusan S1 Pendidikan Akuntansi yang gemar menulis serta mencintai alam, kucing, dan sesama manusia","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/annisa-herawati\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16162","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16162"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16162\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45659,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16162\/revisions\/45659"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16212"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}