{"id":18184,"date":"2023-01-23T14:42:51","date_gmt":"2023-01-23T07:42:51","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=18184"},"modified":"2023-03-20T07:00:44","modified_gmt":"2023-03-20T00:00:44","slug":"market-value-added-mva","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/","title":{"rendered":"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengetahui apa itu market value added (MVA) dalam transaksi bisnis atau transaksi apa pun yang melibatkan pengalihan aset sangat penting bagi Anda untuk memiliki gambaran yang realistis tentang nilai aset tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu market value added, menjelaskan bagaimana cara menentukannya dan fungsinya bagi bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Market Value Added ata MVA?<\/h2>\n\n\n\n<p>Nilai tambah pasar (market value added\/MVA) adalah jumlah kekayaan yang dapat diciptakan oleh sebuah perusahaan untuk para pemangku kepentingannya sejak perusahaan tersebut didirikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Market Value Added (MVA) sendiri adalah metrik keuangan yang mengukur perbedaan antara kapitalisasi pasar perusahaan dan modal yang digunakan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, MVA adalah nilai yang diciptakan untuk pemegang saham di atas dan di luar jumlah modal yang diinvestasikan di perusahaan. MVA digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan, terutama dalam hal kemampuannya menghasilkan laba bagi pemegang saham. <\/p>\n\n\n\n<p>MVA juga dapat digunakan untuk membandingkan kinerja perusahaan yang berbeda dalam industri yang sama. <\/p>\n\n\n\n<p>Sederhananya, MVA adalah selisih antara nilai pasar saham perusahaan saat ini dan modal awal yang diinvestasikan di perusahaan oleh pemegang obligasi dan pemegang saham.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, MVA dapat digunakan sebagai pengukuran kinerja untuk manajemen perusahaan, keputusan investasi dan untuk mengidentifikasi potensi perusahaan yang undervalued atau overvalued.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep MVA cukup mirip dengan konsep <em>economic value added (EVA)<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-flowchart-penjualan\/\">Contoh Flowchart Penjualan dan Tahapan Pembuatannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan MVA dan EVA<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal pertama yang perlu diingat adalah bahwa investor dan pemberi pinjaman menggunakan teknik yang berbeda untuk menetapkan nilai perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini sangat penting bagi mereka yang ingin berinvestasi dalam organisasi tertentu. Penilaian juga digunakan untuk menentukan apakah perusahaan tertentu memiliki risiko kredit yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Investor menggunakan dua teknik utama untuk menentukan nilai perusahaan, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><em>Economic value added (EVA)<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p>Diciptakan oleh <a href=\"https:\/\/www.sternstewart.com\/about-us.html\">Stern Stewart &amp; Co<\/a>, economic value added (EVA) mengukur keuntungan riil yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya, ini digunakan untuk menentukan seberapa menguntungkan sebuah organisasi dalam periode waktu tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, EVA dihitung dengan mengurangkan hasil kali antara modal awal perusahaan dan persentase biaya modal dari laba bersih setelah pajak. Untuk mengilustrasikan fakta ini, mari kita lihat contoh di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan ABC menghasilkan laba bersih setelah pajak sebesar 200.000.000 pada tahun 2018. Jumlah modal yang diinvestasikan perusahaan adalah 2 milyar dengan biaya modal rata-rata 8,5%. Untuk menghitung EVA ABC:<\/p>\n\n\n\n<p>200.000.000 &#8211; (2.000.000.000 * 8.5%) = 30.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>Angka 30.000.000 menyiratkan bahwa Perusahaan ABC menghasilkan laba yang cukup untuk menutupi biaya awal dalam menjalankan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Market value added (MVA)<\/h4>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, market value addedatau MVA adalah selisih antara nilai perusahaan saat ini di pasar dengan kontribusi awal yang diberikan oleh investor.<\/p>\n\n\n\n<p>Berlawanan dengan anggapan banyak orang, MVA bukanlah indikator kinerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, MVA adalah metrik yang digunakan untuk mengukur kekayaan. Pada dasarnya, ini digunakan untuk menentukan dengan tepat berapa banyak nilai yang telah diakumulasikan perusahaan dari waktu ke waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sebuah perusahaan berkinerja baik, itu berarti perusahaan tersebut telah mempertahankan laba.<\/p>\n\n\n\n<p>Laba meningkatkan nilai buku saham perusahaan, mendorong investor untuk meningkatkan harga saham mereka untuk mengantisipasi laba di masa depan. Seluruh proses ini menyebabkan nilai pasar perusahaan melambung tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengukuran ini hanya dapat digunakan jika saham perusahaan diperdagangkan secara teratur di bursa saham yang mapan. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika tidak, beberapa perdagangan sesekali di pasar bebas dapat memicu perubahan substansial pada harga pasar saham, yang secara besar-besaran mengubah hasil perhitungan. <\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat memperoleh nilai pasar saham dengan melibatkan penilai untuk memberikan estimasi, terutama jika perusahaan dimiliki secara pribadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui juga bahwa harga saham saat ini mungkin didasarkan pada perubahan kepercayaan investor terhadap pasar atau industri secara keseluruhan, dan tidak berhubungan dengan kinerja (atau kurangnya kinerja) manajemen dalam menjalankan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/mengelola-utang-bisnis\/\"> 12 Cara Mengelola Utang Bisnis Jadi Lebih Efektif<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menghitung Market Value Added?<\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"820\" height=\"461\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-2.jpg\" alt=\"market value added 2\" class=\"wp-image-18186\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-2.jpg 820w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-2-300x169.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-2-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 820px) 100vw, 820px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkan nilai pasar, ikuti langkah-langkah berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mengalikan jumlah seluruh saham biasa yang beredar dengan harga pasarnya<\/li><li>Kalikan jumlah seluruh saham preferen yang beredar dengan harga pasarnya<\/li><li>Gabungkan kedua jumlah ini<\/li><li>Kurangi jumlah modal yang diinvestasikan dalam bisnis<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Rumus MVA adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>MVA = (Jumlah saham biasa yang beredar x harga saham) + (Jumlah saham preferen yang beredar x harga saham) &#8211; Nilai buku dari modal yang diinvestasikan<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Untuk mencari nilai pasar saham, cukup kalikan jumlah saham yang beredar dengan harga pasar saat ini per lembar.<\/p>\n\n\n\n<p> Jika perusahaan menawarkan saham preferen dan saham biasa, maka keduanya dijumlahkan untuk mendapatkan total nilai pasar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-bersih\/\">Ini Panduan Cara Menghitung Laba Bersih di Excel<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh kasus menghitung MVA<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, petugas hubungan investor Cud Farms sedang mempersiapkan siaran pers yang mengungkapkan peningkatan nilai pasar yang ditambahkan sejak tim manajemen baru dipekerjakan. <\/p>\n\n\n\n<p>Analisis ini didasarkan pada informasi berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>&nbsp;<\/td><td>Tahun Sebelumnya<\/td><td>Tahun Berjalan<\/td><\/tr><tr><td>Jumlah saham biasa yang beredar<\/td><td>5.000.000<\/td><td>5.700.000<\/td><\/tr><tr><td>Harga saham biasa<\/td><td>Rp 400<\/td><td>Rp 400<\/td><\/tr><tr><td>Jumlah saham preferen yang beredar<\/td><td>400.000<\/td><td>375.000<\/td><\/tr><tr><td>Harga saham preferen<\/td><td>Rp 110<\/td><td>Rp113<\/td><\/tr><tr><td>Nilai buku modal yang diinvestasikan<\/td><td>Rp 1.800.000.000<\/td><td>Rp 2.062.500.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Nilai pasar yang ditambahkan untuk tahun sebelumnya dihitung sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>(5.000.000 saham biasa x harga Rp 400) + (400.000 saham preferen x harga Rp 110) &#8211; 1.800.000.000 Nilai buku ekuitas<\/p>\n\n\n\n<p>=  244.000.000 MVA<\/p>\n\n\n\n<p>Nilai pasar yang ditambahkan untuk tahun berjalan dihitung sebagai berikut::<\/p>\n\n\n\n<p>(5.700.000 saham biasa x harga Rp 420) + (375.000 saham preferen x harga Rp 113) &#8211; 2.062.500.000 Nilai buku ekuitas<\/p>\n\n\n\n<p>= 365.275.000 MVA<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/creative-accounting\/\">Memahami Creative Accounting dalam Proses Akuntansi Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Keuntungan dari Market Value Added (MVA)<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Membuat perusahaan lebih menarik bagi calon investor<\/h3>\n\n\n\n<p>Investor akan selalu lebih memilih perusahaan dengan MVA yang lebih tinggi karena hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menciptakan kekayaan bagi para pemegang sahamnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, MVA yang tinggi menunjukkan bahwa organisasi tersebut sehat dan berhasil &#8211; sebuah faktor yang menandakan probabilitas tinggi untuk menghasilkan pengembalian yang signifikan di kemudian hari. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, bagi investor yang tidak tertarik dengan investasi dengan imbal hasil tinggi, perusahaan dengan MVA tinggi tampaknya merupakan pilihan yang aman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Meningkatkan peluang kelangsungan hidup perusahaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam dunia korporat, tidak ada yang 100% pasti. Sebuah perusahaan bisa saja menghasilkan keuntungan miliaran dalam satu menit dan menyatakan kebangkrutan di menit berikutnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika sebuah perusahaan mendaftarkan MVA yang tinggi, kemungkinannya untuk berkembang tentu saja tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>MVA yang tinggi berarti perusahaan menghasilkan kekayaan yang cukup sehingga akan terus menarik investor. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini berarti perusahaan akan terus memperluas operasinya, menghasilkan lebih banyak laba, dan tetap berada di depan para pesaingnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/akuntansi-komersial-dan-pajak\/\">Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pajak: Pengertian dan Perbedaannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Meningkatkan MVA?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"508\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-1.jpg\" alt=\"market value added 1\" class=\"wp-image-18185\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-1.jpg 640w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-1-300x238.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Meningkatkan Market Value Added (MVA) penting bagi perusahaan karena mengukur nilai yang diciptakan untuk pemegang saham di atas dan di luar jumlah modal yang diinvestasikan dalam perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>MVA yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan menghasilkan laba bagi pemegang saham dan merupakan tanda bisnis yang dikelola dengan baik dan menguntungkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa cara perusahaan dapat meningkatkan MVA-nya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Meningkatkan profitabilitas<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan meningkatkan pendapatan. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, perusahaan dapat menerapkan metodologi <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/six-sigma\/\">Lean Six Sigma<\/a> atau <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-kaizen\/\">Kaizen <\/a>untuk merampingkan proses, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan produktivitas. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, perusahaan dapat menegosiasikan harga yang lebih baik dengan pemasok, mengalihdayakan fungsi non-inti, atau mengotomatisasi tugas-tugas yang berulang untuk menurunkan biaya. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk meningkatkan pendapatan, perusahaan dapat fokus pada pengembangan produk baru, ekspansi ke pasar baru, atau meningkatkan upaya pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Meningkatkan kinerja keuangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangi utang, meningkatkan arus kas, dan meningkatkan laba atas ekuitas. <\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan dapat menurunkan<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/debt-to-equity-ratio\/\"> rasio utang terhadap ekuitas<\/a> dengan melunasi pinjaman yang belum dilunasi, menjual aset non-inti, atau menerbitkan ekuitas untuk meningkatkan modal. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, perusahaan dapat fokus untuk meningkatkan arus kas dengan meningkatkan perputaran piutang dan mengurangi hutang. <\/p>\n\n\n\n<p>Meningkatkan laba atas ekuitas dapat dicapai dengan meningkatkan profitabilitas dan dengan mengurangi jumlah modal yang diinvestasikan dalam perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, untuk proses pengelolaan keuangan dalam bisnis yang lebih baik, Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi yang mudah digunakan dan memiliki fitur terlengkap seperti Kledo.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo adalah <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\">software akuntansi <\/a>berbasis cloud yang sudah digunakan banyak jenis dan skala bisnis di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa mencoba menggunakan Kledo secara gratis selama 14 hari atau selamanya melalui tautan pada gambar di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-1024x1024.jpg\" alt=\"Banner 3 kledo\" class=\"wp-image-4991\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-300x300.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-150x150.jpg 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-768x768.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-modal\/\">Jurnal Modal dalam Akuntansi dan Contoh Kasusnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Meningkatkan pangsa pasar<\/h3>\n\n\n\n<p> Hal ini dapat dilakukan dengan berekspansi ke pasar baru, mengembangkan produk baru, dan mengakuisisi bisnis yang saling melengkapi.<\/p>\n\n\n\n<p> Perusahaan dapat memasuki pasar baru dengan mengekspor produk, melisensikan teknologi, atau membentuk usaha patungan. <\/p>\n\n\n\n<p>Mereka juga dapat mengembangkan produk baru dengan berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan, atau dengan mengakuisisi perusahaan lain yang telah mengembangkan produk baru. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, perusahaan dapat mengakuisisi perusahaan lain yang memiliki produk atau layanan yang saling melengkapi untuk meningkatkan pangsa pasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Meningkatkan nilai merek<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat dilakukan dengan membangun reputasi merek yang kuat, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan loyalitas merek.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan dapat membangun reputasi merek yang kuat dengan secara konsisten memberikan produk dan layanan berkualitas, dan dengan mengkomunikasikan pesan merek mereka secara efektif. <\/p>\n\n\n\n<p>Meningkatkan kepuasan pelanggan dapat dicapai dengan menyediakan layanan pelanggan yang sangat baik, dan dengan menangani keluhan pelanggan dengan cepat dan efektif. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, perusahaan dapat meningkatkan loyalitas merek dengan menawarkan program hadiah, diskon, atau insentif lain untuk pelanggan tetap.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-pembelian\/\">Laporan Pembelian: Pengertian, Format, dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Meningkatkan kapitalisasi pasar<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan modal tambahan melalui ekuitas atau pembiayaan utang, atau dengan meningkatkan harga saham perusahaan melalui hubungan dan komunikasi investor yang efektif. <\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan dapat meningkatkan modal tambahan dengan menerbitkan saham atau obligasi baru, atau dengan mendapatkan pinjaman. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, perusahaan dapat meningkatkan harga saham mereka dengan menyediakan pelaporan keuangan yang transparan dan akurat, dan dengan mengkomunikasikan strategi bisnis dan kinerja mereka secara efektif kepada investor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang efektif<\/h3>\n\n\n\n<p> Hal ini dapat dilakukan dengan memiliki manajemen yang transparan dan akuntabel, memiliki dewan direksi yang beragam dan independen, memiliki manajemen risiko dan sistem kontrol internal yang efektif, serta perlakuan yang adil terhadap semua pemegang saham.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/sop-akuntansi\/\">Pembahasan SOP Akuntansi yang Perlu Anda Ketahui<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Market value added atau MVA adalah metrik kekayaan yang digunakan untuk mengukur jumlah modal yang telah diinvestasikan oleh pemegang saham melebihi nilai perusahaan saat ini. Sederhananya; ini menentukan apakah bisnis telah meningkat atau menurun nilainya sejak awal.<\/p>\n\n\n\n<p>MVA dihitung dengan terlebih dahulu mencari total nilai pasar saham perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Ekuitas pemegang saham atau modal awal kemudian dikurangi dari jumlah yang dihasilkan.<\/p>\n\n\n\n<p> MVA yang lebih tinggi lebih disukai karena ini menunjukkan bahwa perusahaan menghasilkan cukup uang untuk menutupi biaya modal.<\/p>\n\n\n\n<p>Penting untuk dicatat juga, bahwa untuk meningkatkan MVA bagi perusahaan akan tergantung pada industri, ukuran, dan kinerja perusahaan saat ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan juga harus mempertimbangkan lingkungan ekonomi makro, kondisi industri, dan lanskap persaingan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, kombinasi beberapa faktor mungkin akan diperlukan untuk mendorong pertumbuhan MVA, tanpa ada satu tindakan pun yang dapat menjadi obat mujarab untuk meningkatkan MVA.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengetahui apa itu market value added (MVA) dalam transaksi bisnis atau transaksi apa pun yang melibatkan pengalihan aset sangat penting bagi Anda untuk memiliki gambaran yang realistis tentang nilai aset tersebut. Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu market value added, menjelaskan bagaimana cara menentukannya dan fungsinya bagi bisnis Anda. Apa itu Market Value [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":18187,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[427],"tags":[9587,9589,3668,105,9584,9585,9586,9588,1134],"class_list":["post-18184","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-bisnis","tag-cara-meningkatkan-mva","tag-contoh-menghitung-mva","tag-economic-value-added","tag-kledo","tag-market-value-added","tag-mva","tag-pengertian-market-value-added","tag-rumus-menghitung-mva","tag-software-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu market value added, menjelaskan bagaimana cara menentukannya dan fungsinya bagi bisnis Anda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu market value added, menjelaskan bagaimana cara menentukannya dan fungsinya bagi bisnis Anda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-23T07:42:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-20T00:00:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-banner.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2083\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1041\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\"},\"headline\":\"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya\",\"datePublished\":\"2023-01-23T07:42:51+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-20T00:00:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/\"},\"wordCount\":1709,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/market-value-added-banner.jpg\",\"keywords\":[\"cara meningkatkan MVA\",\"contoh menghitung MVA\",\"economic value added\",\"kledo\",\"market value added\",\"MVA\",\"pengertian market value added\",\"rumus menghitung MVA\",\"software akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Tips Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/\",\"name\":\"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/market-value-added-banner.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-23T07:42:51+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-20T00:00:44+00:00\",\"description\":\"Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu market value added, menjelaskan bagaimana cara menentukannya dan fungsinya bagi bisnis Anda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/market-value-added-banner.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/market-value-added-banner.jpg\",\"width\":2083,\"height\":1041,\"caption\":\"market value added banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/market-value-added-mva\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/scholar.google.com\\\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en\",\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya","description":"Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu market value added, menjelaskan bagaimana cara menentukannya dan fungsinya bagi bisnis Anda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya","og_description":"Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu market value added, menjelaskan bagaimana cara menentukannya dan fungsinya bagi bisnis Anda.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2023-01-23T07:42:51+00:00","article_modified_time":"2023-03-20T00:00:44+00:00","og_image":[{"width":2083,"height":1041,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-banner.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sugi priharto","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2"},"headline":"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya","datePublished":"2023-01-23T07:42:51+00:00","dateModified":"2023-03-20T00:00:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/"},"wordCount":1709,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-banner.jpg","keywords":["cara meningkatkan MVA","contoh menghitung MVA","economic value added","kledo","market value added","MVA","pengertian market value added","rumus menghitung MVA","software akuntansi"],"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/","name":"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-banner.jpg","datePublished":"2023-01-23T07:42:51+00:00","dateModified":"2023-03-20T00:00:44+00:00","description":"Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu market value added, menjelaskan bagaimana cara menentukannya dan fungsinya bagi bisnis Anda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-banner.jpg","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/market-value-added-banner.jpg","width":2083,"height":1041,"caption":"market value added banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/market-value-added-mva\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Market Value Added (MVA): Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.","sameAs":["https:\/\/scholar.google.com\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en","https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18184","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18184"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18184\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20221,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18184\/revisions\/20221"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18184"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18184"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18184"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}