{"id":21356,"date":"2023-04-11T11:30:39","date_gmt":"2023-04-11T04:30:39","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=21356"},"modified":"2023-04-11T11:32:30","modified_gmt":"2023-04-11T04:32:30","slug":"business-metrics","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/","title":{"rendered":"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Business metrics<\/em> atau metrik bisnis adalah ukuran yang digunakan untuk menilai kinerja bisnis Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami metrik bisnis secara mendalam, Anda dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat tentang kondisi bisnis Anda dan membuat keputusan yang tepat untuk meningkatkan performa bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mengelola bisnis, ada banyak metrik bisnis yang dapat diukur. Di mana setiap metrik bisnis memiliki peran yang berbeda-beda dalam membantu Anda mengelola bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tidak semua metrik bisnis sama pentingnya. Oleh karena itu, Anda perlu memilih metrik bisnis yang paling relevan dengan tujuan bisnis Anda dan fokus pada metrik tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini akan membantu Anda mengoptimalkan performa bisnis Anda secara efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam artikel ini, kami akan membahas lebih lanjut tentang metrik bisnis yang paling penting untuk bisnis, bagaimana cara mengukur dan mengoptimalkannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami dan mengelola metrik bisnis yang tepat, Anda dapat memaksimalkan keuntungan agar bisnis Anda sukses.<\/p>\n\n\n\n<p>[lwpotc]<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu <em>Business Metrics<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/business-metrics-pengertian-1024x683.jpg\" alt=\"pengertian business metrics\" class=\"wp-image-21364\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/business-metrics-pengertian-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/business-metrics-pengertian-300x200.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/business-metrics-pengertian-768x512.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/business-metrics-pengertian.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><em>Business metrics <\/em>adalah ukuran kuantitatif yang digunakan organisasi untuk melacak, mengukur, dan menilai kinerja bisnis mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Metrik bisnis juga dikenal sebagai metrik kinerja karena memantau berbagai aspek kinerja perusahaan atau proyek. <\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan menggunakan metrik ini  untuk melacak operasi perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, membantu membuat perencanaan dan strategi bisnis yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengukur bagaimana kinerja bisnis, berbagai metrik bisnis dapat digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga berlaku untuk KPI bisnis, yang sangat beragam tergantung pada jenis perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Alhasil, memilih <em>business metrics <\/em>yang tepat untuk perusahaan tertentu akan ditentukan oleh jenis bisnis, industri, dan tujuan yang ingin mereka capai.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama menggunakan metrik bisnis adalah untuk mengetahui bagaimana kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan jangka panjang maupun jangka pendek. <\/p>\n\n\n\n<p>Pemanfaatan metrik bisnis yang efektif umumnya memerlukan persetujuan <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-adalah\/\">stakeholders <\/a><\/em>utama untuk menentukan metrik mana yang penting bagi lini bisnis mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Metrik bisnis adalah pengukuran kuantitatif yang digunakan bisnis untuk melacak aktivitas tertentu. Indikator ini ditujukan untuk khalayak tertentu seperti konsumen, pekerja, manajemen, eksekutif, dan investor.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik bisnis penting untuk segala hal, mulai dari detail kecil dalam kampanye pemasaran hingga kesehatan keuangan perusahaan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan juga, metrik ini membantu bisnis menentukan di mana mereka perlu melakukan penyesuaian agar perusahaan bisa bekerja dengan lebih baik lagi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/analisis-roi\/\">Analisis ROI: Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Membuat <em>Business Metrics<\/em> Penting ?<\/h2>\n\n\n\n<p>Metrik bisnis membantu perusahaan mencapai tujuan strategis dan meningkatkan kesehatan keuangannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Metrik ini membantu pemilik bisnis dan manajer dalam membuat keputusan yang lebih baik serta mengevaluasi keberhasilan operasional perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p><em>Businees metrics <\/em>juga digunakan untuk memenuhi kepentingan pemangku kepentingan tertentu di perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, <em>business metrics<\/em>  akan memberikan informasi mendetail yang terkait dengan kinerja perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Nantinya, informasi ini dapat digunakan oleh manajer bisnis untuk membangun dan meningkatkan strategi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Manfaat metrik bisnis<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Membantu mengukur kesehatan finansial bisnis<\/li><li>Memberi informasi yang andal tentang kinerja perusahaan, dari tingkat atas (seluruh bisnis Anda) hingga ke setiap karyawan dan anggota tim.<\/li><li>Menunjukkan cara pendekatan praktis untuk mencapai strategi dan tujuan bisnis secara keseluruhan.<\/li><li>Membantu meningkatkan pengetahuan karyawan tentang apa yang penting bagi bisnis<\/li><li>Dengan mengawasi data, bisnis dapat dengan cepat mengatasi masalah apa pun yang mungkin tidak dilaporkan, sehingga mencegah masalah yang lebih besar di kemudian hari.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pentingnya metrik bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap aspek bisnis, termasuk penjualan, pemasaran, dan keuangan, memiliki pengukuran penting. <\/p>\n\n\n\n<p>Memilih metrik mana yang akan diukur ditentukan oleh tujuan, sasaran, dan industri perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa indikator, seperti keterlibatan dan retensi karyawan, berlaku untuk perusahaan di semua industri.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik bisnis penting karena menjalankan fungsi-fungsi berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti tentang kinerja dan tujuan perusahaan<\/li><li>Memberi pekerja kesadaran tentang apa yang penting bagi perusahaan dan evaluasi kinerja <em>stakeholder<\/em><\/li><li>Identifikasi kesulitan tentang strategi dan proses perusahaan<\/li><li>Memebrikan wawasan kepada pemangku kepentingan tentang kesuksesan jangka panjang perusahaan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-1024x1024.jpg\" alt=\"Banner 3 kledo\" class=\"wp-image-4991\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-300x300.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-150x150.jpg 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-768x768.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berbagai Jenis <em>Business Metrics <\/em>yang Penting<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-yang-penting-1024x683.jpg\" alt=\"metrik bisnis yang penting\" class=\"wp-image-21367\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-yang-penting-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-yang-penting-300x200.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-yang-penting-768x512.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-yang-penting.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ada berbagai jenis <em>business metrics<\/em> yang digunakan oleh organisasi untuk melacak kemajuan dan kinerjanya. Beberapa <em>business metrics <\/em>yang paling sering digunakan perusahaan adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pendapatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pendapatan menjadi metrik bisnis yang paling penting, karena secara langsung mengukur jumlah uang yang dihasilkan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Bisnis perlu melacak pendapatan dengan hati-hati untuk memastikan bahwa mereka menghasilkan penjualan yang cukup untuk menutupi biaya dan menghasilkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Margin keuntungan<\/h3>\n\n\n\n<p>Metrik ini mengukur jumlah uang yang disimpan perusahaan sebagai laba setelah semua biaya dibayarkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Margin keuntungan adalah metrik penting untuk dilacak oleh bisnis, karena dapat memberi mereka gambaran tentang seberapa efisien operasional perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/indikator-kepuasan-pelanggan\/\">Kepuasan pelanggan<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p>Metrik ini mengukur seberapa puas pelanggan dengan produk atau layanan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Bisnis perlu memastikan bahwa mereka memberikan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi untuk mempertahankan bisnis mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Retensi karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Bisnis perlu melacak metrik ini untuk menilai seberapa baik mereka mempertahankan karyawan mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Perputaran karyawan yang tinggi dapat merugikan dan mengganggu bisnis. Jadi penting untuk melacak metrik ini dan mengambil langkah untuk memperbaikinya jika diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Keterlibatan media sosial<\/h3>\n\n\n\n<p>Bisnis perlu melacak metrik ini untuk menilai seberapa baik mereka terlibat dengan pelanggan di media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Keterlibatan media sosial dapat menjadi pendorong utama penjualan dan loyalitas pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi penting untuk memastikan bahwa bisnis melakukan segala yang mereka bisa untuk terlibat dengan pelanggan di platform ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6 <em>Business Metrics <\/em>Lainnya<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Keuangan<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-keuangan-1024x683.jpg\" alt=\"metrik bisnis keuangan\" class=\"wp-image-21365\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-keuangan-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-keuangan-300x200.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-keuangan-768x512.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-keuangan.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Indikator kunci untuk melacak keuangan bisnis adalah:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Pendapatan penjualan<\/h4>\n\n\n\n<p>Pendapatan penjualan adalah jumlah total uang yang dihasilkan perusahaan dari penjualan produk atau layanannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Perhitungan metrik ini dilakukan dengan membandingkan pendapatan penjualan dari bulan ke bulan atau tahun ke tahun.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rumus-laba-kotor\/\">Margin laba kotor <\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Margin laba kotor adalah perbandingan antara pendapatan perusahaan dan harga pokok penjualan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Margin laba kotor: (Laba \/ HPP X 100)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laba-bersih\/\">Margin laba bersih<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Margin laba bersih adalah perbandingan antara pendapatan perusahaan dan semua biaya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Margin laba bersih: (Laba \/ Penjualan Bersih) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Arus kas bersih<\/h4>\n\n\n\n<p>Arus kas bersih adalah jumlah uang tunai yang dimiliki perusahaan setelah membayar semua pengeluarannya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Arus kas bersih: (Pendapatan + Kenaikan Aset Likuid \u2013 Pengeluaran + Kenaikan Kewajiban)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/modal-kerja\/\">Modal kerja<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Modal kerja adalah seleisih antara aset lancar perusahaan dan kewajiban lancar. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Modal kerja: (Aset Lancar \u2013 Kewajiban Lancar) <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/debt-to-equity-ratio\/\">Rasio utang terhadap ekuitas<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Rasio ini adalah rasio perbandingan antara hutang perusahaan terhadap ekuitasnya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Rasio utang terhadap ekuitas: (Jumlah Liabilitas \/ Ekuitas Pemegang Saham)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">7. Rasio cakupan bunga<\/h4>\n\n\n\n<p>Rasio cakupan bunga adalah rasio perbandingan antara pendapatan perusahaan sebelum bunga dan pajak terhadap biaya bunganya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Rasio cakupan bunga: (EBIT \/ Beban Bunga)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">8. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/inventory-turnover\/\">Perputaran persediaan<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Perputaran persediaan adalah berapa kali inventaris perusahaan dijual dan diganti selama periode waktu tertentu. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Perputaran persediaan: (Harga Pokok Penjualan \/ Persediaan Rata-Rata)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">9. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/days-sales-outstanding-dso\/\">Days sales outstanding (DSO)<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>DSO adalah jumlah hari yang dibutuhkan perusahaan untuk mengumpulkan pembayaran piutang dari pelanggannya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>DSO: (Rata-rata Piutang Usaha \/ Total Penjualan Kredit Bersih) x 365)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">10. Days payables outstanding (DPO)<\/h4>\n\n\n\n<p>DPO adalah jumlah hari yang dibutuhkan perusahaan untuk membayar hutangnya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>DPO: (Utang Usaha Rata-Rata \/ Harga Pokok Penjualan) x 365)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">11. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/current-ratio\/\">Rasio lancar<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Rasio lancar adalah rasio perbandingan antara aset lancar perusahaan terhadap kewajiban lancarnya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Rasio lancar: (Aset Lancar \/ Kewajiban Lancar)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/three-way-matching\/\">Mengenal Apa Itu Three Way Matching dalam Akuntansi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Penjualan<\/h3>\n\n\n\n<p>Melacak metrik bisnis yang dijelaskan di bawah pasti akan membantu tim penjualan untuk bekerja lebih baik:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Sales win rate<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Sales win rate<\/em> adalah persentase peluang penjualan (prospek) yang berhasil diubah menjadi penjualan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>Sales win rate<\/em>: (Jumlah Penjualan \/ Jumlah Peluang Penjualan) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Siklus penjualan<\/h4>\n\n\n\n<p>Siklus penjualan adalah rata-rata lama waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk menutup penjualan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Siklus penjualan: (Hari yang Dihabiskan untuk Penjualan \/ Total Jumlah Peluang Penjualan)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Jumlah pelanggan<\/h4>\n\n\n\n<p>Junlah penjualan adalah jumlah total pelanggan yang dimiliki perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Rata-rata pendapatan pelanggan<\/h4>\n\n\n\n<p>Rat-rata pendapatan pelanggan adalah jumlah rata-rata pendapatan yang dihasilkan perusahaan dari setiap pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Rata-rata pendapatan pelanggan: (Total Pendapatan \/ Total Pelanggan)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Tingkat retensi pelanggan<\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat retensi pelanggan adalah persentase pelanggan yang dipertahankan perusahaan selama periode waktu tertentu. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Tingkat retensi pelanggan: (Jumlah Pelanggan Saat Ini \u2013 Jumlah Pelanggan Awal) \/ Jumlah Pelanggan Awal)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6.<em> <\/em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/customer-lifetime-value-clv\/\"><em>Customer lifetime value<\/em> (CLV)<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>CLV adalah jumlah total pendapatan yang dihasilkan perusahaan dari pelanggan selama hubungan antara perusahaan dan pelanggan berlangsung. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>CLV: (Margin Kontribusi x Tingkat Retensi) \/ (1 + Tingkat Diskonto \u2013 Tingkat Retensi)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Selain itu, beberapa metrik kinerja bisnis lainnya untuk penjualan di antaranya yakni biaya perolehan pelanggan, total pendapatan penjualan, pendapatan berulang bulanan, margin kotor, biaya penjualan, penjualan yang dihasilkan, dll. <\/p>\n\n\n\n<p>Pelacakan indikator tersebut dapat mengoptimalkan strategi penjualan, laba penjualan, dan  kinerja perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-procurement\/\">Procurement: Pengertian, Tahapan, Jenis, dan Tips Mengelolanya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Pemasaran<\/h3>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"596\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-pemasaran-1024x596.jpg\" alt=\"metrik bisnis pemasaran\" class=\"wp-image-21366\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-pemasaran-1024x596.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-pemasaran-300x175.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-pemasaran-768x447.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/metrik-bisnis-pemasaran.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Beberapa metrik bisnis terpenting yang akan membantu tim pemasaran mengoptimalkan upaya pemasaran, biaya pemasaran, dan kesuksesan bisnis: <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Tingkat konversi<\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat konversi adalah persentase pengunjung situs web yang melakukan tindakan yang diinginkan oleh perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Tingkat konversi: (Jumlah Konversi \/ Jumlah Pengunjung) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Pendapatan penjualan tambahan<\/h4>\n\n\n\n<p>Pendapatan penjualan tambahan adalah pendapatan penjualan tambahan yang dihasilkan perusahaan sebagai hasil dari upaya pemasarannya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Pendapatan penjualan tambahan: (Total Penjualan \u2013 Penjualan yang Diharapkan Tanpa Kampanye Pemasaran)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Biaya akuisisi pelanggan<\/h4>\n\n\n\n<p>Biaya akuisisi pelanggan adalah jumlah uang yang dikeluarkan perusahaan untuk mendapatkan pelanggan baru. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Biaya akuisisi pelanggan: (Total Biaya Kampanye Pemasaran \/ Jumlah Pelanggan Baru)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Pengikut media sosial<\/h4>\n\n\n\n<p>Pengikut media sosial adalah jumlah orang yang mengikuti akun media sosial perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5.<em> Email open rate<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Email open rate<\/em> adalah persentase orang yang membuka email yang dikirimkan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>Email open rate<\/em> : (Jumlah Orang yang Membuka Email\/ Jumlah Pengiriman Email) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. <em>Click-through rate<\/em> (CTR)<\/h4>\n\n\n\n<p>CTR adalah persentase orang yang mengklik tautan di email yang dikirimkan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>CTR: (Jumlah Klik \/ Jumlah Email Dibuka) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">7. Website traffic<\/h4>\n\n\n\n<p><em>Website traffic <\/em>adalah jumlah orang yang mengunjungi situs web perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jabatan-cfo\/\">Jabatan CFO: Skill, Tugas, Bedanya dengan CEO, COO, dan CMO<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Operasional<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Rata-rata waktu respons <\/h4>\n\n\n\n<p>Rata-rata waktu respons adalah jumlah rata-rata waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk menanggapi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2.<em> First contact resolution rate<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p><em>First contact resolution rate<\/em> adalah persentase pelanggan yang masalahnya terselesaikan pada kontak pertama. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>First contact resolution rate<\/em>: (Jumlah Masalah yang Diselesaikan pada Kontak Pertama \/ Jumlah Masalah) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3.<em> Service level agreement (SLA) compliance<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p>SLA adalah persentase berapa kali perusahaan memenuhi SLA-nya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>(Jumlah SLA yang terpenuhi \/ Total Peluang untuk Memenuhi SLA) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/net-promoter-score-nps\/\">Net promoter score (NPS)<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>NPS adalah ukuran kepuasan pelanggan yang digunakan perusahaan. Dihitung dengan mengambil persentase orang yang puas dengan produk perusahaan lalu dikurangi jumlah persentase pelanggan yang kecewa dengan produk perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>NPS: ((% Pelanggan yang Puas \u2013 % Pelanggan yang Kecewa) \/ 100) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. <em>Customer effort score<\/em> (CES)<\/h4>\n\n\n\n<p>CES adalah ukuran seberapa mudah bagi pelanggan untuk melakukan bisnis dengan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dihitung dengan mengambil persentase orang yang mengatakan mudah berbisnis dengan perusahaan dan mengurangkan persentase orang yang mengatakan sulit. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>CES: ((% Pelanggan yang Mengatakan Mudah \u2013 % Pelanggan yang Mengatakan Sulit) \/ 100) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Efisiensi proses bisnis<\/h4>\n\n\n\n<p>Efisiensi proses bisnis adalah ukuran seberapa baik proses perusahaan bekerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Indikator ini dihitung dengan mengambil jumlah tindakan dalam suatu proses dan membaginya dengan jumlah tindakan yang salah dalam proses proses bisnis. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Efisiensi proses bisnis: (Jumlah Tindakan \/ Jumlah Kesalahan) <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">7.<em> Business process cycle time<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Business process cycle time<\/em> adalah jumlah rata-rata waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk menyelesaikan suatu proses bisnis. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>Business process cycle time<\/em>: (Total Waktu untuk Menyelesaikan Proses \/ Jumlah Proses yang Diselesaikan)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">8. Lead time proses bisnis<\/h4>\n\n\n\n<p>Lead time proses bisnis adalah jumlah waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk menyelesaikan proses bisnis dari awal hingga selesai. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Lead time proses bisnis: (Total Waktu untuk Menyelesaikan Proses \u2013 Waktu Siklus Proses Bisnis)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">9. Throughput proses bisnis<\/h4>\n\n\n\n<p>Throughput proses bisnis adalah jumlah proses bisnis yang diselesaikan perusahaan dalam periode waktu tertentu. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Throughput proses bisnis: (Jumlah Proses Bisnis yang Selesai \/ Total Waktu untuk Menyelesaikan Proses Bisnis) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">10. Hasil proses bisnis<\/h4>\n\n\n\n<p>Hasil proses bisnis adalah persentase output proses yang memenuhi spesifikasi yang diinginkan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Hasil proses bisnis: (Jumlah Output Proses yang memenuhi spesifikasi \/ Total Output Proses) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/analisis-trend\/\"> Mengenal Analisis Trend (Trend Analysis) dalam Laporan Keuangan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Kinerja Produk<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Pengguna aktif<\/h4>\n\n\n\n<p>Pengguna aktif adalah jumlah orang yang secara aktif menggunakan suatu produk.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Tingkat penggunaan produk<\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat penggunaan produk adalah persentase orang yang menggunakan suatu produk. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Tingkat penggunaan produk: (Jumlah Pengguna \/ Jumlah Pelanggan) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Keterlibatan produk<\/h4>\n\n\n\n<p>Keterlibatan produk adalah jumlah interaksi yang dilakukan orang dengan suatu produk.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/churn-rate\/\">Churn pelanggan<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Churn pelanggan adalah persentase orang yang berhenti menggunakan suatu produk. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Churn pelanggan: (Jumlah Pelanggan yang Berhenti Menggunakan Produk \/ Jumlah Pelanggan) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5.<em> Revenue churn<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Revenue churn<\/em> adalah persentase orang yang berhenti membelanjakan uang untuk suatu produk. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Pendapatan rata-rata per pengguna <\/h4>\n\n\n\n<p>Pendapatan rata-rata per pengguna adalah jumlah uang yang dihasilkan perusahaan dari setiap pengguna produknya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Pendapatan rata-rata per pengguna: (Total Pendapatan \/ Jumlah Pengguna)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">7. Rasio pengguna aktif harian\/pengguna aktif bulanan<\/h4>\n\n\n\n<p>Rasio pengguna aktif harian\/pengguna aktif bulanan adalah rasio pengguna aktif harian terhadap pengguna aktif bulanan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Rasio pengguna aktif harian\/pengguna aktif bulanan: (Jumlah Pengguna Aktif Harian \/ Jumlah Pengguna Aktif Bulanan) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">8. Viralitas<\/h4>\n\n\n\n<p>Viralitas adalah persentase orang yang menggunakan suatu produk dan kemudian mengajak orang lain untuk menggunakannya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Viralitas: (Jumlah Ajakan \/ Jumlah Orang yang Menggunakan Produk) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-pemeliharaan\/\">Biaya Pemeliharaan: Contoh, Cara Hitung, dan Jurnalnya dalam Akuntansi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metrik Sumber Daya Manusia<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Employee turnover rate<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Employee turnover rate<\/em> adalah persentase orang yang meninggalkan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>Employee turnover rate<\/em>: (Jumlah Pegawai yang Keluar \/ Jumlah Pegawai) x 100 <\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Tingkat retensi karyawan<\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat retensi karyawan adalah persentase orang yang bertahan di perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Tingkat retensi karyawan: (Jumlah Pegawai yang Bertahan \/ Jumlah Pegawai) x 100<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Tingkat turnover karyawan baru<\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat turnover karyawan baru adalah persentase orang yang meninggalkan perusahaan dalam tahun pertama. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Tingkat turnover karyawan baru: (Jumlah Karyawan yang Keluar \/ Jumlah Karyawan Baru) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Tingkat absensi<\/h4>\n\n\n\n<p>Tingkat absensi adalah persentase orang yang absen dari pekerjaan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Tingkat absensi: (Jumlah Pegawai yang Absen \/ Jumlah Pegawai) x 100<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. <em>Cost per hire<\/em><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Cost per hire<\/em> adalah jumlah uang yang dikeluarkan perusahaan untuk mempekerjakan satu karyawan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>Cost per hire<\/em>: (Total Biaya Perekrutan \/ Jumlah Karyawan yang Dipekerjakan)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Pendapatan per karyawan<\/h4>\n\n\n\n<p>Pendapatan per karyawan adalah jumlah uang yang dihasilkan perusahaan dari setiap karyawan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p> Pendapatan per karyawan: (Total Pendapatan \/ Jumlah Karyawan)<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Perbedaan Metrik Bisnis dan KPI?<\/h2>\n\n\n\n<p>Metrik adalah ukuran terukur yang digunakan untuk melacak dan menilai status bisnis, individu, atau entitas lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Sementara<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/key-performance-indicator-kpi\/\"> <em>key&#8217;s performance indicators <\/em>(KPI)<\/a> adalah metrik yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan bisnis, individu, atau entitas lain dalam mencapai tujuannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun semua KPI adalah metrik, namun tidak semua metrik adalah KPI. KPI adalah metrik yang dipilih dengan cermat yang digunakan untuk melacak kemajuan bisnis dalam meraih tujuan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI adalah kuantitas terukur yang menunjukkan seberapa efektif Anda dalam memenuhi tujuan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan metrik bisnis hanya memantau status aktivitas bisnis tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Singkatnya, perbedaan di antara mereka jelas: KPI mengevaluasi apakah Anda memenuhi tujuan\/target bisnis, sedangkan metrik membantu Anda melacak bagaimana prosesnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam menjalankan bisnis, memahami dan mengelola metrik bisnis atau <em>business metrics <\/em>sangat penting untuk meningkatkan performa bisnis Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengukur dan memantau metrik bisnis yang relevan dengan tujuan bisnis secara teratur, Anda dapat memperoleh informasi yang akurat tentang kondisi bisnis dan mengambil keputusan yang tepat untuk meningkatkan performa bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mengukur dan memantau metrik bisnis, Anda membutuhkan alat yang tepat untuk membantu proses tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan software akuntansi seperti Kledo yang sudah digunakan lebih dari 50 ribu pelaku bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo adalah <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\"><strong>software akuntansi<\/strong><\/a> yang dapat membantu Anda mengukur dan memantau metrik bisnis seperti pendapatan, laba bersih, dan arus kas dengan mudah dan akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Kledo juga dilengkapi dengan fitur pendukung bisnis lainnya seperti pembuatan 30 jenis laporan keuangan, manajemen stok, aplikasi invoice, dan masih banyak lagi, yang dapat membantu Anda mengelola bisnis secara efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Mulai dari 139 ribu saja, Anda sudah bisa menggunakan Kledo. Kabar baiknya, Anda juga bisa <em>lho <\/em>menggunakan Kledo gratis selama 14 hari bahkan selamanya melalui <a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Business metrics atau metrik bisnis adalah ukuran yang digunakan untuk menilai kinerja bisnis Anda. Dengan memahami metrik bisnis secara mendalam, Anda dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat tentang kondisi bisnis Anda dan membuat keputusan yang tepat untuk meningkatkan performa bisnis. Dalam mengelola bisnis, ada banyak metrik bisnis yang dapat diukur. Di mana setiap metrik bisnis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":21363,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[427],"tags":[10388,10387,2318,10384,10385,10383,10386,10389,5378],"class_list":["post-21356","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-bisnis","tag-contoh-metrik-bisnis","tag-jenis-business-metrics","tag-kledo-software","tag-manfaat-business-metrics","tag-metrik-bisnis","tag-pengertian-business-metrics","tag-pentingnya-business-metrics","tag-perbedaan-metrik-bisnis-dan-kpi","tag-software-akuntansi-gratis-kledo"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memilih business metrics yang tepat sangat penting bagi para stakeholder bisnis. Yuk, pelajari selengkapnya business metrics di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memilih business metrics yang tepat sangat penting bagi para stakeholder bisnis. Yuk, pelajari selengkapnya business metrics di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-11T04:30:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-04-11T04:32:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Business-metrics.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2083\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1041\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Annisa Herawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Annisa Herawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Annisa Herawati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/228576109231c051c9d2e4735cf3c7d9\"},\"headline\":\"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI\",\"datePublished\":\"2023-04-11T04:30:39+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-11T04:32:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/\"},\"wordCount\":2439,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Business-metrics.jpg\",\"keywords\":[\"contoh metrik bisnis\",\"jenis business metrics\",\"kledo software\",\"manfaat business metrics\",\"metrik bisnis\",\"pengertian business metrics\",\"pentingnya business metrics\",\"perbedaan metrik bisnis dan KPI\",\"software akuntansi gratis kledo\"],\"articleSection\":[\"Tips Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/\",\"name\":\"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Business-metrics.jpg\",\"datePublished\":\"2023-04-11T04:30:39+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-11T04:32:30+00:00\",\"description\":\"Memilih business metrics yang tepat sangat penting bagi para stakeholder bisnis. Yuk, pelajari selengkapnya business metrics di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Business-metrics.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/Business-metrics.jpg\",\"width\":2083,\"height\":1041,\"caption\":\"business metrics (metrik bisnis)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/business-metrics\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/228576109231c051c9d2e4735cf3c7d9\",\"name\":\"Annisa Herawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Annisa Herawati\"},\"description\":\"Lulusan S1 Pendidikan Akuntansi yang gemar menulis serta mencintai alam, kucing, dan sesama manusia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/annisa-herawati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI","description":"Memilih business metrics yang tepat sangat penting bagi para stakeholder bisnis. Yuk, pelajari selengkapnya business metrics di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI","og_description":"Memilih business metrics yang tepat sangat penting bagi para stakeholder bisnis. Yuk, pelajari selengkapnya business metrics di sini!","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2023-04-11T04:30:39+00:00","article_modified_time":"2023-04-11T04:32:30+00:00","og_image":[{"width":2083,"height":1041,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Business-metrics.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Annisa Herawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Annisa Herawati","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/"},"author":{"name":"Annisa Herawati","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/228576109231c051c9d2e4735cf3c7d9"},"headline":"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI","datePublished":"2023-04-11T04:30:39+00:00","dateModified":"2023-04-11T04:32:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/"},"wordCount":2439,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Business-metrics.jpg","keywords":["contoh metrik bisnis","jenis business metrics","kledo software","manfaat business metrics","metrik bisnis","pengertian business metrics","pentingnya business metrics","perbedaan metrik bisnis dan KPI","software akuntansi gratis kledo"],"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/","name":"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Business-metrics.jpg","datePublished":"2023-04-11T04:30:39+00:00","dateModified":"2023-04-11T04:32:30+00:00","description":"Memilih business metrics yang tepat sangat penting bagi para stakeholder bisnis. Yuk, pelajari selengkapnya business metrics di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Business-metrics.jpg","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Business-metrics.jpg","width":2083,"height":1041,"caption":"business metrics (metrik bisnis)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/business-metrics\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Business Metrics (Metrik Bisnis): Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan KPI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/228576109231c051c9d2e4735cf3c7d9","name":"Annisa Herawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fda439cf8191c175508eb2a5c638a6e4ee82ad4211d370ab512a22c350a96497?s=96&d=mm&r=g","caption":"Annisa Herawati"},"description":"Lulusan S1 Pendidikan Akuntansi yang gemar menulis serta mencintai alam, kucing, dan sesama manusia","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/annisa-herawati\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21356"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21356\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21369,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21356\/revisions\/21369"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}