{"id":25139,"date":"2023-10-31T12:26:47","date_gmt":"2023-10-31T05:26:47","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=25139"},"modified":"2025-03-06T11:35:19","modified_gmt":"2025-03-06T04:35:19","slug":"jurnal-pertukaran-aset-tetap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/","title":{"rendered":"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketika sebuah perusahaan menukarkan aset tetap dengan aset tetap lainnya dan transaksi tersebut memiliki &#8220;substansi komersial&#8221;, perusahaan mencatat aset yang diperoleh pada nilai wajarnya (atau, jika tidak tersedia, pada nilai wajar aset yang diserahkan) pada jurnal pertukaran aset tetap.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada umumnya, aset tetap diperoleh melalui pertukaran aset moneter, seperti kas. Namun, ada beberapa kasus di mana dua perusahaan melakukan transaksi barter aset tetap. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memperhitungkan pertukaran aset nonmoneter seperti itu, kita perlu mencari tahu apakah transaksi tersebut memiliki substansi komersial. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bahasa yang sederhana, kita perlu mencari tahu apakah pertukaran tersebut akan mengubah arus kas bisnis secara signifikan. Jika pola arus kas berubah, maka transaksi tersebut dikatakan memiliki substansi komersial; jika tidak berubah, maka transaksi tersebut tidak memiliki substansi komersial.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, kami akan membahas jurnal pertukaran aset tetap beserta contoh kasus yang membantu Anda dalam pengelolaan pembukuan bisnis.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Pertukaran Aset Tetap?<\/h2>\n\n\n\n<p>Pertukaran aset tetap mengacu pada salah satu cara pelepasan aset tetap di mana satu entitas setuju untuk menerima aset tetap dengan imbalan aset tetap perusahaan lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, ada dua jenis pertukaran aset. Ini adalah pertukaran untuk aset yang serupa dan aset yang tidak serupa. Untuk tujuan artikel ini, kami hanya membahas pertukaran aset serupa.<\/p>\n\n\n\n<p>Akuntansi untuk pertukaran aset tetap yang sifatnya serupa tergantung pada apakah nilai buku bersih aset yang akan diserahkan lebih atau kurang dari nilai pasar saat ini dari aset yang akan diterima.<\/p>\n\n\n\n<p> Jika nilai buku bersih aset yang diserahkan lebih tinggi dari nilai pasar aset yang akan diterima, maka hal ini dianggap sebagai kerugian pertukaran. Kerugian ini dicatat sebagai beban dan disajikan dalam laporan laba rugi sebagai beban non-operasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika nilai buku bersih aset yang diserahkan lebih rendah dari nilai pasar aset yang akan diterima, maka hal ini dianggap sebagai keuntungan dari pertukaran. <\/p>\n\n\n\n<p>Keuntungan ini tidak boleh dicatat sebagai pendapatan dan tidak boleh disajikan dalam laporan laba rugi. Sebaliknya, keuntungan tersebut harus dikurangkan dari nilai pasar aset baru yang diterima.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-koreksi-persediaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Jurnal Koreksi Persediaan dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-1024x1024.jpg\" alt=\"Banner 3 kledo\" class=\"wp-image-4991\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-300x300.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-150x150.jpg 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-768x768.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Memperhitungkan Pertukaran Aset Tetap?<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti yang telah disebutkan di atas, pertukaran aset tetap dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian. Ayat jurnal untuk keuntungan atau kerugian atas pertukaran aset tetap berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk kerugian pertukaran aset tetap, perusahaan mencatat aset baru yang diterima sebesar nilai pasarnya dan menghentikan pengakuan aset lama yang diserahkan baik biaya perolehan maupun akumulasi penyusutannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah ayat jurnal untuk kerugian pertukaran aset tetap:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Aset tetap (baru)<\/td><td>XXX<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Kerugian pertukaran aset tetap<\/td><td>XXX<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Akumulasi depresiasi (lama)<\/td><td>XXX<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Aset tetap (lama)<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>XXX<\/td><\/tr><tr><td>Kas<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>XXX<\/td><\/tr><tr><td>(Untuk mencatat pertukaran aset baru dan kas untuk aset baru)<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika ada keuntungan atas pertukaran aset, keuntungan tersebut tidak boleh disajikan dalam laporan laba rugi. <\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan mencatat aset baru yang diterima sebesar nilai pasarnya dikurangi dengan keuntungan dari pertukaran atau sebesar jumlah kas yang dibayarkan untuk aset baru ditambah dengan nilai buku bersih aset lama yang diserahkan dan kemudian menghentikan pengakuan aset lama yang diserahkan dari Neraca.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah ayat jurnal untuk keuntungan dari pertukaran aset tetap:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Aset tetap (baru) &#8211; sama dengan kas yang dibayarkan ditambah NBV aset lama<\/td><td>XXX<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Akumulasi depresiasi (lama)<\/td><td>XXX<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Aset tetap (baru)<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>XXX<\/td><\/tr><tr><td>Kas<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>XXX<\/td><\/tr><tr><td>(Untuk mencatat pertukaran aset baru dan kas untuk aset baru)<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk mengilustrasikan bagaimana memperhitungkan pertukaran aset tetap ini, mari kita bahas bersama contoh-contoh pada bagian di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/metode-penghapusan-piutang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Jenis Metode Penghapusan Piutang dan Contoh Jurnalnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Kasus Membuat Jurnal Pertukaran Aset<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"507\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap-2.jpeg\" alt=\"jurnal pertukaran aset tetap 2\" class=\"wp-image-25145\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap-2.jpeg 900w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap-2-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap-2-768x433.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa contoh soal yang bisa Anda pelajari dalam membuat jurnal pertukaran aset:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 1<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, PT ABC. menukarkan dua dump truck yang telah dimilikinya selama dua tahun dengan sebuah truk molen. <\/p>\n\n\n\n<p>Total nilai wajar dump truck adalah 200.000.000, dan nilai wajar truk molen adalah 220.000.000. Nilai wajar dump truck dapat diandalkan karena terdapat pasar yang aktif untuk aset tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Truk-truk tersebut dicatat dalam pembukuan PT ABC. dengan nilai 300.000.000. Asumsikan masa manfaat dump truk dan truk molen adalah 10 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena nilai wajar dump truck adalah yang paling dapat diandalkan, PT ABC akan mencatat transaksi tersebut dengan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mendebit akun peralatan sebesar 200.000.000 untuk menambahkan truk molen ke dalam pembukuan dengan menggunakan FMV aset yang dilepas; <\/li>\n\n\n\n<li>Mendebit akumulasi penyusutan sebesar jumlah penyusutan yang telah dibebankan pada dump truck, yaitu 60.000.000 (300.000.000 dibagi 10 dikali 2); <\/li>\n\n\n\n<li>Mengkredit akun peralatan sebesar 300.000.000 untuk menghapus harga perolehan dump truck; dan <\/li>\n\n\n\n<li>Mencatat selisihnya sebagai laba atau rugi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/aset-tetap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Aset Tetap: Arti, Contoh, Karakter, dan Bedanya dengan Jenis Aset Lain<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th scope=\"col\"><br>Tanggal<\/th><th scope=\"col\">Keterangan<\/th><th scope=\"col\">Post. Ref.<\/th><th scope=\"col\">Debit<\/th><th scope=\"col\">Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>20\u2013<\/td><td><\/td><td><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><tr><th scope=\"row\">Des 1<\/th><td>Peralatan (Truk molen)<\/td><td><\/td><td>200.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>Akumulasi depresiasi (Dump Truck)<\/td><td><\/td><td>60.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>Kerugian atas pertukaran mesin<\/td><td><\/td><td>40.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Peralatan (Dump Truck)<\/td><td><\/td><td><\/td><td>300.000.000<\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>Untuk mencatat pertukaran dump truk dengan truk molen<\/td><td><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Kelihatannya rumit, tetapi idenya sederhana. Hapus aset yang sudah tidak digunakan (dalam hal ini dump truck) beserta akumulasi penyusutannya, dan kemudian catat aset yang baru pada pembukuan dengan nilai pasar wajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada sejumlah kas  yang terlibat dalam transaksi tersebut, masukkan kas tersebut ke dalam entri jurnal. Sebagai contoh, PT ABC. harus menyertakan giro sebesar 10.000.000 bersama dengan dump truk, entri jurnal akan terlihat seperti ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th scope=\"col\"><br>Tanggal<\/th><th scope=\"col\">Keterangan<\/th><th scope=\"col\">Post. Ref.<\/th><th scope=\"col\">Debit<\/th><th scope=\"col\">Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>20\u2013<\/td><td><\/td><td><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><tr><th scope=\"row\">Des 1<\/th><td>Peralatan (Truk molen)<\/td><td><\/td><td>200.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>Akumulasi depresiasi (Dump Truck)<\/td><td><\/td><td>60.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>Kerugian atas pertukaran mesin<\/td><td><\/td><td>50.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Peralatan (Dump Truck)<\/td><td><\/td><td><\/td><td>300.000.000<\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>Akun giro<\/td><td><\/td><td><\/td><td>10.000.000<\/td><\/tr><tr><th><\/th><td>Untuk mencatat pertukaran dump truk dengan truk molen<\/td><td><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-diskon-penjualan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Jurnal Diskon Penjualan dan Pembahasan Lengkapnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 2<\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah contoh jurnal pertukaran aset tetap namun dalam keadaan rugi.<\/p>\n\n\n\n<p>Anggaplah PT ABC menukarkan peralatan lamanya dengan peralatan baru dengan PT XYZ. PT ABC membayar tunai untuk peralatan baru tersebut sebesar 30.000.000. <\/p>\n\n\n\n<p>Peralatan lama PT ABC yang diserahkan pada awalnya memiliki harga perolehan 35.000.000 dan memiliki akumulasi penyusutan sebesar 20.000.000 pada saat pertukaran. Peralatan baru yang akan diterima memiliki nilai pasar saat ini sebesar 40.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari contoh di atas, mari kita lihat perhitungan laba atau rugi sebagai berikut<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Keterangan<\/th><th>Nilai<\/th><th>Nilai<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Nilai pasar peralatan baru yang diterima<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>40.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Nilai buku bersih dari aset yang diserahkan:<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Equipment (35.000.000 \u2013 20.000.000)<\/td><td>15.000.000<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kas<\/td><td>30.000.000<\/td><td>45.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Kerugian karena pertukaran<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>(5.000.000)<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari perhitungan yang diekstrak, kita dapat mencatat entri jurnal untuk kerugian pertukaran aset tetap sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Peralatan (baru)<\/td><td>40.000.000<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Kerugian dari pertukaran peralatan<\/td><td>5.000.000<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Akumulasi penyusutan &#8211; Peralatan (lama<\/td><td>20.000.000<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Peralatan (lama<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>35.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Kas<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>30.000.000<\/td><\/tr><tr><td>(Untuk mencatat pertukaran peralatan baru dan kas untuk peralatan baru)<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/piutang-tak-tertagih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jurnal Piutang Tak Tertagih: Metode, Pencatatan, dan Soal Kasusnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 3<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"500\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap-1.jpeg\" alt=\"jurnal pertukaran aset tetap 1\" class=\"wp-image-25144\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap-1.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap-1-300x150.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap-1-768x384.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ini adalah contoh jurnal pertukaran aset tetap namun dalam keadaan menguntungkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari contoh di atas, asumsikan bahwa nilai pasar saat ini dari peralatan baru tersebut adalah 50.000.000, bukan 40.000.000. Kita dapat menghitung keuntungan dari pertukaran tersebut sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Keterangan<\/th><th>Nilai<\/th><th>Nilai<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Nilai pasar peralatan baru yang diterima<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>50.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Nilai buku bersih aset yang diserahkan:<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Peralatan (35.000.000 \u2013 20.000.000)<\/td><td>15.000.000<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kas<\/td><td>30.000.000<\/td><td>45.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Keuntungan dari pertukaran<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>5.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/kapitalisasi-aset\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kapitalisasi Aset: Pengertian, Komponen, Manfaat, dan Tantangan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan aturan akuntansi yang sesuai dengan prinsip konservatisme, keuntungan dari pertukaran aset tidak boleh dicatat sebagai pendapatan dan disajikan dalam laporan laba rugi. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, nilai aset baru harus dicatat sebesar jumlah kas yang dibayarkan untuk pertukaran tersebut ditambah nilai buku bersih aset lama yang diserahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, kita dapat mencatat ayat jurnal untuk keuntungan pertukaran aset tetap sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Peralatan (baru)<\/td><td>45.000.000<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Akumulasi penyusutan &#8211; Peralatan (lama)<\/td><td>20.000.000<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><tr><td>Peralatan (lama)<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>35.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Kas<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>30.000.000<\/td><\/tr><tr><td>(Untuk mencatat pertukaran peralatan baru dan uang tunai untuk peralatan baru)<\/td><td>&nbsp;<\/td><td>&nbsp;<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebagian besar pertukaran memiliki substansi komersial. Namun, jika suatu transaksi tidak memiliki substansi komersial, maka akan menjadi lebih rumit. <\/p>\n\n\n\n<p>Perlakuan akuntansi akan tergantung pada keadaan. Kondisi yang paling sederhana adalah ketika dua aset diperdagangkan tanpa pembayaran tunai dari kedua belah pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, aset baru dicatat sebesar nilai tercatat aset lama (biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan). Perhatikan kondisi berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jika uang tunai diberikan bersamaan dengan aset lama, aset baru juga dicatat sebesar nilai tercatat aset lama ditambah jumlah uang yang dibayarkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika uang tunai diterima dan uang tunai tersebut kurang dari 25% dari total imbalan yang diterima, sebagian atau seluruh keuntungan yang direalisasikan diakui. Sebagai contoh, asumsikan sebuah mesin dengan nilai wajar 20.000.000 dan akumulasi penyusutan 5.000.000 ditukar dengan mesin serupa dan 3.000.000 dalam bentuk tunai. Ketika Anda mencatat mesin baru dengan harga 20.000.000, Anda juga akan memperoleh keuntungan sebesar 5.000.000. Namun, karena uang tunai adalah 15% (3.000.000 \/ 20.000.000) dari nilai wajar aset lama, hanya 15% (750.000 = 5.000.000 x 15%) dari keuntungan yang direalisasikan yang akan benar-benar diakui.\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jika jumlah kas yang diterima lebih dari 25% dari total aset yang diterima, pertukaran diperlakukan sebagai penjualan tunai dan seluruh selisih antara nilai wajar dan jumlah tercatat aset lama dibukukan sebagai keuntungan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li>Jika nilai tercatat aset lama lebih besar dari nilai wajar aset yang diterima, maka seluruh kerugian dibukukan dan aset baru dicatat sebesar nilai wajar yang lebih rendah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-laba-ditahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jurnal Laba Ditahan: Pengertian, Contoh, dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Proses pencatatan jurnal untuk pertukaran aset tetap harus dilakukan dengan benar tergantung pada apakah ada keuntungan atau kerugian atas pertukaran aset tetap. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika terdapat kerugian atas pertukaran tersebut, maka aset yang baru harus dicatat sebesar nilai pasarnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika terdapat keuntungan dari pertukaran, maka aset baru dicatat sebesar jumlah kas yang dibayarkan untuk aset baru ditambah dengan nilai buku bersih aset lama yang diserahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa pencatatan nilai aset tetap yang benar, Anda akan kesulitan untuk menilai valuasi dan kesehatan keuangan bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam mengelola pembukuan dan manajemen aset pada bisnis, Anda bisa menggunakan <em>tools<\/em> akuntansi modern yang sudah dipercaya oleh banyak pemilik bisnis seperti <a href=\"https:\/\/kledo.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi <\/a>Kledo.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo adalah software akuntansi online yang memiliki fitur terlengkap dan harga terjangkau sehingga memberikan solusi terbaik bagi kebutuhan Anda akan proses pencatatan keuangan, persediaan, dan aset yang lebih transparan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tertarik, Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi Kledo secara gratis selama14 hari melalui <strong><a href=\"https:\/\/kledo.com\/page\/software-akuntansi-terbaik.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini.<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika sebuah perusahaan menukarkan aset tetap dengan aset tetap lainnya dan transaksi tersebut memiliki &#8220;substansi komersial&#8221;, perusahaan mencatat aset yang diperoleh pada nilai wajarnya (atau, jika tidak tersedia, pada nilai wajar aset yang diserahkan) pada jurnal pertukaran aset tetap. Pada umumnya, aset tetap diperoleh melalui pertukaran aset moneter, seperti kas. Namun, ada beberapa kasus di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":25146,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[11619,11620,2205,105,1134,1264],"class_list":["post-25139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-cara-membuat-jurnal-pertukaran-aset-tetap","tag-contoh-jurnal-pertukaran-aset-tetap","tag-jurnal-akuntansi","tag-kledo","tag-software-akuntansi","tag-tips-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya - Kledo Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, kami akan membahas jurnal pertukaran aset tetap beserta contoh kasus yang membantu Anda dalam pengelolaan pembukuan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya - Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, kami akan membahas jurnal pertukaran aset tetap beserta contoh kasus yang membantu Anda dalam pengelolaan pembukuan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-31T05:26:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-06T04:35:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2083\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1041\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\"},\"headline\":\"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya\",\"datePublished\":\"2023-10-31T05:26:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-06T04:35:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/\"},\"wordCount\":1634,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg\",\"keywords\":[\"cara membuat jurnal pertukaran aset tetap\",\"contoh jurnal pertukaran aset tetap\",\"jurnal akuntansi\",\"kledo\",\"software akuntansi\",\"tips akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/\",\"name\":\"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya - Kledo Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg\",\"datePublished\":\"2023-10-31T05:26:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-06T04:35:19+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, kami akan membahas jurnal pertukaran aset tetap beserta contoh kasus yang membantu Anda dalam pengelolaan pembukuan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg\",\"width\":2083,\"height\":1041,\"caption\":\"jurnal pertukaran aset tetap\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/scholar.google.com\\\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en\",\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya - Kledo Blog","description":"Pada artikel kali ini, kami akan membahas jurnal pertukaran aset tetap beserta contoh kasus yang membantu Anda dalam pengelolaan pembukuan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya - Kledo Blog","og_description":"Pada artikel kali ini, kami akan membahas jurnal pertukaran aset tetap beserta contoh kasus yang membantu Anda dalam pengelolaan pembukuan","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2023-10-31T05:26:47+00:00","article_modified_time":"2025-03-06T04:35:19+00:00","og_image":[{"width":2083,"height":1041,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sugi priharto","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2"},"headline":"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya","datePublished":"2023-10-31T05:26:47+00:00","dateModified":"2025-03-06T04:35:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/"},"wordCount":1634,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg","keywords":["cara membuat jurnal pertukaran aset tetap","contoh jurnal pertukaran aset tetap","jurnal akuntansi","kledo","software akuntansi","tips akuntansi"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/","name":"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya - Kledo Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg","datePublished":"2023-10-31T05:26:47+00:00","dateModified":"2025-03-06T04:35:19+00:00","description":"Pada artikel kali ini, kami akan membahas jurnal pertukaran aset tetap beserta contoh kasus yang membantu Anda dalam pengelolaan pembukuan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/jurnal-pertukaran-aset-tetap.jpg","width":2083,"height":1041,"caption":"jurnal pertukaran aset tetap"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pertukaran-aset-tetap\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Jurnal Pertukaran Aset Tetap dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.","sameAs":["https:\/\/scholar.google.com\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en","https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25139"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25139\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34622,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25139\/revisions\/34622"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25146"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}