{"id":26946,"date":"2024-02-23T13:36:45","date_gmt":"2024-02-23T06:36:45","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=26946"},"modified":"2025-10-30T18:11:14","modified_gmt":"2025-10-30T11:11:14","slug":"income-statement","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/","title":{"rendered":"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Income statement<\/em> menyajikan informasi mengenai hasil keuangan kegiatan usaha suatu perusahaan selama suatu periode waktu tertentu. <em>Income statement <\/em>juga biasa disebut laporan laba rugi mengkomunikasikan berapa banyak pendapatan yang dihasilkan perusahaan selama suatu periode dan berapa biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan menghasilkan pendapatan tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menganalisis <em>income statement<\/em> secara teratur, Anda dapat mengumpulkan informasi keuangan penting tentang perusahaan Anda, seperti area yang perlu ditingkatkan atau proyeksi kinerja masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu <em>income statement<\/em> dan cara membuatnya, baca terus artikel ini sampai selesai.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Income Statement?<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Income statement<\/em>, juga dikenal sebagai laporan laba rugi, menunjukkan kinerja keuangan suatu bisnis selama periode akuntansi tertentu. Ini melaporkan laba bersih dengan merinci pendapatan, keuntungan, pengeluaran, dan kerugian bisnis. Sederhananya, laporan laba rugi mengikuti persamaan ini:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Total pendapatan \u2013 total pengeluaran = pendapatan bersih<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Laporan ini berfungsi sebagai alat untuk memahami profitabilitas bisnis Anda. <em>Income statement<\/em> juga dapat membantu Anda membuat keputusan tentang pengeluaran dan pengelolaan operasi bisnis Anda secara keseluruhan. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/laporan-keuangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Laporan keuangan<\/a> ini harus dibuat setiap triwulan dan tahunan untuk memberikan visibilitas sepanjang tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Informasi yang diperoleh dari <em>income stetement <\/em>dapat membantu Anda:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Meningkatkan kinerja keuangan bisnis Anda pada kuartal atau tahun mendatang.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengidentifikasi kegiatan bisnis untuk mengalokasikan investasi yang lebih besar.<\/li>\n\n\n\n<li>Menentukan apakah dan pengeluaran mana yang perlu dipotong.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan sumber daya bisnis dengan lebih efisien.<\/li>\n\n\n\n<li>Memperkiraan pertumbuhan bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengukur profitabilitas dengan laba per saham.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Laporan laba rugi harus digunakan bersama-sama dengan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-neraca-keuangan\/\">neraca<\/a> dan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-arus-kas\/\">laporan arus kas<\/a>. Dengan informasi dari ketiga laporan keuangan ini, Anda dapat membuat keputusan yang tepat tentang cara terbaik untuk mengembangkan bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/profit-and-loss-statement\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Profit and Loss Statement: Cara Membuat dan Menganalisisnya <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-1024x1024.jpg\" alt=\"Banner 1 kledo\" class=\"wp-image-4989\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-300x300.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-150x150.jpg 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080-768x768.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-1-1080.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa saja Komponen dalam <em>Income Statement<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p>Komponen dalam <em>income statement<\/em> meliputi pendapatan, keuntungan, laba kotor, beban, kerugian, dan laba atau rugi bersih.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah detailnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pendapatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pendapatan adalah semua pendapatan yang dihasilkan dari penjualan barang atau jasa utama bisnis. Pendapatan juga dapat disebut sebagai \u201c<em>top line<\/em>\u201d, karena merupakan baris pertama dalam laporan laba rugi.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pendapatan operasional didefinisikan sebagai pendapatan dari aktivitas bisnis utama.<\/li>\n\n\n\n<li>Pendapatan non-operasional adalah pendapatan yang diperoleh dari aktivitas sekunder seperti bunga, pendapatan sewa, dan kemitraan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Keuntungan<\/h3>\n\n\n\n<p>Keuntungan adalah pendapatan yang dihasilkan di luar penjualan barang atau jasa utama Anda. Misalnya, penjualan suatu aset dapat dikategorikan dalam keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Laba kotor<\/h3>\n\n\n\n<p>Laba kotor adalah sisa pendapatan Anda setelah dikurangi <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rumus-hpp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">harga pokok penjualan (HPP)<\/a>\u2014biaya langsung yang terkait dengan produksi barang atau penyediaan jasa.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Pendapatan \u2013 HPP = laba kotor<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-utang-usaha\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">11 Jenis Laporan Utang Usaha, Manfaat, dan Tips Mengelolanya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Beban<\/h3>\n\n\n\n<p>Beban mencakup semua biaya operasional yang diperlukan untuk menjalankan bisnis Anda. Biaya operasional\u2014juga dikenal sebagai biaya penjualan, umum, dan administrasi\u2014mencakup biaya seperti iklan, asuransi, dan sewa. Biaya yang terkait dengan produksi barang atau penyediaan jasa Anda tidak termasuk dalam bagian pengeluaran di laporan laba rugi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kerugian<\/h3>\n\n\n\n<p>Kerugian termasuk uang yang hilang karena aktivitas di luar transaksi barang atau jasa utama Anda. Misalnya, membayar penyelesaian gugatan dianggap rugi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pendapatan bersih atau kerugian bersih<\/h3>\n\n\n\n<p>Pendapatan bersih\u2014atau kerugian\u2014adalah sisa setelah semua pendapatan dan pengeluaran diperhitungkan. Jika jumlahnya positif (pendapatan lebih besar dari pengeluaran) disebut laba bersih. Jika jumlahnya negatif (beban lebih besar dari pendapatan pada periode tersebut), maka disebut rugi bersih.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pendapatan bersih = (total pendapatan + keuntungan) \u2013 (total biaya + kerugian)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-piutang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10 Laporan Piutang Utama yang Harus Ada dalam Setiap Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Format <em>Income Statement<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"525\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-1.jpeg\" alt=\"income statement 1\" class=\"wp-image-26962\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-1.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-1-300x158.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-1-768x403.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Dalam membuat <em>income statement<\/em>, ada dua format yang bisa Anda buat, pertama adalah <em>single step <\/em>dan <em>multiple step income statement.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Saat memutuskan bagaimana Anda ingin melaporkan pendapatan bersih Anda, penting untuk mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari laporan laba rugi <em>single step <\/em>atau <em>multiple step.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Laporan laba rugi <em>single step<\/em> adalah yang paling sederhana dan paling umum digunakan oleh usaha kecil. Namun laporan laba rugi<em> multiple step <\/em>sangat bagus untuk bisnis dengan beberapa aliran pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mari kita <em>breakdown <\/em>secara lebih mendalam:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Single-step income statement<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Laporan laba rugi <em>single step<\/em> adalah pendekatan sederhana untuk melihat laba atau rugi bersih Anda. Format laporan ini mencakup pendapatan, keuntungan, pengeluaran, dan kerugian, dan secara ketat menunjukkan biaya operasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk laporan laba rugi <em>single step<\/em>, Anda hanya memerlukan satu penghitungan laba bersih. Untuk menentukan pendapatan bersih, Anda cukup mengurangi semua pengeluaran Anda dari total pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pendapatan bersih = (pendapatan + keuntungan) \u2013 (beban + kerugian)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Manfaat laporan laba rugi single step untuk usaha kecil antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Penghematan waktu:<\/strong> <em>Income statemen single step<\/em> dilakukan dengan hanya menghitung satu rumus, sehingga prosesnya jauh lebih cepat dan memerlukan lebih sedikit persiapan dibandingkan opsi multi-langkah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kejelasan:<\/strong> <em>Income statemen single step<\/em> membagi posisi keuangan bisnis menjadi hanya empat kategori: pendapatan, pengeluaran, keuntungan, dan kerugian. Ini memberikan gambaran singkat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lebih mudah dibaca: <\/strong>Karena semua pengeluaran dikelompokkan dalam laporan<em> single step<\/em> , maka lebih mudah dibaca dan dipahami. Ini ideal untuk usaha kecil yang belum memiliki sumber daya untuk menyewa akuntan atau mempekerjakan akuntan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-keuangan-bisnis-travel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Laporan Keuangan Bisnis Travel dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Multiple-step income statement<\/em><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"563\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-2.jpeg\" alt=\"income statement 2\" class=\"wp-image-26963\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-2.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-2-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-2-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><em>Multiple step income statement<\/em> menggunakan metode yang lebih kompleks dalam menghitung laba atau rugi bersih. <\/p>\n\n\n\n<p>Laporan laba <em>multiple step <\/em>menambahkan empat ukuran profitabilitas: laba kotor, laba operasional, laba setelah pajak, dan laba sebelum pajak, juga menggunakan biaya operasional dan non-operasional yang terpisah. Ini memberikan gambaran keuangan yang lebih rinci.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk metode laporan laba rugi multi-langkah, Anda perlu menyelesaikan tiga langkah tambahan:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Temukan laba kotor<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Laba kotor = penjualan bersih \u2013 COGS<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Temukan pendapatan operasional<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Pendapatan operasional = laba kotor \u2013 biaya operasional<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Hitung laba bersih<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Pendapatan bersih = pendapatan operasional + pendapatan non-operasional<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Biasanya, <em>multiple step<\/em> <em>income statement<\/em> digunakan oleh bisnis besar dengan keuangan yang lebih kompleks. Hal ini karena mereka memberikan rincian lebih lanjut. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, laporan laba rugi <em>multiple step<\/em> dapat menguntungkan usaha kecil yang memiliki beragam aliran pendapatan. Ada beberapa cara laporan laba rugi multi-langkah dapat bermanfaat bagi bisnis kecil Anda.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Detail yang lebih baik:<\/strong> <em>Multiple step income stetemen<\/em>t membagi aliran pendapatan menjadi subkategori operasional dan non-operasional\u2014memberi Anda gambaran lebih detail tentang apa yang akan masuk.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Efisiensi: <\/strong>Laporan laba <em>multiple step<\/em> dapat memberi Anda gambaran seberapa baik bisnis Anda menggunakan sumber daya internal dan eksternal untuk menghasilkan pendapatan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lebih rinci: <\/strong>Laporan pengeluaran yang lebih rinci dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana aktivitas bisnis memengaruhi keuntungan Anda.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/urutan-membuat-laporan-keuangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tahapan dan Urutan Membuat Laporan Keuangan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh<em> Income Statement<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"825\" height=\"315\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/pendapatan-diterima-dimuka.png\" alt=\"Pendapatan Diterima di Muka\" class=\"wp-image-17796\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/pendapatan-diterima-dimuka.png 825w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/pendapatan-diterima-dimuka-300x115.png 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/pendapatan-diterima-dimuka-768x293.png 768w\" sizes=\"(max-width: 825px) 100vw, 825px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Berikut adalah contoh <em>income stetement <\/em>dengan format <em>single step <\/em>dan <em>multiple step<\/em> yang bisa Anda contoh:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh single step income statement<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>PT ABC<br>Laporan laba rugi untuk tahun berakhir 2023<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Pendapatan\/Biaya<\/strong><\/td><td><strong>Nilai<\/strong><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Pendapatan<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Penjualan bersih<\/td><td>25.000.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Harga pokok penjualan (HPP)<\/td><td>(5.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Total pendapatan<\/td><td>20.000.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Beban<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Gaji<\/td><td>(2.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Biaya overhead (Sewa, utilitas, etc.)<\/td><td>(1.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Pembayaran bunga<\/td><td>(500.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Total Beban<\/strong><\/td><td>3.500.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Keuntungan<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Keuntungan penjualan<\/td><td>500.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Total keuntungan<\/strong><\/td><td>500.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Kerugian<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Refund produk<\/td><td>(1.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Total kerugian<\/strong><\/td><td>(1.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Pendapatan bersih (pendapatan + keuntungan) &#8211; (beban + kerugian)<\/td><td>16.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Penjelasan:<\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pendapatan<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Penjualan bersih adalah total pendapatan dari penjualan produk setelah dikurangi dengan harga pokok penjualan (HPP), yaitu Rp. 25.000.000 &#8211; Rp. 5.000.000 = Rp. 20.000.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Beban<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Beban adalah biaya-biaya yang dikeluarkan dalam menjalankan operasional bisnis. Dalam kasus ini, terdapat beberapa beban seperti gaji karyawan (Rp. 2.000.000), biaya overhead (Rp. 1.000.000), dan pembayaran bunga (Rp. 500.000), yang totalnya adalah Rp. 3.500.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keuntungan<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keuntungan penjualan adalah keuntungan yang diperoleh dari penjualan produk, yaitu sebesar Rp. 500.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kerugian<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kerugian adalah pengeluaran yang tidak diinginkan atau pengembalian dana yang dilakukan kepada pelanggan. Dalam kasus ini, terdapat kerugian dari refund produk sebesar Rp. 1.000.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pendapatan Bersih<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pendapatan bersih adalah selisih antara total pendapatan bersih (pendapatan dan keuntungan) dan total beban (biaya dan kerugian), yaitu Rp. 20.000.000 + Rp. 500.000 &#8211; Rp. 3.500.000 &#8211; Rp. 1.000.000 = Rp. 16.000.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-keuangan-proyek\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Laporan Keuangan Proyek, Pengertian, dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh <em>multiple step income statement<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>PT ABC<br>Laporan laba rugi untuk tahun berakhir 2023<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Pendapatan\/Biaya<\/strong><\/td><td><strong>Nilai<\/strong><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Pendapatan<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Penjualan bersih<\/td><td>50.000.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Harga pokok penjualan (HPP)<\/td><td>(10.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Total pendapatan (atau laba kotor)<\/strong><\/td><td>40.000.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Beban operasional<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Gaji<\/td><td>(4.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Biaya overhead (Sewa, utilitas, etc.)<\/td><td>(2.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Pembayaran bunga<\/td><td>(1.000.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Total beban<\/td><td>7.000.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Pendapatan operasional<\/strong><\/td><td>33.000.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Biaya non-operasional atau lainnya<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Pendapatan bunga<\/td><td>1.400.000<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Beban bunga<\/td><td>(1.800.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>Total biaya non-operasional<\/strong><\/td><td>(400.000)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Pendapatan bersih<\/td><td>32.600.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Penjelasan:<\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pendapatan<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Penjualan bersih adalah total pendapatan dari penjualan produk setelah dikurangi dengan harga pokok penjualan (HPP), yaitu Rp. 50.000.000 &#8211; Rp. 10.000.000 = Rp. 40.000.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Beban Operasional<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Beban operasional adalah biaya-biaya yang dikeluarkan dalam menjalankan operasional bisnis. Dalam kasus ini, terdapat beberapa beban seperti gaji karyawan (Rp. 4.000.000), biaya overhead (Rp. 2.000.000), dan pembayaran bunga (Rp. 1.000.000), yang totalnya adalah Rp. 7.000.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pendapatan Operasional<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pendapatan operasional adalah hasil dari pendapatan bersih dikurangi dengan beban operasional, yaitu Rp. 40.000.000 &#8211; Rp. 7.000.000 = Rp. 33.000.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Biaya Non-Operasional atau Lainnya<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Biaya non-operasional adalah biaya yang tidak terkait langsung dengan operasi bisnis utama. Dalam kasus ini, terdapat pendapatan bunga sebesar Rp. 1.400.000 dan beban bunga sebesar Rp. 1.800.000, sehingga total biaya non-operasional adalah Rp. 400.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pendapatan Bersih<\/strong>:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pendapatan bersih adalah selisih antara pendapatan operasional dan biaya non-operasional, yaitu Rp. 33.000.000 &#8211; Rp. 400.000 = Rp. 32.600.000.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-laporan-stok-barang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Download Contoh Laporan Stok Barang Gudang Excel Di Sini!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara dan Tahapan dalam Membuat <em>Income Statement<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jurnal-pendapatan-1.jpeg\" alt=\"jurnal pendapatan 1\" class=\"wp-image-26771\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jurnal-pendapatan-1.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jurnal-pendapatan-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/jurnal-pendapatan-1-768x511.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Berikut adalah tahapan umum dalam membuat laporan laba rugi (income statement):<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kumpulkan data keuangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kumpulkan semua informasi keuangan yang diperlukan, termasuk data pendapatan dan semua jenis biaya yang terkait dengan operasi bisnis Anda. Data ini dapat berasal dari berbagai sumber seperti buku besar, catatan penjualan, faktur, dan bukti transaksi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Identifikasi pendapatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Tentukan semua sumber pendapatan yang diperoleh selama periode tertentu. Ini termasuk pendapatan dari penjualan produk atau jasa, pendapatan bunga, royalti, dividen, dan sumber pendapatan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kategorikan biaya<\/h3>\n\n\n\n<p>Pisahkan semua biaya yang terkait dengan operasi bisnis ke dalam kategori yang sesuai. Misalnya, biaya barang yang terjual, biaya gaji dan tunjangan karyawan, biaya utilitas, biaya administrasi, dan biaya lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-laporan-keuangan-kafe\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Laporan Keuangan Bisnis Kafe<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hitung total pendapatan <\/h3>\n\n\n\n<p>Jumlahkan semua pendapatan yang telah diidentifikasi dari langkah pertama. Ini akan menjadi total pendapatan bisnis Anda selama periode waktu tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hitung total biaya<\/h3>\n\n\n\n<p>Jumlahkan semua biaya yang telah dikategorikan dari langkah ketiga. Ini akan menjadi total biaya yang dikeluarkan oleh bisnis Anda selama periode waktu tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hitung laba kotor<\/h3>\n\n\n\n<p>Kurangkan total biaya dari total pendapatan untuk menghitung laba kotor. Ini adalah keuntungan atau rugi yang diperoleh dari operasi bisnis sebelum mempertimbangkan biaya non-operasional.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/vision-statement\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Vision Statement: Contoh dan Cara Menyusunnya untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Identifikasi pendapatan non-operasional<\/h3>\n\n\n\n<p>Identifikasi pendapatan yang tidak berasal dari operasi bisnis utama Anda, seperti pendapatan bunga atau investasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Identifikasi biaya non-operasional<\/h3>\n\n\n\n<p>Identifikasi semua biaya yang tidak terkait dengan operasi bisnis utama, seperti biaya bunga pinjaman atau kerugian atas penjualan aset.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hitung laba bersih (<em>net income<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p>Kurangkan total biaya non-operasional dari total pendapatan non-operasional, kemudian tambahkan atau kurangkan jumlah ini dari laba kotor untuk mendapatkan laba bersih atau rugi bersih. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah keuntungan atau rugi bersih yang diperoleh dari semua operasi dan kegiatan bisnis selama periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Buat <em>income statement<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Atur semua informasi yang telah Anda kumpulkan dan hitung ke dalam format laporan laba rugi yang sesuai. Pastikan untuk menyajikan informasi secara terperinci dan terstruktur agar mudah dipahami oleh pemangku kepentingan seperti pemilik bisnis, investor, dan pihak lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-keuangan-usaha-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Laporan Keuangan Usaha Jasa<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pada Intinya..<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah pembahasan lengkap mengenai <em>income statement <\/em>atau laporan laba rugi yang penting untuk diketahui para pemilik bisnis, akuntan, atau investor dalam sebuah bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Membuat laporan laba rugi mungkin akan memakan waktu jika dilakukan dengan cara manual, terlebih jika bisnis Anda memiliki banyak pos pengeluaran dan pemasukan dalam bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam membuat <em>income statement <\/em>dan laporan keuangan lainnya, Anda bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi<\/a> yang memiliki fitur pembuatan dan analisis laporan keuangan terlengkap seperti Kledo.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo adalah software akuntansi berbasis cloud yang akan memudahkan proses pembukuan Anda, mulai dari pencatatan transaksi, manajemen persediaan, pembuatan laporan keuangan, sampai analisis rasio keuangan yang detail.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tertarik, Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi online Kledo secara gratis selama 14 hari melalui <strong><a href=\"https:\/\/kledo.com\/page\/software-akuntansi-terbaik.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini.<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Income statement menyajikan informasi mengenai hasil keuangan kegiatan usaha suatu perusahaan selama suatu periode waktu tertentu. Income statement juga biasa disebut laporan laba rugi mengkomunikasikan berapa banyak pendapatan yang dihasilkan perusahaan selama suatu periode dan berapa biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan menghasilkan pendapatan tersebut. Dengan menganalisis income statement secara teratur, Anda dapat mengumpulkan informasi keuangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":26964,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[12256,12255,12253,105,1229,12254,1134,1264],"class_list":["post-26946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-contoh-income-statement","tag-format-income-statement","tag-jenis-income-statement","tag-kledo","tag-laporan-laba-rugi","tag-pengertian-income-statement","tag-software-akuntansi","tag-tips-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu income statement dan cara membuatnya, baca terus artikel ini sampai selesai.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu income statement dan cara membuatnya, baca terus artikel ini sampai selesai.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-23T06:36:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-30T11:11:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-banner.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2083\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1041\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\"},\"headline\":\"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya\",\"datePublished\":\"2024-02-23T06:36:45+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-30T11:11:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/\"},\"wordCount\":1862,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/income-statement-banner.jpg\",\"keywords\":[\"contoh income statement\",\"format income statement\",\"jenis income statement\",\"kledo\",\"laporan laba rugi\",\"pengertian income statement\",\"software akuntansi\",\"tips akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/\",\"name\":\"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/income-statement-banner.jpg\",\"datePublished\":\"2024-02-23T06:36:45+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-30T11:11:14+00:00\",\"description\":\"Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu income statement dan cara membuatnya, baca terus artikel ini sampai selesai.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/income-statement-banner.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/income-statement-banner.jpg\",\"width\":2083,\"height\":1041,\"caption\":\"income statement banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/income-statement\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/scholar.google.com\\\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en\",\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya","description":"Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu income statement dan cara membuatnya, baca terus artikel ini sampai selesai.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya","og_description":"Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu income statement dan cara membuatnya, baca terus artikel ini sampai selesai.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2024-02-23T06:36:45+00:00","article_modified_time":"2025-10-30T11:11:14+00:00","og_image":[{"width":2083,"height":1041,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-banner.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sugi priharto","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2"},"headline":"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya","datePublished":"2024-02-23T06:36:45+00:00","dateModified":"2025-10-30T11:11:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/"},"wordCount":1862,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-banner.jpg","keywords":["contoh income statement","format income statement","jenis income statement","kledo","laporan laba rugi","pengertian income statement","software akuntansi","tips akuntansi"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/","name":"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-banner.jpg","datePublished":"2024-02-23T06:36:45+00:00","dateModified":"2025-10-30T11:11:14+00:00","description":"Untuk mengetahui lebih dalam tentang apa itu income statement dan cara membuatnya, baca terus artikel ini sampai selesai.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-banner.jpg","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/income-statement-banner.jpg","width":2083,"height":1041,"caption":"income statement banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-statement\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Income Statement, Format, Komponen, dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.","sameAs":["https:\/\/scholar.google.com\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en","https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26946"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41700,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26946\/revisions\/41700"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}