{"id":27095,"date":"2024-03-12T11:26:14","date_gmt":"2024-03-12T04:26:14","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=27095"},"modified":"2025-11-03T10:19:28","modified_gmt":"2025-11-03T03:19:28","slug":"jurnal-umum-perusahaan-manufaktur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/","title":{"rendered":"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Proses pencatatan akuntansi dan pembuatan<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/membuat-jurnal-umum-dan-contohnya\/\"> jurnal umum <\/a>dalam perusahaan manufaktur berbeda dengan bisnis dagang atau jasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam lingkungan manufaktur, bahan baku yang dibeli dimasukkan ke dalam produksi setelah itu barang jadi yang bernilai dibuat dan dijual. Mengetahui alur dasar ini akan berfungsi untuk menggambarkan ayat jurnal akuntansi yang terjadi selama semua fase proses manufaktur yang khas.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, sangat sulit untuk membuat jurnal umum dan laporan akuntansi secara manual untuk manufaktur. Selain detail yang rumit, proses pencatatan akuntansi dalam perusahaan manufaktur juga memerlukan pemahaman akuntansi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara membuat jurnal umum untuk perusahaan manufaktur dan juga contoh kasusnya dalam sebuah bisnis.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Karakteristik Akuntansi Perusahaan Manufaktur<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-4.jpeg\" alt=\"jurnal umum perusahaan manufaktur 4\" class=\"wp-image-27115\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-4.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-4-300x200.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-4-768x511.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Berbeda dengan perusahaan dagang yang menjual produk buatan produsen untuk dijual kembali, perusahaan manufaktur adalah sebuah bisnis yang mengubah bahan baku menjadi produk jadi yang nantinya akan dijual secara bebas.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses akuntansi dalam perusahaan manufaktur membutuhkan pencatatan biaya dalam proses barang jadi, misalnya atat jurnal untuk memproses bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya <em><a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/work-in-process\/\" target=\"_blank\">work in process<\/a> (WIP)<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Barang jadi di adalah barang yang telah melalui proses produksi, atau barang yang telah dibeli dengan tujuan untuk dijual kembali, dan berada dalam kepemilikan perusahaan, tetapi belum dijual.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, barang jadi adalah unit yang telah selesai dan siap dijual, yang berada dalam kepemilikan perusahaan. Unit-unit ini juga disebut sebagai barang dagangan, yang sebagian besar dimiliki oleh pengecer atau <em>retailer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari perspektif manufaktur, dapat dilihat bahwa persediaan barang jadi dapat disebut sebagai aset yang unik.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena ini adalah tahap akhir dari persediaan mereka, dan telah melewati dua tahap persediaan sebelumnya, yaitu Persediaan Bahan Baku dan Persediaan Barang Dalam Proses.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, sejauh menyangkut masalah perdagangan, mereka hanya memiliki satu jenis persediaan, yaitu Persediaan Barang Jadi, dan karena itu, tidak ada perlakuan yang berbeda untuk jenis akun ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Jurnal Umum Perusahaan Jasa dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-2-1080-1024x1024.jpg\" alt=\"Banner 2 kledo\" class=\"wp-image-4990\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-2-1080-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-2-1080-300x300.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-2-1080-150x150.jpg 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-2-1080-768x768.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-2-1080.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Alur dan Contoh Pencatatan Jurnal Umum pada Perusahaan Manufaktur<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa contoh jurnal umum yang akan Anda buat saat menangani akuntansi dalam perusahaan manufaktur<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ayat jurnal untuk pemindahan bahan baku, tenaga kerja langsung, dan <em>work in process<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>PT DBCE melacak persediaannya dan memesan persediaan tambahan untuk tersedia ketika departemen produksi memintanya. <\/p>\n\n\n\n<p>Persediaan ini tidak terkait dengan pekerjaan tertentu, dan pembelian tetap berada dalam persediaan bahan baku sampai digunakan untuk produk tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, PT DBCE membeli tambahan bahan baku vinyl senilai 10.000.000 dan tinta hitam senilai 500.00 untuk menyelesaikan pembuatan kemasan produk dengan kode pekerjaan MAC001. Jika pembelian dilakukan di akun, ayat jurnal seperti yang ditunjukkan:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan bahan baku: Vinyl<\/td><td>10.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan bahan baku: Tinta hitam<\/td><td>500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Utang usaha<\/td><td><\/td><td>10.500.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mencatat pembelian persediaan vinyl dan tinta<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk proses produksi untuk pekerjaan MAC001, supervisor pekerjaan mengajukan formulir permintaan bahan sebesar 300.000 dalam bentuk vinyl, 100.000 dalam bentuk tinta hitam, 60.000 dalam bentuk tinta merah, dan 60.000 dalam bentuk tinta emas. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk proses finishing untuk Job MAC001, 120.000 dalam bentuk grommet dan 60.000 dalam bentuk kayu finishing diminta. Ayat jurnal untuk mencerminkan tindakan ini adalah:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan <em>Work in process<\/em><\/td><td>700.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan bahan baku: Vinyl<\/td><td><\/td><td>300.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan bahan baku: Tinta hitam<\/td><td><\/td><td>100.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan bahan baku: Tinta merah<\/td><td><\/td><td>60.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan bahan baku: Tinta emas<\/td><td><\/td><td>60.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan bahan baku: Grommet<\/td><td><\/td><td>120.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan bahan baku: Kayu finishing<\/td><td><\/td><td>60<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mencatat permintaan persediaan vinil dan tinta<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-dagang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Contoh Jurnal Umum Perusahaan Dagang dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan departemen produksi mengerjakan papan nama dan mengirimkannya ke departemen finishing\/perakitan ketika mereka telah menyelesaikan bagian pekerjaan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya langsung tenaga kerja pabrik mencakup upah langsung yang dibayarkan kepada karyawan dan semua biaya penggajian lainnya yang terkait dengan tenaga kerja tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, ini termasuk upah dan pajak gaji serta tunjangan tambahan yang terkait langsung dengan upah tersebut. Sistem akuntansi perlu melacak tenaga kerja dan biaya terkait lainnya yang ditugaskan untuk pekerjaan tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Catatan ini biasanya disimpan dalam <em>time card<\/em> yang diserahkan oleh karyawan setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tanggal 10 April,<em> time sheet<\/em> tenaga kerja dengan total 30.000 dicatat untuk Pekerjaan MAC001 melalui ayat jurnal ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan <em>Work in process<\/em> (MAC001)<\/td><td>30.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Gaji pekerja pabrik<\/td><td><\/td><td>30.00<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mencatat tenaga kerja untuk pekerjaan MAC001<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Karyawan perakitan di departemen finishing\/perakitan menyelesaikan Job MAC001 dalam waktu dua jam. Tenaga kerja dicatat seperti yang ditunjukkan:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan <em>Work in process<\/em> (MAC001)<\/td><td>36.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Gaji pekerja pabrik<\/td><td><\/td><td>36.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mencatat tenaga kerja untuk pekerjaan MAC001<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Bahan tidak langsung juga memiliki formulir permintaan bahan, tetapi biayanya dicatat secara berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p>Biaya-biaya tersebut pertama-tama ditransfer ke biaya overhead pabrik dan kemudian dialokasikan ke barang dalam proses. Pencatatan untuk mencatat bahan tidak langsung adalah dengan mendebit biaya overhead pabrik dan mengkredit persediaan bahan baku.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-retail\/\" target=\"_blank\">Contoh Jurnal Umum Perusahaan Retail dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"500\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-3.jpeg\" alt=\"jurnal umum perusahaan manufaktur 3\" class=\"wp-image-27114\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-3.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-3-300x150.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-3-768x384.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Catatan tenaga kerja tidak langsung juga disimpan melalui<em> time ticket<\/em>, meskipun pekerjaan tersebut tidak dapat ditelusuri secara langsung ke pekerjaan tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Perbedaan antara tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung adalah bahwa tenaga kerja tidak langsung mencatat debit ke biaya overhead pabrik sedangkan kreditnya ke utang upah pabrik.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Time ticket <\/em>PT DBCE menunjukkan bahwa nilai biaya tenaga kerja tidak langsung adalah 4.000.000 dan dikeluarkan selama periode tersebut. Entrinya adalah:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Biaya overhead produksi<\/td><td>4.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Gaji pekerja pabrik<\/td><td><\/td><td>4.000.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mencatat biaya tenaga kerja tidak langusng dalam work in process<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/imputed-cost\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Imputed Cost: Pengertian, Lengkap dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>PT DBCE juga mencatat biaya overhead yang sebenarnya terjadi. Biaya overhead pabrik sebesar 21.000.000 telah dikeluarkan. Pencatatan untuk mencatat biaya-biaya ini meningkatkan jumlah overhead dalam akun overhead pabrik. Ayat jurnalnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Biaya Overhead Produksi<\/td><td>21.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan barang<\/td><td><\/td><td>1.500.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Pengeluaran utilitas<\/td><td><\/td><td>7.000.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Akumulasi penyusutan<\/td><td><\/td><td>7.500.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Asuransi<\/td><td><\/td><td>2.917.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Utang bunga<\/td><td><\/td><td>2.083.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mencatat total biaya overhead produksi di bulan april<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Jumlah overhead yang dibebankan ke Job MAC001 adalah 165.000. Proses penentuan tarif perhitungan biaya overhead pabrik telah dijelaskan dan didemonstrasikan dalam Akuntansi <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-biaya-overhead-pabrik\/\">Biaya Overhead Pabrik.<\/a> <\/p>\n\n\n\n<p>Ayat jurnal untuk mencatat biaya overhead pabrik untuk Job MAC001 adalah:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan work in process<\/td><td>165.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Biaya overhead<\/td><td><\/td><td>165.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mencatat biaya tenaga kerja tidak langusng dalam work in process<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-utang-usaha\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jurnal Utang Usaha: Contoh dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ayat jurnal untuk memindahkan biaya barang dalam proses ke barang jadi<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"563\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-2.jpeg\" alt=\"jurnal umum perusahaan manufaktur 2\" class=\"wp-image-27113\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-2.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-2-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-2-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ketika setiap pekerjaan dan lembar biaya pesanan pekerjaan telah selesai, ayat jurnal dibuat untuk memindahkan total biaya dari persediaan barang dalam proses ke persediaan barang jadi. <\/p>\n\n\n\n<p>Total biaya produk untuk Job MAC001 adalah 931.000 dan ayat jurnal yang dibuat adalah:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan barang jadi<\/td><td>931.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan <em>work in process<\/em><\/td><td><\/td><td>931.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>untuk mencatat kelengkapan pekerjaan MAC001<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/account-receivable\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengertian Account Receivable, Jenis, dan Contoh Jurnalnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ayat jurnal untuk memindahkan barang jadi ke harga pokok penjualan<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika penjualan telah terjadi, barang ditransfer ke pembeli. Produk dipindahkan dari persediaan barang jadi ke harga pokok penjualan. <\/p>\n\n\n\n<p>Ayat yang sesuai juga dibuat untuk mencatat penjualan. Untuk produk jadi hasi Job MAC001 memiliki harga jual 2.000.000 dan biaya 931.000. Ini adalah ayat untuk mencatat transfer barang dan penjualan kepada pembeli:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><td><strong>Akun<\/strong><\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Harga Pokok Penjualan (HPP)<\/td><td>931.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Persediaan barang jadi<\/td><td><\/td><td>931.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mengakui penjualan MAC001<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Piutang usaha<\/td><td>2.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td>Penjualan<\/td><td><\/td><td>2.000.000<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><em>Untuk mengakui penjualan MAC001<\/em><\/td><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/total-manufacturing-cost\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Total Manufacturing Cost (TMC): Rumus dan Cara Hitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Perbedaan Jurnal Umum pada Perusahaan Manufaktur dan Perusahaan Dagang?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"503\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-1.jpeg\" alt=\"jurnal umum perusahaan manufaktur 1\" class=\"wp-image-27112\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-1.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-1-300x151.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-1-768x386.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Meskipun dasar pencatatan dalam jurnal umum tetap sama, namun ada beberapa perbedaan dalam penggunaan jurnal umum antara perusahaan manufaktur dan perusahaan dagang yang harus Anda ketahui<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Transaksi bisnis yang dicatat<\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan dagang biasanya mencatat transaksi jual beli barang atau jasa dalam jurnal umum mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan perusahaan manufaktur mencatat tidak hanya transaksi jual beli, tetapi juga transaksi-produksi seperti pembelian bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik seperti yang sudah kita bahas di atas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/deferred-revenue\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Deferred Revenue: Pengertian, Contoh, dan Cara Penjurnalannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Akun yang digunakan<\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan manufaktur mungkin memiliki akun-akun tambahan yang berkaitan dengan biaya produksi seperti bahan baku, tenaga kerja langsung, overhead pabrik, dan persediaan barang dalam proses. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan perusahaan dagang mungkin memiliki akun-akun tambahan yang berkaitan dengan persediaan barang dagang dan biaya-biaya penjualan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Penyusunan laporan keuangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun kedua jenis perusahaan menghasilkan laporan keuangan seperti neraca dan laporan laba rugi, penyusunan laporan keuangan perusahaan manufaktur akan memperhitungkan biaya produksi dan inventarisasi barang dalam proses secara lebih rinci daripada perusahaan dagang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/software-akuntansi-fitur-manufaktur\/\">10 Rekomendasi Software Akuntansi dengan Fitur Manufaktur Terbaik<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Penggunaan akun persediaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan manufaktur akan menggunakan akun persediaan untuk mencatat bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi. Sedangkan perusahaan dagang akan fokus pada persediaan barang dagang yang dijual kembali.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-penutup-perusahaan-dagang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Membuat Jurnal Penutup Perusahaan Dagang dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah pembahasan lengkap beserta contoh jurnal umum pada perusahaan manufaktur yang bisa Anda pahami. Bagaimana? Rumit?<\/p>\n\n\n\n<p>Membuat jurnal umum secara manual untuk perusahaan manufaktur, sangat memakan waktu dan rentan kesalahan, terlebih pencatatan transaksi dalam bisnis manufaktur terkenal sangat banyak dan memerlukan pencatatan yang detail.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda memerlukan solusi pencatatatan akuntansi yang lebih mudah untuk bisnis manufaktur Anda, Anda bisa mencoba menggunakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi<\/a> seperti Kledo yang memiliki fitur akuntansi lengkap untuk bisnis manufaktur Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda tertarik untuk menggunakan Kledo, Anda bisa mencobanya secara gratis selama 14 hari melalui <strong><a href=\"https:\/\/kledo.com\/page\/software-akuntansi-terbaik.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini.<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proses pencatatan akuntansi dan pembuatan jurnal umum dalam perusahaan manufaktur berbeda dengan bisnis dagang atau jasa. Dalam lingkungan manufaktur, bahan baku yang dibeli dimasukkan ke dalam produksi setelah itu barang jadi yang bernilai dibuat dan dijual. Mengetahui alur dasar ini akan berfungsi untuk menggambarkan ayat jurnal akuntansi yang terjadi selama semua fase proses manufaktur yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":27116,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[12319,12316,12317,12318,105,1134,1264],"class_list":["post-27095","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-beda-jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-dengan-perusahaan-dagang","tag-buat-jurnal-umum-otomatis","tag-cara-buat-jurnal-umum-perusahaan-manufaktur","tag-contoh-jurnal-umum-perusahaan-manufaktur","tag-kledo","tag-software-akuntansi","tag-tips-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara membuat jurnal umum untuk perusahaan manufaktur dan juga contoh kasusnya dalam sebuah bisnis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara membuat jurnal umum untuk perusahaan manufaktur dan juga contoh kasusnya dalam sebuah bisnis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-12T04:26:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-03T03:19:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2083\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1041\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\"},\"headline\":\"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya\",\"datePublished\":\"2024-03-12T04:26:14+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-03T03:19:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/\"},\"wordCount\":1458,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg\",\"keywords\":[\"beda jurnal umum perusahaan manufaktur dengan perusahaan dagang\",\"buat jurnal umum otomatis\",\"cara buat jurnal umum perusahaan manufaktur\",\"contoh jurnal umum perusahaan manufaktur\",\"kledo\",\"software akuntansi\",\"tips akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/\",\"name\":\"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg\",\"datePublished\":\"2024-03-12T04:26:14+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-03T03:19:28+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara membuat jurnal umum untuk perusahaan manufaktur dan juga contoh kasusnya dalam sebuah bisnis.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg\",\"width\":2083,\"height\":1041,\"caption\":\"jurnal umum perusahaan manufaktur banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/scholar.google.com\\\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en\",\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya","description":"Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara membuat jurnal umum untuk perusahaan manufaktur dan juga contoh kasusnya dalam sebuah bisnis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya","og_description":"Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara membuat jurnal umum untuk perusahaan manufaktur dan juga contoh kasusnya dalam sebuah bisnis.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2024-03-12T04:26:14+00:00","article_modified_time":"2025-11-03T03:19:28+00:00","og_image":[{"width":2083,"height":1041,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sugi priharto","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2"},"headline":"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya","datePublished":"2024-03-12T04:26:14+00:00","dateModified":"2025-11-03T03:19:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/"},"wordCount":1458,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg","keywords":["beda jurnal umum perusahaan manufaktur dengan perusahaan dagang","buat jurnal umum otomatis","cara buat jurnal umum perusahaan manufaktur","contoh jurnal umum perusahaan manufaktur","kledo","software akuntansi","tips akuntansi"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/","name":"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg","datePublished":"2024-03-12T04:26:14+00:00","dateModified":"2025-11-03T03:19:28+00:00","description":"Pada artikel kali ini, kami akan membahas cara membuat jurnal umum untuk perusahaan manufaktur dan juga contoh kasusnya dalam sebuah bisnis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur-banner.jpg","width":2083,"height":1041,"caption":"jurnal umum perusahaan manufaktur banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-manufaktur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Jurnal Umum Perusahaan Manufaktur dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.","sameAs":["https:\/\/scholar.google.com\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en","https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27095","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27095"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27095\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41743,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27095\/revisions\/41743"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27116"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}