{"id":32709,"date":"2024-12-26T14:07:31","date_gmt":"2024-12-26T07:07:31","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=32709"},"modified":"2026-01-20T09:59:17","modified_gmt":"2026-01-20T02:59:17","slug":"petty-cash","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/","title":{"rendered":"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Setiap perusahaan yang sukses, tak peduli seberapa besar atau kecil, pasti memiliki <em>petty cash<\/em> sebagai bagian dari proses akuntansi untuk pengeluaran kecil dan <em>reimburse <\/em>karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda memiliki rekening <em>petty cash<\/em> untuk mengelola transaksi perusahaan, akan lebih mudah bagi Anda untuk melacak pengeluaran yang dapat dikurangkan dari pajak dan memisahkan pengeluaran bisnis dari pengeluaran pribadi. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, sangat penting untuk memahami <em>petty cash<\/em> agar dapat melacak keuangan perusahaan Anda dengan lebih akurat dan efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam artikel ini, kami akan membahas seberapa pengertian <em>petty cash<\/em>, cara kerja, cara mencatat, hingga contoh laporan penggunaannya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu <em>Petty Cash?<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"688\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-1.webp\" alt=\"petty cash 1\" class=\"wp-image-39278\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-1-300x206.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-1-768x528.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Di perusahaan, menulis cek untuk setiap pengeluaran adalah tugas yang merepotkan, melelahkan, dan memakan waktu.  Itulah sebabnya, banyak perusahaan yang memilih membayar dengan sejumlah uang tunai untuk pengeluaran kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sinilah<em> petty cash <\/em>atau kas kecil memainkan perannya. Kas kecil adalah sejumlah kecil uang yang perusahaan simpan untuk pengeluaran kecil dan insidental. <\/p>\n\n\n\n<p>Pembayaran kecil ini bisa mencakup:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Makan siang karyawan<\/li>\n\n\n\n<li>Peralatan kantor<\/li>\n\n\n\n<li>Alat tulis<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya internet<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya perbaikan<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya <em>reimburse<\/em> dari kantor<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya sewa<\/li>\n\n\n\n<li>Ongkos kirim<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jumlah dana kas kecil dapat berubah tergantung pada ukuran organisasi. Misalnya, organisasi besar dengan ratusan karyawan akan menyediakan dana kas kecil untuk masing-masing departemen. Sementara itu, di perusahaan kecil, ada satu orang yang biasanya bertanggung jawab atas kas kecil.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cash-and-carry\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cash and Carry: Pengertian dan Perbedaannya dengan Retail<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Cara kerja <em>petty cash<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan menggunakan <em>pety cash<\/em> sebagai pengganti tunai atau cek untuk membayar pengeluaran kecil. Sebab, untuk memproses cek memerlukan waktu yang cukup lama. Karena itu, perusahaan pun memilih <em>petty cash.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kebanyakan perusahaan, seperti inilah alur transaksi penggunaan <em>petty cash:<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pertama, kasir mempersiapkan voucher dan struk kas kecil<\/li>\n\n\n\n<li>Kedua, manajer atau penanggung jawab menyetujui penggunaan <em>petty cash <\/em>tersebut<\/li>\n\n\n\n<li>Kemudian, orang yang mengajukan klaim akan menerima uang tunai.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/pos\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-1024x1024.webp\" alt=\"pos banner 3\" class=\"wp-image-37174\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/kas-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kas Adalah: Pengertian, Jenis, Karakteristik, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan dan Kekurangan <em>Petty Cash<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Petty cash<\/em> memberi banyak keuntungan pada perusahaan, seperti penggunaannya yang praktis dan aksesnya yang mudah. Namun, ada juga kekurangan atau kerugian yang harus Anda antisipasi dalam menyiapkan <em>petty cash.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan kas kecil:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Merupakan cara tercepat dan termudah untuk menangani pengeluaran kecil perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Dana kas kecil mudah diakses. Dalam kebanyakan kasus, Anda tidak memerlukan otorisasi atau izin untuk uang tunai<\/li>\n\n\n\n<li>Kas kecil berguna untuk pengeluaran darurat<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak perlu menunggu uang dikreditkan dari rekening utama<\/li>\n\n\n\n<li>Kas kecil jauh lebih cepat daripada cek<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Dana kas kecil rentan terhadap penipuan dan pencurian<\/li>\n\n\n\n<li>Bagi perusahaan besar, jika Anda tidak memiliki <em>software <\/em>manajemen kas kecil, pelacakan dan pencatatan merupakan tugas yang sangat melelahkan dan rentan terjadi ketidaksesuaian<\/li>\n\n\n\n<li>Pencairan kas kecil secara manual merupakan metode yang kuno dan sering mengakibatkan kesalahan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/voucher-kas-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Voucher Kas Kecil: Definisi, Contoh, Manfaat, dan Cara Menggunakannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Persyaratan untuk <em>Petty Cash?<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Dana <em>petty cash<\/em> sangat fleksibel dan berguna untuk pengeluaran bisnis yang sah dan legal. Namun, bukan berarti semua orang bebas mengakses kas kecil untuk tujuan apa saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan harus menerapkan kebijakan dan kontrol internal yang ketat untuk mengelola kas kecil. Di kebanyakan organisasi, ada beberapa individu yang ditunjuk untuk mengotorisasi dan menyetujui pengeluaran kas kecil. Mereka adalah kasir kas kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasir kas kecil akan bertanggung jawab atas laci kas kecil dan membuat entri akuntansi yang benar. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada juga <em>custodian<\/em> atau penjaga kas kecil yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan uang tunai dan mengumpulkan tagihan serta tanda terima untuk semua pengeluaran kas kecil.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/kas-besar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Perbedaan Kas Besar dan Kas Kecil yang Perlu Anda Ketahui<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mencatat <em>Petty Cash?<\/em><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 1: Buat kebijakan dan prosedur kas kecil<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"688\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-2.webp\" alt=\"petty cash 2\" class=\"wp-image-39279\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-2-300x206.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-2-768x528.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Dana kas kecil dapat memberikan banyak manfaat bagi organisasi Anda. Dana ini dapat mempercepat proses <em>reimburse,<\/em> dan karyawan Anda tidak perlu mengeluarkan uang dari kantong mereka untuk pengeluaran langsung dan kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, untuk menggunakan dana kas kecil organisasi Anda secara efektif, Anda harus membuat daftar kebijakan kas kecil dan praktik terbaiknya. Anda juga harus memastikan bahwa karyawan Anda mengikuti kebijakan dan praktik ini dengan tekun.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sebutkan pengeluaran yang diizinkan:<\/strong> Buat daftar jenis pengeluaran apa yang diizinkan untuk penggunaan dana kas kecil. Misalnya, pengeluaran kecil seperti perangko, biaya kantor, parkir, dll., dapat dibayarkan menggunakan kas kecil. Pastikan Anda juga menetapkan batas pengeluaran untuk kas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tunjuk kustodian kas kecil:<\/strong> Kustodian akan bertanggung jawab untuk menangani dan mendistribusikan kas kecil secara adil. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk menjaga kotak kas kecil dan kotak tanda terima dengan aman.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tetapkan batas penggantian: <\/strong>Perusahaan sering kali menyimpan saldo dana kas kecil, dan jumlah ini akan bervariasi berdasarkan kebutuhan perusahaan Anda. Oleh karena itu, selalu tetapkan batas penggantian untuk menghindari kebocoran uang kas.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/restricted-cash\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mengetahui Restricted Cash dalam Laporan Neraca Akuntansi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 2: Simpan kas kecil dalam kotak<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah mendapatkan kas kecil, kustodian akan menyimpan kas kecil dalam kotak yang berisi uang tunai dan tanda terima, lalu menguncinya. Kustodian kas kecil akan menjadi satu-satunya orang yang dapat mengakses kotak tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 3: <em>Reimburse <\/em>dan catat dalam catatan kas kecil<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika karyawan membutuhkan <em>reimburse<\/em>, mintalah mereka untuk menyerahkan struk atau tanda terima. Anda dapat menerima tanda tersebut lalu mengganti biaya mereka. Selanjutnya, simpan tanda terima di dalam kotak dan catat biaya dalam <em>log<\/em> atau catatan kas kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda catat dalam log kas kecil:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tanggal:<\/strong> Tanggal saat penggantian dilakukan<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nomor referensi:<\/strong> Nomor tanda terima. Jika tidak ada nomor tanda terima, Anda dapat membiarkannya kosong.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penerima pembayaran:<\/strong> Nama karyawan yang meminta penggantian<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keterangan:<\/strong> Jelaskan secara singkat tentang alasan pengeluaran<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jumlah: <\/strong>Jumlah total yang perlu kas kecil ganti<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/manajemen-kas-dan-likuiditas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Manajemen Kas dan Likuiditas: Manfaat, Jenis, dan Strateginya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 4: Lakukan rekonsiliasi secara berkala<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap kali<em> petty cash<\/em> diisi ulang, kustodian harus merekonsiliasinya. Terkadang, kustodian melakukan rekonsiliasi mingguan atau bulanan untuk melacak saldo kas.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses rekonsiliasi cukup mudah. \u200b\u200bSetiap kali uang tunai keluar dari dana kas kecil, tanda terima dengan jumlah yang sama harus dikembalikan ke dalam kotak. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, selama proses rekonsiliasi, tanda terima dan sisa uang tunai di dalam kotak harus sama dengan jumlah kas kecil awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 5: Mencatat kas kecil<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap kali karyawan membutuhkan kas kecil, atau setiap bulan, kustodian kas kecil harus meringkas catatan kas kecil menurut <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/akun-pengeluaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">akun pengeluaran<\/a>. Ia juga harus mencatat jurnal yang mendebit setiap pengeluaran dan mengkredit kas kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Saldo awal adalah saldo dana kas kecil. Di kolom jumlah total, masukkan total pengeluaran kas kecil, dan ini adalah jumlah yang akan Anda minta sebagai penggantian kas kecil. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, saldo akhir dalam catatan kas kecil adalah selisih antara saldo awal dan total pengeluaran kas kecil. Jumlah yang tersisa di dalam kotak harus sama dengan saldo akhir.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cash-float\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cash Float: Cara Hitung, Jenis, dan Tips Mengelolanya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 6: Mengisi ulang kas<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"688\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-3.webp\" alt=\"petty cash 3\" class=\"wp-image-39280\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-3-300x206.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-3-768x528.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Biasanya, perusahaan mengisi dana <em>petty cash<\/em> ketika saldonya mulai menipis atau di akhir setiap <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/periode-akuntansi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">periode akuntansi.<\/a> Di kasus kedua, perusahaan melakukannya agar tidak ada catatan pengeluaran dana dalam akun hingga terbit cek dan entri jurnal dibuat. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui akun mana yang harus didebit, kustodian menggabungkan tanda terima kas kecil dan meringkas alasan pengeluaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, katakanlah dana kas kecil perusahaan Anda sebesar Rp10.000.000. Saat ini, saldonya tersisa sebesar Rp1.000.000. Catatan menunjukkan pengeluaran dengan rincian sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rp2.000.000 untuk pengiriman ke pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li>Rp2.000.000 untuk uang muka kepada karyawan<\/li>\n\n\n\n<li>Rp5.000.000 untuk biaya perbaikan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Total pengeluaran ini adalah Rp9.000.000. Setelah catatan mendapat verifikasi dan persetujuan, kustodian akan menerima cek sebesar Rp9.000.000. Cek ini berguna untuk mengembalikan uang tunai ke dalam saldo kas kecil Rp10.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-form-reimbursement\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Download Contoh Form Reimbursement Bisnis Gratis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 7 (situasional): Mengubah jumlah <em>petty cash<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika dana kas kecil ternyata lebih besar dari kebutuhan, kustodian bisa mendepositkan kelebihan uang tersebut ke akun perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menjelaskan penurunan dalam saldo, kustodian mendebit tunai dan mengkredit <em>petty cash<\/em> sejumlah nilai yang terdeposit ke akun perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini contoh cara mencerminkan penurunan Rp1.000.000 dalam dana kas kecil:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Rekening<\/td><td><strong>Debit<\/strong><\/td><td><strong>Kredit<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Cash<\/td><td>Rp1.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Petty Cash<\/td><td><\/td><td>Rp1.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/uang-giro\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Uang Giro: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Merekonsiliasi <em>Petty Cash?<\/em> <\/h2>\n\n\n\n<p>Anda harus merekonsiliasi kas kecil secara berkala untuk memastikan saldo dana sudah benar. Setiap kali saldo kas kecil mencapai level yang telah ditetapkan, pengurus kas kecil akan meminta tambahan uang tunai dari kasir. <\/p>\n\n\n\n<p>Selama waktu tersebut, jumlah semua penerimaan dihitung, dan harus sesuai dengan dana yang dikeluarkan dari kas kecil. Ketika dana baru dibutuhkan, kasir menulis cek baru dan, sebagai gantinya, menyerahkan tanda terima kas kecil dari pengeluaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Singkatnya, proses rekonsiliasi kas kecil memastikan bahwa saldo dana yang tersisa sama dengan selisih antara saldo awal dikurangi pengeluaran yang tercantum pada tanda terima dan faktur. <\/p>\n\n\n\n<p>Kekurangan terjadi jika saldo yang tersisa kurang dari yang seharusnya. Sebaliknya, kelebihan terjadi jika saldo yang tersisa lebih dari yang seharusnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika terjadi ketidaksesuaian, artinya ada indikasi penipuan biaya, tanda terima yang hilang, dsb. Dengan menyiapkan pengendalian internal yang lebih baik, Anda dapat mencegah terjadinya ketidaksesuaian tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/invoice-fraud\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Mencegah dan Mendeteksi Invoice Fraud pada Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Laporan Penggunaan <em>Petty Cash<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah contoh laporan penggunaan <em>petty cash<\/em> yang bisa Anda gunakan:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Laporan Penggunaan<em> Petty Cash<\/em><\/strong> <strong>Periode:<\/strong> 1 &#8211; 31 Januari 2024<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jumlah Awal:<\/strong> Rp1.000.000<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><th>Tanggal<\/th><th>Keterangan Pengeluaran<\/th><th>Jumlah (Rp)<\/th><th>Bukti Pengeluaran<\/th><\/tr><tr><td>5 Januari<\/td><td>Pembelian alat tulis (pulpen, kertas)<\/td><td>100.000<\/td><td>Kuitansi Toko Buku<\/td><\/tr><tr><td>10 Januari<\/td><td>Ongkos kirim dokumen<\/td><td>50.000<\/td><td>Nota Pengiriman<\/td><\/tr><tr><td>15 Januari<\/td><td>Konsumsi rapat (kopi, snack)<\/td><td>200.000<\/td><td>Nota Restoran<\/td><\/tr><tr><td>20 Januari<\/td><td>Transportasi karyawan (taksi)<\/td><td>150.000<\/td><td>Nota Taksi<\/td><\/tr><tr><td>25 Januari<\/td><td>Perbaikan printer<\/td><td>250.000<\/td><td>Kwitansi Teknisi<\/td><\/tr><tr><td><strong>Total Pengeluaran<\/strong><\/td><td><\/td><td><strong>750.000<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><strong>Saldo Akhir<\/strong><\/td><td><\/td><td><strong>250.000<\/strong><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Jumlah pengeluaran:<\/strong> Rp750.000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sisa <em>petty cash:<\/em><\/strong> Rp250.000<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhir periode, perusahaan dapat mengisi kembali dana kas kecil mereka sesuai dengan pengeluaran, yaitu Rp750.000. Dengan begitu, perusahaan akan memiliki <em>petty cash <\/em>sebesar Rp1.000.000 di setiap awal periode.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-kas-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Membuat Jurnal Kas Kecil dan Contoh Kasusnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Kesimpulannya, <em>petty cash<\/em> adalah sejumlah uang tunai yang perusahaan sediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran kecil dan mendadak yang tidak praktis untuk dibayar dengan cek atau transfer bank. <\/p>\n\n\n\n<p>Uang ini biasanya disimpan dalam jumlah tertentu dan digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari, seperti membeli alat tulis, membayar ongkos kirim, atau membeli makanan ringan untuk rapat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, pengelolaan <em>petty cash<\/em> secara menual bisa jadi melelahkan dan memakan waktu. Belum lagi, jika terjadi<em> human error<\/em> dalam prosesnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, jika memungkinkan, gunakan <em>software<\/em> berteknologi canggih seperti <a href=\"https:\/\/kledo.com\/pos\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">aplikasi kasir<\/a> Kledo POS. Sebab, Kledo POS dapat mempermudah Anda dalam mencatat dan mengelola pengeluaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingin mencoba Kledo POS? Yuk, klik <a href=\"https:\/\/kledo.com\/pos\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini<\/a> sekarang juga!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap perusahaan yang sukses, tak peduli seberapa besar atau kecil, pasti memiliki petty cash sebagai bagian dari proses akuntansi untuk pengeluaran kecil dan reimburse karyawan. Jika Anda memiliki rekening petty cash untuk mengelola transaksi perusahaan, akan lebih mudah bagi Anda untuk melacak pengeluaran yang dapat dikurangkan dari pajak dan memisahkan pengeluaran bisnis dari pengeluaran pribadi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":39281,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[14105,14107,14102,14106,14104,14100,1264,862],"class_list":["post-32709","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-cara-merekonsiliasi-petty-cash","tag-contoh-laporan-penggunaan-petty-cash","tag-kelebihan-dan-kekurangan-petty-cash","tag-laporan-penggunaan-petty-cash","tag-persyaratan-petty-cash","tag-petty-cash","tag-tips-akuntansi","tag-tips-bisnis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya - Kledo Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam artikel ini, kami akan membahas seberapa pengertian petty cash, cara kerja, cara mencatat, hingga contoh laporan penggunaannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya - Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam artikel ini, kami akan membahas seberapa pengertian petty cash, cara kerja, cara mencatat, hingga contoh laporan penggunaannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-26T07:07:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-20T02:59:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1023\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya\",\"datePublished\":\"2024-12-26T07:07:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-20T02:59:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/\"},\"wordCount\":1671,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/petty-cash-banner.webp\",\"keywords\":[\"cara merekonsiliasi petty cash\",\"contoh laporan penggunaan petty cash\",\"kelebihan dan kekurangan petty cash\",\"laporan penggunaan petty cash\",\"persyaratan petty cash\",\"petty cash\",\"tips akuntansi\",\"tips bisnis\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/\",\"name\":\"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya - Kledo Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/petty-cash-banner.webp\",\"datePublished\":\"2024-12-26T07:07:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-20T02:59:17+00:00\",\"description\":\"Dalam artikel ini, kami akan membahas seberapa pengertian petty cash, cara kerja, cara mencatat, hingga contoh laporan penggunaannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/petty-cash-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/petty-cash-banner.webp\",\"width\":2048,\"height\":1023,\"caption\":\"petty cash banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/petty-cash\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya - Kledo Blog","description":"Dalam artikel ini, kami akan membahas seberapa pengertian petty cash, cara kerja, cara mencatat, hingga contoh laporan penggunaannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya - Kledo Blog","og_description":"Dalam artikel ini, kami akan membahas seberapa pengertian petty cash, cara kerja, cara mencatat, hingga contoh laporan penggunaannya.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2024-12-26T07:07:31+00:00","article_modified_time":"2026-01-20T02:59:17+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1023,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya","datePublished":"2024-12-26T07:07:31+00:00","dateModified":"2026-01-20T02:59:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/"},"wordCount":1671,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-banner.webp","keywords":["cara merekonsiliasi petty cash","contoh laporan penggunaan petty cash","kelebihan dan kekurangan petty cash","laporan penggunaan petty cash","persyaratan petty cash","petty cash","tips akuntansi","tips bisnis"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/","name":"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya - Kledo Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-banner.webp","datePublished":"2024-12-26T07:07:31+00:00","dateModified":"2026-01-20T02:59:17+00:00","description":"Dalam artikel ini, kami akan membahas seberapa pengertian petty cash, cara kerja, cara mencatat, hingga contoh laporan penggunaannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/petty-cash-banner.webp","width":2048,"height":1023,"caption":"petty cash banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/petty-cash\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Petty Cash: Arti, Cara Mencatat, dan Contoh Jurnalnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32709","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32709"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32709\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43937,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32709\/revisions\/43937"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39281"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}