{"id":33927,"date":"2026-03-31T15:50:53","date_gmt":"2026-03-31T08:50:53","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=33927"},"modified":"2026-03-31T15:51:04","modified_gmt":"2026-03-31T08:51:04","slug":"jurnal-pembelian-barang-dagang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/","title":{"rendered":"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Jurnal pembelian barang dagang adalah <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-khusus-pembelian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">jurnal khusus pembelian<\/a> untuk mencatat barang dagangan yang dibeli secara kredit. Entri dalam jurnal ini dibuat berdasarkan invoice yang diterima dari pemasok pada tanggal pembelian.<\/p>\n\n\n\n<p>Pencatatan transaksi jurnal pembelian tidak bisa sembarangan. Misalnya, jika Anda membeli barang secara kredit, pencatatannya berbeda dari pembelian tunai.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda bekerja di perusahaan dagang atau mengelola bisnis seperti ini, Anda perlu mengetahui cara membuat jurnal pembelian barang dagang penting bagi Anda untuk memastikan tidak ada kesalahan input data transaksi yang membuat Anda salah mengambil keputusan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini kami akan membahas cara membuat jurnal pembelian barang dagang hingga contoh dari berbagai jenis jurnal pembelian yang bisa Anda pelajari.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Jurnal Pembelian Barang Dagang?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"888\" height=\"337\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-4.webp\" alt=\"jurnal pembelian barang dagang 4\" class=\"wp-image-46108\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-4.webp 888w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-4-300x114.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-4-768x291.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 888px) 100vw, 888px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: <a href=\"https:\/\/www.scribd.com\/document\/421142639\/5-Jurnal-Khusus-Perusahaan-Dagang?_gl=1*l7mzfg*_gcl_au*OTI0OTk1Nzg4LjE3NzE4ODk3NDAuMTk2OTUyNTUzLjE3NzQ0MjQyOTQuMTc3NDQyNDYxMQ..\">Scribd<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Jurnal pembelian adalah jenis <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-khusus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">jurnal khusus<\/a> yang digunakan oleh suatu bisnis untuk mencatat semua pembelian barang dagang secara kredit. <\/p>\n\n\n\n<p>Jurnal ini juga dikenal sebagai buku pembelian atau buku harian pembelian. Transaksi kredit dicatat dalam buku pembelian, sedangkan pembelian secara tunai dicatat dalam jurnal umum. <\/p>\n\n\n\n<p>Hanya pembelian barang secara kredit yang dicatat dalam jurnal tersebut, dan pengeluaran modal tidak termasuk.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian berjudul <strong><em><a href=\"https:\/\/www.researchgate.net\/publication\/384712393_The_Effect_of_Purchasing_Accounting_System_on_Transaction_Efficiency_and_Supplier_Satisfaction\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">&#8220;The Effect of Purchasing Accounting System on Transaction Efficiency and Supplier Satisfaction&#8221;<\/a><\/em><\/strong> menegaskan bahwa jurnal ini adalah salah satu catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem akuntansi pembelian, yaitu serangkaian prosedur, metode, dan alat untuk mencatat, mengelola, dan melacak semua transaksi yang terkait dengan pembelian barang atau jasa. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam penelitiannya in, Raihan Jazil Hadi, Amri Yadi, dan Yusri Hazmi menulis bahwa sistem ini penting untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengelola pengadaan atau <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-procurement\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">procurement <\/a><\/em>barang yang bisnis butuhkan<\/li>\n\n\n\n<li>Memilih pemasok terbaik dan paling menguntungkan<\/li>\n\n\n\n<li>Membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan pemasok.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Karena itu, sangat penting untuk mengetahui jurnal pembelian barang dagang dan cara pencatatannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Transaksi Pembelian Apa Saja yang Terjadi di Perusahaan Dagang?<\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/journal.untar.ac.id\/index.php\/JSA\/article\/view\/29267\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jurnal Khusus Akuntansi Perusahaan Dagang<\/a> karya Djeni Indrajati Widjaja, perusahaan dagang adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha utama membeli barang dari pihak lain\/pemasok dan menjualnya kembali tanpa mengubah wujud fisik atau sifat barang tersebut kepada pihak lain\/konsumen, dengan tujuan untuk memperoleh laba atau keuntungan. <\/p>\n\n\n\n<p>Transaksi ekonomi yang terjadi di perusahaan dagang adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Transaksi pembelian barang dagangan: <\/strong>Membeli barang dagangan baik secara tunai maupun secara kredit. Jika pembeliannya secara kredit maka akan menimbulkan utang dagang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Transaksi retur pembelian dan pengurangan harga: <\/strong>Mengembalikan seluruh atau sebagian barang yang telah dibeli kepada penjual karena rusak atau tidak sesuai dengan pesanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Potongan pembelian:<\/strong> Potongan yang diterima pembeli karena melunasi utang dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam syarat pembayaran.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Beban angkut pembelian: <\/strong>Biaya angkut yang ditanggung oleh pembeli.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pembayaran utang: <\/strong>Melunasi kewajiban atas pembelian barang dagangan secara kredit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penerimaan piutang:<\/strong> Menerima pelunasan piutang atas penjualan secara kredit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Persediaan barang dagang:<\/strong> Ada kalanya barang dagang yang dibeli selama periode tertentu belum<br>bisa seluruhnya terjual. Sehingga, sisa barang dagang yang belum terjual ini setelah dihitung nilainya akan dicatat pada akun persediaan barang dagang.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk transaksi penjualan seperti retur penjualan, potongan penjualan, hingga beban angkut penjualan dimuat dalam jurnal penjualan. Inilah yang membedakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-jurnal-penjualan-dan-pembelian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">jurnal penjualan dengan jurnal pembelian<\/a>, meski keduanya sama-sama merupakan jurnal khusus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Metode untuk Mencatat Jurnal Pembelian Barang Dagang? <\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-3.webp\" alt=\"jurnal pembelian barang dagang 3\" class=\"wp-image-46110\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-3-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-3-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-3-768x768.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ada metode yang bisa digunakan untuk mencatat jurnal pembelian, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Metode Periodik<\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini biasanya digunakan oleh bisnis kecil atau yang pencatatannya masih sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ciri utama:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak langsung mencatat perubahan persediaan<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan akun <strong>Pembelian<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Stok dihitung di akhir periode ketika <em>stock opname<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Contoh jurnal:<\/h4>\n\n\n\n<p><strong>Pembelian barang secara kredit<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pembelian        xxx<br>   Utang Usaha        xxx<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jika ada retur pembelian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Utang Usaha      xxx<br>   Retur Pembelian    xxx<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mudah diterapkan<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak membutuhkan sistem kompleks<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak bisa mengetahui stok secara <em>real-time<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kurang cocok untuk bisnis dengan transaksi tinggi (misalnya retail atau coffee shop)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Metode Perpetual<\/h3>\n\n\n\n<p>Metode perpetual memperbarui persediaan secara real-time dan sudah diterapkan di banyak bisnis berkembang, terutama dalam hal pencatatan bahan produksi untuk <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-bahan-baku\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jurnal Pembelian Bahan Baku<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ciri utama:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Persediaan langsung diperbarui setiap transaksi<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak menggunakan akun \u201cPembelian\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih akurat untuk kontrol stok<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Contoh jurnal:<\/h4>\n\n\n\n<p><strong>Pembelian barang secara kredit<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Persediaan       xxx<br>   Utang Usaha        xxx<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jika ada retur pembelian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Utang Usaha      xxx<br>   Persediaan         xxx<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Stok bisa dipantau secara real-time<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih akurat untuk pengambilan keputusan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lebih kompleks<\/li>\n\n\n\n<li>Biasanya membutuhkan software akuntansi atau POS<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><\/td><td><strong>Sistem persediaan periodik<\/strong><\/td><td><strong>Sistem persediaan perpetual<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Frekuensi pencatatan<\/strong><\/td><td>Hanya memperbarui persediaan pada interval tertentu<\/td><td>Terus menerus diperbarui<\/td><\/tr><tr><td>Akun pencatatan<\/td><td>Dicatat di akun Pembelian yang terpisah<\/td><td>Langsung dicatat di Persediaan Barang dagangan<\/td><\/tr><tr><td>Penghitungan<\/td><td>Memerlukan penghitungan persediaan secara fisik<\/td><td>Dihitung melalui software secara <em>real-time<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Di artikel ini, kita akan membahas jurnal pembelian barang dagang dalam metode persediaan perpetual.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=Akuntansieasy\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 2\" class=\"wp-image-37162\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mencatat Jurnal Pembelian Barang Dagang?<\/h2>\n\n\n\n<p>Pencatatan jurnal pembelian yang benar sangat penting. Setiap bisnis harus melakukannya secara berurutan agar akurat. <\/p>\n\n\n\n<p>Ada langkah-langkah tertentu untuk mencatat jurnal pembelian. Ikuti setiap langkah dengan cermat.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ketahui Apakah Transaksi Kredit:<\/strong> Lihat apakah pembelian dilakukan secara kredit, karena Anda tidak perlu mencatatnya dalam buku pembelian jika pembayaran dilakukan secara tunai. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kumpulkan Faktur dan Tagihan: <\/strong>Simpan faktur atau tagihan untuk setiap pembelian kredit. Ini berguna untuk mengetahui jumlah dan informasi yang tepat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lengkapi kolom dalam jurnal pembelian:<\/strong> Karena Anda perlu menyebutkan tanggal, nama pemasok, nomor faktur, jumlah, dan deskripsi di sana. Semua ini dilakukan dengan mengikuti format entri jurnal pembelian yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Posting ke buku besar:<\/strong> Setelah memasukkan buku harian pembelian, masukkan detailnya ke dalam akun buku besar pemasok.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Periksa kesalahan:<\/strong> Periksa setiap entri setelah pencatatan. Periksa apakah jumlah, tanggal, dan nama pemasok sudah benar. <\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Jurnal Pembelian Barang Dagang dan Cara Pencatatannya<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam pencatatan akuntansi, pembelian barang dagangan memiliki beberapa metode yang memengaruhi pencatatan dalam laporan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah berbagai jenis jurnal pembelian yang biasanya ada dalam perusahaan dagang:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pembelian tunai<\/h3>\n\n\n\n<p>Pembelian tunai terjadi ketika perusahaan langsung membayar barang dagangan dengan uang tunai atau setara kas saat transaksi berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pencatatan Jurnal:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Debit<\/strong>: Persediaan Barang Dagangan (bertambah)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kredit<\/strong>: Kas (berkurang)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Contoh: <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Transaksi:<\/strong> Perusahaan membeli barang dagangan secara tunai senilai Rp7.500.000<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Persediaan Barang Dagangan<\/td><td>7.500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Kas<\/td><td><\/td><td>7.500.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pembelian kredit<\/h3>\n\n\n\n<p>Pembelian kredit terjadi ketika barang dagangan dibeli dengan perjanjian pembayaran tertunda, biasanya dalam jangka waktu tertentu (misalnya, 30 hari).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pencatatan Jurnal:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Debit<\/strong>: Persediaan Barang Dagangan (bertambah)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kredit<\/strong>: Utang Usaha (bertambah, karena ada kewajiban membayar di masa depan)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Contoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan membeli barang dagangan senilai <strong>Rp22.500.000<\/strong> secara kredit (<strong>jatuh tempo 30 hari<\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Persediaan Barang Dagangan<\/td><td>22.500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Utang Usaha<\/td><td><\/td><td>22.500.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pembelian dengan diskon<\/h3>\n\n\n\n<p>Diskon diberikan oleh pemasok jika perusahaan melakukan pembayaran dalam periode tertentu (misalnya, diskon 2% untuk pembayaran dalam 10 hari). Diskon ini akan dicatat saat pembayaran dilakukan, bukan saat pembelian terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pencatatan Jurnal:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pada saat pembelian:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Debit<\/strong>: Persediaan Barang Dagangan (harga penuh)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kredit<\/strong>: Utang Usaha (harga penuh)<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pada saat pembayaran dengan diskon:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Debit<\/strong>: Utang Usaha (harga penuh)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kredit<\/strong>: Kas (jumlah yang dibayarkan setelah diskon)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kredit<\/strong>: Diskon Pembelian (pengurangan biaya persediaan)<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><br>Perusahaan membeli barang senilai <strong>Rp10.000.000<\/strong> dengan syarat <strong>2\/10, n\/30<\/strong> dan perusahaan membayar dalam 10 hari (<strong>mendapat diskon Rp200.000<\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jurnal saat Pembelian<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Persediaan Barang Dagangan<\/td><td>10.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Utang Usaha<\/td><td><\/td><td>10.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jurnal saat Pembayaran dengan Diskon<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Utang Usaha<\/td><td>10.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Kas<\/td><td><\/td><td>9.800.000<\/td><\/tr><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Diskon Pembelian<\/td><td><\/td><td>200.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Retur Pembelian<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengembalian terjadi jika barang dagangan yang dibeli memiliki cacat atau tidak sesuai dengan pesanan, sehingga dikembalikan ke pemasok.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pencatatan Jurnal:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Debit<\/strong>: <strong>Utang Usaha<\/strong> (mengurangi kewajiban pembayaran)<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kredit<\/strong>: <strong>Persediaan Barang Dagangan<\/strong> (mengurangi nilai persediaan)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Contoh <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-retur-pembelian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">jurnal retur pembelian:<\/a><\/strong><br>Perusahaan mengembalikan barang senilai <strong>Rp4.500.000<\/strong> karena cacat produksi<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Utang Usaha<\/td><td>4.500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>YYYY-MM-DD<\/td><td>Persediaan Barang Dagangan<\/td><td><\/td><td>4.500.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Kasus dalam Pencatatan Jurnal Pembelian Barang Dagang<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"665\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-2.webp\" alt=\"jurnal pembelian barang dagang 2\" class=\"wp-image-46111\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-2-768x511.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>PT Sukses Makmur melakukan beberapa transaksi pembelian barang dagangan selama Februari 2025 sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>1 Februari 2025<\/strong> \u2192 Membeli barang dagangan <strong>Rp7.500.000<\/strong> secara tunai.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>5 Februari 2025<\/strong> \u2192 Membeli barang dagangan <strong>Rp22.500.000<\/strong> secara kredit (<strong>jatuh tempo 30 hari<\/strong>).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>10 Februari 2025<\/strong> \u2192 Membayar faktur pembelian kredit tanggal 5 Februari dan mendapatkan <strong>diskon 2%<\/strong> (<strong>Rp450.000<\/strong>).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>15 Februari 2025<\/strong> \u2192 Mengembalikan sebagian barang dagangan dari pembelian kredit <strong>senilai Rp4.500.000<\/strong> karena cacat produksi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pembelian tunai<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Transaksi:<\/strong> Pada <strong>1 Februari 2025<\/strong>, PT Sukses Makmur membeli barang dagangan <strong>senilai Rp7.500.000<\/strong> secara tunai.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>01-02-2025<\/strong><\/td><td>Persediaan Barang Dagangan<\/td><td>7.500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><strong>01-02-2025<\/strong><\/td><td>Kas<\/td><td><\/td><td>7.500.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pembelian kredit<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Transaksi:<\/strong> Pada <strong>5 Februari 2025<\/strong>, PT Sukses Makmur membeli barang dagangan <strong>senilai Rp22.500.000 secara kredit<\/strong> (jatuh tempo <strong>30 hari<\/strong>).<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-kredit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> jurnal pembelian kredit:<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>05-02-2025<\/strong><\/td><td>Persediaan Barang Dagangan<\/td><td>22.500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><strong>05-02-2025<\/strong><\/td><td>Utang Usaha<\/td><td><\/td><td>22.500.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pembelian dengan diskon<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Transaksi:<\/strong> Pada <strong>10 Februari 2025<\/strong>, PT Sukses Makmur membayar utang dagang dari transaksi kredit pada <strong>5 Februari 2025<\/strong> dengan diskon pembayaran <strong>2%<\/strong> karena dibayar dalam <strong>10 hari<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nilai faktur: <strong>Rp22.500.000<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Diskon 2% dari Rp22.500.000 = <strong>Rp450.000<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Total yang dibayarkan setelah diskon: <strong>Rp22.050.000<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jurnal saat Pembelian (5 Februari 2025)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>05-02-2025<\/strong><\/td><td>Persediaan Barang Dagangan<\/td><td>22.500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><strong>05-02-2025<\/strong><\/td><td>Utang Usaha<\/td><td><\/td><td>22.500.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jurnal saat Pembayaran dengan Diskon (10 Februari 2025)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>10-02-2025<\/strong><\/td><td>Utang Usaha<\/td><td>22.500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><strong>10-02-2025<\/strong><\/td><td>Kas<\/td><td><\/td><td>22.050.000<\/td><\/tr><tr><td><strong>10-02-2025<\/strong><\/td><td>Diskon Pembelian<\/td><td><\/td><td>450.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Retur pembelian<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Transaksi:<\/strong> Pada <strong>15 Februari 2025<\/strong>, PT Sukses Makmur mengembalikan barang dagangan <strong>senilai Rp4.500.000<\/strong> kepada pemasok karena cacat produksi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Tanggal<\/strong><\/th><th><strong>Akun<\/strong><\/th><th><strong>Debit (Rp)<\/strong><\/th><th><strong>Kredit (Rp)<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>15-02-2025<\/strong><\/td><td>Utang Usaha<\/td><td>4.500.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><strong>15-02-2025<\/strong><\/td><td>Persediaan Barang Dagangan<\/td><td><\/td><td>4.500.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Studi Kasus Dampak Tidak Adanya Jurnal Pembelian di Perusahaan<\/h2>\n\n\n\n<p>Jurnal pembelian formal itu sangat penting dalam perusahaan. Namun, banyak perusahaan dagang yang menjalankan transaksi pembelian dalam volume besar tanpa sistem pencatatan yang memadai. <\/p>\n\n\n\n<p>Dari masalah ini, lahirlah penelitian terkait studi kasus <a href=\"https:\/\/jimfeb.ub.ac.id\/index.php\/jimfeb\/article\/view\/262\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Analisis Siklus Pembelian (Studi Kasus: PT. Berkat Unggultama Indonesia) <\/a>dari Universitas Brawijaya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dinda Adani S.P selaku penulis memilih PT. Berkat Unggultama Indonesia sebagai objek kajian karena menunjukkan gejala kelemahan sistemik yang umum ditemukan di perusahaan skala menengah: tidak adanya standarisasi pencatatan dan prosedur pembelian yang jelas. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metode penelitian<\/h3>\n\n\n\n<p>Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode deskripstif yang mengacu pada studi kasus.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya adalah untuk memahami fenomena yang terjadi pada subyek penelitian. Lalu, data yang dikumpulkan juga bukan berupa angka saja, tapi juga dari naskah wawancara, dokumen pribadi, dan dokumen resmi lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metode pengumpulan data<\/h3>\n\n\n\n<p>Penelitian ini melakukan pengumpulan data dengan 3 metode, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Metode wawancara: <\/strong>Dilakukan dengan manajer akuntansi, Fresh Goods, Manager Dry Goods, kasir, bagian pajak, gudang, administrasi, dan<em> data entry<\/em> operator.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Metode observasi: <\/strong>Dengan mengamati aktivitas perusahaan terkait siklus pembelian dan impor.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Metode dokumentasi: <\/strong>Mengumpulkan dokumen yang terkait dengan siklus pembelian dan impor.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Metode analisis data<\/h3>\n\n\n\n<p>Penelitian ini menganalisis data menggunakan 3 tahap, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tahap Analisis: <\/strong>Caranya dengan mengumpulkan informasi umum perusahaan seperti sejarah perusahaan, bidang usaha perusahaan, visi, dan misi serta tujuan perusahaan. Lalu, dilakukan analisis struktur organisasi dan uraian kerja serta sistem dan prosedur kerja. Dari sini, peneliti mengidentifikasi masalah dalam sistem atau prosedur.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tahapan Evaluasi:<\/strong> Membandingkan sistem dan prosedur perusahaan dengan teori yang ada. Tahap ini mempertimbangkan kemungkinan resiko yang terjadi dan kelemahan pengendalian internal, lalu mencari alternatif solusi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tahapan Perancangan Desain Sistem Manual:<\/strong> Seluruh informasi dan data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dan dievaluasi. Peneliti lalu membuat rancangan desain secara manual untuk mengatasi kelemahan yang ada.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tujuan Penelitian<\/h3>\n\n\n\n<p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami sistem dalam siklus pembelian di PT. Berkat Unggultama Indonesia, menganalisis kelemahan sistem yang ada, dan merancang solusi berupa desain sistem manual yang lebih baik. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Profil Perusahaan &amp; Konteks<\/h3>\n\n\n\n<p>PT. Berkat Unggultama Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang impor barang, sehingga siklus pembeliannya mencakup transaksi pembelian internasional (ekspor-impor). <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Permasalahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Masalah utama yang ditemukan dalam siklus pembelian PT. Berkat Unggultama Indonesia meliputi: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jurnal pembelian berfungsi mencatat semua transaksi pembelian secara sistematis. Tapi, jurnal ini tidak ada di PT. Berkat Unggultama Indonesia, sehingga seluruh alur keuangan menjadi tidak terlacak.<\/li>\n\n\n\n<li>Jurnal pembelian harus didasari faktur, nomor urut, dan tanda tangan otorisasi. Tiga elemen ini justru tidak ada di perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Jurnal pembelian kredit wajib mencatat kewajiban utang secara akurat dan tepat waktu. Penelitian menemukan pencatatan hutang di perusahaan sangat terlambat dan tidak terstruktur.<\/li>\n\n\n\n<li>Salah satu fungsi utama jurnal pembelian adalah memudahkan audit. Ketiadaan jurnal formal membuat audit sulit dilakukan di perusahaan ini.<\/li>\n\n\n\n<li>Jurnal pembelian idealnya dikelola terpisah dari fungsi penerimaan barang dan pembayaran. Perangkapan jabatan yang ditemukan melanggar prinsip dasar pengendalian internal ini.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Solusi<\/h3>\n\n\n\n<p>Dari kelemahan tersebut, peneliti mengusulkan perbaikan melalui: pembuatan <strong>struktur organisasi baru<\/strong>, <strong>kebijakan manajemen<\/strong>, <strong>kebijakan akuntansi perusahaan<\/strong>, dan <strong>Standar Operasional Prosedur (SOP)<\/strong> yang lebih terstruktur. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pelajaran apa yang bisa kita petik?<\/h3>\n\n\n\n<p>Penelitian ini membuktikan bahwa jurnal pembelian adalah bentuk pengendalian internal perusahaan. Jika tidak dilakukan, maka akan sulit untuk mengukur persediaan, melakukan audit, bahkan menentukan tanggung jawab dalam proses pengelolaan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Membuat Jurnal Pembelian Barang Dagang<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"563\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-1.webp\" alt=\"jurnal pembelian barang dagang 1\" class=\"wp-image-46112\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-1-300x169.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-1-768x432.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Membuat jurnal pembelian barang dagang adalah bagian penting dari proses akuntansi dalam bisnis. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari pembuatan jurnal ini dalam proses akuntansi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mencatat transaksi pembelian secara sistematis<\/strong> &#8211; Jurnal pembelian membantu mencatat semua transaksi pembelian barang dagang secara terstruktur dan kronologis. Ini memastikan bahwa tidak ada transaksi yang terlewat atau tercatat secara tidak akurat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memudahkan pelacakan dan pengendalian persediaan<\/strong> &#8211; Dengan mencatat pembelian barang dagang, perusahaan dapat memantau tingkat persediaan secara real-time. Hal ini membantu menghindari kelebihan atau kekurangan stok, yang dapat memengaruhi operasional bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menyediakan data untuk perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP)<\/strong> &#8211; Jurnal pembelian menjadi dasar untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), yang merupakan komponen penting dalam laporan laba rugi. HPP sendiri digunakan untuk menentukan laba kotor perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Membantu dalam pengelolaan utang usaha <\/strong>&#8211; Jika pembelian dilakukan secara kredit, jurnal pembelian akan mencatat kewajiban (utang) kepada pemasok. Ini membantu perusahaan memantau utang usaha dan memastikan pembayaran dilakukan tepat waktu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mendukung proses audit dan pemeriksaan keuangan<\/strong> &#8211; Jurnal pembelian menyediakan bukti transaksi yang dapat digunakan untuk keperluan audit internal atau eksternal. Ini memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meningkatkan efisiensi operasional <\/strong>&#8211; Dengan pencatatan yang teratur, proses pembukuan dan pelaporan keuangan menjadi lebih efisien. Hal ini mengurangi risiko kesalahan dan menghemat waktu dalam penyusunan laporan keuangan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mencegah <em>fraud<\/em> dan penyalahgunaan<\/strong> &#8211; Pencatatan yang baik dalam jurnal pembelian meminimalkan risiko kecurangan, seperti pembelian fiktif atau penyalahgunaan dana.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mencatat Alur Pembelian Menggunakan Software Akuntansi Kledo<\/h2>\n\n\n\n<p>Agar proses pencatatan jurnal nanti menjadi lebih cepat dan akurat, tentu saja Anda perlu mencatat pembelian di bisnis Anda di sistem akuntansi yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda menggunakan software akuntansi Kledo, Anda bisa mencatat pembelian sebagai Tagihan Pembelian. Tagihan ini akan otomatis diakui sebagai utang usaha yang nantinya berpengaruh ke laporan keuangan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, Anda bisa mencatat tagihan pembelian dengan 2 cara, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">A. Mencatat pembayaran langsung setelah membuat tagihan<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Langkahnya:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1. Buat <strong>Tagihan Pembelian<\/strong> \u2192 klik <strong>Tambah Tagihan Pembelian&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"481\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-1.webp\" alt=\"langkah pembayaran tagihan pembelian dengan kledo 1\" class=\"wp-image-46303\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-1-300x144.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-1-768x369.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>2. Isi semua data yang diperlukan dalam formulir, lalu klik <strong>Simpan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"913\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-3.webp\" alt=\"langkah pembayaran tagihan pembelian dengan kledo 3\" class=\"wp-image-46305\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-3-300x274.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-3-768x701.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>3. Tagihan akan muncul dengan status <strong>&#8220;Unpaid&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>4. Isi form <strong>&#8220;Buat Pembayaran&#8221;<\/strong>, lalu masukkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Total Dibayar<\/strong> \u2192 nominal yang Anda bayar ke pemasok<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tanggal Transaksi<\/strong> \u2192 tanggal bayar<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dibayar dari<\/strong> \u2192 pilih sumber dana Anda, seperti Kas (uang tunai) \/ Bank (transfer bank) \/ Giro (menggunakan wesel atau cek)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"668\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-4.webp\" alt=\"langkah pembayaran tagihan pembelian dengan kledo 4\" class=\"wp-image-46306\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-4.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-4-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-4-768x513.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>5. Klik <strong>&#8220;Tambah Pembayaran&#8221;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika tagihan pembelian sudah lunas, maka status akan berubah menjadi <strong>&#8220;Paid&#8221;<\/strong>, dan sisa tagihan akan menjadi <strong>0<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika Anda baru membayar sebagian, maka status tagihan akan menjadi <strong>&#8220;Partial&#8221;<\/strong>, dan sisa tagihan masih akan tertera.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">B. Dari Menu &#8220;Tagihan Pembelian&#8221;<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda sudah memiliki invoice atau tagihan yang <strong>sudah dibuat sebelumnya<\/strong> dan belum\/belum lunas dibayar, Anda bisa menggunakan cara ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Langkahnya:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1. Buka menu <strong>Tagihan Pembelian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>2. Cari invoice yang ingin Anda bayar. Anda bisa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memfilter status <strong>Unpaid<\/strong> atau <strong>Partial<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan fitur <strong>Cari<\/strong> dengan mengetikkan nomor PI atau nama vendor di kolom pencarian.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"968\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-1.webp\" alt=\"langkah pembayaran tagihan pembelian dengan kledo metode B 1\" class=\"wp-image-46307\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-1-300x290.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-1-768x743.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Menggunakan filter status pembayaran<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"346\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-2.webp\" alt=\"langkah pembayaran tagihan pembelian dengan kledo metode B 2\" class=\"wp-image-46308\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-2-300x104.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-2-768x266.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Menggunakan fitur search invoice<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>3. Klik invoice, lalu ikuti langkah yang sama seperti cara A di atas<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"724\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-3.webp\" alt=\"langkah pembayaran tagihan pembelian dengan kledo metode B 3\" class=\"wp-image-46309\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-3-300x217.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/langkah-pembayaran-tagihan-pembelian-dengan-kledo-metode-B-3-768x556.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed aligncenter is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Tutorial Cara Mencatat Transaksi Pembelian dan Mengirimkan Pembayaran\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Q2MjmBfnt_8?start=1&#038;feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6 Kesalahan dalam Pencatatan Jurnal Pembelian Barang Dagang<\/h2>\n\n\n\n<p>Jika dilakukan secara manual, maka pencatatan jurnal pembelian biasanya rentan akan kesalahan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah 6 kesalahan umum dalam pencatatan jurnal pembelian barang dagang dan cara mengatasinya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pencatatan pembelian ganda (duplikat)<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut studi tahun 2022 oleh <a href=\"https:\/\/www.prnewswire.com\/news-releases\/openenvoy-study-finds-that-businesses-risk-losing-millions-to-duplicate-invoices-301546178.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">OpenEnvoy<\/a>, hingga 8,5% faktur yang diterima bisnis merupakan duplikat.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menyebabkan pencatatan jurnal pembelian duplikat. Karyawan bisa saja mencatat atau membayar transaksi yang sebenarnya sudah pernah dicatat sebelumnya, atau melakukan pembelian melebihi kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, persediaan atau beban meningkat secara tidak wajar, dan laporan keuangan menjadi tidak akurat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Solusi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Terapkan sistem persetujuan pembelian (approval) minimal oleh dua pihak sebelum transaksi dicatat dalam jurnal<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan software akuntansi untuk memantau transaksi secara real-time<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan setiap transaksi yang masuk ke jurnal sudah diverifikasi dengan dokumen pendukung (invoice, PO)<\/li>\n\n\n\n<li>Jika sudah terlanjur terjadi pencatatan ganda, segera hubungi <em>supplier<\/em> untuk klarifikasi atau pengembalian dana. Lalu, lakukan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-koreksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">jurnal koreksi<\/a> untuk menghapus transaksi duplikat agar laporan tetap akurat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Salah mencatat nominal pembelian<\/h3>\n\n\n\n<p>Kesalahan input angka (typo) atau salah membaca invoice sangat umum terjadi, terutama pada pencatatan manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah mencatat nominal pembelian bisa menyebabkan HPP yang tidak akurat, kesalahan nilai persediaan, dan bias dalam margin keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh kesalahan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>(Seharusnya terjadi pembelian seharga Rp3.500.000, namun dicatat 5.300.000)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jurnal koreksi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr Utang Usaha       1.800.000<br>   Cr Persediaan         1.800.000<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Salah klasifikasi akun<\/h3>\n\n\n\n<p>Terkadang, akuntan salah mencatat transaksi ke akun yang berbeda. Misalnya, aset dicatat sebagai beban, atau persediaan dicatat sebagai <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-operasional-pada-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">biaya operasional. <\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Karena kesalahan ini, neraca jadi tidak mencerminkan posisi yang sebenarnya, dan laporan laba rugi pun menjadi tidak valid. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr Beban Peralatan   2.000.000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Seharusnya:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr Peralatan         2.000.000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jurnal koreksi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr Peralatan         2.000.000<br>   Cr Beban Peralatan    2.000.000<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tidak mencatat diskon pembelian<\/h3>\n\n\n\n<p>Diskon pembelian sering terabaikan dalam pencatatan. Ini bisa terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap perlakuan diskon dalam akuntansi.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, nilai persediaan terlalu tinggi dan laba akan terlihat lebih kecil. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh kesalahan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr Persediaan        10.000.000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Seharusnya (diskon 10%):<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr Persediaan        9.000.000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Atau jurnal koreksi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr Utang Usaha       1.000.000<br>   Cr Persediaan         1.000.000<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tidak mencatat retur pembelian<\/h3>\n\n\n\n<p>Kesalahan ini terjadi karena barang rusak atau tidak sesuai dikembalikan ke <em>supplier<\/em>, tetapi tidak dicatat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini bisa menyebabkan jumlah persediaan yang lebih sedikit dari catatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Solusinya, integrasikan sistem gudang Anda dengan sistem akuntansi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Tidak mencatat PPN masukan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kesalahan ini terjadi ketika PPN dari pembelian tidak dicatat sebagai pajak masukan. Penyebabnya bisa karena kurang pemahaman pajak atau tidak memeriksa invoice secara detail.<\/p>\n\n\n\n<p>Dampaknya, beban pajak bisa menjadi lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Selalu catat PPN dengan jurnal seperti ini:<\/p>\n\n\n\n<p>Dr Persediaan        10.000.000<br>Dr PPN Masukan        1.100.000<br>   Cr Utang Usaha        11.100.000<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Tidak memasukkan Biaya Tambahan (Freight, Ongkir)<\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya pengiriman, asuransi, atau penanganan harus dimasukkan ke harga perolehan persediaan. Namun, kadang, biaya ini justru dicatat terpisah sebagai beban.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, HPP terlalu rendah dan margin akan terlihat lebih tinggi dari sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jurnal yang benar:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr Persediaan        10.500.000<br>   Cr Kas\/Utang          10.500.000<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mudahkan Proses Pencatatan Jurnal Pembelian dengan Kledo<\/h2>\n\n\n\n<p>Proses pembuatan jurnal pembukuan secara manual tentu akan memakan waktu dan rentan kesalahan yang berisiko terjadinya kesalahan dalam pengambilan keputusan bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam membuat jurnal pembukuan, Anda bisa mencoba menggunakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi<\/a> yang seperti Kledo yang mengotomatiskan proses pembuatan jurnal dan membuat laporan keuangan secara instan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan Kledo semua proses pembelian, penjualan, penyesuaian, pelaporan, integrasi, dan bisa Anda kelola dalam satu platform tanpa harus membuat ayat jurnal manual. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini akan memberikan efisiens dalam proses penghitungan HPP bisnis dan memastikan tidak ada informasi keuangan yang Anda lewatkan sehingga memberikan Anda wawasan lebih baik untuk pengemnbangan bisnis<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda tertarik, Anda bisa mencoba menggunakan Kledo secara gratis selama 14 hari melalui <strong><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=Akuntansieasy\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini.<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnal pembelian barang dagang adalah jurnal khusus pembelian untuk mencatat barang dagangan yang dibeli secara kredit. Entri dalam jurnal ini dibuat berdasarkan invoice yang diterima dari pemasok pada tanggal pembelian. Pencatatan transaksi jurnal pembelian tidak bisa sembarangan. Misalnya, jika Anda membeli barang secara kredit, pencatatannya berbeda dari pembelian tunai. Jika Anda bekerja di perusahaan dagang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":46142,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[14387,14389,14388,105,14390,1134,1264],"class_list":["post-33927","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-cara-buat-jurnal-pembelian-barang-dagang","tag-contoh-jurnal-pembelian-barang-dagang","tag-jurnal-akuntansi-otomatis","tag-kledo","tag-manfaat-jurnal-pembelian-barang-dagang","tag-software-akuntansi","tag-tips-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini kami akan membahas cara membuat jurnal pembelian barang dagang hingga contoh dari berbagai jenis jurnal pembelian\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini kami akan membahas cara membuat jurnal pembelian barang dagang hingga contoh dari berbagai jenis jurnal pembelian\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-31T08:50:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-31T08:51:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"20 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\"},\"headline\":\"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya\",\"datePublished\":\"2026-03-31T08:50:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-31T08:51:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/\"},\"wordCount\":3040,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp\",\"keywords\":[\"cara buat jurnal pembelian barang dagang\",\"contoh jurnal pembelian barang dagang\",\"jurnal akuntansi otomatis\",\"kledo\",\"manfaat jurnal pembelian barang dagang\",\"software akuntansi\",\"tips akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/\",\"name\":\"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp\",\"datePublished\":\"2026-03-31T08:50:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-31T08:51:04+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini kami akan membahas cara membuat jurnal pembelian barang dagang hingga contoh dari berbagai jenis jurnal pembelian\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/02\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"jurnal pembelian barang dagang banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/jurnal-pembelian-barang-dagang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/scholar.google.com\\\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en\",\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya","description":"Pada artikel kali ini kami akan membahas cara membuat jurnal pembelian barang dagang hingga contoh dari berbagai jenis jurnal pembelian","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya","og_description":"Pada artikel kali ini kami akan membahas cara membuat jurnal pembelian barang dagang hingga contoh dari berbagai jenis jurnal pembelian","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2026-03-31T08:50:53+00:00","article_modified_time":"2026-03-31T08:51:04+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sugi priharto","Estimasi waktu membaca":"20 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2"},"headline":"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya","datePublished":"2026-03-31T08:50:53+00:00","dateModified":"2026-03-31T08:51:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/"},"wordCount":3040,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp","keywords":["cara buat jurnal pembelian barang dagang","contoh jurnal pembelian barang dagang","jurnal akuntansi otomatis","kledo","manfaat jurnal pembelian barang dagang","software akuntansi","tips akuntansi"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/","name":"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp","datePublished":"2026-03-31T08:50:53+00:00","dateModified":"2026-03-31T08:51:04+00:00","description":"Pada artikel kali ini kami akan membahas cara membuat jurnal pembelian barang dagang hingga contoh dari berbagai jenis jurnal pembelian","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/jurnal-pembelian-barang-dagang-banner.webp","width":1200,"height":600,"caption":"jurnal pembelian barang dagang banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pembelian-barang-dagang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jurnal Pembelian Barang Dagang: Contoh dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.","sameAs":["https:\/\/scholar.google.com\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en","https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33927","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33927"}],"version-history":[{"count":21,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33927\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46398,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33927\/revisions\/46398"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33927"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}