{"id":35398,"date":"2025-04-09T12:06:50","date_gmt":"2025-04-09T05:06:50","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=35398"},"modified":"2025-04-14T10:22:40","modified_gmt":"2025-04-14T03:22:40","slug":"fixed-charge-coverage-ratio","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/","title":{"rendered":"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus dan Kalkulator Gratisnya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Fixed charge coverage ratio<\/em> (FCR) atau Rasio cakupan biaya tetap menunjukkan seberapa baik sebuah bisnis dapat membayar biaya tetapnya, termasuk pembayaran utang dan bunga.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemberi pinjaman dan investor sering menggunakan metrik ini untuk menentukan apakah akan menyetujui aplikasi pinjaman atau berinvestasi dalam bisnis. Berikut yang perlu Anda ketahui tentang rasio cakupan biaya tetap dan cara menghitungnya.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Fixed charge coverage ratio<\/em> mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi biaya tetap dari laba sebelum bunga dan pajak (EBIT). Contoh beban tetap termasuk premi asuransi dan pembayaran sewa dan pinjaman. Pembayaran ini sama setiap bulannya, berapa pun pendapatan yang diperoleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya, FCCR menunjukkan berapa kali lipat bisnis Anda dapat memenuhi tanggung jawab keuangan yang dapat diprediksi. FCCR 1 berarti Anda hanya memiliki pendapatan yang cukup sebelum bunga dan pajak untuk memenuhi kewajiban tersebut. FCCR 2 menunjukkan bahwa Anda dapat membayar semuanya dua kali lipat.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, berapa rasio cakupan biaya tetap yang baik? FCCR yang ideal bervariasi tergantung industri, namun banyak pemberi pinjaman mencari peminjam yang memiliki rasio setidaknya 1,2.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jauh, mari kita bahas apa itu <em>fixed charge coverage ratio<\/em> berserta cara hitung, rumus, contoh kasus, dan kami juga akan memberikan kalkulator FCCR gratis untuk Anda.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menghitung <em>Fixed Charge Coverage Ratio<\/em>&nbsp;(FCCR)<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;(FCR) atau rasio cakupan biaya tetap adalah <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rasio-solvabilitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">rasio solvabilitas<\/a> yang menilai apakah arus kas perusahaan cukup untuk memenuhi biaya tetapnya.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;(FCCR) menjawab pertanyaan: \u201cApakah perusahaan menghasilkan arus kas yang cukup untuk memenuhi beban tetapnya?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Secara konseptual, FCCR menunjukkan berapa kali perusahaan secara hipotetis dapat melunasi biaya tetap tahunannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seringkali, pemberi pinjaman menggunakan FCCR untuk menentukan kelayakan kredit calon peminjam atau peminjam yang sudah ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengklasifikasikan biaya sebagai biaya tetap memerlukan beberapa kebijaksanaan, tetapi secara umum, biaya tersebut harus memenuhi kriteria berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Dapat Diprediksi <\/strong>\u2192 Biaya harus berulang dan dikuantifikasi dengan varians yang minimal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengeluaran Non-Diskresione<\/strong>r \u2192 Biaya tersebut harus secara langsung (atau tidak langsung) berkontribusi terhadap perolehan pendapatan dan model bisnis perusahaan, yaitu dapat diterapkan pada operasi sehari-hari.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Biaya Tetap<\/strong> \u2192 Biaya tidak boleh berfluktuasi berdasarkan jumlah pendapatan, tidak seperti biaya variabel.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, jumlah yang harus dibayarkan dan tanggal jatuh tempo beban bunga dan pembayaran utang wajib diuraikan dalam perjanjian pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, utang yang terkait dengan arus kas keluar ini diterbitkan untuk mendanai operasi (atau fungsi terkait), dan biaya tetap telah dinegosiasikan sebelumnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-1024x1024.jpg\" alt=\"Banner 3 kledo\" class=\"wp-image-4991\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-300x300.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-150x150.jpg 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080-768x768.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Banner-3-1080.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/days-cash-on-hand\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengertian Days Cash On Hand, Rumus, dan Kalkulator Gratisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rumus Menghitung  <em>Fixed Charge Coverage Ratio<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, <em>fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;(FCCR) adalah rasio yang membandingkan metrik pendapatan dengan total biaya tetap.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua pendekatan umum untuk menghitung FCCR, yang akan kami sebut sebagai variasi \u201cGAAP\u201d dan \u201cNon-GAAP\u201d untuk mempermudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Metode pertama lebih mendekati akuntansi GAAP dan membagi laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) perusahaan dengan biaya tetap sebelum pajak ditambah beban bunga.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong> <em>Fixed Charge Coverage Ratio<\/em> = (EBIT + Beban Tetap Sebelum Pajak) \u00f7 (Beban Tetap Sebelum Pajak + Beban Bunga)<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Misalkan sebuah perusahaan memiliki laporan keuangan sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>EBIT = 250.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya Tetap = 150.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Pembayaran Bunga = 10.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pembilangnya sama dengan 400.000 (250.000.000 + 150.000.000), sedangkan penyebutnya sama dengan 160.000.000 (150.000.000 + 10.000.000).<\/p>\n\n\n\n<p>FCCR = 400.000.000 \u00f7 60.000.000 = 2,5x<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, EBIT adalah ukuran GAAP untuk profitabilitas &#8211; oleh karena itu, banyak analis ekuitas menyesuaikan metrik ini mengingat kelemahan akuntansi akrual, seperti penyertaan item non-tunai, terutama depresiasi dan amortisasi (D&amp;A).<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, pendekatan kedua untuk menghitung FCCR dimulai dengan metrik non-GAAP, yaitu laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA).<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pendekatan non-GAAP, FCCR dihitung sebagai rasio antara.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pembilang<\/strong> \u2192 EBITDA yang disesuaikan (-) Belanja Modal (-) Pajak Tunai<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penyebut<\/strong> \u2192 Beban Bunga (+) Pembayaran Utang Wajib<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/belanja-modal\/\">Belanja modal atau CaPex <\/a>dikurangi sementara D&amp;A ditambahkan kembali (yaitu, EBITDA) karena belanja modal adalah arus kas keluar yang nyata, tetapi D&amp;A adalah biaya non-tunai yang terkait dengan akuntansi akrual.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong><em>Fixed Charge Coverage Ratio<\/em> = (EBITDA &#8211; Capex &#8211; Pajak) \u00f7 (Beban Bunga + Amortisasi Utang Wajib)<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>EBITDA sudah menjadi metrik non-GAAP, namun dalam konteks ini, metrik ini dapat diubah lebih lanjut dengan penyesuaian diskresioner &#8211; selama ada perjanjian tertulis yang mengizinkannya antara peminjam dan pemberi pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan EBITDA non-GAAP yang terakhir ini jauh lebih umum digunakan dalam praktiknya, sedangkan pendekatan EBIT GAAP lebih sering diajarkan di dunia akademis.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain bunga dan amortisasi pokok wajib, biaya-biaya berikut ini juga dapat dimasukkan jika dianggap tepat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pembayaran Sewa<\/li>\n\n\n\n<li>Dividen yang lebih disukai<\/li>\n\n\n\n<li>Premi Asuransi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/debt-to-equity-ratio\/\">Debt to Equity Ratio (DER): <\/a><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/debt-to-equity-ratio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rumus<\/a><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/debt-to-equity-ratio\/\">, Kalkulator DER dan Contoh Perhitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kalkulator <em>Fixed Charge Coverage Ratio<\/em> Sesuai GAAP<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"563\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-3.jpeg\" alt=\"Fixed Charge Coverage Ratio 3\" class=\"wp-image-35408\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-3.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-3-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-3-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<!DOCTYPE html>\n<html>\n<head>\n    <style>\n        .calculator-container {\n            max-width: 500px;\n            margin: 20px auto;\n            padding: 20px;\n            border: 1px solid #ddd;\n            border-radius: 8px;\n            font-family: Arial, sans-serif;\n        }\n        .input-group {\n            margin-bottom: 15px;\n        }\n        .input-group label {\n            display: block;\n            margin-bottom: 5px;\n            font-weight: bold;\n        }\n        .input-group input {\n            width: 100%;\n            padding: 8px;\n            border: 1px solid #ddd;\n            border-radius: 4px;\n            box-sizing: border-box;\n        }\n        .calculate-btn {\n            background-color: #007bff;\n            color: white;\n            padding: 10px 15px;\n            border: none;\n            border-radius: 4px;\n            cursor: pointer;\n            width: 100%;\n            font-size: 16px;\n        }\n        .calculate-btn:hover {\n            background-color: #0056b3;\n        }\n        .result {\n            margin-top: 20px;\n            padding: 15px;\n            background-color: #f8f8f8;\n            border-radius: 4px;\n            text-align: center;\n        }\n        .result h3 {\n            margin: 0;\n            color: #333;\n        }\n    <\/style>\n<\/head>\n<body>\n    <div class=\"calculator-container\">\n        <h3 style=\"text-align: center; color: #333;\">Kalkulator Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR)<\/h3>\n        \n        <!-- Input fields -->\n        <div class=\"input-group\">\n            <label for=\"ebit\">EBIT (Laba Sebelum Bunga dan Pajak):<\/label>\n            <input type=\"number\" id=\"ebit\" placeholder=\"Masukkan EBIT\">\n        <\/div>\n        <div class=\"input-group\">\n            <label for=\"fixed-charges-before-tax\">Biaya Tetap Sebelum Pajak:<\/label>\n            <input type=\"number\" id=\"fixed-charges-before-tax\" placeholder=\"Masukkan Biaya Tetap Sebelum Pajak\">\n        <\/div>\n        <div class=\"input-group\">\n            <label for=\"interest-expense\">Beban Bunga:<\/label>\n            <input type=\"number\" id=\"interest-expense\" placeholder=\"Masukkan Beban Bunga\">\n        <\/div>\n        \n        <button class=\"calculate-btn\" onclick=\"calculateFCCR()\">Hitung FCCR<\/button>\n        \n        <!-- Result display -->\n        <div class=\"result\">\n            <h3>Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): <span id=\"fccc-result\">0<\/span><\/h3>\n        <\/div>\n    <\/div>\n\n    <script>\n        \/\/ Fungsi untuk menghitung Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR)\n        function calculateFCCR() {\n            const ebit = parseFloat(document.getElementById('ebit').value) || 0;\n            const fixedChargesBeforeTax = parseFloat(document.getElementById('fixed-charges-before-tax').value) || 0;\n            const interestExpense = parseFloat(document.getElementById('interest-expense').value) || 0;\n\n            if (ebit >= 0 && fixedChargesBeforeTax >= 0 && interestExpense >= 0) {\n                const numerator = ebit + fixedChargesBeforeTax;\n                const denominator = fixedChargesBeforeTax + interestExpense;\n                const fccr = numerator \/ denominator;\n                document.getElementById('fccc-result').textContent = fccr.toFixed(2);\n            } else {\n                document.getElementById('fccc-result').textContent = \"Harap masukkan nilai yang valid.\";\n            }\n        }\n    <\/script>\n<\/body>\n<\/html>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/asset-coverage-ratio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Asset Coverage Ratio: Rumus, Contoh, dan Kalkulator Gratisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa dengan <em>Fixed Charge Coverage Ratio<\/em> yang Baik?<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti rasio cakupan bunga (interest coverage ratio\/ICR) &#8211; juga dikenal sebagai rasio <em>times interest earned<\/em> (TIE) &#8211; semakin tinggi rasionya, semakin baik kelayakan kredit perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>FCCR = 2x \u2192 Dapat Melunasi Biaya Tetap Dua Kali<\/li>\n\n\n\n<li>FCCR = 1x \u2192 Dapat Melunasi Biaya Tetap Sekali<\/li>\n\n\n\n<li>FCCR &lt; 1x \u2192 Tidak Dapat Melunasi Biaya Tetap<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Semakin tinggi FCCR, semakin kuat kelayakan kredit perusahaan sebagai peminjam &#8211; dengan catatan semua hal lain dianggap sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan dengan FCCR yang lebih tinggi memiliki lebih sedikit pendapatan yang dihabiskan untuk biaya tetap seperti bunga, sewa, dan pembayaran pokok. Oleh karena itu, lebih banyak arus kas bebas (free cash flow\/FCF) yang tersisa.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, FCF yang lebih tinggi mengurangi risiko peminjam melewatkan pembayaran yang dijadwalkan kepada pihak ketiga dan memungkinkan lebih banyak investasi ulang dan pengeluaran diskresioner untuk mendorong pertumbuhan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/sharpe-ratio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sharpe Ratio: Rumus, Cara Hitung, dan Kalkulator Gratisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa FCF Minimum untuk Perjanjian Pinjaman?<\/h2>\n\n\n\n<p>Perjanjian pinjaman tertentu berisi persyaratan yang sebagian didasarkan pada <em>fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;(FCCR).<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yang disebut \u201cFCCR minimum\u201d sering muncul dalam fasilitas kredit dengan jaminan, misalnya revolver ABL dan pinjaman berjangka senior.<\/p>\n\n\n\n<p>Perjanjian FCCR memaksa peminjam untuk mempertahankan metrik tertentu di atas ambang batas yang ditentukan &#8211; karena FCCR yang lebih rendah memberikan risiko yang lebih besar bagi pemberi pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;minimum (FCCR) biasanya ditetapkan sekitar 1,0x hingga 1,25x.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika FCCR turun di bawah 1,0x, perusahaan akan mengubah arus kas menjadi negatif kecuali jika ada tambahan pembiayaan eksternal yang diperoleh &#8211; yang dalam skenario ini kemungkinan besar akan sulit.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, pemberi pinjaman tidak bergantung pada FCCR saja, karena FCCR adalah salah satu dari banyak metrik kredit yang membantu mereka memahami kesehatan keuangan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>FCCR vs Rasio Pendapatan Bunga Berkali-kali (TIE): Apa Perbedaannya?<\/p>\n\n\n\n<p>Baik <em>fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;(FCCR) dan rasio pendapatan bunga (TIE) secara konseptual memiliki tujuan yang sama, yang bermuara pada penentuan apakah perusahaan memiliki pendapatan yang memadai untuk memenuhi pembayaran tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/interest-coverage-ratio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Interest Coverage Ratio: Rumus, Contoh Kasus, dan Kalkulatornya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan antara FCCR dan <em>Times Interest Earned<\/em> (TIE)<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"565\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-2.jpeg\" alt=\"Fixed Charge Coverage Ratio 2\" class=\"wp-image-35407\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-2.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-2-300x170.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-2-768x434.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong><em>Fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;(FCCR)<\/strong> \u2192 Karena lebih banyak biaya seperti pembayaran sewa tahunan diperhitungkan, FCCR adalah ukuran yang relatif lebih konservatif dari kemampuan perusahaan untuk memenuhi pembayaran yang akan datang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Times Interest Earned Ratio<\/em> (TIE)<\/strong> \u2192 Dibandingkan dengan FCCR, yang pada dasarnya merupakan metrik keuangan yang lebih konservatif, rasio TIE lebih mudah dan tidak terlalu memakan waktu untuk dihitung. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, pemberi pinjaman senior yang menghindari risiko cenderung lebih memperhatikan FCCR &#8211; meskipun rasio TIE, atau <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rasio-cakupan\/\">rasio cakupan bunga<\/a>, lebih umum digunakan dalam perjanjian pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/inventory-turnover-ratio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Inventory Turnover Ratio: Pengertian, Cara Hitung, dan Analisisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Kasus Perhitungan FCCR<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam contoh ilustrasi kami, kami akan menghitung <em>fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;(FCCR) perusahaan dengan menggunakan asumsi berikut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Data Keuangan (2024)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>EBITDA = 20 Milyar<\/li>\n\n\n\n<li>Belanja modal (CapEx) = 2,5 Milyar<\/li>\n\n\n\n<li>Pajak Tunai = $5 Milyar<\/li>\n\n\n\n<li>Beban Bunga = 2,25 Milyar<\/li>\n\n\n\n<li>Pembayaran Hutang Wajib = 4 Milyar<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Setelah mengurangi belanja modal dan pajak tunai dari EBITDA, kita akan mendapatkan 12,5 milyar untuk EBITDA yang disesuaikan dengan perjanjian, yaitu jumlah pendapatan yang dinegosiasikan dengan pemberi pinjaman yang ditetapkan dalam perjanjian.<\/p>\n\n\n\n<p>EBITDA yang disesuaikan dengan perjanjian =  20 milyar &#8211; 2,5 milyar &#8211; 5 milyar = 12,5 milyar<\/p>\n\n\n\n<p>Pada langkah berikutnya, kami akan menambahkan dua biaya tetap kami &#8211; beban bunga dan pembayaran utang wajib &#8211; dengan total biaya tetap sebesar 6,25 milyar.<\/p>\n\n\n\n<p>Total Biaya Tetap = 2,25 milyar + 4 milyar = 6,25 milyar<\/p>\n\n\n\n<p>Pada langkah terakhir, kita sekarang dapat menghitung <em>fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;dengan membagi Covenant Adjusted EBITDA dengan Total Biaya Tetap.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Fixed charge coverage ratio<\/em>&nbsp;= 12,5 milyar \u00f7 6,25 milyar = 2,0x<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kasus ini, FCCR 2,0x menunjukkan bahwa pendapatan Perusahaan cukup memadai untuk melunasi total biaya tetapnya dua kali lipat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cash-conversion-ratio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengertian Cash Conversion Ratio, Cara Menghitung, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Meningkatkan  <em>Fixed Charge Coverage Ratio<\/em> Anda<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"563\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-1.jpeg\" alt=\"Fixed Charge Coverage Ratio 1\" class=\"wp-image-35406\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-1.jpeg 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-1-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-1-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Seperti yang sudah kita bahas diatas, perusahaan dengan peluang terbaik untuk mendapatkan pinjaman usaha kecil dengan suku bunga terjangkau memiliki FCCR di atas 2. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika FCCR perusahaan Anda belum mencapai angka tersebut, berikut ini beberapa cara untuk membantu menyesuaikan formula dan meningkatkan rasio Anda.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Refinancing<\/em> utang<\/strong>. Membiayai kembali hutang Anda yang ada dengan suku bunga yang lebih rendah dapat menurunkan pembayaran bunga dan dengan demikian meningkatkan FCCR Anda.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Negosiasikan sewa atau suku bunga Anda<\/strong>. Menegosiasikan pembayaran sewa atau suku bunga dapat menurunkan biaya tetap Anda. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan rasio Anda.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Turunkan biaya dengan merelokasi atau mengurangi biaya overhead<\/strong>. Menurunkan biaya keseluruhan dengan merelokasi atau mengurangi biaya overhead akan meningkatkan EBIT Anda. Hal ini memberi Anda pembilang yang lebih besar untuk perhitungan FCCR Anda, yang meningkatkan rasio Anda.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Beli peralatan bekas<\/strong>. Membeli peralatan bekas umumnya lebih murah daripada membeli atau menyewa peralatan baru. Hal ini dapat menurunkan pembayaran sewa atau meningkatkan EBIT Anda, yang berdampak positif pada FCCR Anda.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tingkatkan pendapatan<\/strong>. Meningkatkan pendapatan tanpa menghasilkan lebih banyak pengeluaran juga meningkatkan EBIT Anda dan dengan demikian meningkatkan FCCR Anda.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Perubahan ini mungkin tidak berdampak besar secara langsung, tetapi seiring waktu, membayar hutang, meningkatkan pendapatan dan menurunkan biaya akan membuat angka-angka Anda terlihat lebih baik dan meningkatkan opsi pembiayaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rasio-cakupan-kas\/\">Rasio Cakupan Kas (Cash Coverage): Rumus dan Kalkulatornya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pada Intinya&#8230;<\/h2>\n\n\n\n<p>Mengetahui kesehatan keuangan bisnis adalah hal penting jika Anda seorang pemilik bisnis dan menghitung <em>fixed charge coverage ratio<\/em> merupakan salah satu upaya yang harus Anda lakukan untuk memastikan Anda memiliki dana yang cukup untuk memastikan pembayaran utang dalam bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Melakukan penghitungan berbagai rasio keuangan dalam bisnis akan membantu Anda dalam pengambilan keputusan lebih baik dan membuat perencanaan yang matang akan keberlanjutan usaha Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun seperti yang kita tahu, banyak pemilik bisnis di Indonesia yang <em>asal <\/em>dalam menajalankan bisnis. Masih sedikit pengusaha yang <em>melek <\/em>finansial, bahkan tidak melakukan proses pencatatan akuntansi dalam operasi harian mereka dengan berbagai alasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda membutuhkan solusi akuntansi yang mudah dan praktis, Anda bisa mencoba menggunakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi<\/a> online seperti Kledo yang memiliki fitur lengkap dengan harga terjangkau.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo adalah software akuntansi online buatan Indonesia yang akan memudahkan Anda dalam proses pencatatan pembukuan terintegrasi, manajemen persediaan, pengelolaan kasir, sampai pembuatan laporan keuangan dan penghitungan rasio keuangan otomatis.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda tertarik, Anda bisa mencoba menggunakan Kledo secara gratis selama 14 hari melalui <a href=\"https:\/\/kledo.com\/page\/software-akuntansi-terbaik.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fixed charge coverage ratio (FCR) atau Rasio cakupan biaya tetap menunjukkan seberapa baik sebuah bisnis dapat membayar biaya tetapnya, termasuk pembayaran utang dan bunga. Pemberi pinjaman dan investor sering menggunakan metrik ini untuk menentukan apakah akan menyetujui aplikasi pinjaman atau berinvestasi dalam bisnis. Berikut yang perlu Anda ketahui tentang rasio cakupan biaya tetap dan cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":35409,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[14780,14778,105,14777,14779,14776,1134,1264],"class_list":["post-35398","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-cara-hitung-fccr","tag-kalkulator-fixed-charge-coverage-ratio","tag-kledo","tag-pengertian-fixed-charge-coverage-ratio","tag-rasio-cakupan-biaya-tetap","tag-rumus-fixed-charge-coverage-ratio","tag-software-akuntansi","tag-tips-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus &amp; Kalkulator Gratis - Kledo Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lebih jauh, mari kita bahas apa itu fixed charge coverage ratio berserta cara hitung, rumus, contoh kasus, dan akan memberikan kalkulator FCCR\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus &amp; Kalkulator Gratis - Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lebih jauh, mari kita bahas apa itu fixed charge coverage ratio berserta cara hitung, rumus, contoh kasus, dan akan memberikan kalkulator FCCR\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-09T05:06:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-14T03:22:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2083\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1041\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\"},\"headline\":\"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus dan Kalkulator Gratisnya\",\"datePublished\":\"2025-04-09T05:06:50+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-14T03:22:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/\"},\"wordCount\":1760,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg\",\"keywords\":[\"cara hitung FCCR\",\"kalkulator fixed charge coverage ratio\",\"kledo\",\"pengertian fixed charge coverage ratio\",\"rasio cakupan biaya tetap\",\"rumus fixed charge coverage ratio\",\"software akuntansi\",\"tips akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/\",\"name\":\"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus & Kalkulator Gratis - Kledo Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg\",\"datePublished\":\"2025-04-09T05:06:50+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-14T03:22:40+00:00\",\"description\":\"Lebih jauh, mari kita bahas apa itu fixed charge coverage ratio berserta cara hitung, rumus, contoh kasus, dan akan memberikan kalkulator FCCR\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg\",\"width\":2083,\"height\":1041,\"caption\":\"Fixed Charge Coverage Ratio banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/fixed-charge-coverage-ratio\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus dan Kalkulator Gratisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/scholar.google.com\\\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en\",\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus & Kalkulator Gratis - Kledo Blog","description":"Lebih jauh, mari kita bahas apa itu fixed charge coverage ratio berserta cara hitung, rumus, contoh kasus, dan akan memberikan kalkulator FCCR","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus & Kalkulator Gratis - Kledo Blog","og_description":"Lebih jauh, mari kita bahas apa itu fixed charge coverage ratio berserta cara hitung, rumus, contoh kasus, dan akan memberikan kalkulator FCCR","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2025-04-09T05:06:50+00:00","article_modified_time":"2025-04-14T03:22:40+00:00","og_image":[{"width":2083,"height":1041,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sugi priharto","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2"},"headline":"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus dan Kalkulator Gratisnya","datePublished":"2025-04-09T05:06:50+00:00","dateModified":"2025-04-14T03:22:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/"},"wordCount":1760,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg","keywords":["cara hitung FCCR","kalkulator fixed charge coverage ratio","kledo","pengertian fixed charge coverage ratio","rasio cakupan biaya tetap","rumus fixed charge coverage ratio","software akuntansi","tips akuntansi"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/","name":"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus & Kalkulator Gratis - Kledo Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg","datePublished":"2025-04-09T05:06:50+00:00","dateModified":"2025-04-14T03:22:40+00:00","description":"Lebih jauh, mari kita bahas apa itu fixed charge coverage ratio berserta cara hitung, rumus, contoh kasus, dan akan memberikan kalkulator FCCR","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Fixed-Charge-Coverage-Ratio-banner.jpg","width":2083,"height":1041,"caption":"Fixed Charge Coverage Ratio banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/fixed-charge-coverage-ratio\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fixed Charge Coverage Ratio (FCCR): Rumus dan Kalkulator Gratisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.","sameAs":["https:\/\/scholar.google.com\/citations?user=xnKOMmAAAAAJ&amp;hl=en","https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35398","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35398"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35398\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35496,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35398\/revisions\/35496"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35409"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35398"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35398"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35398"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}