{"id":38069,"date":"2025-07-23T15:14:15","date_gmt":"2025-07-23T08:14:15","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=38069"},"modified":"2025-07-23T15:14:22","modified_gmt":"2025-07-23T08:14:22","slug":"master-production-schedule","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/","title":{"rendered":"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika Anda bekerja di bidang produksi, Anda pasti sudah familiar dengan istilah <em>master production schedule<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Master production schedule <\/em>(MPS) adalah dokumen yang mengandung informasi mengenai hal-hal apa saja yang bisnis produksi, cara, dan kapan memproduksinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Produksi adalah proses yang kompleks, karena harus memperhatikan kapasitas produksi, inventaris, kebutuhan material, dan aspek lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, produsen membutuhkan jadwal produksi agar bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan memproduksi barang yang sebanyak dibutuhkan permintaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini, kami akan membahas lebih lanjut mengenai <em>master production schedule<\/em> seperti penggunaan, fungsi utama, dan cara membuatnya. <\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu <em>Master Production Schedule?<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Master production schedule<\/em> (MPS) adalah rencana utama yang digunakan untuk mengatur produksi barang jadi secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p>Rencana ini mencakup apa yang perlu diproduksi, berapa jumlah yang harus diproduksi, dan kapan waktu produksi tersebut harus dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Singkatnya, MPS memuat seluruh informasi penting yang berkaitan dengan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-lengkap-proses-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">proses produksi,<\/a> termasuk kerangka waktu seperti <em>manufacturing lead time<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah gambaran umum langkah-langkah proses penyusunan <em>master production schedule<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah awal adalah memahami kebutuhan pasar dan membuat perencanaan permintaan secara sistematis.<\/li>\n\n\n\n<li>Tentukan bahan baku yang Anda butuhkan dan aktifkan proses <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/perencanaan-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">perencanaan produksi<\/a> dalam rantai pasok<\/li>\n\n\n\n<li>Kembangkan proposal <em>master production schedule<\/em>. Ini merupakan rancangan awal untuk menilai apakah jadwal produksi yang direncanakan dapat dijalankan secara realistis.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan teknik <em>rough-cut capacity planning<\/em> untuk menghitung apakah kapasitas produksi Anda mampu memenuhi rencana MPS.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika proposal MPS memungkinkan untuk dijalankan, evaluasi dari sisi pelayanan pelanggan, efisiensi penggunaan sumber daya, dan investasi persediaan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah menerapkan MPS, seluruh karyawan di lantai produksi akan mengetahui dengan jelas apa yang harus mereka produksi setiap minggu. <\/p>\n\n\n\n<p><em>Master production schedule<\/em> memastikan bahwa seluruh bagian dalam bisnis Anda bergerak menuju tujuan yang sama. <\/p>\n\n\n\n<p>Perancang MPS juga dapat memprediksi hubungan antara permintaan dan pasokan, sehingga Anda tahu kapan harus meningkatkan atau mengurangi produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>MPS merupakan komponen penting dalam <em>aggregate operations plan<\/em>, yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai semua aktivitas yang perlu bisnis lakukan untuk memenuhi pesanan secara 100%.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya adalah untuk menghasilkan pesanan penjualan dan mengirimkannya tepat waktu, tanpa masalah atau cacat <em>(perfect order).<\/em><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/pos\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-1024x1024.webp\" alt=\"pos banner 3\" class=\"wp-image-37174\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-3.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-tujuan-kegiatan-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Memahami Pengertian, Jenis, dan Tujuan Kegiatan Produksi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Produsen Menggunakan <em>Master Production Schedule<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa cara produsen memanfaatkan jadwal produksi dalam operasional mereka:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Berbagi informasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Manajer produksi membuat jadwal produksi dan membagikannya kepada staf terkait. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini memastikan seluruh tim memiliki akses ke informasi yang sama dan konsisten, sehingga koordinasi kerja lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Perencanaan permintaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Perencanaan permintaan atau <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/demand-planning-perencanaan-permintaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>demand planning<\/strong><\/a><\/em> merupakan penilaian terhadap berapa banyak produk yang dapat perusahaan jual dalam jangka waktu tertentu, serta bagaimana tim produksi dapat memenuhi permintaan tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Manajer menggunakan jadwal produksi untuk memahami pola permintaan dan menyusun rencana produksi yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Optimalisasi rantai pasok<\/h3>\n\n\n\n<p>Rantai pasok mencakup bahan baku dan proses pengiriman produk jadi. <\/p>\n\n\n\n<p>MPS bisa digunakan untuk menyelaraskan proses ini, sehingga pengadaan bahan dan pengiriman produk dapat dilakukan secara efisien dan tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Peramalan produksi<\/h3>\n\n\n\n<p>Manajer produksi menggunakan MPS sebagai dasar untuk mengevaluasi hasil produksi sebelumnya dan memprediksi kebutuhan produksi di masa mendatang. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini membantu mereka dalam merencanakan kebutuhan tenaga kerja, bahan baku, serta elemen produksi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/konsep-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa itu Konsep Produksi dalam Pemasaran? Berikut Pembahasannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi Utama dari <em>Master Production Schedule<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"707\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-2.webp\" alt=\"master production schedule 2\" class=\"wp-image-38081\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-2-300x212.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-2-768x543.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa fungsi utama dari <em>master production schedule<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menguji strategi produksi<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Master production schedule<\/em> membantu manajer produksi dalam menguji strategi baru guna meningkatkan efisiensi. <\/p>\n\n\n\n<p>Melalui informasi yang tersedia, manajer dapat menilai strategi mana yang efektif, membandingkan jalur produksi yang berbeda, dan melihat perbedaan performa di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menghemat waktu<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan adanya jadwal produksi yang terstruktur, proses manajemen menjadi lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadwal ini menghilangkan pekerjaan yang bersifat repetitif dan tidak perlu, serta memperlancar alur produksi. <\/p>\n\n\n\n<p>Banyak sistem <em>master production schedule<\/em> kini sudah terotomatisasi untuk mengumpulkan data dan memperbarui status pesanan secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Meningkatkan komunikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Jadwal produksi dapat diakses oleh berbagai pihak dalam organisasi, seperti pembelian dan pengelola tenaga kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menjadikan jadwal tersebut sebagai sumber informasi dan alat komunikasi yang penting dalam menjalankan tugas harian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/perencanaan-kapasitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Perencanaan kapasitas<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p>Perencanaan kapasitas bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan seluruh sumber daya operasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketika fasilitas atau peralatan tidak digunakan secara optimal, maka kapasitas produksi tidak berjalan maksimal. <\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan penuh kapasitas dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pengolahan informasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Berbagai departemen dalam organisasi, termasuk pemasaran dan keuangan, dapat mengakses jadwal produksi untuk keperluan masing-masing. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadwal ini berfungsi sebagai alat pengolahan informasi yang berguna untuk memantau pengiriman, pesanan, titik pemesanan ulang <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/reorder-point\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">(<em>reorder points<\/em>)<\/a>, hingga manajemen persediaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/optimasi-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Melakukan Optimasi Produksi dalam Manufaktur <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja yang Harus Ada dalam <em>Master Production Schedule?<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"998\" height=\"172\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-3.webp\" alt=\"master production schedule 3\" class=\"wp-image-38082\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-3.webp 998w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-3-300x52.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-3-768x132.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 998px) 100vw, 998px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Meskipun setiap perusahaan mungkin memiliki panduan tersendiri, secara umum, berikut elemen-elemen yang sebaiknya ada dalam MPS:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perkiraan permintaan:<\/strong> Menentukan produk apa yang harus Anda produksi, dalam jumlah berapa, dan kapan. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Daftar produk:<\/strong> Berisi semua produk yang diproduksi, jumlah tiap produk, dan waktu produksi masing-masing. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tanggal mulai dan selesai produksi:<\/strong> Menunjukkan kapan produksi harus dimulai dan selesai untuk setiap <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/siklus-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">siklus.<\/a> <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nilai Produksi yang Direncanakan: <\/strong>Jumlah unit yang akan diproduksi dalam periode tertentu, misalnya mingguan. Cantumkan berapa banyak unit dari setiap variasi (warna, ukuran, dll.) yang akan diproduksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pesanan Nyata dari Pelanggan: <\/strong>Pesanan aktual yang masuk bisa memengaruhi jadwal produksi dan menyebabkan penyesuaian pada MPS. Data ini bersifat<em> real-time<\/em> dan krusial untuk menjaga fleksibilitas jadwal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pelanggan:<\/strong> Kebutuhan pelanggan, tren pasar, dan pesanan aktual semuanya memengaruhi penyusunan MPS. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Inventaris Awal dan Akhir:<\/strong> <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/inventaris-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Inventaris<\/a> awal menunjukkan stok yang tersedia di awal periode perencanaan, menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan produksi. Inventaris akhir adalah target stok di akhir periode.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Unit Tersedia untuk Dijanjikan:<\/strong> Merupakan jumlah unit yang tersedia untuk dijual setelah memperhitungkan komitmen yang sudah ada. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Stok Pengaman<\/strong>: Meski tidak selalu dicantumkan langsung dalam MPS, <em>safety stock<\/em> sangat penting untuk mengurangi risiko ketidakpastian permintaan atau gangguan pasokan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Barang dalam Proses: <\/strong>Meskipun tidak dijelaskan secara eksplisit dalam MPS, status barang yang sedang diproses perlu diperhitungkan untuk membantu pengaturan waktu produksi dan pengelolaan <em>lead time<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Biaya Produksi:<\/a><\/strong> Umumnya tidak dimasukkan langsung dalam MPS, tetapi tetap relevan  untuk mengevaluasi kelayakan produksi dan pengambilan keputusan efisiensi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sub-variasi Produk:<\/strong> Kolom tambahan yang mencatat <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/varian-produk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">varian produk<\/a> seperti ukuran atau warna. Ini membantu dalam mengelola sistem pendukung dan bisa memengaruhi penyesuaian pada MPS.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penanggalan Jadwal:<\/strong> Tambahkan penanggalan yang akurat agar proyeksi permintaan dan pengiriman tepat sasaran. Sebaiknya, bagi jadwal dalam periode bulanan dan mingguan secara fleksibel.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/faktor-yang-memengaruhi-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Faktor yang Memengaruhi Manajemen Produksi: Pembahasan Lengkap<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Membuat <em>Master Production Schedule <\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk membuat <em>master production schedule<\/em> (MPS), Anda perlu mengikuti proses tertentu agar jadwal ini berfungsi sebagaimana mestinya. <\/p>\n\n\n\n<p>Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengikuti langkah-langkah berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tinjau Kembali Keseimbangan Permintaan dan Pasokan<\/strong>: Lakukan evaluasi berkala untuk memastikan pasokan seimbang dengan permintaan. Jadwal ini akan menunjukkan apakah produksi perlu ditingkatkan atau dikurangi. <\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mulai dengan Rencana Permintaan<\/strong>: Buatlah rencana permintaan yang menggambarkan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh <em>master production schedule.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Identifikasi Bahan Baku yang Diperlukan<\/strong>: Tentukan bahan baku yang dibutuhkan dan pastikan rantai pasokan dapat mengirimkan bahan tersebut ke proses produksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kembangkan Draf Jadwal Produksi<\/strong>: Buat usulan awal <em>master production schedule<\/em> untuk memastikan jadwal tersebut mampu memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lakukan Perhitungan yang Diperlukan<\/strong>: Hitung dan evaluasi apakah draf tersebut dapat memenuhi permintaan. Perhitungan ini harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan permintaan selalu terpenuhi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Uji dan Sesuaikan dengan Sumber Daya<\/strong>: Setelah draf diuji dan dinyatakan memenuhi kebutuhan, pastikan jadwal tersebut selaras dengan layanan pelanggan, kapasitas sumber daya, dan investasi yang telah Anda keluarkan untuk persediaan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Komunikasikan Jadwal Produksi<\/strong>: Langkah berikutnya adalah menyampaikan jadwal produksi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses manufaktur. Pastikan semua tim memiliki pemahaman yang sama.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/sistem-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sistem Produksi: Pengertian Lengkap dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6 Tips Mengelola <em>Master Production Schedule<\/em> Secara Efektif<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"707\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-1.webp\" alt=\"master production schedule 1\" class=\"wp-image-38080\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-1-300x212.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-1-768x543.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Mengelola <em>Master Production Schedule<\/em> (MPS) dengan baik sangat penting untuk perencanaan produksi yang efisien dan proses manufaktur yang optimal. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut enam tips utama yang dapat membantu Anda dalam mengelola MPS secara efektif:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Seimbangkan permintaan dan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengukuran-kapasitas-produksi-dan-perencanaannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kapasitas produksi<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p>MPS yang efektif mampu menyeimbangkan antara permintaan pelanggan dan kapasitas produksi yang tersedia. <\/p>\n\n\n\n<p>Memenuhi pesanan pelanggan tepat waktu memang penting, namun jika lini produksi terlalu dipaksakan, bisa menimbulkan biaya tambahan dan penurunan efisiensi. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika kapasitas tidak dimanfaatkan secara optimal, potensi penjualan bisa hilang dan profitabilitas menurun. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, temukan keseimbangan yang sesuai dengan strategi bisnis dan kondisi pasar Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Selaraskan dengan tujuan bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p>MPS harus dirancang agar mendukung tujuan strategis perusahaan. Jika fokus utama adalah menekan biaya penyimpanan, maka MPS perlu mengadopsi pendekatan <em>just-in-time<\/em> untuk memproduksi sesuai kebutuhan. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun jika target utamanya adalah menjaga tingkat layanan yang tinggi, MPS dapat mencakup stok pengaman atau dirancang untuk bisa merespons permintaan dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tinjau dan perbarui secara berkala<\/h3>\n\n\n\n<p>Karena kondisi permintaan dan pasokan selalu berubah, MPS tidak boleh bersifat statis.<\/p>\n\n\n\n<p>Tinjau dan sesuaikan secara rutin berdasarkan data penjualan terbaru, pesanan pelanggan, kondisi inventaris, serta situasi rantai pasok. <\/p>\n\n\n\n<p>Idealnya, perbarui MPS setiap minggu agar tetap akurat dan relevan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/komponen-dan-elemen-biaya-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Komponen dan Elemen Biaya Produksi <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Libatkan berbagai departemen<\/h3>\n\n\n\n<p>Karena MPS memengaruhi banyak bagian dalam perusahaan mulai dari produksi, penjualan, hingga pengadaan, maka libatkan semua pihak yang berkepentingan dalam proses penyusunan dan evaluasinya. <\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan kolaboratif ini dapat meningkatkan akurasi proyeksi, alokasi sumber daya, dan efektivitas keseluruhan dari MPS.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Gunakan teknologi yang tepat<\/h3>\n\n\n\n<p>Manfaatkan teknologi seperti <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/program-erp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">program ERP <\/a>manufaktur yang mampu mengotomatisasi sebagian besar proses perencanaan MPS.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini menyediakan data secara <em>real-time<\/em>, mempermudah pemantauan, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan permintaan atau pasokan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga bisa menggunakan <em>tool<\/em> seperti <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi <\/a>Kledo untuk perhitungan bahan baku, membuat formula produksi, dan membuat laporan keuangan dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Pantau indikator kinerja <\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan berbagai indikator kinerja (KPI) untuk menilai efektivitas MPS, seperti <em>schedule adherence<\/em>, tingkat persediaan, utilisasi kapasitas, dan <em>on-time in-full (OTIF)<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan membandingkan performa MPS terhadap data historis, Anda bisa mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Ingat, MPS bukan alat yang cukup dibuat sekali dan dibiarkan begitu saja, ia membutuhkan pengelolaan dan penyesuaian terus-menerus agar tetap relevan dan mendorong performa produksi yang optimal.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/sistem-produksi-massal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sistem Produksi Massal: Pembahasan Lengkapnya yang Perlu Anda Tahu<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan membuat <em>Master Production Schedule<\/em> (MPS), Anda membantu menjaga keseimbangan antara permintaan pelanggan, kapasitas produksi, dan ketersediaan stok. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menyusun MPS secara terstruktur dan rutin memperbaruinya, bisnis dapat menghindari <em>overproduction<\/em>, mengurangi biaya, serta memastikan pengiriman tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dukung perencanaan Anda dengan sistem implementasi yang tepat melalui Kledo POS. Kledo POS adalah <a href=\"https:\/\/kledo.com\/pos\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">aplikasi kasir<\/a> yang terintegrasi dengan sistem akuntansi dan inventaris Kledo.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo POS membantu Anda dengan pelaporan penjualan dan pengelolaan multi cabang, sehingga Anda tahu permintaan barang Anda dari berbagai cabang dengan akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Klik tautan ini sekarang juga untuk mencoba Kledo POS.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika Anda bekerja di bidang produksi, Anda pasti sudah familiar dengan istilah master production schedule. Master production schedule (MPS) adalah dokumen yang mengandung informasi mengenai hal-hal apa saja yang bisnis produksi, cara, dan kapan memproduksinya. Produksi adalah proses yang kompleks, karena harus memperhatikan kapasitas produksi, inventaris, kebutuhan material, dan aspek lainnya. Karena itu, produsen membutuhkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":38083,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[427],"tags":[15343,5916,15342,15339,12190,15340,15338,12268],"class_list":["post-38069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-bisnis","tag-apa-itu-master-production-schedule","tag-aplikasi-kasir","tag-cara-membuat-master-production-schedule","tag-fungsi-utama-master-production-schedule","tag-kledo-pos","tag-komponen-master-production-schedule","tag-master-production-schedule","tag-software-kasir"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya - Kledo Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kami akan membahas lebih lanjut mengenai master production schedule seperti penggunaan, fungsi utama, dan cara membuatnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya - Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kami akan membahas lebih lanjut mengenai master production schedule seperti penggunaan, fungsi utama, dan cara membuatnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-23T08:14:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-23T08:14:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya\",\"datePublished\":\"2025-07-23T08:14:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-23T08:14:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/\"},\"wordCount\":1703,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/master-production-schedule-banner.webp\",\"keywords\":[\"apa itu master production schedule\",\"aplikasi kasir\",\"cara membuat master production schedule\",\"fungsi utama master production schedule\",\"Kledo Pos\",\"komponen master production schedule\",\"master production schedule\",\"software kasir\"],\"articleSection\":[\"Tips Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/\",\"name\":\"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya - Kledo Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/master-production-schedule-banner.webp\",\"datePublished\":\"2025-07-23T08:14:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-23T08:14:22+00:00\",\"description\":\"Kami akan membahas lebih lanjut mengenai master production schedule seperti penggunaan, fungsi utama, dan cara membuatnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/master-production-schedule-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/master-production-schedule-banner.webp\",\"width\":1600,\"height\":800,\"caption\":\"master production schedule banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/master-production-schedule\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya - Kledo Blog","description":"Kami akan membahas lebih lanjut mengenai master production schedule seperti penggunaan, fungsi utama, dan cara membuatnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya - Kledo Blog","og_description":"Kami akan membahas lebih lanjut mengenai master production schedule seperti penggunaan, fungsi utama, dan cara membuatnya.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2025-07-23T08:14:15+00:00","article_modified_time":"2025-07-23T08:14:22+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":800,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya","datePublished":"2025-07-23T08:14:15+00:00","dateModified":"2025-07-23T08:14:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/"},"wordCount":1703,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-banner.webp","keywords":["apa itu master production schedule","aplikasi kasir","cara membuat master production schedule","fungsi utama master production schedule","Kledo Pos","komponen master production schedule","master production schedule","software kasir"],"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/","name":"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya - Kledo Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-banner.webp","datePublished":"2025-07-23T08:14:15+00:00","dateModified":"2025-07-23T08:14:22+00:00","description":"Kami akan membahas lebih lanjut mengenai master production schedule seperti penggunaan, fungsi utama, dan cara membuatnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/master-production-schedule-banner.webp","width":1600,"height":800,"caption":"master production schedule banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/master-production-schedule\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Master Production Schedule: Fungsi dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38069"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38087,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38069\/revisions\/38087"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38083"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}