{"id":38583,"date":"2025-08-07T15:05:57","date_gmt":"2025-08-07T08:05:57","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=38583"},"modified":"2025-08-29T15:54:47","modified_gmt":"2025-08-29T08:54:47","slug":"menu-engineering","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/","title":{"rendered":"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Menu engineering<\/em> adalah kegiatan mempelajari profitabilitas dan popularitas item menu serta bagaimana pengaruhnya terhadap peletakan item pada menu.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan proses ini adalah meningkatkan keuntungan dengan meletakkan item-item secara strategis.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk bisa meng-<em>engineer<\/em> menu, Anda mesti memahami harga dan biaya untuk setiap menu beserta margin kontribusinya. <\/p>\n\n\n\n<p>Ingin tahu lebih lanjut tentang <em>menu engineering<\/em> dan cara melakukannya? Yuk, simak penjelasannya di artikel ini.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Manfaat dari <em>Menu Engineering?<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"707\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-1.webp\" alt=\"menu engineering 1\" class=\"wp-image-38596\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-1-300x212.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-1-768x543.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Selain membuat menu terlihat lebih menarik, <em>menu engineering <\/em>menawarkan sejumlah manfaat penting:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Memaksimalkan profitabilitas<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Menu engineering<\/em> membantu restoran memaksimalkan profit dengan mengidentifikasi hidangan yang memiliki margin tinggi dan populer.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menempatkan hidangan tersebut secara strategis di menu dan menggunakan deskripsi serta visual yang menarik, pelanggan akan lebih terdorong untuk memesannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, meningkatkan penjualan dan pendapatan secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Manajemen biaya<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Menu engineering<\/em> mendorong restoran untuk lebih memperhatikan biaya, dengan menganalisis biaya bahan baku dan proses pembuatan setiap hidangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Restoran dapat mengidentifikasi menu dengan biaya tinggi dan margin keuntungan rendah, lalu memilih untuk menyesuaikan harga, memodifikasi resep agar lebih menguntungkan, atau bahkan menghapus menu tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/manajemen-food-cost\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tips Manajemen Food Cost yang Lebih Baik Untuk Bisnis Restoran<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Meningkatkan pengalaman pelanggan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menampilkan hidangan populer secara menonjol dan memastikan deskripsinya jelas dan menarik, pelanggan bisa lebih mudah menentukan pilihan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, mereka juga bisa menikmati hidangan mereka tanpa merasa kewalahan atau bingung dengan pilihan menu yang tersedia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mengurangi limbah makanan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menu yang dirancang dengan baik, restoran dapat merencanakan jumlah bahan makanan dengan lebih akurat, sehingga mengurangi bahan makanan yang tidak terjual dan meminimalkan limbah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Mendorong inovasi<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Menu engineering<\/em> juga dapat mendorong inovasi dan pembaruan menu musiman. <\/p>\n\n\n\n<p>Analisis berkala terhadap performa menu memungkinkan restoran untuk bereksperimen dengan hidangan baru dan menyesuaikan menu dengan preferensi pelanggan yang terus berubah, sehingga menu tetap segar dan menarik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/desain-menu-makanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">7 Contoh Desain Menu Makanan dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan dari <em>Menu Engineering<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun <em>menu engineering<\/em> pada dasarnya merupakan proses yang bermanfaat bagi restoran, tetap ada kekurangan jika tidak diterapkan dengan tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Terlalu fokus pada keuntungan bisa mengorbankan kepuasan pelanggan dan variasi menu.<\/p>\n\n\n\n<p>Kompleksitas dalam penerapan dan kurangnya fleksibilitas juga dapat menghambat kreativitas dan eksperimen. <\/p>\n\n\n\n<p>Menekan penjualan item dengan margin tinggi secara berlebihan bisa mengecewakan pelanggan dan merusak kepercayaan jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga perlu memperhitungkan frekuensi perubahan menu. Mengubah menu secara musiman bisa memberikan kesegaran dan inovasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun jika terlalu sering seperti setiap minggu, justru bisa membuat pelanggan bingung dan enggan kembali. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk sukses, restoran harus menemukan keseimbangan antara profitabilitas dan pengalaman pelanggan, dengan meninjau menu secara berkala dan mempertimbangkan masukan pelanggan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/pos\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-1-1024x1024.webp\" alt=\"pos banner 1\" class=\"wp-image-37172\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-1-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-1-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-1-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-1-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/pos-banner-1.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/ide-menu-restoran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">7 Ide Menu Makanan Restoran dari Berbagai Konsep<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengenal Psikologi Menu untuk <em>Menu Engineering<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Psikologi menu mengacu pada cara pelanggan membaca dan membuat keputusan berdasarkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Penempatan<\/li>\n\n\n\n<li>Harga<\/li>\n\n\n\n<li>Format<\/li>\n\n\n\n<li>Warna<\/li>\n\n\n\n<li>Pola pergerakan mata<\/li>\n\n\n\n<li>Deskripsi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip psikologi menu, Anda bisa mengoptimalkan desain menu untuk meningkatkan keuntungan dengan memanipulasi elemen-elemen tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda ingin mendesain menu yang menguntungkan, perhatikan beberapa teori ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Teori Primasi dan Resensi<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em><strong>Primacy effect<\/strong>:<\/em> Item pertama yang dilihat akan lebih mudah diingat dalam jangka panjang.<\/li>\n\n\n\n<li><em><strong>Recency effect<\/strong>:<\/em> Item terakhir hanya ada dalam memori jangka pendek.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Implikasinya<\/strong>: Tempatkan item paling menguntungkan di bagian awal menu agar mudah diingat dan lebih dipilih pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <em>Eye Magnets<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Pelanggan tidak membaca menu secara urut, tapi melakukan <em>scan.<\/em> Jadi, gunakan elemen visual untuk mengarahkan mata ke item yang diinginkan, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Warna mencolok<\/li>\n\n\n\n<li>Font besar atau unik<\/li>\n\n\n\n<li>Foto<\/li>\n\n\n\n<li>Ilustrasi<\/li>\n\n\n\n<li>Ruang kosong <\/li>\n\n\n\n<li>Kotak sorotan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Gunakan <em>eye magnets<\/em> secara terbatas agar tidak berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Berikan deskripsi nostalgia dan dengan <em>storytelling<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Deskripsi menu dengan sentuhan nostalgia bisa membangkitkan emosi dan memori, seperti &#8220;Nasi Goreng ala Nenek&#8221; atau &#8220;Gudeg Masakan Ibu&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, menyisipkan cerita singkat dapat membuat item lebih berkesan.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: \u201cCa Sayur Ibu: Tahun 1965, pendiri kami Basuki tidak suka brokoli, tapi selalu makan 3 porsi Ca Sayur buatan ibunya\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan juga kata-kata deskriptif yang menggugah indra seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>&#8220;dibakar arang&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>&#8220;gurih&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>&#8220;lembut bermentega&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Contoh: \u201cRamen Kari Kelapa: Mie telur buatan tangan disiram dengan kuah gurih penuh rasa kelapa dan rempah kari\u2026\u201d<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penempatan item<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam menempatkan item juga tidak boleh asal. Idealnya, tempatkan item paling menguntungkan di awal daftar.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga bisa mengikuti prinsip Golden Triangle. Prinsip ini menjelaskan bahwa gerakan mata pelanggan biasanya membentuk pola segitiga terbalik, dari:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Sepertiga atas halaman<\/li>\n\n\n\n<li>Sudut kanan atas<\/li>\n\n\n\n<li>Lintasan ke kiri<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Tempatkan item dengan margin tinggi di dalam segitiga emas ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Pola pergerakan mata berdasarkan format menu:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Format Menu<\/th><th>Titik Paling Dilihat<\/th><th>Titik Sering Terlewat<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Satu halaman<\/td><td>Bagian atas halaman<\/td><td>Bagian bawah halaman<\/td><\/tr><tr><td>Dua panel (lipat 1x)<\/td><td>Panel kanan atas<\/td><td>Panel kiri bawah<\/td><\/tr><tr><td>Tiga panel (lipat 2x)<\/td><td>Panel ketiga atas<\/td><td>Panel pertama bawah<\/td><\/tr><tr><td>Booklet (multi-panel)<\/td><td>Bagian atas setiap halaman<\/td><td>Bagian bawah setiap halaman<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/katalog-makanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Katalog Makanan: Tips Membuat dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Melakukan <em>Menu Engineering<\/em> dan Memaksimalkan Keuntungan<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"707\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-2.webp\" alt=\"menu engineering 2\" class=\"wp-image-38597\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-2-300x212.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-2-768x543.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Meskipun waktu yang dibutuhkan bisa berbeda-beda tergantung pada banyaknya item menu, <em>menu engineering<\/em> dapat dibagi ke dalam lima langkah utama berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pilih periode waktu untuk analisis<\/li>\n\n\n\n<li>Hitung biaya menu<\/li>\n\n\n\n<li>Kategorikan item menu berdasarkan keuntungan dan popularitas<\/li>\n\n\n\n<li>Rancang ulang tampilan menu<\/li>\n\n\n\n<li>Ukur dampak dari menu yang baru<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pilih periode waktu<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah pertama, tentukan periode waktu untuk melakukan analisis. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk restoran yang sering mengganti menu berdasarkan musim atau ketersediaan bahan, akan lebih tepat untuk melakukan analisis ini bersamaan dengan perencanaan menu musiman. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan bagi restoran yang jarang mengubah menunya, analisis bisa dilakukan lebih jarang.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, bukan berarti Anda tidak perlu melakukan analisis sama sekali. Harga bahan makanan bisa berubah, dan Anda perlu menyesuaikan harga jual menu,<\/p>\n\n\n\n<p>Jika biaya bahan meningkat sementara harga menu tetap sama, margin keuntungan kotor Anda akan menyusut dan keuntungan per penjualan akan berkurang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Hitung biaya menu<\/h3>\n\n\n\n<p>Dua metrik penting untuk mengukur profitabilitas item menu adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Persentase biaya bahan makanan <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-food-cost\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">(food cost)<\/a><\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Margin kontribusi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Data ini biasanya tersedia di aplikasi kasir\/POS restoran Anda. Namun jika tidak, Anda bisa menghitungnya secara manual dengan rumus berikut:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Cara menghitung biaya bahan makanan per porsi<\/h4>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung biaya bahan makanan per porsi, daftarkan semua bahan yang digunakan untuk membuat satu hidangan, termasuk jumlah dan harga masing-masing bahan, bahkan yang kecil seperti bumbu dan garnish.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh: <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, Anda menjual burger di Surakarta dan membeli daging sapi cincang seharga Rp190.000 untuk 2,27 kg.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk satu porsi burger, Anda menggunakan 227 gram (8 ons) daging sapi. Biaya daging sapi per porsi = (227 \/ 2270) x Rp190.000 = Rp19.000<\/p>\n\n\n\n<p>Lakukan hal yang sama untuk bahan lainnya, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>227 gram daging sapi = Rp19.000<\/li>\n\n\n\n<li>1 roti burger wijen = Rp2.500<\/li>\n\n\n\n<li>1 sdm saus = Rp1.000<\/li>\n\n\n\n<li>2 iris keju lembaran = Rp5.000<\/li>\n\n\n\n<li>2 iris tomat = Rp2.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Total biaya bahan makanan per porsi burger = Rp29.500<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Cara menghitung margin kontribusi<\/h4>\n\n\n\n<p>Margin kontribusi adalah selisih antara harga jual dengan biaya bahan makanan per porsi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Margin kontribusi = Harga jual \u2013 Biaya bahan per porsi<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Jika burger Anda dijual seharga Rp55.000 dan biaya bahan per porsinya adalah Rp29.500, maka:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Contribution margin <\/em>= Rp55.000 \u2013 Rp29.500 = Rp25.500<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Margin ini menunjukkan berapa banyak keuntungan kotor yang Anda dapatkan dari satu porsi burger sebelum menghitung biaya operasional lainnya (seperti tenaga kerja, sewa, listrik, dll).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/konsep-restoran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">7 Ide Konsep Restoran dan Tips Memilihnya <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kategorikan item menu berdasarkan keuntungan dan popularitas<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Anda mengetahui berapa banyak masing-masing item menu yang terjual selama periode tertentu dan nilai <em>contribution margin<\/em>-nya, Anda bisa mengkategorikan item tersebut berdasarkan popularitas dan profitabilitas menggunakan <em>menu matrix<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap item menu akan masuk ke dalam salah satu dari empat kategori <em>menu engineering<\/em> berikut: Plowhorses, Stars, Puzzles, atau Duds. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering.webp\" alt=\"menu engineering\" class=\"wp-image-38599\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-768x768.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Plowhorses: Profitabilitas rendah, popularitas tinggi<\/h4>\n\n\n\n<p>Plowhorses adalah item menu yang populer tetapi memiliki biaya bahan baku tinggi, sehingga profitnya rendah. <\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama dalam menangani kategori ini adalah meningkatkan profitabilitas, baik dengan menaikkan harga jual, menurunkan biaya bahan, memodifikasi resep dengan bahan yang lebih murah, atau memasangkannya dengan <em>side dish<\/em> atau minuman berprofit tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan juga porsi sajinya. Jika Anda melihat pelanggan jarang menghabiskan hidangan ini, mungkin Anda bisa mengurangi porsinya sedikit untuk meminimalisir limbah makanan dan biaya per porsi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Stars: Profitabilitas tinggi, popularitas tinggi<\/h4>\n\n\n\n<p>Stars adalah item menu paling ideal karena biaya pembuatannya rendah dan pelanggan memesannya secara rutin. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk kategori ini, tidak perlu banyak perubahan. Fokuslah untuk mempertahankan kualitas dan mempromosikannya secara maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan desain menu Anda menonjolkan Stars dengan visual yang menarik, agar pelanggan lebih terdorong untuk memesannya dan restoran dapat memaksimalkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Puzzles: Profitabilitas tinggi, popularitas rendah<\/h4>\n\n\n\n<p>Puzzles adalah item menu yang secara profit menguntungkan, tetapi kurang populer. Coba cari tahu alasannya: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apakah item ini kurang menonjol di menu? <\/li>\n\n\n\n<li>Apakah deskripsinya kurang menarik? <\/li>\n\n\n\n<li>Apakah perlu dipromosikan di media sosial seperti Instagram? <\/li>\n\n\n\n<li>Apakah harganya terlalu tinggi?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Semua hal ini bisa memengaruhi popularitas menu. Lakukan eksperimen dan pantau hasil perubahan terhadap angka penjualan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Duds: Profitabilitas rendah, popularitas rendah<\/h4>\n\n\n\n<p>Duds adalah item menu yang mahal dan jarang dipesan. Item Duds menghabiskan tempat dan bisa mengalihkan perhatian pelanggan dari Stars dan Puzzles.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menanganinya, Anda bisa menghapusnya dari menu, mengecilkan tampilannya, atau mengubah harga dan bahan berdasarkan masukan pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika setelah diubah hasilnya tetap tidak baik, pertimbangkan untuk menghilangkannya secara permanen.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/tantangan-keuangan-restoran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">9 Tantangan Keuangan Restoran dan Strategi Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Rancang ulang menu Anda<\/h3>\n\n\n\n<p>Kini saatnya menggunakan <em>menu matrix<\/em> sebagai dasar untuk merancang ulang tampilan dan susunan menu Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain data kuantitatif dari penjualan dan kontribusi margin, Anda juga perlu mengumpulkan data kualitatif dari pelayan dan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanyakan pada pelayan Anda:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menu mana yang paling mudah mereka jual?<\/li>\n\n\n\n<li>Item mana yang sulit mereka promosikan?<\/li>\n\n\n\n<li>Hidangan apa yang sering mendapat keluhan dari pelanggan?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa mengirimkan survei kepada pelanggan atau anggota program loyalitas Anda. Ajukan pertanyaan seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apa yang mereka sukai dari restoran Anda?<\/li>\n\n\n\n<li>Apa yang ingin mereka lihat diperbaiki?<\/li>\n\n\n\n<li>Menu apa yang paling dan paling tidak mereka sukai?<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah mereka merasa pilihannya sudah cukup?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Gabungkan data kuantitatif dari <em>menu matrix<\/em> dan informasi kualitatif dari survei serta informasi dari staf untuk membantu menentukan menu mana yang akan masuk ke versi final dari menu yang telah direkayasa ulang (<em>re-engineered menu<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Ukur Dampak dari Menu Baru Anda<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Anda menyelesaikan <em>menu redesign<\/em> dan menu baru telah diterapkan selama sekitar satu bulan, saatnya untuk melihat data penjualan dan mengevaluasi apakah perubahan yang Anda buat berdampak secara finansial.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apakah penjualan <em>puzzles<\/em> dan <em>stars<\/em> meningkat?<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah keuntungan bersih bulan ini lebih tinggi daripada bulan-bulan sebelumnya?<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah biaya bahan makanan menurun?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Berdasarkan temuan Anda, Anda bisa terus menyempurnakan menu lama, menguji hidangan baru, dan memikirkan ulang tata letak menu. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu hal menarik dari menu restoran adalah bahwa selalu ada ruang untuk perbaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama proses pengujian, pastikan Anda melacak hasilnya agar tahu apa yang berhasil dan apa yang tidak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-inspirasi-foto-makanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">9 Contoh Inspirasi Foto Makanan dan Tips Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Menu engineering<\/em> adalah strategi yang menggabungkan psikologi, data penjualan, dan desain untuk meningkatkan keuntungan bisnis restoran secara signifikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami perilaku pelanggan dan menempatkan item secara strategis di menu, Anda bisa mendorong penjualan produk dengan margin tertinggi tanpa perlu menurunkan kualitas atau menaikkan harga secara agresif.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, agar strategi ini benar-benar efektif, Anda membutuhkan data yang akurat dan real-time. Anda bisa mendapatkan data dari <a href=\"https:\/\/kledo.com\/pos\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">aplikasi kasir<\/a> seperti Kledo POS.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo POS juga terintegrasi dengan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi <\/a>Kledo yang bisa menghitung food cost, mencatat seluruh biaya, dan juga menghasilkan laporan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, klik <a href=\"https:\/\/kledo.com\/pos\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini <\/a>untuk mencoba Kledo POS dan mempermudah <em>menu engineering<\/em> Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menu engineering adalah kegiatan mempelajari profitabilitas dan popularitas item menu serta bagaimana pengaruhnya terhadap peletakan item pada menu. Tujuan proses ini adalah meningkatkan keuntungan dengan meletakkan item-item secara strategis. Untuk bisa meng-engineer menu, Anda mesti memahami harga dan biaya untuk setiap menu beserta margin kontribusinya. Ingin tahu lebih lanjut tentang menu engineering dan cara melakukannya? [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":38600,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[427],"tags":[15491,15488,12190,15489,15487],"class_list":["post-38583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-bisnis","tag-cara-melakukan-menu-engineering","tag-kekurangan-menu-engineering","tag-kledo-pos","tag-manfaat-menu-engineering","tag-menu-engineering"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering - Kledo Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ingin tahu lebih lanjut tentang menu engineering dan cara melakukannya? Yuk, simak penjelasannya di artikel ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering - Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ingin tahu lebih lanjut tentang menu engineering dan cara melakukannya? Yuk, simak penjelasannya di artikel ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-07T08:05:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-29T08:54:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1601\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"801\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering\",\"datePublished\":\"2025-08-07T08:05:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-29T08:54:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/\"},\"wordCount\":1805,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/menu-engineering-banner.webp\",\"keywords\":[\"cara melakukan menu engineering\",\"kekurangan menu engineering\",\"Kledo Pos\",\"manfaat menu engineering\",\"menu engineering\"],\"articleSection\":[\"Tips Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/\",\"name\":\"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering - Kledo Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/menu-engineering-banner.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-07T08:05:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-29T08:54:47+00:00\",\"description\":\"Ingin tahu lebih lanjut tentang menu engineering dan cara melakukannya? Yuk, simak penjelasannya di artikel ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/menu-engineering-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/menu-engineering-banner.webp\",\"width\":1601,\"height\":801},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/menu-engineering\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering - Kledo Blog","description":"Ingin tahu lebih lanjut tentang menu engineering dan cara melakukannya? Yuk, simak penjelasannya di artikel ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering - Kledo Blog","og_description":"Ingin tahu lebih lanjut tentang menu engineering dan cara melakukannya? Yuk, simak penjelasannya di artikel ini.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2025-08-07T08:05:57+00:00","article_modified_time":"2025-08-29T08:54:47+00:00","og_image":[{"width":1601,"height":801,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering","datePublished":"2025-08-07T08:05:57+00:00","dateModified":"2025-08-29T08:54:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/"},"wordCount":1805,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-banner.webp","keywords":["cara melakukan menu engineering","kekurangan menu engineering","Kledo Pos","manfaat menu engineering","menu engineering"],"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/","name":"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering - Kledo Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-banner.webp","datePublished":"2025-08-07T08:05:57+00:00","dateModified":"2025-08-29T08:54:47+00:00","description":"Ingin tahu lebih lanjut tentang menu engineering dan cara melakukannya? Yuk, simak penjelasannya di artikel ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menu-engineering-banner.webp","width":1601,"height":801},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/menu-engineering\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Tingkatkan Keuntungan Restoran dengan Menu Engineering"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38583"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39462,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38583\/revisions\/39462"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}