{"id":41437,"date":"2025-10-22T15:23:29","date_gmt":"2025-10-22T08:23:29","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=41437"},"modified":"2025-10-22T15:23:40","modified_gmt":"2025-10-22T08:23:40","slug":"factory-overhead","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/","title":{"rendered":"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead"},"content":{"rendered":"\n<p>Apakah Anda seorang pemilik bisnis atau berencana untuk menjadi salah satunya? Jika ya, Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah <em>factory overhead.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah biaya yang bisnis keluarkan untuk menutup proses produksi, tapi tidak termasuk biaya tenaga kerja dan biaya bahan baku langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita tahu bahwa memproduksi sesuatu bukanlah proses yang murah, dan ada banyak sekali biaya yang harus dikeluarkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, penting untuk mengetahui dan menghitung biaya-biaya yang akan Anda keluarkan, termasuk <em>factory overhead<\/em> ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas pengertian biaya<em> factory overhead,<\/em> komponen utama, cara menghitungnya, hingga cara menguranginya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian <em>Factory Overhead<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika Anda memiliki atau berencana memulai bisnis, Anda tentu tahu bahwa proses produksi membutuhkan berbagai biaya operasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain bahan baku dan infrastruktur, ada juga <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-langsung-dan-tidak-langsung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">biaya tidak langsung<\/a> yang muncul selama produksi dan tidak bisa dikaitkan langsung dengan pembuatan produk. <\/p>\n\n\n\n<p>Biaya inilah yang disebut<em> factory overhead.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Factory overhead<\/em> adalah <strong>jumlah semua biaya manufaktur kecuali <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-tenaga-kerja-langsung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">biaya tenaga kerja langsung <\/a>atau bahan baku langsung. <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, dalam pabrik pembuat gitar, biaya kayu dan bahan baku bisa dihitung secara langsung. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, penggunaan listrik, asuransi, sewa, perawatan bangunan dan peralatan, serta pajak properti tidak bisa dikaitkan dengan satu gitar saja. <\/p>\n\n\n\n<p>Meski demikian, biaya-biaya ini tetap penting dan tidak bisa dihindari dalam proses produksi.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 3\" class=\"wp-image-37163\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-biaya-overhead-pabrik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Biaya Overhead Pabrik (BOP) dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tiga Komponen Utama dalam <em>Factory Overhead <\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Biaya <em>factory overhead<\/em> terdiri dari tiga bagian utama yang mendukung kelancaran proses produksi dalam sebuah perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Tiga bagian tersebut meliputi:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Biaya tenaga kerja tidak langsung<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu komponen terbesar dari<em> factory overhead <\/em>adalah biaya tenaga kerja tidak langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Tenaga kerja ini mencakup <strong>karyawan yang tidak terlibat langsung dalam proses produksi, namun pekerjaannya membantu kelancaran operasi pabrik<\/strong>. <\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah manajer, auditor, petugas kebersihan, teknisi perbaikan, sopir, petugas pemeliharaan, staf logistik, dan pekerja pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun tidak terlibat langsung dalam pembuatan produk, kontribusi mereka sangat penting bagi keberhasilan perusahaan karena mendukung keseluruhan proses produksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Biaya bahan tidak langsung dalam proses produksi<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika membahas bahan baku, biasanya yang disebut adalah bahan utama yang digunakan langsung untuk membuat produk. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, ada juga bahan yang dibutuhkan sepanjang proses produksi tanpa menjadi bagian dari produk akhir. Bahan-bahan ini disebut <strong>bahan tidak langsung<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya termasuk minyak pelumas, bahan pembersih, alat pelindung diri, lakban, perekat, dan bahan penunjang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya yang timbul dari penggunaan bahan-bahan ini juga termasuk dalam kategori <em>factory overhead.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Biaya yang berkaitan dengan fasilitas pabrik<\/h3>\n\n\n\n<p>Menjalankan pabrik membutuhkan biaya yang berkelanjutan, bukan hanya biaya awal saat mendirikannya saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menjaga kualitas pabrik dan proses produksi, bisnis harus menanggung berbagai <strong>biaya pemeliharaan dan operasional.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Biaya ini mencakup pengeluaran tetap non-produksi seperti sewa, lisensi, asuransi, utilitas, energi, pemeliharaan, serta depresiasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada pula <strong><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-variabel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">biaya variabel<\/a> <\/strong>yang berubah tergantung pada jumlah produksi, seperti penggunaan bahan tidak langsung dan listrik.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua biaya tidak langsung ini digolongkan sebagai <em>factory overhead.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/manufacturing-overhead-control\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Manufacturing Overhead Control: Pembahasan Lengkap dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menghitung <em>Factory Overhead?<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-1.webp\" alt=\"factory overhead 1\" class=\"wp-image-41477\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-1-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-1-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ada bermacam-macam cara untuk menghitung <em>factory overhead<\/em> tergantung pada jenis biayanya. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut X rumus yang biasa digunakan untuk menghitungnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Factory Overhead<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini rumus dasar yang paling sederhana, di mana semua pengeluaran di dalamnya digunakan untuk mendukung proses produksi, namun tidak dapat dikaitkan secara langsung dengan produk tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Factory Overhead = Tenaga Kerja Tidak Langsung + Bahan Tidak Langsung + Biaya Overhead Pabrik Lainnya<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <em>Fixed Manufacturing Overhead <\/em>(FMOH)<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Fixed Manufacturing Overhead<\/em> mencakup <strong>biaya <em>overhead<\/em> yang tidak bergantung pada volume produksi<\/strong>, seperti sewa pabrik, gaji tenaga kerja tetap, dan depresiasi aset tetap (misalnya gedung, furnitur, atau peralatan kantor).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>FMOH = (Total Biaya Tetap \u2212 Biaya Variabel per Unit) \u00d7 Jumlah Unit yang Diproduksi<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <em>Variable Manufacturing Overhead <\/em>(VMOH)<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Variable Manufacturing Overhead <\/em>adalah <strong>total biaya overhead pabrik yang berubah sesuai dengan volume produksi<\/strong>. Contohnya meliputi biaya listrik, air, dan bahan bakar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>VMOH = Tarif Overhead Variabel \u00d7 Jumlah Unit yang Diproduksi<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Semi-variable Manufacturing Overhead (SVMOH)<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Semi-variable Manufacturing Overhead<\/em> merupakan <strong>kombinasi antara <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-tetap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">biaya tetap<\/a> dan biaya variabel. <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Biaya ini tetap harus dikeluarkan meskipun aktivitas produksi berhenti, seperti tagihan utilitas dan komisi penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>SVMOH = Biaya Tetap + (Biaya Variabel per Unit \u00d7 Total Unit Produksi)<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-biaya-tetap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Menghitung Biaya Tetap Beserta Rumusnya <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. <em>Applied Manufacturing Overhead <\/em>(AMOH)<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Applied Manufacturing Overhead <\/em>digunakan untuk menghitung <em>biaya overhead<\/em> yang dialokasikan pada produk tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Metode ini membantu pengendalian biaya, pengambilan keputusan, dan penilaian profitabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>AMOH = Tarif Overhead yang Telah Ditentukan \u00d7 Aktivitas Aktual<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Persentase terhadap Biaya Bahan Langsung<\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini umum digunakan jika biaya <em>Factory Overhead<\/em> cukup besar dibandingkan total <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">biaya produksi<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Menghitung persentase terhadap biaya bahan baku langsung membantu bisnis dalam mengontrol biaya dan menentukan strategi harga yang lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Persentase terhadap Biaya Bahan Langsung = (Biaya Bahan Langsung \/ Factory Overhead) \u00d7 100<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Persentase terhadap Biaya Tenaga Kerja Langsung<\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini menunjukkan persentase total <em>Factory Overhead<\/em> terhadap biaya tenaga kerja langsung. <\/p>\n\n\n\n<p>Rasio ini membantu menilai efisiensi tenaga kerja dibandingkan dengan biaya overhead.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Persentase terhadap Biaya Tenaga Kerja Langsung = (Biaya Tenaga Kerja Langsung \/ Total Factory Overhead) \u00d7 100<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Persentase terhadap Biaya Utama<\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini menunjukkan rasio biaya<em> Factory Overhead<\/em> terhadap <em>Prime Cost <\/em>(biaya utama, yaitu bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung). <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan rumus ini, perusahaan dapat menganalisis kontribusi overhead terhadap total biaya utama untuk perencanaan keuangan yang lebih akurat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Persentase terhadap Biaya Utama = (Biaya Factory Overhead \/ Biaya Utama) \u00d7 100<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-dan-cara-hitung-prime-cost\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengertian Prime Cost, Komponen, dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Kelebihan dan Kekurangan Menentukan <em>Factory Overhead <\/em>dalam Perusahaan?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-2.webp\" alt=\"factory overhead 2\" class=\"wp-image-41478\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Menentukan<em> factory overhead <\/em>memiliki manfaat sekaligus tantangan tersendiri. Berikut penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Menentukan laba dengan lebih akurat<\/strong>: Menghitung laba penting untuk menilai kesehatan keuangan bisnis. Tanpa perhitungan yang tepat, model bisnis bisa gagal dan menimbulkan kerugian besar. Dengan menghitung <em>factory overhead<\/em>, perusahaan dapat mengetahui pertumbuhan laba dengan lebih akurat karena mencakup seluruh biaya dan investasi tidak langsung yang dikeluarkan selama proses produksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mendukung analisis kompetitor<\/strong>: Dalam dunia bisnis yang kompetitif, memahami strategi pesaing sangatlah penting. Menentukan <em>factory overhead<\/em> membantu perusahaan melakukan analisis perbandingan (<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/benchmarking-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">benchmarking)<\/a><\/em> dan menilai seberapa efisien kinerja pesaing dalam industri yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengidentifikasi peluang perbaikan efisiensi<\/strong>: Dengan memahami komposisi <em>factory overhead,<\/em> perusahaan dapat menilai apakah biaya tidak langsungnya lebih tinggi dibandingkan pesaing. Jika hasil evaluasi menunjukkan adanya ketidakefisienan, perusahaan bisa segera mengambil tindakan  untuk meningkatkan daya saing.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ketergantungan pada dasar alokasi yang tidak selalu relevan<\/strong>: Dalam banyak kasus, alokasi <em>factory overhead<\/em> bergantung pada jam kerja atau jam penggunaan mesin. Namun, tidak semua jenis biaya <em>overhead<\/em> berkaitan langsung dengan parameter tersebut, misalnya biaya sewa gedung atau pajak keamanan yang tidak terpengaruh oleh waktu kerja atau aktivitas produksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sulit dikendalikan dan dipantau<\/strong>: Biaya tidak langsung dalam proses produksi umumnya sulit dikontrol dan dimonitor, berbeda dengan biaya langsung yang lebih mudah diatur. Hal ini membuat penentuan<em> factory overhead<\/em> sering kali sulit untuk ditelusuri secara spesifik karena tidak berhubungan langsung dengan produk akhir.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Proses perhitungan yang kompleks dan memakan waktu<\/strong>: Mengidentifikasi biaya <em>factory overhead<\/em> bisa menjadi proses yang rumit dan melelahkan, karena tidak ada satu metode tunggal yang benar-benar objektif. Selain itu, proses ini juga bisa memakan waktu dan mengganggu produktivitas tim keuangan perusahaan, sehingga hasil estimasinya kadang tidak sepenuhnya akurat.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/perbedaan-biaya-langsung-dan-tidak-langsung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengertian Biaya Langsung &amp; Bedanya Dengan Biaya Tidak Langsung<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">10 Cara Menghemat Biaya<em> Factory Overhead<\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-3.webp\" alt=\"factory overhead 3\" class=\"wp-image-41479\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-3-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Kalau Anda merasa biaya overhead di bisnis terlalu tinggi, sebenarnya masih ada banyak cara untuk menekannya lewat pengelolaan operasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut 10 tips mudah yang bisa Anda coba:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Mulai dari pemetaan proses produksi (<em>Value Stream Mapping<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah pertama untuk menekan biaya produksi adalah memahami seluruh proses kerja di pabrik, mulai dari bahan baku sampai produk dikirim ke pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan membuat <em>value stream map<\/em>, Anda bisa melihat bagian mana yang boros waktu atau biaya, lalu mencari cara agar prosesnya bisa menjadi lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Rawat peralatan secara rutin<\/h3>\n\n\n\n<p>Merawat mesin secara rutin sangat penting agar produksi tidak berhenti tiba-tiba. Kalau satu mesin rusak, kapasitas produksi bisa langsung turun dan biaya akan membengkak. <\/p>\n\n\n\n<p>Tapi dengan melakukan perawatan rutin, Anda bisa mencegah kerusakan besar dan menghemat biaya penggantian suku cadang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Gunakan teknologi untuk pemeliharaan prediktif<\/h3>\n\n\n\n<p>Sekarang banyak pabrik memakai sensor dan analisis data untuk memantau kondisi mesin secara <em>real-time.<\/em> Jadi sebelum mesin rusak, sistem sudah bisa memberi peringatan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, Anda bisa melakukan perbaikan lebih awal, mengurangi waktu berhenti produksi, dan memperpanjang umur mesin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kurangi pergantian produksi yang terlalu sering<\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau satu mesin digunakan untuk banyak produk, proses ganti produksi (<em>changeover<\/em>) bisa memakan waktu dan biaya. <\/p>\n\n\n\n<p>Pembersihan, pemindahan bahan, dan penyesuaian alat membuat produksi jadi tidak efisien. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, coba kurangi variasi produk dan fokus pada produk yang paling laku supaya proses berjalan lebih lancar dan biaya lebih hemat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Perpanjang waktu produksi untuk produk tertentu<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan perencanaan yang lebih baik, Anda bisa menjalankan produksi untuk satu produk dalam waktu lebih lama. Cara ini lebih efisien daripada sering mengganti jenis produk. <\/p>\n\n\n\n<p>Banyak perusahaan makanan sekarang menyesuaikan diri dengan memproduksi stok lebih banyak agar siap menghadapi permintaan tinggi atau gangguan pasokan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/analisis-biaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Analisis Biaya: Pengertian, Tujuan, Cara Hitung, &amp; Waktu Digunakan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Tingkatkan efisiensi di <em>back office<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan lupa, biaya tidak hanya berasal dari lantai produksi, tapi juga dari bagian kantor seperti administrasi, pembayaran, dan layanan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Coba manfaatkan sistem otomatisasi agar pekerjaan lebih cepat dan akurat, sehingga biaya operasional bisa berkurang dan keuntungan meningkat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Gunakan model kerja hybrid<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan memberi kesempatan karyawan untuk bekerja dari rumah beberapa hari, Anda bisa menghemat biaya sewa.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pengeluaran untuk listrik, air, dan perlengkapan kantor juga bisa berkurang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Kerja sama dan negosiasi ulang kontrak<\/h3>\n\n\n\n<p>Secara rutin, lakukan negosiasi ulang dengan pemasok atau vendor untuk memastikan Anda mendapat harga terbaik. <\/p>\n\n\n\n<p>Pertimbangkan juga kontrak jangka panjang jika bisa memberikan potongan harga tambahan. Cara ini efektif untuk menjaga biaya tetap rendah tanpa mengorbankan kualitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Kelola stok dan bahan baku dengan akurat<\/h3>\n\n\n\n<p>Mengurangi pemborosan bahan baku dan produk sudah lama menjadi cara paling efektif untuk menurunkan biaya produksi. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, penting untuk memastikan pencatatan stok selalu akurat dan <em>up to date. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda kesulitan dalam proses ini, Anda bisa menggunakan software akuntansi Kledo. Kledo menyederhanakan kerumitan akuntansi di bisnis manufaktur dengan mengontrol stok yang keluar masuk secara real-time.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Kledo juga menyediakan fitur<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/stock-opname\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> stock opname<\/a><\/em>, pemantauan biaya operasional, pembuatan formula produksi, mendukung pemindaian dengan barcode.  <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Tutorial Cara Mencatat Proses Produksi dan Menjual Produk Manufaktur\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/3NdMFRhc2zE?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Terapkan penghematan energi<\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan peralatan yang hemat energi dan dorong karyawan untuk lebih bijak dalam menggunakan listrik. <\/p>\n\n\n\n<p>Berinvestasilah pada alat hemat energi, karena ini memberikan penghematan besar dalam jangka panjang. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/analisis-biaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Analisis Biaya: Pengertian, Tujuan, Cara Hitung, &amp; Waktu Digunakan<\/a> <\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Mengelola <em>factory overhead<\/em> memang membutuhkan strategi yang cermat dan konsisten, mulai dari efisiensi proses produksi, perawatan mesin, hingga pengelolaan energi dan persediaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Semua langkah ini bertujuan agar biaya tidak membengkak dan keuntungan bisnis tetap optimal. Namun, mencatat semua biaya ini sangatlah merepotkan dan memakan waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, gunakan software akuntansi Kledo untuk mencatat biaya produksi dan <em>overhead<\/em>, mencatat transaksi secara real-time, serta membuat laporan keuangan lengkap hanya dalam hitungan detik. <\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, jadikan pencatatan keuangan bisnis Anda menjadi lebih baik dengan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi<\/a> Kledo! Coba sekarang juga lewat <a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini. <\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Anda seorang pemilik bisnis atau berencana untuk menjadi salah satunya? Jika ya, Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah factory overhead. Ini adalah biaya yang bisnis keluarkan untuk menutup proses produksi, tapi tidak termasuk biaya tenaga kerja dan biaya bahan baku langsung. Kita tahu bahwa memproduksi sesuatu bukanlah proses yang murah, dan ada banyak sekali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":41482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[15869,15871,15867,105,15868,1134,1264,15890],"class_list":["post-41437","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-cara-menghitung-factory-overhead","tag-cara-mengurangi-biaya-factory-overhead","tag-factory-overhead","tag-kledo","tag-komponen-utama-factory-overhead","tag-software-akuntansi","tag-tips-akuntansi","tag-tips-manufaktur"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead - Kledo Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Factory overhead adalah jumlah semua biaya manufaktur kecuali biaya tenaga kerja langsung atau bahan baku langsung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead - Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Factory overhead adalah jumlah semua biaya manufaktur kecuali biaya tenaga kerja langsung atau bahan baku langsung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-22T08:23:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-22T08:23:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead\",\"datePublished\":\"2025-10-22T08:23:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-22T08:23:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/\"},\"wordCount\":1771,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp\",\"keywords\":[\"cara menghitung factory overhead\",\"cara mengurangi biaya factory overhead\",\"factory overhead\",\"kledo\",\"komponen utama factory overhead\",\"software akuntansi\",\"tips akuntansi\",\"tips manufaktur\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/\",\"url\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/\",\"name\":\"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead - Kledo Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp\",\"datePublished\":\"2025-10-22T08:23:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-22T08:23:40+00:00\",\"description\":\"Factory overhead adalah jumlah semua biaya manufaktur kecuali biaya tenaga kerja langsung atau bahan baku langsung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp\",\"width\":1600,\"height\":800,\"caption\":\"factory overhead banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\",\"https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead - Kledo Blog","description":"Factory overhead adalah jumlah semua biaya manufaktur kecuali biaya tenaga kerja langsung atau bahan baku langsung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead - Kledo Blog","og_description":"Factory overhead adalah jumlah semua biaya manufaktur kecuali biaya tenaga kerja langsung atau bahan baku langsung.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2025-10-22T08:23:29+00:00","article_modified_time":"2025-10-22T08:23:40+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":800,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead","datePublished":"2025-10-22T08:23:29+00:00","dateModified":"2025-10-22T08:23:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/"},"wordCount":1771,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp","keywords":["cara menghitung factory overhead","cara mengurangi biaya factory overhead","factory overhead","kledo","komponen utama factory overhead","software akuntansi","tips akuntansi","tips manufaktur"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/","name":"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead - Kledo Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp","datePublished":"2025-10-22T08:23:29+00:00","dateModified":"2025-10-22T08:23:40+00:00","description":"Factory overhead adalah jumlah semua biaya manufaktur kecuali biaya tenaga kerja langsung atau bahan baku langsung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/factory-overhead-banner.webp","width":1600,"height":800,"caption":"factory overhead banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/factory-overhead\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Tips Menghemat Biaya Factory Overhead"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41437","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41437"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41437\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41537,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41437\/revisions\/41537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}