{"id":41589,"date":"2025-10-29T15:41:28","date_gmt":"2025-10-29T08:41:28","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=41589"},"modified":"2025-10-29T15:41:38","modified_gmt":"2025-10-29T08:41:38","slug":"balance-sheet-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/","title":{"rendered":"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika Anda bekerja di bidang akuntansi atau keuangan, pasti Anda sudah pernah mendengar istilah balance sheet.<\/p>\n\n\n\n<p>Balance sheet atau neraca keuangan merupakan salah satu laporan keuangan perusahaan yang terpenting.<\/p>\n\n\n\n<p>Laporan ini menyajikan informasi mengenai total aset, beban, dan kekayaan bersih, sehingga Anda bisa tahu bagaimana kondisi kesehatan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas apa saja yang termasuk ke dalam <em>balance sheet<\/em>, cara menggunakannya, hinga langkah untuk menyusunnya. <\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja yang Termasuk dalam <em>Balance Sheet<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Balance sheet <\/em>atau neraca sebuah perusahaan mencakup segala sesuatu yang perusahaan miliki dan yang menjadi kewajibannya; dengan kata lain, seluruh <strong>aset<\/strong> dan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/liabilitas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>liabilitas<\/strong><\/a>nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Neraca juga menunjukkan <strong>ekuitas pemilik atau pemegang saham<\/strong> di perusahaan, yang nilainya sama dengan selisih antara aset dan liabilitas. <\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, perusahaan membuat<em> balance sheet <\/em>setidaknya sekali dalam setahun, dan sering kali juga setiap kuartal atau bahkan bulanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Balance sheet memberikan wawasan tentang kesehatan keuangan perusahaan secara keseluruhan, termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apakah aset perusahaan lebih besar dari liabilitasnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Berapa banyak dana yang saat ini diinvestasikan dalam bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Laba yang ditahan di dalam bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Berapa banyak utang yang dimiliki perusahaan, dan berapa besar bagian utang tersebut yang jatuh tempo dalam waktu dekat.<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah perusahaan kemungkinan dapat meminjam uang dengan mudah jika dibutuhkan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Meskipun neraca memuat banyak informasi keuangan yang berguna, laporan ini tidak menunjukkan pendapatan, pengeluaran, atau arus kas perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menganalisis hal-hal tersebut, Anda perlu melihat dua laporan keuangan lainnya: <em>income statement<\/em> (<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-laporan-laba-rugi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">laporan laba rugi<\/a>) yang menampilkan pendapatan dan pengeluaran, serta <em>cash flow statement<\/em> (<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-arus-kas-perusahaan-dagang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">laporan arus kas<\/a>) yang menunjukkan perubahan jumlah kas yang tersedia.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=banner+blog&amp;utm_campaign=blog+kledo&amp;utm_id=banner\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 1\" class=\"wp-image-37161\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-membaca-laporan-keuangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Membaca Laporan Keuangan untuk Pemula<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana<em> Balance Sheet<\/em> Digunakan?<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Balance sheet<\/em> berperan penting dalam menilai kesehatan keuangan dan kinerja suatu perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah penjelasannya secara lebih spesifik:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Analisis keuangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Anda bisa menggunakan neraca untuk menganalisis posisi keuangan perusahaan dengan berbagai cara. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, dengan membandingkan liabilitas dan aset, Anda dapat <strong>melihat apakah perusahaan memiliki beban utang yang terlalu tinggi. <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda dapat <strong>menilai <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/solvabilitas-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">solvabilitas<\/a> jangka panjang <\/strong>dengan melihat apakah perusahaan memiliki aset yang cukup untuk menutupi kewajiban jangka panjangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sini, Anda juga bisa <strong>mengetahui kemampuan perusahaan untuk menahan lab<\/strong>a dan apakah perusahaan mungkin tidak perlu terlalu bergantung pada utang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Analisis rasio<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Balance sheet <\/em>berisi data penting yang dapat digunakan untuk menghitung rasio-rasio tertentu guna membantu analisis keuangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, dengan menghitung <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/debt-to-equity-ratio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">debt-to-equity ratio<\/a><\/em> (rasio utang terhadap ekuitas) melalui pembagian antara liabilitas dan ekuitas pemegang saham.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini, angka yang tinggi menunjukkan ketergantungan perusahaan yang berlebihan pada utang, sementara angka yang rendah menandakan pondasi investasi yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagian ekuitas pemegang saham dalam<em> balance sheet<\/em> juga dapat dikombinasikan dengan bagian laba dalam <em>income statement<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketika laba dibagi dengan ekuitas, hasilnya adalah<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/return-on-equity\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> <em>return on equity<\/em><\/a><em> (ROE)<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>ROE yang tinggi menunjukkan bahwa modal investor digunakan secara efektif untuk menghasilkan laba signifikan, sedangkan ROE yang rendah menunjukkan bahwa investasi tersebut belum memberikan hasil yang optimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Perbandingan dan analisis tren<\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun neraca memberikan gambaran keuangan pada satu titik waktu, melihat <em>balance sheet<\/em> dari waktu ke waktu dapat membantu mengidentifikasi tren, seperti apakah perusahaan semakin baik dalam mengelola utangnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Membandingkan <em>balance sheet<\/em> antara perusahaan-perusahaan dalam industri yang sama juga bermanfaat untuk menilai investasi yang lebih menguntungkan di antara beberapa pilihan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/format-laporan-keuangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">5 Format Laporan Keuangan, Fungsi, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5 Langkah Sederhana Untuk Menyusun <em>Balance Sheet<\/em> <\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-1.webp\" alt=\"balance sheet adalah 1\" class=\"wp-image-41594\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-1-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-1-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sebenarnya, kebanyakan perusahaan pasti sudah banyak menggunakan software akuntansi untuk mengotomatiskan pembuatan neraca.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun dengan memahami cara penyusunan neraca, Anda bisa mengenali potensi kesalahan dan memperbaikinya sebelum mendapat dampak jangka panjang. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut lima langkah yang dapat Anda ikuti untuk membuat <em>balance sheet<\/em> dasar bagi organisasi Anda. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tentukan tanggal dan periode pelaporan<\/h3>\n\n\n\n<p>Neraca berfungsi menggambarkan total aset, liabilitas, dan ekuitas pemegang saham suatu perusahaan pada tanggal tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, tanggal pelaporan adalah hari terakhir dari<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/periode-akuntansi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> periode akuntansi.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Seberapa Sering Balance Sheet Disusun?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan, terutama yang terdaftar di bursa, biasanya menyusun laporan <em>balance sheet<\/em> secara triwulanan (setiap kuartal). <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, tanggal pelaporan biasanya jatuh pada hari terakhir kuartal tersebut. Untuk perusahaan yang menggunakan tahun kalender, tanggal-tanggalnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Q1:<\/strong> 31 Maret<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Q2:<\/strong> 30 Juni<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Q3:<\/strong> 30 September<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Q4:<\/strong> 31 Desember<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Perusahaan yang melaporkan secara tahunan umumnya menggunakan tanggal 31 Desember sebagai tanggal pelaporan, meskipun mereka dapat memilih tanggal lain sesuai kebijakan internal.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak jarang proses penyusunan <em>balance sheet<\/em> memerlukan waktu beberapa minggu setelah periode pelaporan berakhir, karena data perlu dikumpulkan, diverifikasi, dan disesuaikan sebelum laporan akhir diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Identifikasi aset Anda<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Anda menentukan tanggal dan periode pelaporan, langkah berikutnya adalah mencatat seluruh aset perusahaan pada tanggal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, <em>balance sheet<\/em> menampilkan aset dalam dua cara: sebagai item per baris (<em>line items<\/em>) dan sebagai total aset. <\/p>\n\n\n\n<p>Pemisahan aset menjadi beberapa item memudahkan analis untuk memahami secara detail apa saja aset perusahaan dan dari mana asalnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, penjumlahan total aset diperlukan untuk analisis akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, aset dibagi ke dalam dua kelompok utama berikut:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">&#8211; Aset Lancar (<em>Current Assets<\/em>):<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kas dan setara kas (<em>cash and cash equivalents<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Surat berharga jangka pendek (<em>short-term marketable securities<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Piutang usaha (<em>accounts receivable<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Persediaan (<em>inventory<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Aset lancar lainnya (<em>other current assets<\/em>)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">&#8211; Aset Tidak Lancar (<em>Non-Current Assets<\/em>):<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Surat berharga jangka panjang (<em>long-term marketable securities<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Properti (<em>property<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Goodwill<\/li>\n\n\n\n<li>Aset tidak berwujud (<em>intangible assets<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Aset tidak lancar lainnya (<em>other non-current assets<\/em>)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Baik aset lancar maupun tidak lancar harus dijumlahkan masing-masing (subtotal), lalu digabungkan menjadi total aset.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-laporan-keuangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">12 Contoh Laporan Keuangan Perusahaan dan Penjelasannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Identifikasi Liabilitas Anda<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-2.webp\" alt=\"balance sheet adalah 2\" class=\"wp-image-41593\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Selanjutnya, Anda perlu mencatat seluruh liabilitas (kewajiban) perusahaan. Sama seperti aset, liabilitas juga sebaiknya disusun dalam bentuk item per baris dan total, seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Liabilitas Lancar (<em>Current Liabilities<\/em>):<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Utang usaha (<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/account-payable\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">accounts payable<\/a><\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya yang masih harus dibayar (<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/accrued-expense\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">accrued expenses<\/a><\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Pendapatan diterima di muka (<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/deferred-expenses\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">deferred revenue<\/a><\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam tahun berjalan (<em>current portion of long-term debt<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Liabilitas lancar lainnya (<em>other current liabilities<\/em>)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Liabilitas Tidak Lancar (<em>Non-Current Liabilities)<\/em>:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pendapatan diterima di muka jangka panjang (<em>deferred revenue \u2013 non-current<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Kewajiban sewa jangka panjang (<em>long-term lease obligations<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Utang jangka panjang (<em>long-term debt<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Liabilitas tidak lancar lainnya (<em>other non-current liabilities<\/em>)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Seperti pada bagian aset, jumlahkan masing-masing kelompok liabilitas (subtotal), kemudian hitung total keseluruhan liabilitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Hitung ekuitas pemegang saham <\/h3>\n\n\n\n<p>Jika perusahaan dimiliki secara pribadi oleh satu orang, perhitungan ekuitas pemilik relatif sederhana. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, untuk perusahaan publik, perhitungannya bisa lebih kompleks tergantung pada jenis saham yang diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Item umum yang terdapat dalam bagian <em>shareholders\u2019 equity<\/em> antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Saham biasa (<em>common stock<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Saham preferen (<em>preferred stock<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li>Saham treasuri (<em>treasury stock<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laba-ditahan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Laba ditahan <\/a>(<em>retained earnings<\/em>)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Jumlahkan total liabilitas dan total ekuitas pemegang saham, lalu bandingkan dengan aset<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan <em>balance sheet<\/em> benar-benar seimbang, Anda harus membandingkan total aset dengan total liabilitas ditambah ekuitas. Caranya, tambahkan seluruh liabilitas dengan ekuitas pemegang saham.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya harus memenuhi <strong>persamaan dasar akuntansi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Aset = Liabilitas + Ekuitas Pemegang Saham<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Jika hasilnya tidak seimbang, kemungkinan ada kesalahan pencatatan atau perhitungan yang perlu diperiksa kembali.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-laporan-neraca\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Laporan Neraca dan Download Template Gratisnya <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh <em>Balance Sheet <\/em><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"535\" height=\"622\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-3.webp\" alt=\"balance sheet adalah 3\" class=\"wp-image-41592\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-3.webp 535w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-3-258x300.webp 258w\" sizes=\"(max-width: 535px) 100vw, 535px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Jika Anda mendapati neraca Anda tidak seimbang, kemungkinan ada masalah dengan beberapa data akuntansi.<\/p>\n\n\n\n<p>Periksa kembali apakah semua entri Anda sudah benar dan akurat. Mungkin ada data duplikat atau data yang hilang terkait aset, liabilitas, atau ekuitas, atau salah menghitung totalnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/istilah-akuntansi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">42 Istilah Akuntansi dalam Bisnis yang Wajib Anda Ketahui<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Keterbatasan <em>Balance Sheet<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Neraca merupakan alat yang sangat berguna dalam dunia bisnis, tetapi tetap memiliki sejumlah keterbatasan yang perlu Anda perhatikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa keterbatasan utamanya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tidak menunjukkan kinerja keuangan perusahaan secara aktual<\/h3>\n\n\n\n<p>Laporan ini tidak memuat informasi mengenai pendapatan maupun beban, dan hanya mencerminkan laba sejauh laba tersebut memengaruhi ekuitas pemegang saham.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tidak menampilkan pergerakan kas selama periode berjalan<\/h3>\n\n\n\n<p>Artinya, laporan ini tidak menunjukkan bagaimana uang masuk dan keluar dari bisnis selama satu periode perdagangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Satu<em> balance sheet <\/em>saja tidak dapat menggambarkan perubahan posisi keuangan perusahaan dari waktu ke waktu<\/h3>\n\n\n\n<p>Padahal, tren perubahan ini sering kali memberikan gambaran yang lebih baik mengenai prospek masa depan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menilai hal tersebut, diperlukan perbandingan antara <em>balance sheet<\/em> dari beberapa periode berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa perusahaan mempermudah analisis ini dengan menyertakan data pembanding dari periode sebelumnya dalam laporan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Beberapa pos dalam <em>balance sheet<\/em> bergantung pada kebijakan akuntansi dan penilaian subjektif manajemen<\/h3>\n\n\n\n<p>Misalnya, nilai depresiasi dan <em>goodwill <\/em>ditentukan berdasarkan kebijakan akuntansi yang diterapkan serta pertimbangan manajerial. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini berpotensi dimanipulasi untuk memberikan gambaran yang keliru tentang kondisi keuangan perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, jika penurunan nilai <em>goodwill<\/em> akibat kinerja buruk anak perusahaan dapat menyebabkan perusahaan induk terlihat tidak solvabel, manajemen mungkin menunda pengakuan penurunan nilai tersebut dengan harapan kinerja anak perusahaan akan membaik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Harus dianalisis bersama laporan keuangan lainnya<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan, neraca harus dianalisis bersama laporan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini termasuk <em>income statement<\/em> (laporan laba rugi), <em>cash flow statement<\/em> (laporan arus kas), catatan atas laporan keuangan (<em>notes to the accounts<\/em>), serta informasi keuangan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, <em>balance sheet<\/em> hanya merupakan satu bagian dari keseluruhan gambaran keuangan perusahaan, bukan alat tunggal untuk menilai performa atau stabilitas bisnis secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/membuat-laporan-keuangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Membuat Laporan Keuangan bagi Pemula dan Contohnya, Lengkap!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Balance sheet<\/em> adalah alat penting yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi keuangan bisnis Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Melalui laporan ini, Anda dapat memahami berapa banyak aset yang dimiliki, kewajiban yang harus dipenuhi, serta seberapa besar ekuitas yang Anda miliki. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, penyusunan dan pembaruan balance sheet secara manual bisa memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, kebanyakan perusahaan sudah menggunakan<a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> software akuntansi<\/a> seperti Kledo. Dengan Kledo, Anda dapat menyusun laporan keuangan secara otomatis, akurat, dan <em>real-time<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>Semua data transaksi akan terintegrasi sehingga Anda bisa memantau kondisi keuangan bisnis kapan saja dan mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, jadikan pengelolaan keuangan bisnis Anda menjadi lebih baik dengan Kledo! Klik<a href=\"https:\/\/kledo.com\/daftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> tautan ini <\/a>untuk mencobanya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika Anda bekerja di bidang akuntansi atau keuangan, pasti Anda sudah pernah mendengar istilah balance sheet. Balance sheet atau neraca keuangan merupakan salah satu laporan keuangan perusahaan yang terpenting. Laporan ini menyajikan informasi mengenai total aset, beban, dan kekayaan bersih, sehingga Anda bisa tahu bagaimana kondisi kesehatan keuangan. Artikel ini akan membahas apa saja yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":41595,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[15905,15903,15907,105,15906,1134,1264],"class_list":["post-41589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-bagaimana-balance-sheet-digunakan","tag-balance-sheet","tag-keterbatasan-balance-sheet","tag-kledo","tag-langkah-menyusun-balance-sheet","tag-software-akuntansi","tag-tips-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya - Kledo Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini akan membahas apa saja yang termasuk ke dalam balance sheet, cara menggunakannya, hinga langkah untuk menyusunnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya - Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan membahas apa saja yang termasuk ke dalam balance sheet, cara menggunakannya, hinga langkah untuk menyusunnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-29T08:41:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-29T08:41:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya\",\"datePublished\":\"2025-10-29T08:41:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T08:41:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1558,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/balance-sheet-adalah-banner.webp\",\"keywords\":[\"bagaimana balance sheet digunakan\",\"balance sheet\",\"keterbatasan balance sheet\",\"kledo\",\"langkah menyusun balance sheet\",\"software akuntansi\",\"tips akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/\",\"name\":\"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya - Kledo Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/balance-sheet-adalah-banner.webp\",\"datePublished\":\"2025-10-29T08:41:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T08:41:38+00:00\",\"description\":\"Artikel ini akan membahas apa saja yang termasuk ke dalam balance sheet, cara menggunakannya, hinga langkah untuk menyusunnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/balance-sheet-adalah-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/balance-sheet-adalah-banner.webp\",\"width\":1600,\"height\":800,\"caption\":\"balance sheet adalah banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/balance-sheet-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya - Kledo Blog","description":"Artikel ini akan membahas apa saja yang termasuk ke dalam balance sheet, cara menggunakannya, hinga langkah untuk menyusunnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya - Kledo Blog","og_description":"Artikel ini akan membahas apa saja yang termasuk ke dalam balance sheet, cara menggunakannya, hinga langkah untuk menyusunnya.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2025-10-29T08:41:28+00:00","article_modified_time":"2025-10-29T08:41:38+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":800,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya","datePublished":"2025-10-29T08:41:28+00:00","dateModified":"2025-10-29T08:41:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/"},"wordCount":1558,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-banner.webp","keywords":["bagaimana balance sheet digunakan","balance sheet","keterbatasan balance sheet","kledo","langkah menyusun balance sheet","software akuntansi","tips akuntansi"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/","name":"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya - Kledo Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-banner.webp","datePublished":"2025-10-29T08:41:28+00:00","dateModified":"2025-10-29T08:41:38+00:00","description":"Artikel ini akan membahas apa saja yang termasuk ke dalam balance sheet, cara menggunakannya, hinga langkah untuk menyusunnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/balance-sheet-adalah-banner.webp","width":1600,"height":800,"caption":"balance sheet adalah banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/balance-sheet-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengetahui Penggunaan Balance Sheet dan Cara Menyusunnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41589"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41589\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41596,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41589\/revisions\/41596"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41595"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}