{"id":43051,"date":"2025-12-18T17:04:43","date_gmt":"2025-12-18T10:04:43","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=43051"},"modified":"2025-12-22T13:44:15","modified_gmt":"2025-12-22T06:44:15","slug":"carrying-cost-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/","title":{"rendered":"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Bagi bisnis retail, grosir, atau e-commerce yang menyimpan banyak stok dalam gudang, persediaan yang berlebihan bukan hanya memenuhi ruangan, tapi juga merugikan kas Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah yang disebut dengan carrying cost. Biaya ini timbul akibat menyimpan persediaan dalam jangka waktu tertentu, termasuk biaya sewa gudang, asuransi, serta modal yang tertahan dalam stok.<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya-biaya ini dapat terakumulasi dengan cepat dan, jika tidak dikelola dengan baik, dapat menggerus margin laba bisnis Anda dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas pentingnya <em>carrying cost<\/em>, komponen serta cara menghitung dan mengelolanya agar Anda dapat menjaga keberhasilan Anda.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu <em>Carrying Cost?<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Carrying cost<\/em> atau biaya penyimpanan persediaan adalah <strong>total biaya yang harus ditanggung untuk menyimpan barang yang belum terjual. <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Biaya ini umumnya dinyatakan sebagai persentase dari total nilai persediaan dan mencakup berbagai komponen, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Biaya pergudangan<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya asuransi<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-tenaga-kerja-langsung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Biaya tenaga kerja<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-utilitas-dalam-akuntansi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Biaya utilitas<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>Pajak<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-penyusutan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Penyusutan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>Kerusakan dan keusangan barang<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengertian-biaya-peluang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Biaya peluang<\/a><em> <\/em>dari modal yang tertahan dalam persediaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Persediaan berlebih dapat meningkatkan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-modal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">biaya modal<\/a> karena dana bisnis terikat pada stok yang belum menghasilkan penjualan, dan seharusnya dapat dialokasikan untuk aktivitas lain yang mendorong pertumbuhan. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 2\" class=\"wp-image-37162\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/perbedaan-inventory-planning-dan-demand-planning\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Inventory Planning vs. Demand Planning: Apa Bedanya?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pentingnya <em>Carrying Cost<\/em> Bagi Bisnis<\/h2>\n\n\n\n<p>Menjalankan bisnis membutuhkan banyak biaya operasional. Karena itu, penting untuk memahami <em>carrying cost<\/em> yang merupakan salah satu pengeluaran Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Perencanaan produksi<\/h3>\n\n\n\n<p>Mengelola <em>carrying cost<\/em> melalui strategi seperti <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/demand-forecasting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">demand forecasting<\/a><\/em> dan <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/just-in-time-dalam-manajemen-produksi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">just-in-time<\/a><\/em> (JIT) membantu Anda menjaga jumlah stok yang tepat tanpa memproduksi terlalu banyak, sehingga modal tidak terikat pada produk yang belum terjual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Optimalisasi tingkat persediaan<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Carrying cost<\/em> membantu mengidentifikasi area di mana bisnis menyimpan terlalu banyak persediaan yang pergerakannya lambat. Stok berlebih ini meningkatkan biaya penyimpanan, seperti sewa gudang, utilitas, dan tenaga kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menjaga tingkat persediaan yang optimal, bisnis dapat menekan biaya penyimpanan, pemborosan, serta waktu penanganan barang, sekaligus memastikan ketersediaan produk untuk memenuhi permintaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mengurangi pemborosan<\/h3>\n\n\n\n<p>Produk<em> slow moving <\/em>berisiko menjadi usang, rusak, atau kedaluwarsa, terutama pada industri dengan barang mudah rusak. <\/p>\n\n\n\n<p>Risiko ini meningkatkan biaya karena persediaan harus didiskon, dibuang, atau dihapuskan, sehingga berdampak negatif pada margin laba. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan <em>demand forecasting<\/em> yang lebih akurat, perencanaan musiman yang baik, dan promosi yang tepat sasaran, bisnis dapat meningkatkan perputaran persediaan dan menjual produk sebelum nilainya menurun.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/berapa-profit-margin-yang-baik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Berapa Profit Margin Bisnis yang Baik Untuk Bisnis Anda? <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Peningkatan arus kas<\/h3>\n\n\n\n<p>Persediaan berlebih mengikat modal yang seharusnya dapat dialokasikan ke area pertumbuhan, seperti pemasaran atau layanan pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengelola<em> carrying cost,<\/em> Anda bisa membebaskan arus kas, meningkatkan likuiditas, mendukung operasional harian, sekaligus membuka peluang baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Persiapan pajak<\/h3>\n\n\n\n<p>Persediaan secara langsung memengaruhi harga pokok penjualan (HPP), yang berdampak pada profitabilitas dan pajak. <\/p>\n\n\n\n<p>Metode penilaian persediaan yang digunakan, seperti <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/fifo-lifo-average\/\">FIFO, LIFO, atau <em>average<\/em><\/a>, juga memengaruhi laporan keuangan dan kewajiban pajak bisnis. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengelola biaya terkait persediaan, seperti penyimpanan dan asuransi, bisnis dapat memaksimalkan pengurangan pajak dan menghindari penumpukan stok yang tidak perlu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Peningkatan laba<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Carrying cost <\/em>yang tinggi (seperti biaya penyimpanan, biaya penanganan, atau premi asuransi yang besar) meningkatkan beban persediaan dan menggerus margin keuntungan setiap produk yang terjual. <\/p>\n\n\n\n<p>Strategi seperti <em>demand forecasting<\/em> dan JIT dapat meningkatkan profitabilitas, mengurangi pemborosan, serta membantu bisnis berinvestasi secara lebih bijak sambil menjaga harga tetap stabil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Efisiensi operasional<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan memantau <em>carrying cost<\/em>, bisnis bisa mengidentifikasi inefisiensi seperti ruang gudang yang tidak termanfaatkan secara optimal atau proses kerja yang terlalu padat tenaga. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, bisnis dapat menyederhanakan operasional, menekan biaya, dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/inventory-control\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Inventory Control: Pengertian, Metode, Manfaat, dan Langkah Prosesnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">9 Komponen <em>Carrying Cost <\/em>dan Cara Menguranginya<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada banyak jenis biaya yang termasuk dalam perhitungan<em> carrying cost<\/em>, dan jika digabungkan, biaya-biaya ini menjadi salah satu sumber pemborosan yang paling umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut penjelasan setiap komponennya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cost-of-capital-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cost of Capital<\/a><\/em><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-1.webp\" alt=\"carrying cost adalah 1\" class=\"wp-image-43054\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-1-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-1-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><em>Cost of capital <\/em>biasanya merupakan porsi terbesar dari <em>carrying cost<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>Biaya ini mencakup<strong> biaya yang dikeluarkan untuk membeli produk<\/strong> ditambah bunga dan biaya lain jika bisnis menggunakan pinjaman untuk membeli persediaan tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Modal yang tertahan dalam stok dapat mengganggu arus kas dan pada akhirnya meningkatkan kebutuhan serta biaya modal tambahan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tips menurunkan <em>cost of capital<\/em>:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berinvestasilah pada peramalan (<em>forecasting<\/em>) yang lebih akurat sehingga bisa membeli barang dengan lebih strategis atau lebih sedikit.<\/li>\n\n\n\n<li>Negosiasikan harga beli yang lebih rendah dengan <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/apa-itu-supplier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">supplier<\/a><\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-persediaan-inventory-costing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Biaya penyimpanan persediaan<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p>Ruang yang digunakan untuk menyimpan barang di gudang atau toko juga memiliki nilai ekonomi. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika menggunakan penyedia logistik pihak ketiga (3PL), biaya ini biasanya lebih mudah dihitung karena dikenakan per rak, palet, atau unit barang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tips menurunkan biaya penyimpanan persediaan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menata ulang <em>layout<\/em> gudang atau cara penyimpanan produk dengan berbagai bentuk dan ukuran.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengurangi jumlah persediaan sehingga bisnis bisa pindah ke gudang yang lebih kecil, sehingga biaya penyimpanan semakin efisien.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Biaya tenaga kerja<\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya tenaga kerja terkait dengan penerimaan barang, penyimpanan, pemrosesan pesanan, dan aktivitas operasional lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tips menurunkan biaya tenaga kerja:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Meningkatkan produktivitas karyawan melalui penataan ulang gudang, misalnya dengan menempatkan produk terlaris lebih dekat ke area pengemasan, atau dengan memadukan tenaga manusia dan otomatisasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Menguji metode picking yang berbeda serta menggunakan software yang dapat memetakan jalur pengambilan barang paling efisien.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Biaya peluang<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika terlalu banyak menghabiskan dana untuk persediaan, modal tersebut menjadi tertahan dan tidak dapat digunakan untuk keperluan lain seperti pemasaran, perekrutan karyawan baru, ekspansi lokasi, atau investasi lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, keperluan tadi mungkin bisa memberikan nilai lebih besar bagi bisnis dibandingkan barang yang hanya tersimpan di rak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-mengelola-stok-surplus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10 Cara Cerdas Mengelola Stok Surplus di Gudang <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Persediaan usang<\/h3>\n\n\n\n<p>Persediaan usang adalah stok yang sudah tidak dapat dijual karena mencapai akhir siklus hidupnya dan dapat menyebabkan lonjakan <em>carrying cost. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Produk menjadi usang ketika nilainya menyusut hingga tidak lagi memiliki nilai jual dan harus dihapuskan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tips meminimalisir persediaan usang:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengalihkan stok sebelum benar-benar kehilangan nilai, misalnya melalui diskon besar, donasi, atau penjualan ke pihak<em> liquidator<\/em>. Jika tidak, bisnis kemungkinan harus menanggung biaya tambahan untuk membuang barang tersebut. <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Pajak atau asuransi<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-3.webp\" alt=\"carrying cost adalah 3\" class=\"wp-image-43056\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-3-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Banyak perusahaan berinvestasi pada polis asuransi untuk melindungi salah satu aset paling bernilai, yaitu persediaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya asuransi, kerugian akibat banjir atau kebakaran yang merusak toko atau gudang dapat diminimalkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, semakin banyak barang yang disimpan di gudang, semakin besar pula biaya premi asuransi yang harus dibayar.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal yang sama berlaku untuk pajak. Semakin besar nilai persediaan yang dimiliki, semakin tinggi beban pajaknya. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tips menekan pajak dan asuransi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan dapat menekan biaya asuransi dan pajak dengan mengurangi jumlah stok atau hanya menyimpan produk dengan kinerja penjualan terbaik di gudang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Biaya administratif<\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya administratif mencakup berbagai jenis pengeluaran, seperti pajak properti, biaya perawatan dan kebersihan fasilitas, transportasi, serta penyusutan peralatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, semakin banyak persediaan yang dimiliki perusahaan, semakin tinggi pula biaya administratifnya, salah satunya karena kebutuhan akan fasilitas yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Biaya penanganan material<\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya ini sangat dipengaruhi oleh tenaga kerja dan jumlah \u201csentuhan\u201d yang diperlukan sebuah produk, mulai dari penyimpanan di rak gudang hingga pencetakan label pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, mesin, peralatan, serta risiko kerusakan barang setelah berada dalam penguasaan perusahaan juga termasuk dalam kategori biaya ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menyimpan persediaan yang lebih sedikit, perusahaan dapat mengurangi kebutuhan mesin dan peralatan, frekuensi penggunaannya, serta biaya perawatan dan perbaikannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. <em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/retail-shrinkage\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Shrinkage<\/a><\/em><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Shrinkage<\/em> terjadi ketika persediaan hilang setelah dibeli perusahaan dan sebelum terjual kepada pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p>Penyebab <em>shrinkage<\/em> dapat berupa pencurian, kecurangan, kerusakan selama pengiriman, atau kesalahan pencatatan. <\/p>\n\n\n\n<p>Seperti komponen <em>carrying cost <\/em>lainnya, semakin besar stok yang dimiliki, semakin besar pula potensi kerugian akibat <em>shrinkage.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tips menekan <em>shrinkage:<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengidentifikasi dan menindak karyawan yang melakukan pencurian<\/li>\n\n\n\n<li>Berdiskusi dengan vendor terkait penyebab umum kerusakan barang<\/li>\n\n\n\n<li>Melakukan perhitungan stok fisik secara lebih rutin.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/inventory-visibility\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Inventory Visibility: Pengertian, Manfaat, dan Cara Meningkatkan <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rumus <em>Carrying Cost <\/em>dan Contoh Perhitungannya<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui seluruh komponen biaya yang kami jelaskan di atas, Anda dapat bisa menghitung <em>carrying cost <\/em>dengan rumus berikut:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><em>Carrying cost<\/em> = <em>Inventory holding sum<\/em> \/ Total nilai persediaan \u00d7 100<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong><em>Inventory holding sum<\/em><\/strong> adalah total seluruh biaya penyimpanan persediaan dalam satu periode tertentu (umumnya satu tahun).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Total nilai persediaan<\/strong> adalah nilai moneter total persediaan yang disimpan selama periode tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Hasil perhitungan ini menunjukkan besarnya biaya yang harus ditanggung untuk menyimpan persediaan dalam satu periode. <\/p>\n\n\n\n<p>Informasi ini sangat penting dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengelolaan persediaan dan operasional bisnis secara keseluruhan, karena memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai total biaya persediaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh perhitungan:<\/h3>\n\n\n\n<p>Misalnya, sebuah bisnis ritel pakaian di Indonesia memiliki biaya tahunan berikut yang berkaitan dengan penyimpanan persediaan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Biaya sewa gudang: Rp300.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya penanganan barang: Rp225.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Asuransi dan pajak: Rp75.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Penyusutan (depresiasi): Rp45.000.000<\/li>\n\n\n\n<li><em>Opportunity cost<\/em>: Rp105.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Kerusakan atau<em> shrinkage<\/em>: Rp30.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung <em>inventory holding sum<\/em>, jumlahkan seluruh biaya tahunan:<\/p>\n\n\n\n<p>Rp300.000.000 + Rp225.000.000 + Rp75.000.000 + Rp45.000.000 + Rp105.000.000 + Rp30.000.000 = Rp780.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, gunakan rumus<em> carrying cost.<\/em> Misalkan total nilai persediaan yang disimpan selama satu tahun adalah Rp3.000.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Carrying cost<\/em> = Rp780.000.000 \/ Rp3.000.000.000 \u00d7 100<br>= 0,26 \u00d7 100<br>= 26%<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, biaya<em> carrying cost<\/em> tahunan bisnis ritel pakaian tersebut setara dengan 26% dari total nilai persediaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Angka ini dapat menjadi dasar evaluasi apakah tingkat persediaan saat ini sudah optimal atau perlu disesuaikan untuk menekan biaya dan meningkatkan profitabilitas bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/inventory-monitoring\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tips Melakuan Inventory Monitoring, Metode, dan Tahapannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesalahan Saat Menghitung <em>Carrying Cost<\/em> yang Harus Anda Hindari<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-2.webp\" alt=\"carrying cost adalah 2\" class=\"wp-image-43055\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Banyak bisnis gagal menghitung<em> carrying cost<\/em> secara akurat, sehingga keputusan yang diambil menjadi kurang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa kesalahan perhitungan yang perlu dihindari:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Penilaian Asuransi yang Tidak Lengkap<\/strong>: Perusahaan sering mengabaikan fakta bahwa premi asuransi meningkat seiring bertambahnya nilai persediaan. Semakin besar stok yang disimpan, semakin tinggi pula biaya perlindungan yang harus dibayar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menggunakan Nilai Persediaan yang Tidak Tepat<\/strong>: Mengandalkan nilai persediaan akhir (<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/ending-inventory\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ending inventory<\/a><\/em>) alih-alih rata-rata persediaan <em>(<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/average-inventory\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">average inventory<\/a><\/em>) dapat menghasilkan gambaran yang menyesatkan. Kesalahan ini sangat berdampak pada bisnis musiman yang tingkat persediaannya berfluktuasi sepanjang tahun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menghitung Biaya Transportasi Dua Kali: <\/strong>Sebagian bisnis keliru memasukkan biaya pengiriman (<em>freight)<\/em> ke dalam perhitungan <em>carrying cost<\/em> sekaligus ke dalam <em>landed cost.<\/em> Hal ini membuat proyeksi biaya menjadi lebih tinggi dari kondisi sebenarnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Salah Menerapkan Rumus Tahunan<\/strong>: Menggunakan rumus <em>carrying cost<\/em> tahunan untuk perhitungan bulanan tanpa penyesuaian akan menimbulkan kesalahan yang signifikan. Untuk analisis bulanan, tarif tahunan harus dibagi 12 terlebih dahulu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meremehkan Komponen Risiko<\/strong>: Banyak operasional bisnis meremehkan porsi risiko dalam <em>carrying cost,<\/em> terutama untuk barang <em>slow moving<\/em>. Risiko ini akan semakin besar ketika rasio perputaran persediaan menunjukkan stok yang tidak bergerak, karena potensi keusangan dan kerusakan akan meningkat seiring waktu.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/vendor-managed-inventory\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pembahasan Lengkap Vendor Managed Inventory dan Strateginya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Carrying cost <\/em>adalah metrik penting yang jika dipantau dan ditindaklanjuti, maka dapat menjadikan bisnis retail Anda menjadi sehat dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan rumus <em>carrying cost<\/em> yang sudah kami bahas dalam artikel ini, Anda dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang total biaya persediaan bisnis Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam mengelola persediaan dan juga menghitung <em>carrying cost,<\/em> gunakan <em>tool<\/em> dengan fitur persediaan seperti<a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> software akuntansi <\/a>Kledo.<\/p>\n\n\n\n<p>Kledo bisa memantau persediaan di banyak gudang sekaligus, menghitung HPP produk, membuat laporan gudang, menyesuaikan stok, dan membantu melakukan <em>stock opname.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, coba Kledo sekarang dan dapatkan diskon 37% jika mendaftar lewat <a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini!<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi bisnis retail, grosir, atau e-commerce yang menyimpan banyak stok dalam gudang, persediaan yang berlebihan bukan hanya memenuhi ruangan, tapi juga merugikan kas Anda. Inilah yang disebut dengan carrying cost. Biaya ini timbul akibat menyimpan persediaan dalam jangka waktu tertentu, termasuk biaya sewa gudang, asuransi, serta modal yang tertahan dalam stok. Biaya-biaya ini dapat terakumulasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":43066,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[16280,16282,105,16283,16281,1134,1264],"class_list":["post-43051","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-apa-itu-carrying-cost","tag-kesalahan-menghitung-carrying-cost","tag-kledo","tag-komponen-carrying-cost","tag-pentingnya-carrying-cost","tag-software-akuntansi","tag-tips-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya - Kledo Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya - Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi bisnis retail, grosir, atau e-commerce yang menyimpan banyak stok dalam gudang, persediaan yang berlebihan bukan hanya memenuhi ruangan, tapi juga merugikan kas Anda. Inilah yang disebut dengan carrying cost. Biaya ini timbul akibat menyimpan persediaan dalam jangka waktu tertentu, termasuk biaya sewa gudang, asuransi, serta modal yang tertahan dalam stok. Biaya-biaya ini dapat terakumulasi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-18T10:04:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-22T06:44:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2025-12-18T10:04:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-22T06:44:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1754,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/carrying-cost-adalah-banner.webp\",\"keywords\":[\"apa itu carrying cost\",\"kesalahan menghitung carrying cost\",\"kledo\",\"komponen carrying cost\",\"pentingnya carrying cost\",\"software akuntansi\",\"tips akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/\",\"name\":\"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya - Kledo Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/carrying-cost-adalah-banner.webp\",\"datePublished\":\"2025-12-18T10:04:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-22T06:44:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/carrying-cost-adalah-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/carrying-cost-adalah-banner.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"carrying cost adalah banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/carrying-cost-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya - Kledo Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya - Kledo Blog","og_description":"Bagi bisnis retail, grosir, atau e-commerce yang menyimpan banyak stok dalam gudang, persediaan yang berlebihan bukan hanya memenuhi ruangan, tapi juga merugikan kas Anda. Inilah yang disebut dengan carrying cost. Biaya ini timbul akibat menyimpan persediaan dalam jangka waktu tertentu, termasuk biaya sewa gudang, asuransi, serta modal yang tertahan dalam stok. Biaya-biaya ini dapat terakumulasi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2025-12-18T10:04:43+00:00","article_modified_time":"2025-12-22T06:44:15+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya","datePublished":"2025-12-18T10:04:43+00:00","dateModified":"2025-12-22T06:44:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/"},"wordCount":1754,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-banner.webp","keywords":["apa itu carrying cost","kesalahan menghitung carrying cost","kledo","komponen carrying cost","pentingnya carrying cost","software akuntansi","tips akuntansi"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/","name":"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya - Kledo Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-banner.webp","datePublished":"2025-12-18T10:04:43+00:00","dateModified":"2025-12-22T06:44:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/carrying-cost-adalah-banner.webp","width":1200,"height":600,"caption":"carrying cost adalah banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/carrying-cost-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Carrying Cost adalah: Pengertian, Cara Hitung, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43051","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43051"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43051\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43193,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43051\/revisions\/43193"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}