{"id":44258,"date":"2026-02-04T13:15:13","date_gmt":"2026-02-04T06:15:13","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=44258"},"modified":"2026-02-04T13:15:35","modified_gmt":"2026-02-04T06:15:35","slug":"bisnis-telur-ayam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/","title":{"rendered":"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Telur ayam adalah salah satu opsi protein hewani dengan harga terjangkau, tak heran permintaannya cukup tinggi di kalangan masyarakat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, bisnis telur ayam pun bisa menjadi sebuah peluang menguntungkan bagi Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas cara memulai bisnis telur ayam, modal yang Anda butuhkan, serta tantangan dalam berjualan dan cara mengatasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan pemahaman yang tepat, bisnis telur ayam dapat menjadi sumber pendapatan yang stabil dan terus berkembang.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Macam-Macam Jenis Telur Ayam yang Laku<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada berbagai macam telur yang dijual di pasaran, berikut jenisnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Telur ayam ras<\/h3>\n\n\n\n<p>Telur yang umum dijual di pasar dan swalayan. Ayam yang menghasilkan telur ini hidup di kandang dan diberi pakan serta air secara rutin.<\/p>\n\n\n\n<p>Warna telur ayam ras biasanya antara putih dan cokelat, dan ukurannya bervariasi mulai dari kecil hingga besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Harga telur ayam ras cukup terjangkau untuk konsumsi sehari-hari, lebih murah dari telur ayam kampung. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Telur ayam kampung<\/h3>\n\n\n\n<p>Telur ayam kampung dihasilkan dari ayam yang biasanya diberi pakan organik dan memiliki akses ke luar kandang. <\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, peternak membuka kandang di pagi hari agar ayam bisa keluar dan menutupnya kembali di sore hari. Selain itu, ada batasan juga untuk berapa jumlah ayam yang bisa hidup dalam satu meter persegi.<\/p>\n\n\n\n<p>Telur ayam kampung memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dari telur ayam ras. Tidak heran, telur ayam kampung juga dijual dengan harga yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Telur organik<\/h3>\n\n\n\n<p>Telur organik diproduksi tanpa menggunakan bahan kimia apa pun. Pakannya bebas pestisida, pupuk kimia, dan biasanya peternakannya juga harus tersertifikasi organik.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis telur ini lebih aman bagi konsumen dan proses produksinya juga ramah lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Telur pasteurisasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah telur ayam yang dijaga dalam suhu koagulasi tertentu untuk menghancurkan patogen seperti Salmonella.<\/p>\n\n\n\n<p>Telur jenis ini cocok untuk konsumsi mentah atau setengah matang karena bebas bakteri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Telur omega 3<\/h3>\n\n\n\n<p>Telur omega 3 dihasilkan oleh ayam yang pakannya diatur agar lebih sehat, seperti minyak ikan, biji rami, dan suplemen tambahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis telur omega 3 cenderung lebih mahal dari telur ayam ras atau telur konvensional karena mengandung asam lemak omega 3 yang lebih tinggi dari telur lainnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 2\" class=\"wp-image-37162\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/usaha-ayam-potong\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tips Bisnis Usaha Ayam Potong yang Bisa Anda Coba <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Bisnis Telur Ayam Menguntungkan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Bisnis telur ayam dianggap menguntungkan karena memiliki karakteristik produk dan pasar yang relatif stabil serta mudah dikembangkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut penjelasan utamanya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Permintaan tinggi dan konsisten<\/strong>: Telur ayam merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Digunakan untuk konsumsi rumah tangga, usaha kuliner, <em>bakery<\/em>, katering, dan di pabrik besar. Permintaannya cenderung stabil sepanjang tahun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produk cepat berputar (<em>fast moving<\/em>)<\/strong>: Telur termasuk barang konsumsi harian dengan tingkat perputaran stok yang cepat. Hal ini membantu pelaku usaha menjaga arus kas tetap lancar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Modal relatif fleksibel<\/strong>: Bisnis telur ayam bisa dimulai dari skala kecil sebagai pedagang, distributor, atau peternak. Modal dapat disesuaikan dengan kapasitas, baik untuk jual eceran maupun grosir.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pasar luas dan mudah dijangkau<\/strong>: Target pasarnya sangat luas, mulai dari konsumen akhir hingga pelaku usaha. Anda bisa menjual lewat pasar tradisional, toko sembako, warung, hingga penjualan langsung ke usaha makanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Harga relatif terjangkau bagi konsumen<\/strong>: Dibanding sumber protein hewani lain, telur ayam memiliki harga yang lebih murah sehingga tetap dicari meskipun daya beli masyarakat menurun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Risiko produk tidak terjual relatif rendah<\/strong>: Selama kualitas terjaga dan distribusi lancar, telur ayam jarang mengalami penumpukan stok karena selalu dibutuhkan pasar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Margin bisa ditingkatkan lewat volume dan efisiensi<\/strong>: Keuntungan bisnis telur ayam umumnya berasal dari volume penjualan dan efisiensi distribusi, bukan hanya margin per butir.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-cheese-stick-bahan-sederhana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bisnis Cheese Stick dengan Bahan Sederhana dan Sangat Mudah<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Model Bisnis Telur Ayam?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-1.webp\" alt=\"bisnis telur ayam 1\" class=\"wp-image-44259\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-1-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-1-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Untuk mulai berbisnis, Anda bisa menyesuaikan model usaha sesuai modal yang Anda miliki, kapasitas, serta target pasar. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini model bisnis telur ayam yang paling umum:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Produksi langsung dengan beternak ayam petelur<\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah model bisnis di mana Anda menjual telur hasil produksi sendiri. Tentu saja, Anda harus mendirikan ternak ayam mulai dari menyiapkan kandang, ayam, dan pakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelebihan model usaha ini adalah Anda punya kontrol penuh atas kualitas dan biaya produksi. Kekurangannya adalah Anda harus menyiapkan modal yang relatif tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pedagang telur ayam eceran<\/h3>\n\n\n\n<p>Di sini, Anda membeli telur dari peternak atau <em>supplier <\/em>lalu menjual ke konsumen akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Karakteristik:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Modal relatif kecil<\/li>\n\n\n\n<li>Perputaran cepat<\/li>\n\n\n\n<li>Cocok untuk dijual kembali di pasar tradisional, warung, atau toko sembako.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Menjadi<em> supplier<\/em> untuk usaha kuliner dan industri<\/h3>\n\n\n\n<p>Menyuplai telur secara rutin ke:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Restoran<\/li>\n\n\n\n<li>Katering<\/li>\n\n\n\n<li>Hotel<\/li>\n\n\n\n<li>Pabrik makanan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/usaha-nasi-goreng\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Ingin Memulai Usaha Nasi Goreng? Ini Tips dan Modalnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa Modal Awal Bisnis Telur Ayam?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-2.webp\" alt=\"bisnis telur ayam 2\" class=\"wp-image-44260\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Rincian modal peternak ayam petelur skala kecil<\/h3>\n\n\n\n<p>Estimasi total modal: Rp50.000.000 \u2013 Rp100.000.000<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pembuatan kandang (500\u20131.000 ekor): Rp15.000.000 \u2013 Rp30.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Bibit ayam petelur: Rp20.000.000 \u2013 Rp35.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Pakan awal (1\u20132 bulan): Rp10.000.000 \u2013 Rp20.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Tempat pakan &amp; minum: Rp3.000.000 \u2013 Rp5.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Vitamin &amp; obat: Rp1.000.000 \u2013 Rp3.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Tenaga kerja &amp; operasional awal: Rp3.000.000 \u2013 Rp7.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Catatan penting: <\/strong>Model usaha ini cocok untuk jangka menengah\u2013panjang. Perlu diperhatikan bahwa produksi telur biasanya dimulai pada umur \u00b118\u201320 minggu. Sehingga, Anda mungkin membutuhkan modal cadangan sebelum panen telur stabil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Rincian modal pedagang telur ayam eceran<\/h3>\n\n\n\n<p>Estimasi total modal: <strong>Rp5.000.000 \u2013 Rp10.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Stok awal telur (20\u201330 kg): Rp500.000 \u2013 Rp900.000<\/li>\n\n\n\n<li>Keranjang\/tray telur: Rp300.000 \u2013 Rp600.000<\/li>\n\n\n\n<li>Meja\/lapak etalase: Rp500.000 \u2013 Rp1.500.000<\/li>\n\n\n\n<li>Timbangan: Rp300.000 \u2013 Rp600.000<\/li>\n\n\n\n<li>Plastik &amp; kemasan: Rp100.000 \u2013 Rp300.000<\/li>\n\n\n\n<li>Transport &amp; operasional awal: Rp500.000 \u2013 Rp1.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Modal kas cadangan: Rp2.000.000 \u2013 Rp4.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Model bisnis ini punya risiko yang relatif lebih rendah, perputaran cepat, serta cocok digabung dengan usaha sembako.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Rincian modal<em> supplier<\/em> telur ayam<\/h3>\n\n\n\n<p>Estimasi total modal: <strong>Rp15.000.000 \u2013 Rp30.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Modal kas transaksi cepat: Rp4.000.000 \u2013 Rp6.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Stok awal telur (200\u2013400 kg): Rp6.000.000 \u2013 Rp12.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Rak\/gudang penyimpanan sementara: Rp1.000.000 \u2013 Rp3.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Kendaraan operasional \/ sewa angkut: Rp2.000.000 \u2013 Rp5.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Keranjang &amp; tray besar: Rp1.000.000 \u2013 Rp2.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya sortir &amp; tenaga bantu: Rp1.000.000 \u2013 Rp2.000.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/warung-madura\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">8 Strategi Memulai Bisnis Warung Madura dan Modal Awalnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Memulai Bisnis Telur Ayam dari Nol<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kenali pasar Anda<\/h3>\n\n\n\n<p>Anda perlu memastikan bahwa ada pasar untuk telur ayam rumahan di wilayah Anda. Cari tahu juga harga telur per kilogram atau per rak yang berlaku di pasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat membandingkan dengan penjual telur lain di sekitar Anda, perhatikan beberapa hal berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apakah telur berasal dari ayam yang diberi pakan organik atau pakan biasa?<\/li>\n\n\n\n<li>Apakah ayam dilepas di halaman atau area terbuka sehingga ayam bisa makan serangga dan tanaman selain pakan?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Hal-hal ini memengaruhi kualitas telur dan harga jual, terutama jika Anda menargetkan konsumen tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga perlu menentukan di mana Anda akan menjual telur. Umumnya, Anda bisa menjual telur tanpa izin khusus jika langsung ke konsumen, seperti tetangga sekitar, warung atau toko kecil, pasar tradisional<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika ingin menjual ke minimarket, toko bahan makanan modern, distributor besar, biasanya akan perlu persyaratan tambahan seperti standar kebersihan, pengemasan, dan izin usaha.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan juga daya serap pasar lokal. Di beberapa daerah seperti sentra peternakan, bisa terjadi kelebihan pasokan sehingga harga lebih kompetitif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Buat <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rencana-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">rencana bisnis<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memahami pasar, langkah berikutnya adalah <strong>menyusun rencana bisnis sederhana<\/strong>.<br>Rencana bisnis ini membantu Anda:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menentukan target pasar<\/li>\n\n\n\n<li>Menetapkan harga jual telur<\/li>\n\n\n\n<li>Menghitung biaya produksi<\/li>\n\n\n\n<li>Memperkirakan keuntungan<\/li>\n\n\n\n<li>Merencanakan pengembangan usaha ke depan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Rencana bisnis tidak harus rumit, yang penting realistis dan sesuai kondisi lapangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tentukan jumlah ayam yang akan dipelihara<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan rencana bisnis yang jelas, Anda bisa menghitung kebutuhan ayam petelur berdasarkan target penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai gambaran:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Seekor ayam petelur produktif rata-rata menghasilkan 3\u20135 butir telur per minggu<\/li>\n\n\n\n<li>Jika target Anda menjual 120 butir telur per minggu, maka Anda membutuhkan sekitar 25\u201330 ekor ayam petelur<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pastikan Anda benar-benar sudah memiliki pasar sebelum memelihara ayam dalam jumlah tersebut, agar telur tidak menumpuk dan merugikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/usaha-ternak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">20 Peluang Usaha Ternak dan Tips Membangun Bisnis yang Sukses<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Hitung harga jual dengan tepat<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah berikutnya adalah menentukan harga jual telur dengan perhitungan yang benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang perlu Anda hitung adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Biaya pakan per bulan<\/li>\n\n\n\n<li>Vitamin dan obat<\/li>\n\n\n\n<li>Tenaga kerja (jika ada)<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya listrik, air, dan perawatan kandang<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Bagi total biaya tersebut dengan jumlah telur yang diperkirakan terjual. Pastikan harga jual lebih tinggi dari titik impas (<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/break-even-point\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">break even point<\/a><\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya awal seperti pembuatan kandang atau pagar sebaiknya dihitung sebagai investasi jangka panjang dan dibagi ke beberapa tahun, agar perhitungan keuntungan lebih realistis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Memelihara anak ayam<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat memilih anak ayam, pastikan untuk menjaga sirkulasi udara, kebersihan kandang, dan pakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda memiliki lahan lebih, Anda bisa memelihara ayam dengan model semi umbaran agar ayam memiliki akses ke tanah, rumput, dan serangga.<\/p>\n\n\n\n<p>Ayam seperti ini biasanya menghasilkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kuning telur lebih pekat<\/li>\n\n\n\n<li>Rasa telur lebih gurih<\/li>\n\n\n\n<li>Cangkang lebih kuat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Mengumpulkan dan membersihkan telur<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal yang perlu Anda perhatikan adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kumpulkan telur secara rutin setiap hari<\/li>\n\n\n\n<li>Pisahkan telur yang retak atau pecah <\/li>\n\n\n\n<li>Bersihkan kotoran telur dengan cara yang benar (tidak merendam terlalu lama)<\/li>\n\n\n\n<li>Jaga kebersihan untuk meminimalisir risiko kontaminasi bakteri seperti salmonella<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Penanganan telur yang baik akan meningkatkan kepercayaan pembeli dan mengurangi komplain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Evaluasi usaha<\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti usaha lainnya, evaluasi rutin sangat penting dalam bisnis telur ayam.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara berkala, tinjau:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kestabilan pasar dan harga jual<\/li>\n\n\n\n<li>Kondisi kandang dan peralatan<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya pakan dan operasional<\/li>\n\n\n\n<li>Tingkat keuntungan usaha<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jika usaha tidak berjalan sesuai harapan, jangan ragu untuk meninjau ulang strategi, baik dari sisi pasar, skala produksi, maupun kelanjutan usaha. <\/p>\n\n\n\n<p>Evaluasi berkala membantu memastikan bisnis telur ayam tetap sehat dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-dessert-box\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Bisnis Dessert Box: Tips Memulai dan Modal yang Dibutuhkan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4 Tantangan Potensial pada Bisnis Telur Ayam dan Cara Mengatasinya<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-3.webp\" alt=\"bisnis telur ayam 3\" class=\"wp-image-44261\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-3-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Seperti halnya usaha lain, bisnis telur ayam juga memiliki berbagai tantangan yang perlu Anda antisipasi sejak awal. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa kendala yang paling umum terjadi beserta cara mengatasinya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Wabah penyakit <\/h3>\n\n\n\n<p>Penyakit merupakan salah satu risiko terbesar dalam usaha peternakan ayam petelur karena dapat menurunkan produksi telur bahkan menyebabkan kematian ayam.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara mengatasinya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Terapkan biosekuriti yang ketat, seperti membatasi orang yang keluar-masuk kandang<\/li>\n\n\n\n<li>Jaga kebersihan kandang, peralatan pakan, dan tempat minum<\/li>\n\n\n\n<li>Konsultasi dengan dokter hewan atau petugas dinas peternakan untuk pencegahan penyakit<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pencegahan jauh lebih murah daripada menanggung kerugian akibat ayam sakit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Serangan predator<\/h3>\n\n\n\n<p>Ayam dan telur sangat rentan terhadap gangguan predator seperti tikus, ular, kucing liar, anjing, atau musang, terutama pada peternakan rumahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara mengatasinya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan kandang tertutup rapat dan kokoh<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan kawat yang kuat dan rapat di sekeliling kandang<\/li>\n\n\n\n<li>Bersihkan area sekitar kandang agar tidak menjadi sarang predator<\/li>\n\n\n\n<li>Tutup kandang dengan baik pada malam hari<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Keamanan kandang yang baik akan mengurangi risiko kehilangan ayam dan telur.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Fluktuasi harga telur<\/h3>\n\n\n\n<p>Harga telur ayam di Indonesia cenderung naik turun, dipengaruhi oleh harga pakan, musim, dan kondisi pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara mengatasinya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jangan hanya mengandalkan satu jalur penjualan<\/li>\n\n\n\n<li>Jual telur ke berbagai segmen, seperti konsumen langsung, warung, dan usaha kuliner<\/li>\n\n\n\n<li>Pertimbangkan produk bernilai tambah, seperti telur kemasan, telur ayam kampung, atau telur grade premium<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Diversifikasi penjualan membantu menjaga arus kas saat harga pasar menurun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Perubahan produksi karena faktor musiman<\/h3>\n\n\n\n<p>Produksi bisa menurun akibat cuaca ekstrem (panas berlebihan atau hujan terus-menerus), stres pada ayam, dan kualitas pakan yang menurun.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara mengatasinya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan ventilasi kandang baik untuk mengurangi panas<\/li>\n\n\n\n<li>Jaga ketersediaan air minum bersih setiap saat<\/li>\n\n\n\n<li>Atur kepadatan ayam dalam kandang agar tidak terlalu padat<\/li>\n\n\n\n<li>Evaluasi pakan secara berkala untuk memastikan nutrisi tetap optimal<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Manajemen kandang yang baik akan membantu menjaga produksi telur tetap stabil sepanjang tahun.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/modal-warung-madura\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Berapa Modal Membuka Warung Madura? Ini Perkiraannya! <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Bisnis telur ayam adalah jenis usaha dengan permintaan yang stabil, perputaran cepat, dan peluang berkembang yang besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, di balik peluang tersebut, keberhasilan usaha sangat ditentukan oleh pengelolaan biaya, pencatatan transaksi, dan kontrol arus kas yang rapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, gunakan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi<\/a> Kledo membantu bisnis telur ayam berjalan lebih terkontrol. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan Kledo, Anda dapat mencatat penjualan dan pembelian telur, memantau biaya pakan dan operasional, mengelola piutang pelanggan, hingga melihat laporan laba rugi secara otomatis dan<em> real time.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, dukung bisnis telur ayam Anda dengan software akuntansi Kledo! Coba sekarang lewat <a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Telur ayam adalah salah satu opsi protein hewani dengan harga terjangkau, tak heran permintaannya cukup tinggi di kalangan masyarakat Indonesia. Karena itu, bisnis telur ayam pun bisa menjadi sebuah peluang menguntungkan bagi Anda. Artikel ini akan membahas cara memulai bisnis telur ayam, modal yang Anda butuhkan, serta tantangan dalam berjualan dan cara mengatasinya. Dengan pemahaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":44263,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[425],"tags":[16571,4908,16567,105,16569,1134,16572,862],"class_list":["post-44258","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ide-bisnis","tag-cara-memulai-bisnis-telur-ayam-dari-nol","tag-ide-bisnis","tag-jenis-telur-ayam-yang-laku","tag-kledo","tag-modal-awal-bisnis-telur-ayam","tag-software-akuntansi","tag-tantangan-bisnis-telur-ayam","tag-tips-bisnis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini akan membahas cara memulai bisnis telur ayam, modal yang Anda butuhkan, serta tantangan dalam berjualan dan cara mengatasinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan membahas cara memulai bisnis telur ayam, modal yang Anda butuhkan, serta tantangan dalam berjualan dan cara mengatasinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-04T06:15:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-04T06:15:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?\",\"datePublished\":\"2026-02-04T06:15:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T06:15:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/\"},\"wordCount\":1879,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/bisnis-telur-ayam-banner.webp\",\"keywords\":[\"cara memulai bisnis telur ayam dari nol\",\"ide bisnis\",\"jenis telur ayam yang laku\",\"kledo\",\"modal awal bisnis telur ayam\",\"software akuntansi\",\"tantangan bisnis telur ayam\",\"tips bisnis\"],\"articleSection\":[\"Ide Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/\",\"name\":\"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/bisnis-telur-ayam-banner.webp\",\"datePublished\":\"2026-02-04T06:15:13+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T06:15:35+00:00\",\"description\":\"Artikel ini akan membahas cara memulai bisnis telur ayam, modal yang Anda butuhkan, serta tantangan dalam berjualan dan cara mengatasinya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/bisnis-telur-ayam-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/bisnis-telur-ayam-banner.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"bisnis telur ayam banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/bisnis-telur-ayam\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?","description":"Artikel ini akan membahas cara memulai bisnis telur ayam, modal yang Anda butuhkan, serta tantangan dalam berjualan dan cara mengatasinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?","og_description":"Artikel ini akan membahas cara memulai bisnis telur ayam, modal yang Anda butuhkan, serta tantangan dalam berjualan dan cara mengatasinya.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2026-02-04T06:15:13+00:00","article_modified_time":"2026-02-04T06:15:35+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?","datePublished":"2026-02-04T06:15:13+00:00","dateModified":"2026-02-04T06:15:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/"},"wordCount":1879,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-banner.webp","keywords":["cara memulai bisnis telur ayam dari nol","ide bisnis","jenis telur ayam yang laku","kledo","modal awal bisnis telur ayam","software akuntansi","tantangan bisnis telur ayam","tips bisnis"],"articleSection":["Ide Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/","name":"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-banner.webp","datePublished":"2026-02-04T06:15:13+00:00","dateModified":"2026-02-04T06:15:35+00:00","description":"Artikel ini akan membahas cara memulai bisnis telur ayam, modal yang Anda butuhkan, serta tantangan dalam berjualan dan cara mengatasinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/bisnis-telur-ayam-banner.webp","width":1200,"height":600,"caption":"bisnis telur ayam banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/bisnis-telur-ayam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Raup Untung dengan Bisnis Telur Ayam: Bagaimana Caranya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44258"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44258\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44298,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44258\/revisions\/44298"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}