{"id":47730,"date":"2026-05-12T16:20:33","date_gmt":"2026-05-12T09:20:33","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=47730"},"modified":"2026-05-12T16:20:40","modified_gmt":"2026-05-12T09:20:40","slug":"cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?"},"content":{"rendered":"\n<p>Kebanyakan usaha kecil hanya berjalan tanpa menghitung laba rugi. Padahal jika seperti ini, bisnis tidak akan tahu apa mereka benar-benar untung atau justru merugi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelaku UMKM sering merasa aman karena adanya transaksi setiap hari dan nominal omzetnya tinggi. Padahal, omzet yang besar pun belum tentu menghasilkan laba bersih yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, setiap pebisnis harus tahu cara menghitung laba rugi usaha kecil agar dapat mengetahui kondisi keuangan, menentukan strategi penjualan, hingga mengambil keputusan bisnis dengan lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung laba rugi untuk usaha kecil beserta contoh dan cara membuat laporannya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Laba Rugi Usaha Kecil?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-3.webp\" alt=\"cara menghitung laba rugi bisnis kecil 3\" class=\"wp-image-47735\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-3-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Laba rugi adalah hasil perbandingan antara pendapatan usaha dengan seluruh biaya yang dikeluarkan dalam periode tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika pendapatan lebih besar dibanding pengeluaran, maka usaha memperoleh laba atau keuntungan. Sebaliknya, jika biaya lebih besar daripada pendapatan, maka usaha merugi.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi usaha kecil, laporan laba rugi penting untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengetahui apakah bisnis benar-benar menghasilkan keuntungan<\/li>\n\n\n\n<li>Mengontrol pengeluaran operasional<\/li>\n\n\n\n<li>Menentukan harga jual produk<\/li>\n\n\n\n<li>Mengevaluasi performa usaha<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu pengambilan keputusan bisnis<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selain itu, laporan laba rugi juga sering dibutuhkan ketika mengajukan pinjaman usaha, mencari investor, atau melakukan evaluasi perkembangan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Laba, Rugi, Omzet, dan Pendapatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum masuk ke cara menghitungnya, kita perlu tahu bahwa ada beberapa istilah dalam laporan laba rugi yang penggunaannya sering tertukar:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Istilah<\/th><th>Pengertian<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Omzet<\/td><td>Total seluruh penjualan sebelum dikurangi biaya<\/td><\/tr><tr><td>Pendapatan<\/td><td>Uang yang diterima dari aktivitas usaha<\/td><\/tr><tr><td>Laba<\/td><td>Selisih pendapatan setelah dikurangi biaya<\/td><\/tr><tr><td>Rugi<\/td><td>Kondisi saat pengeluaran lebih besar daripada pendapatan<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika toko Anda memiliki omzet Rp20 juta per bulan tetapi total biaya mencapai Rp18 juta, maka laba bersih usaha hanya Rp2 juta.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=Akuntansieasy\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 1\" class=\"wp-image-37161\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/proyeksi-laba-rugi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Membuat Proyeksi Laba Rugi dan Tipsnya <\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?<\/h2>\n\n\n\n<p>Cara menghitung laba rugi sebenarnya cukup sederhana, Anda hanya perlu mengetahui total pendapatan dan total biaya usaha.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut rumus dasar untuk menghitung laba rugi:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Komponen<\/th><th>Rumus<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Laba Bersih<\/td><td>Penjualan &#8211; Harga Pokok Penjualan<\/td><\/tr><tr><td>Laba Bersih<\/td><td>Laba Kotor \u2212 Biaya Operasional<\/td><\/tr><tr><td>Rugi Usaha<\/td><td>Total Biaya \u2212 Pendapatan <em>(hasil negatif)<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Keterangan: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pendapatan adalah seluruh hasil penjualan produk atau jasa<\/li>\n\n\n\n<li>Total biaya meliputi biaya operasional, biaya produksi, gaji, sewa, dan pengeluaran lainnya<\/li>\n\n\n\n<li>Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah biaya yang langsung berkaitan dengan produk yang dijual<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ketiga rumus ini saling berkaitan dan harus dihitung secara berurutan. Anda tidak bisa langsung melompat ke laba bersih tanpa mengetahui laba kotor terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 1: Hitung total pendapatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah pertama adalah mengumpulkan seluruh uang masuk dari kegiatan usaha dalam satu periode.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendapatan adalah seluruh uang yang masuk dari kegiatan usaha, termasuk penjualan tunai maupun piutang (penjualan yang belum dibayar).<\/p>\n\n\n\n<p>Keduanya tetap dicatat sebagai pendapatan pada periode saat transaksi terjadi, bukan saat uangnya diterima.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendapatan usaha mencakup:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Penjualan produk secara tunai<\/li>\n\n\n\n<li>Piutang usaha<\/li>\n\n\n\n<li>Pendapatan dari jasa atau layanan tambahan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 2: Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP)<\/h3>\n\n\n\n<p>HPP adalah biaya langsung yang dikeluarkan untuk memproduksi atau membeli barang yang Anda jual. <\/p>\n\n\n\n<p>Rumusnya:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>HPP = Persediaan Awal + Pembelian \u2212 Persediaan Akhir<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika stok awal bulan Rp3.000.000, pembelian bahan bulan ini Rp5.000.000, dan stok akhir bulan Rp2.000.000, maka HPP = Rp6.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p>HPP berbeda dari biaya operasional. HPP terkait langsung dengan barang yang terjual, sementara biaya operasional mencakup semua pengeluaran untuk menjalankan usaha (termasuk sewa, gaji, listrik, dll).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 3: Hitung laba kotor<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui total pendapatan dan HPP, Anda bisa menghitung laba kotor:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><strong>Laba Kotor = Total Penjualan \u2212 HPP<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rumus-laba-kotor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Laba kotor<\/a> menunjukkan seberapa efisien usaha Anda dalam menghasilkan produk atau mendapatkan barang dagangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Angka ini belum memperhitungkan biaya operasional seperti sewa, gaji, atau listrik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/akuntansi-untuk-bisnis-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">10 Cara Mengelola Akuntansi untuk Bisnis Kecil, Mudah!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 4: Catat dan kelompokkan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-operasional-pada-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">biaya operasional<\/a><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-1.webp\" alt=\"cara menghitung laba rugi bisnis kecil 1\" class=\"wp-image-47733\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-1-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-1-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Biaya operasional adalah semua pengeluaran yang diperlukan untuk menjalankan usaha di luar HPP. <\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua jenis biaya operasional:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-tetap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Biaya Tetap<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Biaya tetap adalah pengeluaran yang jumlahnya tidak berubah meskipun penjualan naik atau turun. <\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sewa toko atau tempat usaha<\/li>\n\n\n\n<li>Gaji karyawan tetap<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya internet dan telepon<\/li>\n\n\n\n<li>Iuran atau pajak usaha<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya langganan software kasir atau akuntansi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Misalnya, Anda menjual bakso dan berdagang dengan menyewa gerobak. Biaya sewa gerobaknya tetap meski Anda menjual 100 porsi maupun 500 porsi. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-variabel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Biaya Variabel<\/a><\/h4>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan biaya tetap, biaya variabel mengikuti volume penjualan. Semakin banyak yang terjual, semakin besar biaya variabelnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bahan baku produksi<\/li>\n\n\n\n<li>Ongkos kirim<\/li>\n\n\n\n<li>Kemasan produk<\/li>\n\n\n\n<li>Komisi penjualan<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya produksi langsung<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Menghitung laba bersih<\/h3>\n\n\n\n<p>Laba bersih adalah keuntungan yang benar-benar menjadi milik Anda, dihitung setelah semua kewajiban dibayar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-laporan-keuangan-sederhana\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Laporan Keuangan Sederhana dalam Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Perhitungan Laba Rugi Usaha Kecil<\/h2>\n\n\n\n<p>Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh sederhana perhitungan laba rugi usaha kecil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Studi Kasus 1: Warung Makan<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Komponen<\/th><th>Nilai<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Penjualan<\/td><td>Rp15.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Bahan Baku (HPP)<\/td><td>Rp6.000.000<\/td><\/tr><tr><td><strong>Laba Kotor<\/strong><\/td><td><strong>Rp9.000.000<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Gaji Karyawan<\/td><td>Rp2.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Sewa Tempat<\/td><td>Rp1.500.000<\/td><\/tr><tr><td>Listrik &amp; Air<\/td><td>Rp500.000<\/td><\/tr><tr><td>Total Biaya Operasional<\/td><td>Rp4.000.000<\/td><\/tr><tr><td><strong>Laba Bersih<\/strong><\/td><td><strong>Rp5.000.000<\/strong><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Cara menghitung<\/strong> <strong>laba rugi warung makan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Hitung total biaya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Biaya total = HPP + Gaji karyawan + Sewa tempat + Listrik dan air<br>Biaya total = Rp6.000.000 + Rp2.000.000 + Rp1.500.000 + Rp500.000<br><strong>Total biaya = Rp10.000.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Hitung laba bersih<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Laba bersih = Penjualan &#8211; Total biaya<br>Laba bersih = Rp15.000.000 &#8211; Rp10.000.000<br>Laba bersih = Rp5.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, warung makan tersebut berhasil memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp5.000.000.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Studi Kasus 2: Toko Online<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Komponen<\/th><th>Nilai<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Omzet<\/td><td>Rp10.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Modal Barang (HPP)<\/td><td>Rp4.000.000<\/td><\/tr><tr><td><strong>Laba Kotor<\/strong><\/td><td><strong>Rp6.000.000<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Biaya Iklan<\/td><td>Rp1.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Subsidi Ongkir<\/td><td>Rp500.000<\/td><\/tr><tr><td>Total Biaya Operasional<\/td><td>Rp1.500.000<\/td><\/tr><tr><td><strong>Laba Bersih<\/strong><\/td><td><strong>Rp4.500.000<\/strong><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Cara Menghitungnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Hitung total biaya:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Biaya total = Modal barang + Iklan + Ongkir Subsidi<br>Biaya total = Rp4.000.000 + Rp1.000.000 + Rp500.000<br><strong>Total biaya = Rp5.500.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Menghitung laba bersih:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Laba bersih = Rp10.000.000 &#8211; Rp5.500.000<br><strong>Laba bersih = Rp4.500.000<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/rumus-laba-bersih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rumus Laba Bersih Untuk Menghitung Laba dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Membuat Laporan Laba Rugi Sederhana?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-2.webp\" alt=\"cara menghitung laba rugi bisnis kecil 2\" class=\"wp-image-47734\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-bisnis-kecil-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Laporan yang memuat laba rugi usaha kecil adalah laporan laba rugi. Membuat laporan ini tidaklah sulit. <\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa memulainya secara manual atau menggunakan<em> tool<\/em> yang lebih canggih sepert Excel dan software akuntansi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, berikut kami bahas cara membuat laporan laba rugi usaha kecil dengan cara manual:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Catat seluruh pemasukan usaha<\/li>\n\n\n\n<li>Catat biaya operasional<\/li>\n\n\n\n<li>Pisahkan biaya tetap dan variabel<\/li>\n\n\n\n<li>Hitung laba kotor<\/li>\n\n\n\n<li>Kurangi dengan biaya operasional<\/li>\n\n\n\n<li>Tentukan laba bersih<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah melalui tahapan di atas, Anda hanya perlu menyusun laporan laba rugi dengan format sederhana:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Format laporan laba rugi sederhana<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Keterangan<\/th><th>Jumlah<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Total Penjualan<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Total HPP<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Laba Kotor<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Biaya Operasional<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Laba Bersih<\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Format ini sangat cocok digunakan untuk UMKM, toko online, warung makan, bisnis jasa, maupun usaha rumahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tips: menghitung margin keuntungan usaha<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain menghitung nominal laba bersih usaha, idealnya Anda juga perlu tahu <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/margin-laba\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">margin laba<\/a> Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Margin laba membantu mengukur seberapa efisien bisnis menghasilkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Rumus margin laba bersih: (Laba Bersih \u00f7 Pendapatan) \u00d7 100%<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Rumus margin laba kotor: (Laba Kotor \u00f7 Penjualan) \u00d7 100%<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Pertanyaannya, berapa margin ideal untuk usaha kecil? Jawabannya, tergantung jenis usaha Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk usaha makanan dan minuman, biasanya margin bersih 15\u201335% sudah dianggap sehat. Namun untuk toko retail\/online, margin bersih bisa 20-50% tergantung kategori produk.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-bersih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Cara Menghitung Laba Bersih Menggunakan Excel<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>Tool<\/em> Apa Yang Bisa Membantu Menghitung Laba Rugi?<\/h2>\n\n\n\n<p>Jika Anda baru dalam membuat laporan laba rugi, ada beberapa alat dan templat untuk menyederhanakan prosesnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Software akuntansi<\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Software akuntansi <\/a>seperti Kledo populer di kalangan usaha kecil.Kledo dapat mengotomatiskan berbagai proses dalam penghitungan laba rugi dan pembuatan laporannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan selain laporan laba rugi, Kledo juga bisa membuat laporan neraca dan arus kas, yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi bisnis Anda. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Laporan Neraca, Arus Kas dan Laba rugi\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Wuzf9mvb0HY?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Excel atau Spreadsheet<\/h3>\n\n\n\n<p>Excel dan Spreadsheet adalah tool klasik untuk membuat laporan keuangan. Hanya saja, mengoperasikan Excel dan Spreadsheet membutuhkan keahlian lebih.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda belum berpengalaman menggunakan keduanya, Anda bisa memanfaatkan template laporan laba rugi yang bisa Anda unduh secara gratis di internet.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-laporan-laba-rugi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">download template laporan laba rugi gratis<\/a> melalui artikel kami dan melihat contohnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/software-akuntansi-umkm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rekomendasi 10 Software Akuntansi Terbaik untuk UMKM<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Jadi, begitulah cara menghitung laba rugi usaha kecil. Mengetahui kondisi keuangan usaha Anda sangatlah penting sebagai bahan pertimbangan dalam membuat keputusan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Selalu catat semua transaksi Anda dan lakukan penghitungan laba rugi dan pembuatan laporan sebulan sekali.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa menggunakan software akuntansi Kledo untuk mempermudah pencatatan keuangan Anda, melihat kondisi keuangan secara real-time, dan mengakses 50+ laporan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Coba Kledo sekarang juga lewat <a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=Akuntansieasy\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">tautan ini.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebanyakan usaha kecil hanya berjalan tanpa menghitung laba rugi. Padahal jika seperti ini, bisnis tidak akan tahu apa mereka benar-benar untung atau justru merugi. Pelaku UMKM sering merasa aman karena adanya transaksi setiap hari dan nominal omzetnya tinggi. Padahal, omzet yang besar pun belum tentu menghasilkan laba bersih yang tinggi. Karena itu, setiap pebisnis harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":47738,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[360],"tags":[17334,17331,105,17332,1134],"class_list":["post-47730","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan-akuntansi","tag-cara-membuat-laporan-laba-rugi-sederhana","tag-cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil","tag-kledo","tag-laba-rugi-usaha-kecil","tag-software-akuntansi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung laba rugi untuk usaha kecil beserta contoh dan cara membuat laporannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung laba rugi untuk usaha kecil beserta contoh dan cara membuat laporannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-12T09:20:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-12T09:20:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?\",\"datePublished\":\"2026-05-12T09:20:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-12T09:20:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/\"},\"wordCount\":1310,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp\",\"keywords\":[\"cara membuat laporan laba rugi sederhana\",\"cara menghitung laba rugi usaha kecil\",\"kledo\",\"laba rugi usaha kecil\",\"software akuntansi\"],\"articleSection\":[\"Panduan Akuntansi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/\",\"name\":\"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp\",\"datePublished\":\"2026-05-12T09:20:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-12T09:20:40+00:00\",\"description\":\"Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung laba rugi untuk usaha kecil beserta contoh dan cara membuat laporannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"cara menghitung laba rugi usaha kecil banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?","description":"Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung laba rugi untuk usaha kecil beserta contoh dan cara membuat laporannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?","og_description":"Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung laba rugi untuk usaha kecil beserta contoh dan cara membuat laporannya.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2026-05-12T09:20:33+00:00","article_modified_time":"2026-05-12T09:20:40+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?","datePublished":"2026-05-12T09:20:33+00:00","dateModified":"2026-05-12T09:20:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/"},"wordCount":1310,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp","keywords":["cara membuat laporan laba rugi sederhana","cara menghitung laba rugi usaha kecil","kledo","laba rugi usaha kecil","software akuntansi"],"articleSection":["Panduan Akuntansi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/","name":"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp","datePublished":"2026-05-12T09:20:33+00:00","dateModified":"2026-05-12T09:20:40+00:00","description":"Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung laba rugi untuk usaha kecil beserta contoh dan cara membuat laporannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil-banner.webp","width":1200,"height":600,"caption":"cara menghitung laba rugi usaha kecil banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/cara-menghitung-laba-rugi-usaha-kecil\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana Cara Menghitung Laba Rugi Usaha Kecil?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47730"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47730\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47736,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47730\/revisions\/47736"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47738"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47730"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}