{"id":48408,"date":"2026-06-03T13:05:48","date_gmt":"2026-06-03T06:05:48","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=48408"},"modified":"2026-06-03T13:05:55","modified_gmt":"2026-06-03T06:05:55","slug":"inden-dalam-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/","title":{"rendered":"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam bisnis, inden adalah sistem pembelian di mana konsumen memesan dan membayar untuk barang atau jasa yang belum tersedia secara fisik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsumen yang memesan akan membayar uang DP (<em>down payment<\/em>) dan biasanya mendapat perkiraan kapan barang akan tersedia untuk mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya, sistem inden ini berlaku untuk kendaraan seperti mobil dan motor serta barang impor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada artikel ini, Anda akan mempelajari manfaat inden dalam bisnis, cara kerja dan tahapan prosesnya, serta bagaimana pencatatan akuntansinya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Banyak Bisnis Menggunakan Sistem Inden?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak pelaku usaha di berbagai bidang (terutama otomotif) yang menggunakan sistem inden. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui mekanisme ini, pelanggan melakukan pemesanan terlebih dahulu sebelum produk tersedia atau dikirimkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem inden bisa menjadi solusi ketika stok terbatas tetapi tetap ingin mengamankan penjualan, mengelola persediaan, mengurangi risiko penumpukan barang, dan menjaga kesehatan arus kas bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Keterbatasan Stok<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu alasan utama bisnis menerapkan sistem inden adalah karena keterbatasan stok barang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi ini sering terjadi pada produk yang memiliki permintaan tinggi, produk impor yang membutuhkan waktu pengiriman lebih lama, atau barang yang diproduksi dalam jumlah terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daripada kehilangan calon pembeli karena stok habis, perusahaan dapat membuka pemesanan inden sehingga pelanggan tetap dapat melakukan transaksi dan masuk dalam daftar antrean pengiriman. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan cara ini, bisnis tetap memperoleh penjualan meskipun barang belum tersedia secara langsung. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, sistem ini juga menjaga kepuasan pelanggan karena mereka tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan produk yang mereka mau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Efisiensi Modal Kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pengelolaan bisnis, modal kerja merupakan aset penting yang harus digunakan secara efisien. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menyimpan stok dalam jumlah besar sering kali membutuhkan investasi yang tidak sedikit, mulai dari biaya pembelian barang hingga biaya penyimpanan di gudang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui sistem inden, bisnis hanya perlu menambah stok ketika mendapat pesanan. Jadi, mereka tidak perlu menumpuk barang yang berisiko tidak laku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stok barang yang menumpuk sendiri mengikat modal dan meningkatkan biaya penyimpanan, jadi sebisa mungkin harus dihindari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Permintaan Pasar yang Fluktuatif<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua produk memiliki tingkat permintaan yang stabil. Beberapa jenis barang laris manis pada waktu tertentu, saat baru meluncur, atau ketika tren pasar sedang meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem inden memungkinkan bisnis mengukur minat pasar sebelum memproduksi atau membeli barang dalam jumlah besar. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data pesanan yang masuk dapat menjadi dasar untuk menentukan jumlah produksi yang lebih akurat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, perusahaan dapat menghindari kelebihan stok (<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/overstock-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">overstock<\/a><\/em>) maupun kekurangan stok (<em><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/stock-out\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">stockout<\/a><\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Produk Kustom atau Pre-Order<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem inden juga banyak digunakan untuk produk yang dibuat sesuai permintaan pelanggan (<em>custom order<\/em>) atau dijual dengan skema <em>pre-order<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya meliputi furnitur custom, pakaian dengan desain khusus, merchandise eksklusif, hingga kendaraan dengan spesifikasi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada jenis produk ini, proses produksi biasanya baru dimulai setelah pesanan diterima. Hal tersebut memungkinkan bisnis memberikan pilihan yang lebih personal kepada pelanggan tanpa harus menyediakan berbagai variasi produk dalam stok. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=Akuntansieasy\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 2\" class=\"wp-image-37162\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/istilah-jual-beli-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">26 Istilah Jual Beli Online yang Wajib Anda Ketahui<\/a> <\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Kerja Sistem Inden dalam Bisnis?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-1.webp\" alt=\"inden dalam bisnis 1\" class=\"wp-image-48422\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-1-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-1-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara kerja inden mirip dengan pre order, yaitu konsumen memesan dulu sebelum barang tersedia, lalu baru akan dikirim barangnya setelah ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, ada jeda waktu antara bisnis menerima pembayaran dan mengirim barang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana dengan tahapan proses inden? Meskipun setiap bisnis dapat memiliki prosedur yang berbeda, secara umum proses inden terdiri dari beberapa tahapan berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pelanggan Melakukan Pemesanan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses dimulai ketika pelanggan melakukan pemesanan terhadap produk yang tersedia melalui sistem inden. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap ini, bisnis biasanya menjelaskan spesifikasi produk, harga, estimasi waktu produksi atau pengiriman, serta syarat dan ketentuan pemesanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi yang jelas sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman terkait waktu tunggu (<em>lead time<\/em>) maupun ketersediaan barang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pelanggan Membayar DP atau Pembayaran Penuh<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah pesanan dikonfirmasi, pelanggan melakukan pembayaran sesuai kebijakan yang ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa bisnis hanya meminta uang muka atau <em>down payment<\/em> (DP), sementara yang lain mewajibkan pelanggan untuk langsung melunasinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembayaran ini berfungsi sebagai tanda jadi sekaligus komitmen pelanggan terhadap pesanan yang dibuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bisnis Memesan atau Memproduksi Barang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menerima pembayaran, bisnis mulai menjalankan proses pengadaan. Pada perusahaan otomotif, barang mungkin akan dipesan dari pemasok atau distributor. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara pada bisnis manufaktur, proses produksi baru dimulai setelah pesanan diterima.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahap ini mencakup berbagai aktivitas seperti pembelian bahan baku, penjadwalan produksi, kontrol kualitas, hingga pengelolaan rantai pasok agar pesanan dapat selesai sesuai target waktu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Barang Dikirim kepada Pelanggan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika produk sudah tersedia atau selesai diproduksi, bisnis akan mengatur proses pengiriman kepada pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum pengiriman dilakukan, perusahaan biasanya melakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan barang sesuai dengan spesifikasi yang dipesan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah barang diterima pelanggan, proses inden dianggap selesai. Pada beberapa kasus, pelanggan juga dapat melakukan klaim garansi atau layanan purna jual jika diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/make-to-order\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Make to Order Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan Pembayaran Inden Dilakukan?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-2.webp\" alt=\"inden dalam bisnis 2\" class=\"wp-image-48423\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembayaran pada sistem inden dapat dilakukan dengan beberapa metode tergantung kebijakan bisnis, nilai transaksi, dan jenis produk yang dijual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Sistem DP (<em>Down Paymen<\/em>t)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode yang paling umum adalah pembayaran uang muka atau DP. Pelanggan membayar sebagian dari total harga produk saat melakukan pemesanan, sedangkan sisanya dilunasi ketika barang selesai diproduksi atau siap dikirim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Pelanggan tidak perlu mengeluarkan seluruh dana di awal, sementara bisnis mendapat kepastian dari pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pembayaran Penuh di Muka<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada beberapa jenis produk, terutama barang kustom atau produk dengan nilai produksi tinggi, bisnis dapat meminta pembayaran penuh saat pesanan dibuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Skema ini sering digunakan untuk mengurangi risiko pembatalan pesanan dan membantu perusahaan memperoleh dana yang dibutuhkan untuk proses produksi atau pengadaan barang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pelunasan Sebelum Pengiriman<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam model ini, pelanggan membayar DP terlebih dahulu saat pemesanan. Setelah barang selesai diproduksi atau sudah tersedia, bisnis akan meminta pelunasan sebelum proses pengiriman dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini cukup populer karena memberikan perlindungan bagi kedua pihak. Bisnis memperoleh kepastian pembayaran, sedangkan pelanggan dapat memastikan bahwa barang benar-benar tersedia sebelum melakukan pelunasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/open-order\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa itu Open Order? + Istilah Jual Beli Online Lainnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Alur Inden pada Bisnis?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penerapan sistem inden berbeda-beda tergantung jenis usaha dan karakteristik produknya. Berikut beberapa contoh penerapannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Contoh pada Bisnis Furnitur<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Produsen furnitur sering menggunakan sistem inden karena banyak produk dibuat berdasarkan ukuran, desain, atau material yang dipilih pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah pesanan dan DP diterima, perusahaan akan membeli bahan baku, memulai proses produksi, melakukan <strong>finishing<\/strong>, lalu mengirimkan produk ke alamat pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Model ini memungkinkan bisnis menawarkan lebih banyak variasi desain tanpa harus menyimpan stok furnitur dalam jumlah besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Contoh pada Bisnis Otomotif<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam industri otomotif, sistem inden biasanya digunakan ketika permintaan kendaraan melebihi stok yang tersedia atau saat peluncuran model baru. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsumen melakukan pemesanan dan membayar uang muka, kemudian dealer memasukkan pesanan ke dalam daftar antrean distribusi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah unit kendaraan tersedia dari pabrik atau distributor, pelanggan diminta melakukan pelunasan sebelum kendaraan diserahkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem ini membantu dealer mengelola permintaan pasar dan mengurangi risiko kelebihan stok.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Contoh pada Bisnis Fashion<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak brand fashion menggunakan sistem <em>pre-order<\/em> atau inden untuk menguji minat pasar terhadap produk baru. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan memesan produk selama periode tertentu, kemudian perusahaan memproduksi barang berdasarkan jumlah pesanan yang terkumpul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan ini membantu bisnis fashion mengurangi risiko stok tidak terjual, meningkatkan efisiensi produksi, serta meminimalkan biaya penyimpanan persediaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, data pesanan yang masuk dapat digunakan untuk memperkirakan tren permintaan dan merencanakan koleksi berikutnya dengan lebih akurat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/product-launch\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Product Launch: Pengertian, Tips, dan Hal-Hal yang Harus Diperhatikan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Pencatatan Akuntansi untuk Barang Inden?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-3.webp\" alt=\"inden dalam bisnis 3\" class=\"wp-image-48424\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-3-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pencatatan akuntansi untuk barang inden sedikit berbeda dari pencatatan penjualan biasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apalagi, dalam sistem inden sering terdapat jeda waktu antara pembayaran, produksi, dan penyerahan barang kepada pelanggan. Belum lagi, bisnis juga kadang menerima DP atau uang lunas langsung di awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Saat Menerima DP dari Pelanggan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika pelanggan membayar uang muka (DP) untuk barang inden, dana yang diterima belum dapat diakui sebagai pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab, perusahaan masih memiliki kewajiban untuk memproduksi atau menyerahkan barang tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, uang muka dicatat sebagai liabilitas atau utang kepada pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan memesan meja custom senilai Rp10.000.000 dan membayar DP sebesar Rp3.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jurnal yang dibuat:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Kas<\/td><td>Rp3.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Uang Muka Pelanggan<\/td><td><\/td><td>Rp3.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap ini, <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/laporan-laba-rugi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">laporan laba rugi<\/a> belum menunjukkan adanya pendapatan dari transaksi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Saat Barang Diserahkan kepada Pelanggan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendapatan baru diakui ketika barang telah selesai dan diserahkan kepada pelanggan. Pada saat ini, perusahaan telah memenuhi kewajibannya sehingga transaksi dapat diakui sebagai penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya pelanggan melunasi sisa pembayaran Rp7.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jurnal penerimaan pelunasan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Kas<\/td><td>Rp7.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><\/td><td>Piutang Usaha\/Kewajiban Pelanggan Rp7.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-pengakuan-pendapatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jurnal pengakuan pendapatan<\/a>:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Uang Muka Pelanggan<\/td><td>Rp3.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Kas\/Piutang Usaha<\/td><td>Rp7.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Penjualan<\/td><td><\/td><td>Rp10.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan jurnal tersebut, seluruh nilai transaksi akhirnya tercatat sebagai pendapatan pada periode penyerahan barang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Saat Mengakui Harga Pokok Penjualan (HPP)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mencatat penjualan, perusahaan juga perlu mengakui biaya barang yang dijual sebagai Harga Pokok Penjualan (HPP).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya total biaya produksi mejaadalah Rp6.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jurnalnya:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Harga Pokok Penjualan<\/td><td>Rp6.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Persediaan Barang Jadi<\/td><td><\/td><td>Rp6.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pencatatan ini memastikan bisnis bisa menghitung laba kotor dengan benar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Jika Bisnis Menjadi Pembeli Barang Inden<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila perusahaan melakukan pemesanan barang secara inden kepada pemasok dan membayar uang muka, pembayaran tersebut belum langsung dicatat sebagai persediaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh perusahaan membayar DP pembelian mesin sebesar Rp20.000.000.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Akun<\/th><th>Debit<\/th><th>Kredit<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Uang Muka Pembelian<\/td><td>Rp20.000.000<\/td><td><\/td><\/tr><tr><td>Kas<\/td><td><\/td><td>Rp20.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika mesin diterima, saldo uang muka tersebut dipindahkan ke akun aset atau persediaan sesuai jenis barang yang dibeli.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/sistem-pencatatan-akuntansi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sistem Pencatatan Akuntansi: Pengertian dan Pembahasan Lengkapnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, inden dalam bisnis adalah sistem pembelian barang atau jasa di mana produk belum tersedia secara fisik atau siap dikirim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis melakukan inden untuk menjaga stok sambil tetap menjawab kebutuhan dan permintaan konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisnis yang sering menggunakan sistem inden sebaiknya memiliki pencatatan persediaan, uang muka pelanggan, dan pengakuan pendapatan yang terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan menggunakan<a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> software akuntansi<\/a> seperti Kledo, seluruh transaksi inden dapat dipantau secara otomatis mulai dari penerimaan DP, proses produksi atau pengadaan barang, hingga pelunasan dan pengakuan pendapatan, sehingga laporan keuangan tetap akurat dan sesuai dengan kondisi bisnis yang sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=Akuntansieasy\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Coba Kledo gratis<\/a> dan mudahkan proses pencatatan inden dalam bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam bisnis, inden adalah sistem pembelian di mana konsumen memesan dan membayar untuk barang atau jasa yang belum tersedia secara fisik. Konsumen yang memesan akan membayar uang DP (down payment) dan biasanya mendapat perkiraan kapan barang akan tersedia untuk mereka. Biasanya, sistem inden ini berlaku untuk kendaraan seperti mobil dan motor serta barang impor. Pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":48460,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[427],"tags":[17541,17539,105,17554,17538,1134,862],"class_list":["post-48408","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-bisnis","tag-cara-kerja-sistem-inden","tag-inden-dalam-bisnis","tag-kledo","tag-mengetahui-apa-itu-inden","tag-sistem-inden","tag-software-akuntansi","tag-tips-bisnis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel ini, Anda akan mempelajari manfaat inden dalam bisnis, cara kerja dan tahapan prosesnya, serta bagaimana pencatatan akuntansinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini, Anda akan mempelajari manfaat inden dalam bisnis, cara kerja dan tahapan prosesnya, serta bagaimana pencatatan akuntansinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-03T06:05:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-03T06:05:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya\",\"datePublished\":\"2026-06-03T06:05:48+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-03T06:05:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/\"},\"wordCount\":1589,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/inden-dalam-bisnis-banner.webp\",\"keywords\":[\"cara kerja sistem inden\",\"inden dalam bisnis\",\"kledo\",\"mengetahui apa itu inden\",\"sistem inden\",\"software akuntansi\",\"tips bisnis\"],\"articleSection\":[\"Tips Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/inden-dalam-bisnis-banner.webp\",\"datePublished\":\"2026-06-03T06:05:48+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-03T06:05:55+00:00\",\"description\":\"Pada artikel ini, Anda akan mempelajari manfaat inden dalam bisnis, cara kerja dan tahapan prosesnya, serta bagaimana pencatatan akuntansinya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/inden-dalam-bisnis-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/inden-dalam-bisnis-banner.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"inden dalam bisnis banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/inden-dalam-bisnis\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya","description":"Pada artikel ini, Anda akan mempelajari manfaat inden dalam bisnis, cara kerja dan tahapan prosesnya, serta bagaimana pencatatan akuntansinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya","og_description":"Pada artikel ini, Anda akan mempelajari manfaat inden dalam bisnis, cara kerja dan tahapan prosesnya, serta bagaimana pencatatan akuntansinya.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2026-06-03T06:05:48+00:00","article_modified_time":"2026-06-03T06:05:55+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya","datePublished":"2026-06-03T06:05:48+00:00","dateModified":"2026-06-03T06:05:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/"},"wordCount":1589,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-banner.webp","keywords":["cara kerja sistem inden","inden dalam bisnis","kledo","mengetahui apa itu inden","sistem inden","software akuntansi","tips bisnis"],"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/","name":"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-banner.webp","datePublished":"2026-06-03T06:05:48+00:00","dateModified":"2026-06-03T06:05:55+00:00","description":"Pada artikel ini, Anda akan mempelajari manfaat inden dalam bisnis, cara kerja dan tahapan prosesnya, serta bagaimana pencatatan akuntansinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/inden-dalam-bisnis-banner.webp","width":1200,"height":600,"caption":"inden dalam bisnis banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/inden-dalam-bisnis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Inden dalam Bisnis? Cara Kerja dan Pencatatannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48408","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48408"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48408\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48480,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48408\/revisions\/48480"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48460"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48408"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48408"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}