{"id":48777,"date":"2026-06-15T14:49:47","date_gmt":"2026-06-15T07:49:47","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=48777"},"modified":"2026-06-15T14:49:56","modified_gmt":"2026-06-15T07:49:56","slug":"stakeholder-analysis-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/","title":{"rendered":"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua<em> stakeholder <\/em>memerlukan atensi yang sama, karena itu Anda perlu melakukan <em>stakeholder analysis<\/em> untuk mencari tahu siapa yang harus Anda ajak berinteraksi dan sejauh mana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan melakukan analisis ini, Anda bisa tahu kepada siapa saja Anda harus berkomunikasi terkait kemajuan proyek bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menyaring siapa saja orang-orangnya, Anda juga bisa menyusun topik-topik yang perlu Anda sampaikan dan seberapa sering Anda harus berbicara dengan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini akan membahas apa itu stakeholder analysis, cara melakukannya, serta contohnya.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu <em>Stakeholder<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Stakeholder<\/em> adalah setiap individu, kelompok, atau organisasi yang memiliki kepentingan terhadap, terdampak oleh, atau dapat memengaruhi aktivitas dan keputusan suatu perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Stakeholder<\/em> dapat bersifat internal, seperti karyawan dan pemegang saham, maupun eksternal, seperti pemerintah, investor, dan masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/teori-stakeholder\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">teori stakeholder,<\/a> bisnis tidak boleh hanya mengejar keuntungan pagi pemegang saham tapi juga harus bisa memberikan nilai bagi seluruh stakeholder.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masalahnya, kepentingan dan perhatian stakeholder bisa berbeda-beda. Ada yang mementingkan imbal hasil finansial (investor), ada juga yang menginginkan peluang kerja (masyarakat setempat) hingga kepatuhan terhadap regulasi dan perlindungan lingkungan (pemerintah). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami kebutuhan para stakeholder serta menjalin keterlibatan atau<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-engagement-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> <em>engagement<\/em><\/a> yang baik dengan mereka agar usaha dapat beroperasi dengan baik.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 1\" class=\"wp-image-37161\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-1.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca Juga: <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu <em>Stakeholder Analysis<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Stakeholder analysis<\/em> adalah suatu pendekatan atau serangkaian alat untuk menghasilkan pemahaman mengenai individu maupun organisasi agar dapat memahami perilaku, tujuan, hubungan, dan kepentingan mereka. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, analisis ini juga berfungsi untuk menilai pengaruh dan sumber daya yang setiap <em>stakeholder<\/em> miliki dalam proses pengambilan keputusan atau pelaksanaan proyek bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi dari analisis ini bisa Anda gunakan untuk memahami bagaimana suatu kebijakan berkembang dan menilai kelayakan arah kebijakan di masa depan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, metode ini juga dapat membantu pelaksanaan proyek, <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pengambilan-keputusan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pengambilan keputusan <\/a>tertentu, atau pencapaian tujuan organisasi, serta mendukung penyusunan strategi dalam mengelola<em> stakeholder<\/em> yang memiliki peran penting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/keputusan-manajerial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengertian Keputusan Manajerial, Karakteristik, Jenis, dan Tahapnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Utama <em>Stakeholder Analysis<\/em> untuk Bisnis<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-1.webp\" alt=\"stakeholder analysis 1\" class=\"wp-image-48778\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-1.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-1-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-1-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Membantu Memahami Kebutuhan Pihak yang Berkepentingan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap bisnis berinteraksi dengan berbagai<em> stakeholder<\/em>, mulai dari pelanggan, karyawan, pemasok, investor, hingga pemerintah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui stakeholder analysis, perusahaan dapat memahami harapan dan kebutuhan masing-masing pihak sehingga dapat mengambil keputusan yang lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, pelanggan menginginkan kualitas produk yang konsisten, sementara investor lebih fokus pada profitabilitas dan pertumbuhan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mengurangi Risiko Bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan mengetahui potensi konflik atau hal-hal yang bisa menyebabkan <em>stakeholder <\/em>merasa tidak puas, bisnis Anda bisa mengambil langkah pencegahan dari awal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, terlambat membayar kepada pemasok bisa mengganggu rantai pasok, sedangkan tidak patuh terhadap regulasi perpajakan dapat menimbulkan sanksi dari pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mendukung Pengambilan Keputusan yang Lebih Akurat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Stakeholder analysis<\/em> membantu manajemen mempertimbangkan berbagai sudut pandang sebelum mengambil keputusan strategis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, ketika perusahaan ingin menaikkan harga produk, manajemen dapat mempertimbangkan dampaknya terhadap pelanggan, distributor, dan target laba perusahaan secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Meningkatkan Hubungan dengan Pelanggan dan Mitra Bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami kebutuhan <em>stakeholder <\/em>memungkinkan perusahaan membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan, pemasok, maupun mitra usaha.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungan yang kuat dapat meningkatkan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/loyalitas-pelanggan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">loyalitas pelanggan<\/a>, memperlancar kerja sama bisnis, dan menciptakan peluang pertumbuhan jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Membantu Menjaga Kepatuhan dan Tata Kelola Perusahaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi akuntan dan pemilik bisnis, <em>stakeholder analysis<\/em> juga berperan dalam memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan, seperti perpajakan, ketenagakerjaan, dan pelaporan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini dapat mengurangi risiko hukum sekaligus meningkatkan kredibilitas perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Meningkatkan Reputasi Bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan yang memperhatikan kepentingan <em>stakeholder <\/em>cenderung lebih dipercaya oleh pelanggan, investor, dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Reputasi yang baik dapat menjadi <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/keunggulan-kompetitif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">keunggulan kompetitif<\/a> yang mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Membantu <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/perencanaan-keuangan-dalam-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Perencanaan Keuangan<\/a> dan Operasional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi akuntan, <em>stakeholder analysis<\/em> dapat menjadi dasar dalam menyusun anggaran, proyeksi arus kas, hingga strategi pengelolaan risiko.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan memahami pihak-pihak yang paling berpengaruh terhadap bisnis, perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/financial-planning-and-analysis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Financial Planning and Analysis: Fungsi, Peran, dan Tugasnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan <em>Stakeholder Analysis<\/em> Perlu Dilakukan?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-2.webp\" alt=\"stakeholder analysis 2\" class=\"wp-image-48779\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut beberapa kondisi ketika <em>stakeholder analysis <\/em>perlu dilakukan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Saat memulai bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap awal, analisis ini membantu pemilik usaha mengidentifikasi pihak-pihak yang akan memengaruhi keberhasilan bisnis, seperti pelanggan, pemasok, investor, dan regulator.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Saat menyusun strategi bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum meluncurkan produk baru, membuka cabang, menaikkan harga, atau memasuki pasar baru, perusahaan perlu memahami bagaimana keputusan tersebut akan memengaruhi <em>stakeholde<\/em>r utama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Saat terjadi perubahan regulasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan aturan perpajakan, ketenagakerjaan, atau perizinan dapat memengaruhi hubungan perusahaan dengan pemerintah dan stakeholder lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, stakeholder analysis perlu dilakukan untuk menilai dampaknya terhadap operasional bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Saat menghadapi masalah atau krisis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika terjadi penurunan penjualan, keluhan pelanggan, masalah pemasok, atau kendala keuangan, <em>stakeholder analysis<\/em> dapat membantu perusahaan menentukan pihak mana yang perlu diprioritaskan dalam penyelesaian masalah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Secara berkala<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak perusahaan melakukan analisis setiap tahun atau ketika menyusun rencana bisnis dan anggaran tahunan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuannya adalah memastikan strategi perusahaan tetap relevan dengan kebutuhan <em>stakeholder.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/analisis-operasional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pengertian Analisis Operasional, Cara Kerja, Fungsi, &amp; Tips Melakukannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Melakukan <em>Stakeholder Analysis<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stakeholder analysis dapat membantu bisnis memahami pihak-pihak yang dapat memengaruhi atau terdampak oleh suatu keputusan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baik Anda ingin membuka cabang baru, atau meluncurkan produk baru, prosesnya pada dasarnya terdiri dari empat langkah: mengidentifikasi<em> stakeholder,<\/em> menganalisis kepentingannya, menentukan prioritas, dan menyusun strategi komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 1: Identifikasi <em>Stakeholder<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulailah dengan membuat daftar semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap bisnis atau keputusan yang akan diambil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stakeholder dapat berasal dari dalam maupun luar perusahaan, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pemilik bisnis<\/li>\n\n\n\n<li>Investor atau pemegang saham<\/li>\n\n\n\n<li>Karyawan<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li>Pemasok<\/li>\n\n\n\n<li>Kreditur atau bank<\/li>\n\n\n\n<li>Pemerintah dan regulator<\/li>\n\n\n\n<li>Mitra bisnis<\/li>\n\n\n\n<li>Masyarakat sekitar<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap ini, buatlah daftar yang selengkap mungkin. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih baik memasukkan stakeholder yang ternyata kurang berpengaruh daripada melewatkan pihak yang ternyata memiliki peran penting terhadap keberhasilan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misal, jika perusahaan ingin membuka cabang baru, stakeholder yang perlu diperhatikan tidak hanya investor dan pelanggan, tetapi juga pemasok, pemerintah daerah, calon karyawan, serta masyarakat di sekitar lokasi usaha.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 2: Analisis Kepentingan dan Pengaruh Stakeholder<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah stakeholder teridentifikasi, langkah berikutnya adalah memahami kepentingan, harapan, dan tingkat pengaruh mereka terhadap bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa pertanyaan yang dapat membantu proses analisis antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Apa yang mereka harapkan dari keputusan atau kebijakan ini?<\/li>\n\n\n\n<li>Apa keuntungan atau risiko yang mungkin mereka alami?<\/li>\n\n\n\n<li>Seberapa besar pengaruh mereka terhadap keberhasilan bisnis?<\/li>\n\n\n\n<li>Seberapa penting dukungan mereka bagi perusahaan?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Investor biasanya berfokus pada profitabilitas dan pertumbuhan bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan menginginkan produk berkualitas dengan harga yang kompetitif.<\/li>\n\n\n\n<li>Karyawan mengharapkan lingkungan kerja yang nyaman dan kompensasi yang adil.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemerintah lebih memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan dan kewajiban pajak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi ini dapat diperoleh melalui diskusi internal, survei pelanggan, wawancara, laporan keuangan, maupun pengalaman bisnis sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 3: Tentukan Prioritas Stakeholder<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua stakeholder membutuhkan perhatian yang sama. Oleh karena itu, perusahaan perlu menentukan stakeholder mana yang harus menjadi prioritas utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu metode yang sering digunakan adalah <strong>Power\/Interest Grid<\/strong>, yaitu mengelompokkan stakeholder berdasarkan tingkat pengaruh (<em>power<\/em>) dan tingkat kepentingan (<em>interest<\/em>)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, stakeholder dapat dibagi menjadi empat kelompok:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Kelompok<\/th><th>Strategi<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Pengaruh tinggi, kepentingan tinggi<\/td><td>Libatkan secara aktif dalam pengambilan keputusan.<\/td><\/tr><tr><td>Pengaruh tinggi, kepentingan rendah<\/td><td>Jaga hubungan dan berikan informasi secara berkala.<\/td><\/tr><tr><td>Pengaruh rendah, kepentingan tinggi<\/td><td>Berikan informasi yang cukup dan dengarkan masukan mereka.<\/td><\/tr><tr><td>Pengaruh rendah, kepentingan rendah<\/td><td>Pantau seperlunya.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 4: Susun Strategi Komunikasi dan Keterlibatan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengetahui stakeholder mana yang menjadi prioritas, langkah terakhir adalah menentukan cara berkomunikasi dan berinteraksi dengan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa hal yang perlu ditentukan meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Informasi apa yang perlu disampaikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Seberapa sering komunikasi dilakukan.<\/li>\n\n\n\n<li>Media komunikasi yang digunakan.<\/li>\n\n\n\n<li>Siapa yang bertanggung jawab melakukan komunikasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Investor mungkin membutuhkan laporan kinerja keuangan setiap bulan atau kuartal.<\/li>\n\n\n\n<li>Karyawan memerlukan pembaruan informasi terkait perubahan kebijakan perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan dapat diberi informasi melalui email, media sosial, atau layanan pelanggan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemasok mungkin membutuhkan koordinasi rutin terkait jadwal pengiriman dan pembayaran.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan strategi komunikasi yang tepat, perusahaan dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan stakeholder sekaligus mengurangi risiko kesalahpahaman dan konflik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/komunikasi-pemasaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Komunikasi Pemasaran: Tujuan, Fungsi, dan Strategi yang Efektif<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh <em>Stakeholder Analysis<\/em> dalam Implementasi Software Akuntansi<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-3.webp\" alt=\"stakeholder analysis 3\" class=\"wp-image-48780\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-3-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar lebih mudah memahami cara kerja stakeholder analysis, mari lihat contoh penerapannya pada sebuah perusahaan distribusi yang ingin mengganti sistem pencatatan manual dengan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntans-gratis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software akuntansi <\/a>terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 1: Mengidentifikasi <em>stakeholder<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan terlebih dahulu membuat daftar pihak yang akan terdampak atau dapat memengaruhi keberhasilan implementasi sistem baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daftar <em>stakeholder<\/em> yang teridentifikasi antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pemilik bisnis<\/li>\n\n\n\n<li>Tim akuntansi dan keuangan<\/li>\n\n\n\n<li>Manajer operasional<\/li>\n\n\n\n<li>Tim penjualan<\/li>\n\n\n\n<li>Karyawan yang memasukkan transaksi<\/li>\n\n\n\n<li>Auditor<\/li>\n\n\n\n<li>Vendor software akuntansi<\/li>\n\n\n\n<li>Investor atau pemegang saham<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 2: Memahami Kepentingan Stakeholder<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah stakeholder diidentifikasi, perusahaan melakukan diskusi dan wawancara untuk memahami kebutuhan, harapan, dan kekhawatiran masing-masing pihak.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Stakeholder<\/th><th>Kepentingan dan Harapan<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Pemilik bisnis<\/td><td>Menginginkan laporan keuangan yang lebih cepat, akurat, dan mudah dipantau.<\/td><\/tr><tr><td>Tim akuntansi<\/td><td>Membutuhkan sistem yang mempermudah pencatatan transaksi dan penyusunan laporan.<\/td><\/tr><tr><td>Manajer operasional<\/td><td>Menginginkan data persediaan dan penjualan yang terintegrasi.<\/td><\/tr><tr><td>Tim penjualan<\/td><td>Membutuhkan proses pencatatan transaksi yang lebih sederhana dan cepat.<\/td><\/tr><tr><td>Auditor<\/td><td>Mengharapkan data yang terdokumentasi dengan baik dan mudah ditelusuri.<\/td><\/tr><tr><td>Vendor software<\/td><td>Berfokus pada keberhasilan implementasi dan penggunaan sistem secara optimal.<\/td><\/tr><tr><td>Investor<\/td><td>Menginginkan transparansi serta informasi keuangan yang lebih akurat.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 3: Mengelompokkan dan Mengevaluasi<em> Stakeholder<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, perusahaan memetakan stakeholder berdasarkan tingkat pengaruh dan kepentingannya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pengaruh Tinggi \u2013 Kepentingan Tinggi<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh <em>stakeholder <\/em>di kategori ini adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pemilik bisnis<\/li>\n\n\n\n<li>Tim akuntansi<\/li>\n\n\n\n<li>Manajer operasional<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelompok ini perlu dilibatkan secara aktif dalam proses pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pengaruh Tinggi \u2013 Kepentingan Rendah<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Investor adalah satu-satunya pemangku kepentingan di kategori ini. Mereka perlu memperoleh informasi perkembangan proyek secara berkala tanpa harus terlibat dalam aktivitas operasional harian.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pengaruh Rendah \u2013 Kepentingan Tinggi<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, tim penjualan dan karyawan pengguna sistem. Meskipun tidak memiliki kewenangan besar, mereka akan menggunakan sistem setiap hari sehingga masukan mereka tetap penting.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pengaruh Rendah \u2013 Kepentingan Rendah<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pihak lain yang hanya terdampak secara tidak langsung cukup diberikan informasi sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 4: Menyusun Strategi Keterlibatan Stakeholder<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan hasil analisis, perusahaan kemudian menyusun strategi komunikasi yang berbeda untuk setiap kelompok stakeholder.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Stakeholder<\/td><td>Tindakan<\/td><\/tr><tr><td><strong>Pemilik bisnis<\/strong><\/td><td>&#8211; Menyampaikan laporan perkembangan implementasi secara rutin.<br>&#8211; Membahas target efisiensi dan manfaat bisnis yang akan diperoleh.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Tim akuntansi dan keuangan<\/strong><\/td><td>&#8211; Memberikan pelatihan penggunaan sistem.<br>&#8211; Melibatkan mereka dalam proses migrasi data dan pengujian sistem.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Manajer operasional<\/strong><\/td><td>&#8211; Menjelaskan dampak sistem terhadap proses bisnis dan pengelolaan persediaan.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Karyawan pengguna sistem<\/strong><\/td><td>&#8211; Menyediakan sesi pelatihan dan dukungan teknis.<br>&#8211; Membuka saluran umpan balik untuk mengatasi kendala penggunaan.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Investor<\/strong><\/td><td>&#8211; Memberikan laporan berkala mengenai biaya implementasi, manfaat yang diperoleh, dan peningkatan efisiensi perusahaan.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Vendor software<\/strong><\/td><td>&#8211; Melakukan koordinasi rutin terkait jadwal implementasi, pelatihan, dan penyelesaian masalah teknis.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/manfaat-laporan-keuangan-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">21 Manfaat Laporan Keuangan bagi Bisnis dan Stakeholders<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Stakeholder analysis<\/em> adalah metode untuk membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih tepat dengan mempertimbangkan kebutuhan, kepentingan, dan pengaruh setiap pihak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan melakukan analisis secara rutin, Anda bisa mengurangi risiko konflik, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, memperkuat hubungan dengan pelanggan dan mitra, serta menjaga keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar proses pengelolaan <em>stakeholder<\/em> berjalan lebih efektif, bisnis juga membutuhkan data keuangan yang akurat dan mudah diakses. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan<a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\"> software ak<\/a><a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">u<\/a><a href=\"https:\/\/kledo.com\/software-akuntansi-gratis\">ntansi<\/a> Kledo yang memungkinkan Anda memantau kondisi keuangan bisnis secara real-time, mengelola arus kas, mencatat transaksi secara otomatis, serta menghasilkan berbagai laporan keuangan yang dibutuhkan untuk mendukung pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Coba gratis Kledo<\/a> untuk bisnis Anda dan rasakan sendiri kemudahannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tidak semua stakeholder memerlukan atensi yang sama, karena itu Anda perlu melakukan stakeholder analysis untuk mencari tahu siapa yang harus Anda ajak berinteraksi dan sejauh mana. Dengan melakukan analisis ini, Anda bisa tahu kepada siapa saja Anda harus berkomunikasi terkait kemajuan proyek bisnis Anda. Setelah menyaring siapa saja orang-orangnya, Anda juga bisa menyusun topik-topik yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":48814,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[427],"tags":[17613,17616,17615,105,1134,17590,862],"class_list":["post-48777","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-bisnis","tag-apa-itu-stakeholder-analysis","tag-contoh-stakeholder-analysis","tag-kapan-stakeholder-analysis-perlu-dilakukan","tag-kledo","tag-software-akuntansi","tag-stakeholder","tag-tips-bisnis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Stakeholder analysis adalah suatu pendekatan untuk menghasilkan pemahaman mengenai individu maupun organisasi agar dapat memahami perilaku..\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Stakeholder analysis adalah suatu pendekatan untuk menghasilkan pemahaman mengenai individu maupun organisasi agar dapat memahami perilaku..\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-15T07:49:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-15T07:49:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2026-06-15T07:49:47+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-15T07:49:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1770,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/stakeholder-analysis-banner.webp\",\"keywords\":[\"apa itu stakeholder analysis\",\"contoh stakeholder analysis\",\"kapan stakeholder analysis perlu dilakukan\",\"kledo\",\"software akuntansi\",\"stakeholder\",\"tips bisnis\"],\"articleSection\":[\"Tips Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/\",\"name\":\"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/stakeholder-analysis-banner.webp\",\"datePublished\":\"2026-06-15T07:49:47+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-15T07:49:56+00:00\",\"description\":\"Stakeholder analysis adalah suatu pendekatan untuk menghasilkan pemahaman mengenai individu maupun organisasi agar dapat memahami perilaku..\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/stakeholder-analysis-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/stakeholder-analysis-banner.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"stakeholder analysis banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/stakeholder-analysis-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya","description":"Stakeholder analysis adalah suatu pendekatan untuk menghasilkan pemahaman mengenai individu maupun organisasi agar dapat memahami perilaku..","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya","og_description":"Stakeholder analysis adalah suatu pendekatan untuk menghasilkan pemahaman mengenai individu maupun organisasi agar dapat memahami perilaku..","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2026-06-15T07:49:47+00:00","article_modified_time":"2026-06-15T07:49:56+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya","datePublished":"2026-06-15T07:49:47+00:00","dateModified":"2026-06-15T07:49:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/"},"wordCount":1770,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-banner.webp","keywords":["apa itu stakeholder analysis","contoh stakeholder analysis","kapan stakeholder analysis perlu dilakukan","kledo","software akuntansi","stakeholder","tips bisnis"],"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/","name":"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-banner.webp","datePublished":"2026-06-15T07:49:47+00:00","dateModified":"2026-06-15T07:49:56+00:00","description":"Stakeholder analysis adalah suatu pendekatan untuk menghasilkan pemahaman mengenai individu maupun organisasi agar dapat memahami perilaku..","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/stakeholder-analysis-banner.webp","width":1200,"height":600,"caption":"stakeholder analysis banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/stakeholder-analysis-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Melakukan Stakeholder Analysis dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48777","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48777"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48777\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48781,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48777\/revisions\/48781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48777"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48777"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48777"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}