{"id":51146,"date":"2026-10-02T16:38:23","date_gmt":"2026-10-02T09:38:23","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=51146"},"modified":"2026-10-02T16:38:30","modified_gmt":"2026-10-02T09:38:30","slug":"contoh-barang-normal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/","title":{"rendered":"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika pendapatan konsumen meningkat, tidak semua produk mengalami kenaikan permintaan dengan cara yang sama. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada produk yang semakin banyak dibeli karena konsumen memiliki daya beli lebih tinggi. Dalam ekonomi, produk dengan karakteristik tersebut disebut <strong>barang normal<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep ini penting bagi pebisnis karena perubahan pendapatan pelanggan dapat memengaruhi penjualan, pilihan produk, hingga pola pembelian. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, ketika daya beli meningkat, konsumen mungkin tidak hanya membeli lebih banyak pakaian, tetapi juga beralih ke produk dengan kualitas atau harga yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apa saja contoh barang normal dan bagaimana konsep ini dapat membantu bisnis memahami perubahan permintaan? Artikel ini membahas pengertian, contoh, ciri-ciri, hingga cara memanfaatkan konsep barang normal dalam pengambilan keputusan bisnis.<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Barang Normal?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam ilmu ekonomi, barang normal adalah barang yang permintaannya cenderung meningkat ketika pendapatan konsumen naik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, ketika pendapatan turun, jumlah barang yang dibeli biasanya ikut berkurang, dengan asumsi faktor lain seperti harga dan preferensi konsumen relatif tetap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, ketika pendapatan seseorang meningkat dari Rp5 juta menjadi Rp8 juta per bulan, ia mungkin mulai membeli pakaian dengan kualitas lebih baik, mengganti laptop lama, atau lebih sering makan di restoran. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang-barang tersebut dapat termasuk barang normal karena peningkatan daya beli mendorong peningkatan permintaannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Barang Normal vs Barang Inferior<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/barang-inferior-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Barang inferior<\/a> adalah barang yang jumlah permintaannya akan turun ketika pendapatan konsumen meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan utama barang normal dan barang inferior adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 15px 0;\">\n  <table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: sans-serif; font-size: 14px; line-height: 1.5; color: #333333;\">\n    <thead>\n      <tr style=\"background-color: #4777F3; color: #ffffff;\">\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left; font-weight: 600; width: 25%;\">Aspek<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left; font-weight: 600; width: 37.5%;\">Barang Normal<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left; font-weight: 600; width: 37.5%;\">Barang Inferior<\/th>\n      <\/tr>\n    <\/thead>\n    <tbody>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600;\">Pendapatan naik<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Permintaan cenderung meningkat<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Permintaan cenderung menurun<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #f9fbfd;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600;\">Pendapatan turun<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Permintaan cenderung menurun<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Permintaan cenderung meningkat<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600;\">Hubungan pendapatan dan permintaan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Positif<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Negatif<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #f9fbfd;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600;\">Elastisitas pendapatan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Positif (&gt; 0)<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Negatif (&lt; 0)<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600;\">Contoh<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Pakaian dengan kualitas lebih tinggi<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0;\">Produk substitusi berharga lebih rendah<\/td>\n      <\/tr>\n    <\/tbody>\n  <\/table>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang inferior bukan berarti barang tersebut berkualitas buruk. Istilah <em>inferior<\/em> dalam ekonomi merujuk pada <strong>hubungan permintaannya dengan pendapatan konsumen<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, konsumen berpendapatan lebih rendah mungkin lebih sering menggunakan transportasi umum karena lebih terjangkau. Baru ketika pendapatannya meningkat, mereka beralih ke kendaraan pribadi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kondisi tersebut, penggunaan transportasi umum dapat menunjukkan karakteristik barang inferior bagi konsumen tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, klasifikasi barang tidak selalu mutlak. Produk yang termasuk barang normal bagi satu kelompok konsumen belum tentu memiliki pola yang sama bagi kelompok lain.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 2\" class=\"wp-image-37162\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-2.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/income-effect\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mengetahui Income Effect dalam Konsep Ekonomi dan Finansial<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Ciri-Ciri Barang Normal?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang normal memiliki karakteristik utama berupa <strong>hubungan positif antara pendapatan konsumen dan permintaan<\/strong>. Artinya, ketika kemampuan ekonomi konsumen berubah, permintaan terhadap barang tersebut cenderung bergerak ke arah yang sama.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Memiliki hubungan positif dengan pendapatan konsumen:<\/strong> Kenaikan pendapatan cenderung diikuti kenaikan permintaan, sedangkan penurunan pendapatan cenderung menurunkan permintaan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengalami peningkatan permintaan ketika daya beli meningkat:<\/strong> Konsumen yang memiliki lebih banyak pendapatan dapat meningkatkan jumlah pembelian, membeli lebih sering, atau memilih produk dengan kualitas yang lebih tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memiliki elastisitas pendapatan positif:<\/strong> <em>Income elasticity of demand<\/em> untuk barang normal bernilai lebih dari 0. Besarnya angka tersebut menunjukkan seberapa sensitif permintaan terhadap perubahan pendapatan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memiliki tingkat sensitivitas pendapatan yang berbeda:<\/strong> Tidak semua barang normal merespons perubahan pendapatan dengan kekuatan yang sama. Kebutuhan dasar biasanya mengalami perubahan permintaan yang lebih kecil, sementara produk non-esensial dapat menunjukkan perubahan yang lebih besar ketika pendapatan berubah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan sensitivitas ini penting bagi pebisnis karena <strong>kenaikan pendapatan pelanggan tidak otomatis menghasilkan kenaikan permintaan yang sama untuk semua produk<\/strong>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, ketika pendapatan meningkat 10%, pembelian kebutuhan sehari-hari mungkin hanya berubah sedikit, sementara pengeluaran untuk hiburan, restoran, atau produk premium dapat berubah lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/barang-substitusi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Barang Substitusi: Definisi, Klasifikasi, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Contoh Barang Normal?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-2.webp\" alt=\"contoh barang normal 2\" class=\"wp-image-51148\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang normal dapat ditemukan dalam berbagai kategori, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga produk dan jasa yang digunakan bisnis. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, status suatu barang sebagai barang normal tetap bergantung pada <strong>bagaimana permintaannya berubah ketika pendapatan konsumen berubah<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh Barang Normal untuk Kebutuhan Sehari-hari<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pakaian:<\/strong> Ketika pendapatan meningkat, konsumen cenderung membeli pakaian lebih banyak atau memilih bahan dan merek dengan kualitas lebih tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sepatu:<\/strong> Peningkatan pendapatan dapat mendorong konsumen membeli sepatu baru lebih sering atau beralih ke produk dengan harga lebih tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Peralatan rumah tangga:<\/strong> Produk seperti peralatan dapur, vacuum cleaner, atau perlengkapan rumah dapat mengalami peningkatan permintaan ketika daya beli konsumen membaik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produk makanan tertentu:<\/strong> Makanan dengan kualitas, merek, atau variasi lebih tinggi biasanya lebih banyak dipilih ketika konsumen memiliki pendapatan yang lebih besar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produk perawatan pribadi:<\/strong> Skincare, kosmetik, dan produk perawatan tubuh dapat mengalami peningkatan permintaan seiring meningkatnya kemampuan belanja konsumen.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh Barang Normal dalam Bisnis<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Peralatan kantor:<\/strong> Bisnis yang mengalami peningkatan pendapatan dapat meningkatkan belanja untuk meja, kursi, printer, dan perlengkapan operasional.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Laptop dan perangkat kerja:<\/strong> Ketika anggaran bisnis meningkat, perusahaan dapat mengganti perangkat lama atau membeli perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Furnitur:<\/strong> Kantor, restoran, hotel, dan bisnis lainnya dapat meningkatkan pengadaan furnitur ketika kondisi keuangan bisnis membaik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jasa profesional:<\/strong> Konsultan, jasa hukum, desain, atau layanan profesional lainnya dapat mengalami peningkatan permintaan ketika perusahaan memiliki anggaran lebih besar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produk elektronik:<\/strong> Bisnis maupun konsumen dapat meningkatkan pembelian perangkat elektronik ketika daya beli meningkat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh Barang Normal Berdasarkan Tingkat Pendapatan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Produk rekreasi dan hiburan:<\/strong> Liburan, layanan streaming, restoran, hingga aktivitas hiburan lainnya dapat lebih banyak dikonsumsi ketika pendapatan memberikan ruang lebih besar untuk pengeluaran non-esensial.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produk kebutuhan dasar:<\/strong> Barang seperti pakaian, makanan, dan perlengkapan rumah tangga dapat mengalami kenaikan permintaan ketika pendapatan meningkat, meskipun kenaikannya biasanya tidak sebesar produk non-esensial.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produk dengan kualitas lebih tinggi:<\/strong> Konsumen yang memiliki pendapatan lebih besar cenderung memiliki ruang untuk memilih produk dengan material, fitur, atau layanan yang lebih baik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produk premium:<\/strong> Barang bermerek atau dengan spesifikasi khusus dapat memperoleh permintaan lebih tinggi ketika konsumen memiliki daya beli yang meningkat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-kurva-permintaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Kurva Permintaan, Jenis, dan Bedanya dengan Kurva Penawaran<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Disebut Barang Normal?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-3.webp\" alt=\"contoh barang normal 3\" class=\"wp-image-51149\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-3-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suatu barang disebut <strong>barang normal<\/strong> karena permintaannya memiliki hubungan positif dengan pendapatan konsumen. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artinya, ketika pendapatan berubah, permintaan terhadap barang tersebut cenderung bergerak ke arah yang sama.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pendapatan konsumen meningkat menyebabkan permintaan meningkat:<\/strong> Konsumen memiliki daya beli lebih besar sehingga dapat meningkatkan jumlah pembelian atau beralih ke produk dengan kualitas lebih tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pendapatan konsumen menurun menyebabkan permintaan menurun:<\/strong> Ketika daya beli melemah, konsumen cenderung mengurangi pembelian barang yang tidak terlalu prioritas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Elastisitas pendapatan bernilai positif:<\/strong> Secara ekonomi, barang normal memiliki <em>income elasticity of demand<\/em> (YED) di atas 0. Artinya, persentase perubahan permintaan bergerak searah dengan persentase perubahan pendapatan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Faktor lain tetap dapat memengaruhi permintaan:<\/strong> Pendapatan bukan satu-satunya penentu. Harga, selera konsumen, harga barang substitusi, kondisi ekonomi, dan ekspektasi konsumen juga dapat mengubah permintaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi pebisnis, memahami hubungan ini membantu memperkirakan bagaimana perubahan daya beli target pasar dapat memengaruhi penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/hukum-penawaran-dan-permintaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Hukum Penawaran dan Permintaan untuk Penetapan Harga<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Barang Normal Memengaruhi Strategi Bisnis?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep barang normal tidak hanya berguna untuk menjelaskan perilaku konsumen, tetapi juga dapat membantu bisnis memahami bagaimana perubahan daya beli memengaruhi penjualan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika produk yang dijual termasuk barang normal, perubahan pendapatan pelanggan dapat menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan ketika menyusun strategi pemasaran, harga, dan persediaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Menentukan harga yang sesuai dengan target pasar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda perlu memahami siapa yang membeli produk dan seberapa besar daya belinya. Produk dengan harga dan manfaat tertentu mungkin lebih sesuai untuk konsumen berpendapatan rendah, menengah, atau tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, bisnis <em>fashion<\/em> dapat membagi produknya menjadi kategori ekonomis, reguler, dan premium.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika target pasar memiliki daya beli lebih tinggi, Anda dapat menawarkan produk dengan bahan atau fitur yang lebih baik. Jadi, segmentasi juga mempertimbangkan kemampuan dan pola pengeluaran pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Membantu menyusun strategi persediaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan daya beli juga dapat berdampak pada pola pembelian sehingga perlu diperhatikan dalam pengelolaan persediaan. Ketika permintaan terhadap barang normal meningkat, pastikan stok mampu mengikuti kenaikan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, jika daya beli melemah dan permintaan menurun, mempertahankan stok pada tingkat yang sama dapat meningkatkan risiko persediaan menumpuk dan modal tertahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, sebaiknya menghubungkan data penjualan dengan kondisi pasar dan pola pembelian pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika bisnis Anda memiliki banyak produk, sebaiknya lakukan pencatatan penjualan dan persediaan agar Anda bisa melihat perubahan tersebut lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/supply-curve\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Supply Curve (Kurva Penawaran): Pengertian dan Bedanya dengan Demand Curve<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Memanfaatkan Konsep Barang Normal untuk Bisnis Anda?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal.webp\" alt=\"contoh barang normal\" class=\"wp-image-51150\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep barang normal dapat membantu Anda memahami bagaimana <strong>perubahan pendapatan dan daya beli pelanggan yang berpotensi memengaruhi permintaan bisnis<\/strong>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi ini berguna bukan hanya untuk memprediksi penjualan, tetapi juga untuk menentukan produk yang ditawarkan, harga, persediaan, hingga strategi promosi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1, Identifikasi karakteristik produk dan pelanggan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pahami apakah produk yang dijual menunjukkan karakteristik barang normal serta siapa konsumennya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhatikan tingkat pendapatan, kebutuhan, pola belanja, dan alternatif produk yang tersedia bagi pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, bisnis makanan dapat memiliki pelanggan dengan daya beli berbeda sehingga produk reguler dan premium perlu diperlakukan sebagai segmen yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Analisis perubahan permintaan ketika pendapatan pelanggan berubah<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bandingkan data penjualan dengan perubahan kondisi ekonomi atau daya beli target pasar. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika pendapatan pelanggan meningkat dan diikuti dengan peningkatan penjualan produk, artinya ada indikasi hubungan positif yang sesuai dengan karakteristik barang normal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jangan mengaitkan perubahan penjualan hanya dengan pendapatan karena harga, musim, tren, promosi, dan kompetitor juga dapat memengaruhinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kelompokkan produk berdasarkan segmen pasar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah memahami pelanggan, kelompokkan produk berdasarkan harga, kualitas, fitur, atau kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, bisnis fashion dapat menyediakan produk basic, premium, dan eksklusif. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Segmentasi seperti ini memungkinkan Anda menangkap permintaan dari pelanggan dengan daya beli yang berbeda sekaligus melihat produk mana yang paling responsif terhadap perubahan kondisi pasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Menyesuaikan harga, stok, dan promosi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa menyesuaikan strategi operasional berdasarkan data permintaan. Jika permintaan meningkat, pastikan Anda punya stok yang mencukupi dan kapasitas penjualan yang mampu mengikuti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi jika permintaan melemah, coba evaluasi pembelian stok dan adakan promosi agar barang lebih cepat laku dan modal tidak terlalu lama tertahan dalam persediaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pantau penjualan melalui laporan keuangan dan penjualan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Evaluasi penjualan Anda dengan melihat omzet, volume penjualan, HPP, margin laba, dan nilai persediaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pencatatan yang konsisten, Anda bisa membandingkan perubahan permintaan antar periode sehingga Anda bisa melihat apakah perubahan daya beli benar-benar berdampak terhadap kinerja produk dan keuangan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/biaya-standar-stndard-costing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Biaya Standar (Standard Costing): Pengertian, Cara Hitung, &amp; Bedanya dengan Actual Costing<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barang normal adalah barang yang permintaannya cenderung meningkat ketika pendapatan atau daya beli konsumen meningkat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena sifatnya ini, memahami barang normal bisa membantu bisnis Anda, terutama karena perubahan kondisi ekonomi dapat memengaruhi pola pembelian pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan memahami karakteristik produk dan pelanggan, Anda dapat menentukan segmen pasar, menyesuaikan variasi harga dan produk, serta mengantisipasi perubahan permintaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua ini akan menjadi lebih baik jika didukung dengan data yang akurat. <a href=\"https:\/\/kledo.com\">Software akuntansi <\/a>Kledo dapat membantu menyediakan data tersebut dengan mencatat penjualan, pembelian, persediaan, HPP, hingga menyajikan laporan keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pantau perkembangan bisnis Anda dengan data yang akurat dari Kledo. <a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Coba sekarang<\/a> juga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika pendapatan konsumen meningkat, tidak semua produk mengalami kenaikan permintaan dengan cara yang sama. Ada produk yang semakin banyak dibeli karena konsumen memiliki daya beli lebih tinggi. Dalam ekonomi, produk dengan karakteristik tersebut disebut barang normal. Konsep ini penting bagi pebisnis karena perubahan pendapatan pelanggan dapat memengaruhi penjualan, pilihan produk, hingga pola pembelian. Misalnya, ketika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":51288,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[427],"tags":[18160,18162,18189,105,18163,18188,1134,862],"class_list":["post-51146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-bisnis","tag-barang-normal","tag-ciri-barang-normal","tag-ilmu-ekonomi","tag-kledo","tag-memanfaatkan-konsep-barang-normal","tag-pengertian-barang-normal","tag-software-akuntansi","tag-tips-bisnis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam ilmu ekonomi, barang normal adalah barang yang permintaannya cenderung meningkat ketika pendapatan konsumen naik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam ilmu ekonomi, barang normal adalah barang yang permintaannya cenderung meningkat ketika pendapatan konsumen naik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-02T09:38:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-02T09:38:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"salsabilanisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"salsabilanisa\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\"},\"headline\":\"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan Bisnis\",\"datePublished\":\"2026-10-02T09:38:23+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-02T09:38:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/\"},\"wordCount\":1704,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/contoh-barang-normal-banner.webp\",\"keywords\":[\"barang normal\",\"ciri barang normal\",\"ilmu ekonomi\",\"kledo\",\"memanfaatkan konsep barang normal\",\"pengertian barang normal\",\"software akuntansi\",\"tips bisnis\"],\"articleSection\":[\"Tips Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/\",\"name\":\"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/contoh-barang-normal-banner.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-02T09:38:23+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-02T09:38:30+00:00\",\"description\":\"Dalam ilmu ekonomi, barang normal adalah barang yang permintaannya cenderung meningkat ketika pendapatan konsumen naik.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/contoh-barang-normal-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/contoh-barang-normal-banner.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"contoh barang normal banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/contoh-barang-normal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan Bisnis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0\",\"name\":\"salsabilanisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"salsabilanisa\"},\"description\":\"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/khoirunnisa-salsabila\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/salsabilanisa\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan","description":"Dalam ilmu ekonomi, barang normal adalah barang yang permintaannya cenderung meningkat ketika pendapatan konsumen naik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan","og_description":"Dalam ilmu ekonomi, barang normal adalah barang yang permintaannya cenderung meningkat ketika pendapatan konsumen naik.","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2026-10-02T09:38:23+00:00","article_modified_time":"2026-10-02T09:38:30+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"salsabilanisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"salsabilanisa","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/"},"author":{"name":"salsabilanisa","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0"},"headline":"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan Bisnis","datePublished":"2026-10-02T09:38:23+00:00","dateModified":"2026-10-02T09:38:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/"},"wordCount":1704,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-banner.webp","keywords":["barang normal","ciri barang normal","ilmu ekonomi","kledo","memanfaatkan konsep barang normal","pengertian barang normal","software akuntansi","tips bisnis"],"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/","name":"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-banner.webp","datePublished":"2026-10-02T09:38:23+00:00","dateModified":"2026-10-02T09:38:30+00:00","description":"Dalam ilmu ekonomi, barang normal adalah barang yang permintaannya cenderung meningkat ketika pendapatan konsumen naik.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/contoh-barang-normal-banner.webp","width":1200,"height":600,"caption":"contoh barang normal banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-barang-normal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Barang Normal dan Pengaruhnya terhadap Permintaan Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/def661f6c7a499e192476b111ed3abc0","name":"salsabilanisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/526967096cad0ea252782d3b276d0f98024e65c40841232c850c1d8759e46db6?s=96&d=mm&r=g","caption":"salsabilanisa"},"description":"Memulai bisnis dari sebuah warung kecil, saat ini saya sedang mengembangkan bisnis saya sambil menulis artikel tentang bisnis, pemasaran, dan manajemen sesuai pengalaman saya.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/khoirunnisa-salsabila\/"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/salsabilanisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51146"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51146\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51293,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51146\/revisions\/51293"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}