{"id":7848,"date":"2026-10-08T15:42:49","date_gmt":"2026-10-08T08:42:49","guid":{"rendered":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?p=7848"},"modified":"2026-10-08T15:42:58","modified_gmt":"2026-10-08T08:42:58","slug":"karakteristik-perusahaan-jasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/","title":{"rendered":"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemilik bisnis jasa sering kali menggunakan cara pencatatan yang sama dengan bisnis dagang, padahal keduanya memiliki karakteristik operasional yang berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan jasa menjual manfaat atau keahlian melalui layanan, bukan barang fisik yang perlu disimpan sebagai persediaan. Perbedaan ini juga memengaruhi proses pembukuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini membahas ciri perusahaan jasa sekaligus dampaknya terhadap pembukuan, sehingga Anda dapat memahami mengapa pencatatannya berbeda dari perusahaan dagang maupun manufaktur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda juga bisa melihat berbagai <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-perusahaan-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">contoh perusahaan jasa<\/a> di Indonesia yang memiliki model bisnis berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Perusahaan Jasa?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan jasa adalah bisnis yang menawarkan layanan, keahlian, atau manfaat kepada pelanggan sebagai produk utamanya, bukan menjual barang fisik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka memperoleh pendapatan dari imbalan atas layanan yang diberikan, seperti konsultasi, transportasi, pendidikan, perawatan, atau jasa profesional lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan juga bisa memberikan layanan secara langsung maupun melalui secara online, sehingga perusahaan jasa tidak selalu memiliki produk yang dapat disimpan atau dikirim dalam bentuk fisik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan utama perusahaan jasa dengan perusahaan dagang terletak pada objek yang dijual. Perusahaan dagang memperoleh pendapatan dari penjualan barang yang dibeli untuk dijual kembali, sedangkan perusahaan jasa memperoleh pendapatan dari penyediaan layanan kepada pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan tersebut juga berdampak pada pencatatan keuangan, terutama karena perusahaan jasa umumnya tidak memiliki persediaan barang dagangan yang menjadi bagian utama dalam operasionalnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=BusinessTips\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-1024x1024.webp\" alt=\"kledo banner 3\" class=\"wp-image-37163\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-300x300.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-150x150.webp 150w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3-768x768.webp 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/kledo-banner-3.webp 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/transaksi-perusahaan-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mengetahui Berbagai Jenis Transaksi Perusahaan Jasa<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6 Karakteristik Perusahaan Jasa<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-3.webp\" alt=\"karakteristik perusahaan jasa 3\" class=\"wp-image-47107\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-3.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-3-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-3-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik perusahaan jasa dapat dikenali dari 6 ciri utama, yaitu sifat layanan yang tidak berwujud, tidak adanya kepemilikan atas produk, proses produksi dan konsumsi yang berdekatan, hasil layanan yang dapat bervariasi, layanan yang tidak dapat disimpan, serta keterlibatan pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri-ciri ini membuat operasional perusahaan jasa berbeda dari bisnis yang menjual barang dan pada akhirnya memengaruhi cara bisnis mencatat transaksi keuangannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Produk Tidak Berwujud (<em>Intangibility<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu karakteristik perusahaan jasa yang paling utama adalah <strong>produk yang ditawarkan tidak berwujud<\/strong>. Jasa tidak dapat dilihat, disentuh, atau disimpan secara fisik sebelum pelanggan membelinya. Jadi, pelanggan pada dasarnya membeli manfaat, pengalaman, keahlian, atau hasil dari suatu layanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, pelanggan yang menggunakan jasa konsultasi bisnis tidak membawa pulang produk fisik. Tapi, mereka menerima analisis, rekomendasi, dan solusi dari konsultan bisnis tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena tidak memiliki bentuk fisik, pelanggan biasanya menilai kualitas jasa berdasarkan reputasi penyedia, pengalaman mereka, hasil layanan, atau bukti keahlian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tidak Ada Kepemilikan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada perusahaan jasa, pelanggan tidak memperoleh kepemilikan atas produk setelah transaksi selesai. Pelanggan hanya mendapatkan hak untuk menggunakan atau menerima manfaat dari layanan sesuai kesepakatan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini tentu berbeda dari pembelian barang, dimana pelanggan bisa membawa dan memiliki barang tersebut secara fisik setelah transaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, pelanggan yang membayar jasa transportasi memperoleh manfaat berupa perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lain, bukan kepemilikan kendaraan yang digunakan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri ini berkaitan dengan sifat jasa yang tidak berwujud karena objek yang dibeli pelanggan adalah manfaat dari layanan, bukan suatu barang yang dapat dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Produksi dan Konsumsi Berjalan Bersamaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jasa umumnya diproduksi dan dikonsumsi pada waktu yang sama atau sangat berdekatan. Artinya, layanan biasanya tidak bisa dibuat dulu, lalu disimpan untuk digunakan pelanggan di kemudian hari. Penyedia jasa dan pelanggan sering kali perlu berinteraksi saat proses pemberian layanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, konsultasi dokter berlangsung ketika dokter memberikan layanan dan pasien menerima konsultasi. Dokter tidak bisa memberikan konsultasi sebelum pasien datang padanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik ini membuat perusahaan jasa perlu memperhatikan waktu dan kapasitas layanan karena keduanya berhubungan langsung dengan kemampuan bisnis menghasilkan pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Hasil Layanan Bervariasi (Variabilitas)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kualitas jasa dapat bervariasi tergantung siapa yang memberikan layanan, kapan layanan diberikan, serta kondisi ketika layanan berlangsung. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua pelanggan yang membeli jenis jasa yang sama belum tentu mendapatkan pengalaman yang benar-benar identik. Hasil konsultasi bisa berbeda tergantung pengalaman konsultan, seberapa rumit masalah pelanggan, dan informasi yang tersedia saat layanan diberikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Variabilitas membuat perusahaan jasa perlu menjaga standar layanan agar kualitasnya lebih konsisten. Salah satu caranya adalah menggunakan SOP yang menetapkan tahapan dan standar minimum dalam memberikan layanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun meski sudah ada SOP, variasi dalam hasil tetap tidak bsia sepenuhnya hilang karena jasa tetap melibatkan manusia dan kondisi pelanggan yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Jasa Tidak Dapat Disimpan <em>(Perishability<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jasa memiliki karakteristik tidak dapat disimpan untuk dijual di kemudian hari. Kapasitas layanan yang tidak digunakan pada suatu waktu pada dasarnya akan hilang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, satu jam konsultasi yang kosong karena tidak ada pelanggan tidak dapat disimpan dan dijual sebagai \u201csatu jam konsultasi\u201d pada hari berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik ini berbeda dari perusahaan dagang yang dapat menyimpan barang sebagai persediaan untuk dijual kemudian. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada perusahaan jasa, tidak adanya persediaan barang dagangan juga membuat pencatatannya berbeda. Perusahaan jasa dapat memiliki aset seperti peralatan atau bahan pendukung, tetapi kapasitas layanan yang belum terjual umumnya tidak dicatat sebagai persediaan jasa di neraca.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Keterlibatan Pelanggan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan sering terlibat langsung dalam proses penyediaan jasa, sehingga interaksi antara pelanggan dan penyedia dapat memengaruhi hasil layanan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan mungkin perlu memberikan informasi, menyampaikan kebutuhan, mengikuti instruksi, atau memberikan <em>brief<\/em> sebelum layanan dapat dilakukan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, agensi digital membutuhkan <em>brief<\/em>, data bisnis, dan masukan dari klien untuk menghasilkan materi pemasaran yang sesuai. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika informasi yang diberikan tidak lengkap, hasil layanan dapat ikut terpengaruh. Karena itu, nilai yang dihasilkan perusahaan jasa tidak hanya bergantung pada penyedia layanan, tetapi juga pada interaksi dan kontribusi pelanggan selama proses berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-pembukuan-usaha-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Pembukuan Usaha Jasa &amp; Laporan Keuangan Lengkap<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dampak Karakteristik Perusahaan Jasa terhadap Pencatatan Akuntansinya<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-2.webp\" alt=\"karakteristik perusahaan jasa 2\" class=\"wp-image-47106\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-2.webp 1000w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-2-300x200.webp 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-2-768x512.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik perusahaan jasa yang berbeda dari perusahaan dagang membuat jalannya operasional perusahaan dan pencatatan akuntansi menjadi berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena tidak menjual barang fisik, pembukuan lebih banyak berfokus pada pendapatan dari layanan dan biaya yang dikeluarkan untuk menyediakan layanan tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita bahas lebih lanjut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pengakuan Pendapatan dan Tidak Adanya Persediaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena produk jasa tidak berwujud dan tidak dapat disimpan, perusahaan jasa umumnya tidak memiliki persediaan barang dagangan seperti perusahaan dagang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, yang dicatat biasanya adalah pendapatan yang diperoleh dari layanan serta beban yang timbul untuk menyediakan layanan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, ketika perusahaan konsultan menyelesaikan pekerjaan untuk klien dan berhak menerima imbalan sesuai kesepakatan, transaksi tersebut perlu dicatat sebagai pendapatan jasa sesuai dasar dan waktu pengakuan yang berlaku. Jika pelanggan belum membayar, transaksi juga dapat menimbulkan <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/piutang-usaha-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">piutang usaha.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengakuan pendapatan di Indonesia saat ini diatur melalui <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/psak-72\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener sponsored nofollow\">PSAK 72<\/a> tentang Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, yang mengadopsi standar internasional IFRS 15 dan berlaku efektif sejak 1 Januari 2020 menggantikan PSAK 23 serta beberapa aturan terkait lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prinsip PSAK 72 adalah bahwa pendapatan diakui saat (atau selama) entitas menyelesaikan kewajiban pelaksanaan dengan mengalihkan pengendalian atas barang atau jasa kepada pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Beban Langsung dan Beban Operasional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak adanya persediaan barang dagangan juga bukan berarti perusahaan jasa tidak memiliki biaya pengeluaran. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan jasa tetap harus mengeluarkan biaya untuk membayar tenaga ahli, freelancer, bahan yang digunakan dalam pekerjaan, atau biaya proyek tertentu. Biaya tersebut dapat dipisahkan dari beban operasional yang mendukung kegiatan bisnis secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, anggapan bahwa perusahaan jasa sama sekali tidak memiliki HPP (Harga Pokok Penjualan) itu tidak tepat. Penyajiannya hanya berbeda saja di perusahaan jasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk jasa tertentu, biaya yang berkaitan langsung dengan pemberian layanan dapat disajikan sebagai biaya langsung atau biaya jasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh pencatatannya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan konsultan menyelesaikan proyek senilai Rp10.000.000 dan pelanggan belum membayar. Karena layanan telah diberikan sesuai ketentuan transaksi, perusahaan mencatat piutang sekaligus pendapatan jasa.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 15px 0;\">\n  <table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: sans-serif; font-size: 14px; line-height: 1.5; color: #333333;\">\n    <thead>\n      <tr style=\"background-color: #4777F3; color: #ffffff;\">\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 60%;\">Akun<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 20%;\">Debit<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 20%;\">Kredit<\/th>\n      <\/tr>\n    <\/thead>\n    <tbody>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Piutang Usaha<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: right;\">Rp10.000.000<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center;\">\u2014<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #f9fbfd;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px 10px 30px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Pendapatan Jasa<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center;\">\u2014<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: right;\">Rp10.000.000<\/td>\n      <\/tr>\n    <\/tbody>\n  <\/table>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari pencatatan di atas, bisa kita lihat bahwa tidak ada akun persediaan yang berkurang, karena perusahaan memang tidak menjual barang dari stok. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendapatan jasa langsung menambah pendapatan dalam pencatatan periode terkait, sedangkan biaya yang berhubungan dengan penyediaan layanan dicatat secara terpisah sesuai sifat dan kebijakan akuntansinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/contoh-proposal-bisnis-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Download 6 Contoh dan Template Proposal Bisnis Jasa Gratis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Perbedaan Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur bisa dilihat dari produk yang ditawarkan, keberadaan persediaan, cara memperoleh produk, dan transaksi yang paling dominan dalam pembukuan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Singkatnya, perusahaan jasa menjual layanan, perusahaan dagang menjual kembali barang yang dibeli dari pemasok, sedangkan perusahaan manufaktur mengolah bahan baku menjadi produk jadi.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 15px 0;\">\n  <table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: sans-serif; font-size: 14px; line-height: 1.5; color: #333333;\">\n    <thead>\n      <tr style=\"background-color: #4777F3; color: #ffffff;\">\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 22%;\">Aspek<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 26%;\">Perusahaan Jasa<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 26%;\">Perusahaan Dagang<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 26%;\">Perusahaan Manufaktur<\/th>\n      <\/tr>\n    <\/thead>\n    <tbody>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Produk<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Layanan, keahlian, atau manfaat<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Barang yang dibeli untuk dijual kembali<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Barang yang diproduksi dari bahan baku<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #f9fbfd;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Persediaan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Umumnya tidak memiliki persediaan barang dagangan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Memiliki persediaan barang dagangan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Memiliki bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Cara memperoleh produk<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Menyediakan layanan melalui tenaga dan sumber daya yang dimiliki<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Membeli barang dari pemasok lalu menjualnya kembali<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Membeli bahan baku lalu mengolahnya melalui proses produksi<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #f9fbfd;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Pencatatan utama<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Pendapatan jasa dan beban<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Penjualan, pembelian, persediaan, dan HPP<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Bahan baku, tenaga kerja, biaya overhead, persediaan, dan HPP<\/td>\n      <\/tr>\n    <\/tbody>\n  <\/table>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan tersebut membuat kebutuhan akuntansi perusahaan jasa menjadi berbeda. Perusahaan jasa tidak perlu mencatat arus barang dari pembelian hingga penjualan seperti perusahaan dagang, tetapi tetap perlu mengelola pendapatan dan biaya yang berkaitan dengan pemberian layanan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Jenis dan Contoh Perusahaan Jasa di Indonesia?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis perusahaan jasa di Indonesia sangat beragam, mulai dari bisnis yang menyediakan keahlian profesional hingga usaha yang menjual akses, fasilitas, atau layanan kepada pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa sektor yang umum dijumpai antara lain:<\/p>\n\n\n\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 15px 0;\">\n  <table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: sans-serif; font-size: 14px; line-height: 1.5; color: #333333;\">\n    <thead>\n      <tr style=\"background-color: #4777F3; color: #ffffff;\">\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 25%;\">Sektor<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 35%;\">Contoh usaha<\/th>\n        <th style=\"padding: 12px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: center; font-weight: 600; width: 40%;\">Ciri jasa yang paling menonjol<\/th>\n      <\/tr>\n    <\/thead>\n    <tbody>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Transportasi<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Jasa travel, ekspedisi, rental kendaraan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Jasa tidak dapat disimpan dan dijual kembali setelah waktu berlalu<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #f9fbfd;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Keuangan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Konsultan keuangan, perencana keuangan, agen asuransi<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Produk utama yang dijual adalah keahlian, layanan, atau pengelolaan finansial<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Pendidikan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Bimbingan belajar, kursus bahasa, tutor privat<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Produksi dan konsumsi layanan berlangsung melalui proses pembelajaran<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #f9fbfd;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Kesehatan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Klinik, praktik dokter, fisioterapi<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Pelanggan menerima manfaat layanan melalui interaksi langsung dengan penyedia<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Konsultan profesional<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Konsultan bisnis, pajak, hukum, pemasaran<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Layanan sangat bergantung pada keahlian dan informasi dari pelanggan<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #f9fbfd;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Kreatif dan digital<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Agensi desain, fotografer, digital marketing<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Hasil layanan dapat berbeda berdasarkan kebutuhan dan brief masing-masing pelanggan<\/td>\n      <\/tr>\n      <tr style=\"background-color: #ffffff;\">\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; font-weight: 600; text-align: left;\">Perawatan<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Salon, barbershop, laundry<\/td>\n        <td style=\"padding: 10px 15px; border: 1px solid #e0e0e0; text-align: left;\">Pelanggan membayar manfaat layanan, bukan memiliki barang yang digunakan selama proses<\/td>\n      <\/tr>\n    <\/tbody>\n  <\/table>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/jurnal-umum-perusahaan-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Contoh Jurnal Umum Perusahaan Jasa dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Tantangan Dalam Bisnis Jasa?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"659\" src=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/studi-kelayakan-bisnis-1024x659.jpg\" alt=\"karakteristik perusahaan jasa\" class=\"wp-image-5274\" srcset=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/studi-kelayakan-bisnis-1024x659.jpg 1024w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/studi-kelayakan-bisnis-300x193.jpg 300w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/studi-kelayakan-bisnis-768x494.jpg 768w, https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/studi-kelayakan-bisnis.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Tantangan Dalam Bisnis Jasa?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap karakteristik jasa membawa tantangan yang berbeda. Misalnya, layanan yang tidak berwujud membuat pelanggan lebih sulit menilai kualitas sebelum membeli. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, karena manusia terlibat dalam setiap prosesnya, maka hasil layanan lebih sulit distandarisasi, tidak seperti produk fisik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita pahamai tantangan dalam bisnis jasa yang muncul karena karakteristik yang memengaruhi pemasaran, kualitas layanan, kapasitas operasional, hingga pengalaman pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Intangible<\/em>: Nilai Jasa Sulit Dinilai Sebelum Dibeli<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena jasa tidak memiliki bentuk fisik, pelanggan sering kali kesulitan mengevaluasi manfaatnya sebelum melakukan pembelian. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Calon pelanggan jasa konsultan, misalnya, tidak dapat memeriksa \u201cproduk\u201d konsultasi seperti ketika pelanggan memeriksa pakaian atau perangkat elektronik sebelum membelinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tantangan lainnya adalah jasa umumnya lebih sulit dipatenkan dibandingkan produk fisik, sehingga keunggulan bisnis dapat lebih mudah ditiru pada tingkat tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Strategi yang dapat dilakukan<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tunjukkan bukti konkret dari layanan.<\/strong> Gunakan portofolio, studi kasus, testimoni, sertifikasi, atau contoh hasil pekerjaan untuk membuat manfaat jasa lebih mudah dipahami.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jelaskan proses dan hasil yang dapat diharapkan.<\/strong> Jangan hanya menjual \u201cjasa desain\u201d, tetapi jelaskan ruang lingkup pekerjaan, jumlah revisi, output, dan tahapan pengerjaannya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bangun pemasaran dari rekomendasi pelanggan.<\/strong> Referensi dan <em>word of mouth<\/em> dapat membantu mengurangi ketidakpastian calon pelanggan karena mereka mendapatkan validasi dari pengalaman orang lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan sales yang memahami produk jasa.<\/strong> Sales perlu mampu menerjemahkan layanan yang abstrak menjadi manfaat yang relevan dengan masalah pelanggan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lakukan komunikasi setelah layanan selesai.<\/strong> <em>Follow-up<\/em> membantu mempertahankan hubungan dengan pelanggan sekaligus membuka peluang mendapatkan ulasan, rekomendasi, atau pembelian ulang.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Inkonsistensi: Kualitas Layanan Tidak Selalu Seragam<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jasa sangat dipengaruhi oleh manusia yang memberikan layanan, kondisi saat layanan berlangsung, dan karakteristik pelanggan. Karena itu, dua pelanggan yang membeli layanan yang sama belum tentu mendapatkan pengalaman yang sepenuhnya identik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya, standarisasi dan kontrol kualitas jasa lebih kompleks dibandingkan produk yang proses produksinya dapat dibuat seragam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, standarisasi bukan berarti setiap pelanggan harus mendapatkan layanan yang kaku dan identik. Tujuannya adalah memastikan aspek-aspek penting dari layanan tetap memenuhi standar minimum yang ditetapkan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Strategi yang dapat dilakukan<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Buat SOP untuk proses yang berulang.<\/strong> Tetapkan standar untuk tahap layanan yang dapat dikontrol, mulai dari menerima pelanggan hingga menyelesaikan pekerjaan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Investasikan pada pelatihan karyawan.<\/strong> Pelatihan membantu memastikan setiap orang memahami standar teknis dan cara berinteraksi dengan pelanggan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan evaluasi kinerja yang terukur.<\/strong> Penilaian dapat mencakup ketepatan waktu, kualitas output, tingkat komplain, kepuasan pelanggan, atau indikator lain yang relevan dengan jenis jasa.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan kredensial jika diperlukan.<\/strong> Untuk jasa profesional tertentu, sertifikasi, lisensi, atau kualifikasi dapat menjadi cara untuk memastikan penyedia layanan memenuhi persyaratan kompetensi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pisahkan standar minimum dan personalisasi.<\/strong> Standarisasi prosedur utama, sementara bagian yang berkaitan dengan kebutuhan pelanggan tetap dapat dibuat fleksibel.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/pemasaran-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pemasaran Jasa: Pengertian, Jenis, Bedanya dengan Pemasaran Produk, dan Tips Mengelolanya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <em>Inseparability<\/em>: Kapasitas Layanan Bergantung pada Proses Penyediaannya<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada banyak jenis jasa, <strong>produksi dan konsumsi berlangsung secara bersamaan atau sangat berdekatan<\/strong>. Penyedia layanan tidak dapat sepenuhnya memproduksi jasa terlebih dahulu lalu menyimpannya untuk digunakan ketika permintaan meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini membuat kapasitas bisnis sangat bergantung pada tenaga kerja, fasilitas, waktu, dan interaksi dengan pelanggan. Seorang konsultan hanya dapat menangani sejumlah klien dalam satu hari. Begitu pula dokter, guru, terapis, teknisi, atau fotografer memiliki batas waktu dan kapasitas pelayanan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi tersebut membuat pertumbuhan bisnis jasa tidak selalu cukup dilakukan dengan menambah promosi. Jika permintaan meningkat lebih cepat daripada kapasitas penyedia layanan, waktu tunggu akan bertambah dan kualitas layanan berisiko menurun.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Strategi yang dapat dilakukan<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Latih tenaga kerja secara konsisten<\/strong> agar lebih banyak karyawan mampu memberikan layanan sesuai standar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan penjadwalan yang efisien<\/strong> untuk mengurangi waktu kosong dan menghindari penumpukan pelanggan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Berikan insentif berdasarkan kualitas dan kinerja<\/strong>, bukan hanya jumlah layanan yang diselesaikan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan teknologi untuk bagian proses yang dapat diotomatisasi<\/strong>, sehingga tenaga kerja dapat berfokus pada aktivitas yang benar-benar membutuhkan interaksi manusia.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Perluas kapasitas secara bertahap<\/strong> ketika permintaan meningkat, misalnya melalui penambahan tenaga profesional, jam operasional, atau lokasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. <em>Perishability:<\/em> Kapasitas yang Tidak Terjual Tidak Dapat Disimpan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jasa juga memiliki karakteristik <em>perishability<\/em>, yaitu kapasitas layanan yang tidak digunakan pada waktunya tidak dapat disimpan dan dijual kembali di kemudian hari. Satu slot konsultasi yang kosong hari ini, misalnya, tidak dapat disimpan sebagai persediaan untuk dijual besok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tantangan ini membuat perusahaan jasa harus mengelola keseimbangan antara kapasitas dan permintaan. Kapasitas terlalu besar ketika permintaan rendah dapat meningkatkan biaya tanpa menghasilkan pendapatan yang sebanding. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, kapasitas yang terlalu kecil ketika permintaan melonjak dapat membuat bisnis kehilangan peluang penjualan dan meningkatkan waktu tunggu pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena jasa tidak dapat disimpan sebagai persediaan barang, pengelolaan waktu dan kapasitas menjadi bagian penting dari operasional bisnis jasa.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Strategi yang dapat dilakukan<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Prediksi pola permintaan.<\/strong> Identifikasi hari, jam, musim, atau periode ketika permintaan biasanya meningkat dan menurun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Atur kapasitas berdasarkan permintaan.<\/strong> Jumlah tenaga kerja dan jam operasional dapat disesuaikan dengan pola pelanggan jika model bisnis memungkinkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan sistem reservasi atau penjadwalan.<\/strong> Cara ini membantu bisnis mengelola kapasitas sekaligus mengurangi waktu kosong.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Berikan penawaran pada periode permintaan rendah.<\/strong> Diskon, paket layanan, atau program tertentu dapat digunakan untuk mendorong permintaan ketika kapasitas masih tersedia.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kelola penawaran dan permintaan.<\/strong> Ketika permintaan melebihi kapasitas, bisnis perlu mempertimbangkan penjadwalan ulang, penambahan tenaga kerja, atau penyesuaian kapasitas agar kualitas layanan tetap terjaga.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/tantangan-menjalankan-usaha-jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">8 Tantangan Menjalankan Usaha Jasa dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah pembahasan lengkap mengenai karakteristik perusahaan jasa dan tantangan dan tips dalam membangun strategi marketingnya. Ini bisa Anda adatasikan jika Anda adalah pemilik usaha jasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam membangun usaha jasa, proses pengelolaan keuangan adalah hal utama yang harus Anda lakukan untuk memastikan berapa keuntungan yang Anda dapatkan dalam usaha tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses pembukuan menjadi salah satu faktor penting yang harus Anda lakukan untuk memastikan seluruh data keuangan Anda bisa terpantau dengan baik dan menghasilkan keputusan bisnis yang optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai solusi untuk proses pembukuan yang lebih mudah dan praktis, Anda bisa menggunakan Kledo sebagai<a href=\"https:\/\/kledo.com\/jasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">&nbsp;software akuntansi&nbsp;pilihan perusahaan jasa<\/a> Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kledo adalah software akuntansi berbasi cloud yang sudah digunakan oleh lebih dari 10 ribu pengguna dari berbagai jenis dan skala bisnis, termasuk perusahaan jasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda juga bisa menggunakan Kledo secara gratis selama 14 atau selamanya melalui&nbsp;<a href=\"https:\/\/kledo.com\/?ref=Akuntansieasy\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>tautan ini.<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemilik bisnis jasa sering kali menggunakan cara pencatatan yang sama dengan bisnis dagang, padahal keduanya memiliki karakteristik operasional yang berbeda. Perusahaan jasa menjual manfaat atau keahlian melalui layanan, bukan barang fisik yang perlu disimpan sebagai persediaan. Perbedaan ini juga memengaruhi proses pembukuan. Artikel ini membahas ciri perusahaan jasa sekaligus dampaknya terhadap pembukuan, sehingga Anda dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":47116,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[427],"tags":[2480,2478,2477,105,1838,2479,756,2482,2481,862],"class_list":["post-7848","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips-bisnis","tag-beda-perusahaan-jasa-dan-dagang","tag-karakter-perusahaan-jasa","tag-karakteristik-perusahaan-jasa","tag-kledo","tag-perusahaan-jasa","tag-perusahaan-jasa-dan-dagang","tag-software-akuntansi-kledo","tag-strategi-pemsaaran-perusahaan-jasa","tag-tantangan-perusahaan-jasa","tag-tips-bisnis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel ini kita akan membahas karakteristik perusahaan jasa. Jasa itu bersifat unik dan empat karakteristik utama yang membedakannya dengan...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini kita akan membahas karakteristik perusahaan jasa. Jasa itu bersifat unik dan empat karakteristik utama yang membedakannya dengan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kledo Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-08T08:42:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-08T08:42:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"16 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\"},\"headline\":\"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya\",\"datePublished\":\"2026-10-08T08:42:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-08T08:42:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/\"},\"wordCount\":2556,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp\",\"keywords\":[\"beda perusahaan jasa dan dagang\",\"karakter perusahaan jasa\",\"karakteristik perusahaan jasa\",\"kledo\",\"perusahaan jasa\",\"perusahaan jasa dan dagang\",\"software akuntansi kledo\",\"strategi pemsaaran perusahaan jasa\",\"tantangan perusahaan jasa\",\"tips bisnis\"],\"articleSection\":[\"Tips Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/\",\"name\":\"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-08T08:42:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-08T08:42:58+00:00\",\"description\":\"Pada artikel ini kita akan membahas karakteristik perusahaan jasa. Jasa itu bersifat unik dan empat karakteristik utama yang membedakannya dengan...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp\",\"width\":1200,\"height\":600},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/karakteristik-perusahaan-jasa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Kledo Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Kledo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/11\\\/logo-color-kledo-front.png\",\"width\":132,\"height\":70,\"caption\":\"Kledo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/kledocom\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/kledocom\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/kledo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/c\\\/kledoCom\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/kledo.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya","description":"Pada artikel ini kita akan membahas karakteristik perusahaan jasa. Jasa itu bersifat unik dan empat karakteristik utama yang membedakannya dengan...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya","og_description":"Pada artikel ini kita akan membahas karakteristik perusahaan jasa. Jasa itu bersifat unik dan empat karakteristik utama yang membedakannya dengan...","og_url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/","og_site_name":"Kledo Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","article_published_time":"2026-10-08T08:42:49+00:00","article_modified_time":"2026-10-08T08:42:58+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"sugi priharto","Estimasi waktu membaca":"16 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2"},"headline":"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya","datePublished":"2026-10-08T08:42:49+00:00","dateModified":"2026-10-08T08:42:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/"},"wordCount":2556,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp","keywords":["beda perusahaan jasa dan dagang","karakter perusahaan jasa","karakteristik perusahaan jasa","kledo","perusahaan jasa","perusahaan jasa dan dagang","software akuntansi kledo","strategi pemsaaran perusahaan jasa","tantangan perusahaan jasa","tips bisnis"],"articleSection":["Tips Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/","name":"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp","datePublished":"2026-10-08T08:42:49+00:00","dateModified":"2026-10-08T08:42:58+00:00","description":"Pada artikel ini kita akan membahas karakteristik perusahaan jasa. Jasa itu bersifat unik dan empat karakteristik utama yang membedakannya dengan...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/#primaryimage","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/karakteristik-perusahaan-jasa-banner.webp","width":1200,"height":600},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/karakteristik-perusahaan-jasa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kledo.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Karakteristik Perusahaan Jasa dan Cara Pengelolaan Akuntansinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","name":"Kledo Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kledo.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#organization","name":"Kledo","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","contentUrl":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/logo-color-kledo-front.png","width":132,"height":70,"caption":"Kledo"},"image":{"@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/kledocom","https:\/\/www.instagram.com\/kledocom\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/kledo\/","https:\/\/www.youtube.com\/c\/kledoCom"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kledo.com\/blog\/#\/schema\/person\/e3dc6212c1e97af8857df71d958e80f2","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"8 tahun pengalaman di dunia digital marketing dan penulisan terkait bisnis, pemasaran, keuangan, dan akuntansi.","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/kledo.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7848","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7848"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7848\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51435,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7848\/revisions\/51435"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47116"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7848"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7848"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kledo.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7848"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}