Contoh Surat Kuasa Paling Mudah, Wajib Dicoba!

Buat Kawan Kledo yang pernah melakukan jual-beli tanah atau jenis properti lainnya pasti sudah tidak asing dengan istilah surat kuasa. Surat kuasa ini biasanya Kawan Kledo gunakan ketika Kawan Kledo harus meminta seseorang untuk menggantikan Kawan Kledo melakukan sesuatu atau menghadiri suatu acara. Tidak hanya dalam jual-beli tanah, surat kuasa ini juga dibutuhkan dalam kegiatan bisnis. Nah, sekarang apakah Kawan Kledo bisa membuat surat kuasa ini untuk kebutuhan bisnis Kawan Kledo? Pasti ada beberapa yang merasa bingung saat harus membuat surat kuasa ini. Di sini Kledo akan memberikan beberapa contoh dan cara membuat surat kuasa dengan baik dan benar. Oleh karena itu baca artikel ini hingga selesai.

Pengertian Surat Kuasa

tanda tangan surat

Surat kuasa merupakan surat yang di dalamnya berisi pemberian kekuasaan atau wewenang kepada orang yang dapat dipercaya sehingga orang tersebut dapat bertindak atas nama pemberi kuasa. Surat kuasa dibuat karena orang yang memberikan kuasa tidak dapat melakukan pekerjaannya ataupun tidak dapat mengahadiri suatu acara. Surat kuasa menjadi perpindahan hak seseorang secara resmi untuk memiliki kuasa atau wewenang baik berupa barang, sertifikat kepemilikan, ataupun mengambil uang di bank.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pembuatan Surat Kuasa

Surat kuasa memiliki fungsi yang sangat penting bagi pemberi kuasa. Dengan adanya surat kuasa ini, pemberi kuasa akan memberikan kepercayaan penuh kepada penerima kuasa. Untuk itu, sebagai pemberi kuasa Kawan Kledo tidak boleh asal saat membuat ataupun akan menggunakan surat kuasa ini. Berikut beberapa hal yang harus Kawan Kledo perhatikan saat pembuatan dan juga menggunakan surat kuasa:

1. Pilihlah Orang yang Benar-Benar Dikenal

Hal pertama yang harus Kawan Kledo perhatikan saat membuat surat kuasa adalah orang yang akan menerima kuasa dari Kawan Kledo. Pastikan Kawan Kledo mengenal dengan baik orang tersebut. Terlebih jika surat kuasa berisi berbagai dokumen penting yang sangat berarti bagi Kawan Kledo, jangan sampai orang yang menerima kuasa menyalahkan kepercayaan Kawan Kledo tersebut.

2. Jangan Hanya Membawa Surat Kuasa

Dalam beberapa kasus, membawa surat kuasa tidak cukup. Dibutuhkan dokumen pendukung lainnya untuk membuktikan kepastian dan keaslian dari surat kuasa tersebut. Dokumen pendukung yang bisa disertakan saat membawa surat kuasa adalah KTP ataupun SIM.

3. Berikan Cap pada Surat Kuasa

Selain membawa dokumen pendukung, Kawan Kledo juga bisa memberikan cap atau membubuhkan materai untuk membuktikan keaslian surat kuasa tersebut. Dengan adanya cap atau materai ini tentunya akan membuat surat kuasa yang dibuat menjadi lebih sah.

Jenis-Jenis Surat Kuasa

surat kuasa

Ada beberapa jenis surat kuasa yang harus Kawan Kledo ketahui agar Kawan Kledo tidak salah saat membuat surat kuasa. Apa saja?

1. Surat Kuasa Umum

Jenis surat kuasa yang pertama adalah surat kuasa umum. Surat kuasa umum merupakan surat kuasa yang diberikan dengan tujuan untuk mengurus kepentingan pemberi kuasa. Mengurus yang dimaksud di sini yaitu melakukan tindakan pengurusan harta kekayaan yang berhubungan dengan kepentingan pemberi kuasa.

2. Surat Kuasa Khusus

Jenis surat kuasa yang kedua yaitu surat kuasa khusus. Surat kuasa khusus merupakan surat kuasa yang dibuat khusus oleh pihak-pihak terkait dengan pengadilan. Perbedaan surat kuasa khusus dengan surat kuasa lainnya adalah kegiatan yang dikuasakan harus tertera dalam surat. Ini artinya penerima kuasa tidak bisa melakukan hal-hal yang tidak tertulis di dalam surat.

3. Surat Kuasa Istimewa

Surat kuasa yang ketiga adalah surat kuasa istimewa. Jenis surat kuasa ini dibuat ketika pemberi kuasa tidak dapat mengurus suatu hal yang penting. Contoh dari surat kuasa ini adalah kegiatan yang berhubungan dengan mediasi atau sumpah penentu.

4. Surat Kuasa Perantara

Jenis surat kuasa yang terakhir adalah surat kuasa perantara. Surat kuasa ini perantara merupakan surat kuasa yang dapat mewakili para agen perdagangan, broker, atau makelar. Di dalam surat kuasa perantara terdapat pemberian perintah kepada pihak kedua yang memiliki peran sebagai agen untuk melakukan perbuatan hukum dengan pihak ketiga.

Struktur Surat Kuasa

Seperti yang telah dijelaskan di atas, surat kuasa merupakan surat yang sangat penting untuk memberikan kekuasaan atau wewenang kepada seseorang. Karena sangat penting ini, Kawan Kledo tidak boleh membuatnya secara asal. Kawan Kledo harus memperhatikan setiap penulisan dari awal hingga akhir, termasuk Kawan Kledo harus memperhatikan struktur yang terdapat dalam surat kuasa. Berikut struktur-struktur yang harus Kawan Kledo perhatikan dalam pembuatan surat kuasa:

1. Kepala Surat

Struktur pertama yang harus ada dalam surat kuasa adalah kepala surat atau yang biasa disebut dengan kop surat. Kop surat atau kepala surat digunakan jika perusahaan atau instansi yang membuat surat kuasa. Jadi, buat Kawan Kledo yang membuat surat kuasa untuk keperluan pribadi atau perorangan, Kawan Kledo tidak perlu membuat kop surat pada surat kuasa tersebut. Kepala surat atau kop surat kop surat resmi terdiri dari nama perusahaan atau organisasi, alamat, nomor kotak pos, kode pos, telepon, dan lambang atau logo.

2. Nomor Surat

Seperti kepala surat atau kop surat, nomor surat dikeluarkan oleh instansi perusahaan ataupun organisasi yang mengeluarkan surat kuasa. Jika yang membuat surat kuasa orang pribadi atau perorangan nomor surat ini tidak diperlukan.

3. Pemberi Surat Kuasa

Struktur yang harus ada dalam surat kuasa selanjutnya adalah pemberi kuasa. Dengan adanya pemberi surat kuasa ini artinya pemberi kuasa telah setuju untuk memberikan kekuasaan atau wewenang kepada orang yang dipilihnya.

4. Identitas Pemberi Kuasa

Identitas pemberi kuasa harus dicantumkan secara lengkap dengan data yang sebenar-benarnya. Identitas ini meliputi nama lengkap pemberi kuasa, nomor KTP, pekerjaan, alamat dan nomor telepon atau nomor HP yang dapat dihubungi.

5. Penerima Kuasa

Selanjutnya, struktur yang harus ada dalam surat kuasa adalah penerima kuasa. Penerima kuasa adalah orang yang dipilih pemberi kuasa dan bersedia untuk mewakilkannya melakukan urusan atau menghadiri suatu acara.

6. Identitas Penerima Kuasa

Identitas penerima kuasa juga harus ada dalam surat kuasa. Identitas ini terdiri dari nama lengkap penerima kuasa, nomor KTP, pekerjaan, nomor telepon atau nomor HP yang dapat dihubungi.

7. Isi Kuasa

Komponen selanjutnya yang ada dalam surat kuasa adalah isi dari yang dikuasakan oleh pemberi kuasa kepada penerima kuasa. Contoh dari isi kuasa ini adalah pembukaan rekening, pengambilan dokumen atau barang, mengambil uang di bank, atau lainnya.

8. Waktu Pemberian Kuasa

Dalam pembuatan surat kuasa, Kawan Kledo juga harus menyertakan waktu pemberian kuasa. Waktu pemberian kuasa ditentukan kapan surat tersebut dibuat dan biasanya langsung diberikan kepada penerima kuasa. Namun, jika surat kuasa terkait urusan pribadi biasnaya antara pemberi kuasa dengan penerima kuasa akan berdiskusi untuk menentukan waktu pemberian kuasa.

7. Tanda Tangan

Terakhir, sebagai bukti dan persetujuan, baik pemberi kuasa ataupun penerima kuasa akan membubuhkan tanda tangan di surat kuasa yang dibuat. Dengan adanya tanda tangan ini artinya tidak ada unsur pemaksaan dalam penyerahan wewenang tugas ataupu urusan kedua belah pihak.

Ciri-Ciri Surat Kuasa

kuasa

Surat kuasa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baku dan mudah dipahami.
  2. Di dalamnya berisi pernyataan pengalihan kekuasaan atau wewenang dari satu orang ke orang lainnya untuk mengurus suatu hal.
  3. Gunakan bahasa dan kata-kata dalam surat kuasa sesuai tujuannya.

Contoh Surat Kuasa

Agar Kawan Kledo bisa membuat surat kuasa lebih mudah, berikut contoh-contoh surat kuasa yang bisa Kawan Kledo jadikan acuan:

1. Surat Kuasa Pengurusan Visa

contoh surat kuasa

2. Surat Kuasa Mengurus STNK/Pajak Kendaraan

surat kuasa

3. Surat Kuasa Pengambilan SK Pensiun

contoh surat kuasa

4. Surat Kuasa Ahli Waris

contoh surat kuasa

5. Surat Kuasa Mengambil Uang di Bank

contoh surat kuasa

6. Surat Kuasa Mengambil Dokumen Ujian

contoh surat kuasa

7. Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

contoh surat kuasa

8. Surat Kuasa Pengelolaan Rekening

contoh surat kuasa

9. Surat Kuasa Wali Asuh Anak

surat-surat

10. Surat Kuasa Mengambil Uang

surat-surat

Kesimpulan

Dari penjelasan yang ada di atas, kita dapat mengetahui bahwa surat kuasa merupakan surat yang sering digunakan untuk memberikan kekuasaan atau wewenang kepada seseorang untuk melakukan sesuatu atau menghadiri suatu acara. Buat Kawan Kledo yang ingin membuat surat kuasa ini pastikan sudah melihat komponen, ciri-ciri, dan juga contoh yang telah Kledo jelaskan di atas.

Selain surat kuasa, dalam bisnis penting banget buat Kawan Kledo memperhatikan pengelolaan keuangannya. Kawan Kledo bisa mengelola keuangan dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara yang super mudah yaitu dengan menggunakan software akuntansi dari Kledo. Kledo dilengkapi berbagai fitur yang akan memudahkan pengelolaan keuangan. Yuk langsung daftar Kledo sekarang dan rasakan mudahnya mengelola keuangan dengan fitur-fitur yang Kledo miliki.

Tim Hebat Kledo siap menemukan solusi terbaik untuk manajemen keuangan perusahaanmu. Kontak tim hebat kami via whatsapp sekarang juga, klik di sini.

Hubungi Kami

Ikuti Kami

© 2020 Kledo.com, Developed with  Team Kledo

× Halo, ada yang bisa saya bantu?