Download Contoh Template Buku Besar Excel Gratis

Kelola semua transaksi akuntansi Anda dengan sistem Buku Besar yang terstruktur dan mudah digunakan. Template Excel kami dirancang untuk mencatat setiap transaksi per akun dengan detail tanggal, deskripsi, debit-kredit, dan saldo running otomatis

Download Template Buku Besar

Tanpa biaya · Tanpa syarat tersembunyi

buku-besar
.XLSX Siap Edit Gratis Tanpa Biaya Kredibel Mudah Diedit Siap Kirim Profesional Siap Pakai

Mengapa Anda Membutuhkan Template Buku Besar Ini?

Buku Besar adalah tulang punggung sistem akuntansi yang baik. Setiap transaksi bisnis harus dicatat secara detail dan terorganisir per akun agar dapat dilacak dengan mudah saat audit, penyusunan laporan keuangan, atau analisis kesalahan.


Namun, banyak pengusaha masih mencatat transaksi secara manual di buku atau file Excel yang tidak terstruktur, sehingga sering terjadi:

Data tercampur dan sulit dilacak

Saldo akun tidak akurat

Kesulitan saat audit atau verifikasi

Waktu yang terbuang untuk membuat laporan keuangan


Template Buku Besar Excel Gratis Kledo menyelesaikan masalah ini dengan fitur-fitur unggulan:

Template ini ideal untuk UMKM, baru memulai usaha, freelancer, bisnis kecil, dan setiap usaha yang ingin sistem akuntansi yang profesional namun sederhana.

Pencatatan Terstruktur per Akun

Setiap transaksi tercatat dengan jelas pada akun yang tepat Saldo Running Otomatis – Saldo setiap akun update otomatis setelah setiap transaksi

Dropdown Account Pilihan

Pilih akun dari list yang sudah tersedia, tidak perlu ketik manual

Format Debit-Kredit Standar

Mengikuti standar akuntansi berpasangan (double-entry bookkeeping)

Tracking per Bulan

Transaksi otomatis terorganisir per periode untuk analisis lebih mudah

Summary Report Built-in

Lihat total debit-kredit per akun per bulan dalam satu tampilan

Mudah untuk Audit

Setiap transaksi tercatat lengkap dengan catatan untuk verifikasi

Komponen Template Buku Besar Excel Kledo

Template Buku Besar kami disusun dengan struktur yang mengikuti standar akuntansi profesional. Setiap komponen dirancang untuk memudahkan pencatatan dan analisis transaksi.

Lembar Transaksi Utama (Transaction Journal)

Ini adalah sheet utama tempat semua transaksi dicatat. Setiap baris mewakili satu transaksi dengan kolom-kolom berikut:

Kolom
Fungsi
Contoh
Date Tanggal transaksi terjadi 15/01/2026
Description Penjelasan singkat transaksi Penjualan produk ke PT ABC
Account Nama akun yang terdampak (pilih dari dropdown) Bank Account, Revenue
Debit Jumlah debit (jika ada) 5.000.000
Credit Jumlah kredit (jika ada)
Running Balance Saldo kumulatif akun (otomatis update) 10.000.000
Month Periode/bulan transaksi (otomatis) 2026-01
Notes Catatan tambahan untuk referensi Ref: Invoice INV-001

Format Entry:

  • Setiap transaksi dientri satu kali saja, sistem otomatis menentukan debit atau kredit
  • Running Balance terupdate otomatis setelah setiap entry
  • Jangan ubah atau hapus data yang sudah tercatat, hanya tambah di bawahnya

Chart of Accounts (Daftar Akun)

Sheet ini berisi daftar lengkap semua akun yang digunakan dalam bisnis Anda. Setiap akun memiliki:

  • Account Name – Nama akun (mis. Bank Account, Revenue, Marketing Expense, Accounts Payable)
  • Account Type – Klasifikasi akun (Asset, Liability, Income, Expense, Equity)

Contoh Chart of Accounts yang sudah tersedia di template:

Akun
Tipe
Bank Account Aset
Accounts Receivable Aset
Revenue Pendapatan
Cost of Goods Sold Biaya
Software Subscriptions Biaya
Office Supplies Biaya
Marketing Biaya
Accounts Payable Liabilitas
Taxes Payable Liabilitas

Anda dapat menambah atau memodifikasi akun sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Summary Report per Akun (Account Summary)

Sheet ini menampilkan ringkasan debit dan kredit untuk setiap akun per bulan:

Komponen
Deskripsi
Month Periode akuntansi
Account Nama akun
Total Debit Total jumlah debit di akun tersebut dalam periode itu
Total Credit Total jumlah kredit di akun tersebut dalam periode itu

Summary ini berguna untuk:

  • Verifikasi akurasi data entry
  • Pemeriksaan cepat saldo tiap akun per bulan
  • Deteksi dini jika ada kesalahan dalam entry
  • Dasar untuk membuat Neraca Saldo dan laporan keuangan

Cara Download dan Menggunakan Template Buku Besar Gratis Kledo

01

Download Template

Pertama, klik tombol “Download Template Buku Besar” yang tersedia di halaman ini, masukkan email dan informasi bisnis Anda, lalu Anda akan mendapatkan file Excel (.xlsx). File ini bisa langsung dibuka di komputer tanpa perlu ekstraksi atau proses tambahan.

02

Buka File dan Pahami Strukturnya

Buka file template menggunakan Microsoft Excel, Google Sheets, atau aplikasi spreadsheet lainnya. Template sudah dilengkapi contoh data transaksi sehingga Anda bisa langsung melihat bagaimana caranya sebelum mulai menambahkan transaksi bisnis Anda.

Jika muncul peringatan “Protected View” pada Excel, pilih “Enable Editing” agar Anda bisa mulai memasukkan data. Sebaiknya buat salinan file (Save As) agar file original tetap utuh sebagai template cadangan.

Tips: Pelajari contoh transaksi di sheet pertama untuk memahami logika entry sebelum membuat data baru.

03

Siapkan Daftar Akun (Chart of Accounts)

Sebelum mulai entry transaksi, siapkan daftar lengkap akun yang akan Anda gunakan:

Akun-akun yang biasanya ada:

expense

PENGELUARAN (Expense)

  • Cost of Goods Sold (HPP)
  • Salary Expense (Biaya Gaji)
  • Rent Expense (Biaya Sewa)
  • Marketing Expense (Biaya Marketing)
  • Utilities (Biaya Listrik, Air, Internet)
  • Office Supplies (Alat Tulis Kantor)
  • Transportation (Biaya Transport)
  • Professional Services (Jasa Profesional)

ASET (Asset)

  • Bank Account / Rekening Bank
  • Kas (Cash)
  • Accounts Receivable (Piutang)
  • Inventory / Stock
  • Fixed Assets (Aset Tetap)

KEWAJIBAN (Liability)

  • Accounts Payable (Hutang Dagang)
  • Short-term Loans (Hutang Jangka Pendek)
  • Long-term Loans (Hutang Jangka Panjang)
  • Taxes Payable (Hutang Pajak)

PENDAPATAN (Income)

  • Sales/Revenue (Penjualan)
  • Service Income (Pendapatan Jasa)
  • Other Income (Pendapatan Lain-lain)

MODAL/EKUITAS (Equity)

  • Modal Pemilik
  • Retained Earnings

Pastikan Anda sudah membuat daftar akun di sheet “Chart of Accounts” sebelum mulai entry transaksi.

04

Input Chart of Accounts di Template

Buka sheet “Chart of Accounts” dan input daftar akun yang sudah Anda siapkan:

Langkah:

  • Di kolom “Account Name”, ketik nama akun (mis. Bank Mandiri, Accounts Receivable, dll)
  • Di kolom “Account Type”, pilih tipe akun dari dropdown (Asset, Liability, Income, Expense, Equity)
  • Pastikan Anda tidak menghapus akun yang sudah ada, hanya tambah akun baru di bawahnya
  • Jangan ubah formula atau urutan akun yang sudah ada

Contoh input:

Account Name
Account Type
Bank Account Asset
Accounts Receivable Asset
Cash Asset
Inventory Asset
Accounts Payable Liability
Revenue Income
Marketing Expense Expense
05

Mulai Input Transaksi di Lembar Utama

Buka sheet “Transaction Journal” (sheet utama) dan mulai mencatat transaksi Anda. Untuk setiap transaksi, ikuti langkah ini:

Step-by-step Entry:

  • Masukkan Tanggal – Di kolom “Date”, ketik tanggal transaksi (format: DD/MM/YYYY atau DD-MM-YYYY)
    • Contoh: 15/01/2026 (15 Januari 2026)
  • Tambahkan Deskripsi – Di kolom “Description”, ketik penjelasan singkat tentang transaksi
    • Contoh: “Penjualan produk ke toko ABC”, “Pembayaran gaji karyawan Januari”, “Beli bahan baku dari supplier”
  • Pilih Akun – Di kolom “Account”, klik dropdown dan pilih akun yang terdampak
    • Pastikan Anda memilih akun yang tepat sesuai jenis transaksi
    • Jika akun belum ada, tambahkan dulu di Chart of Accounts
  • Masukkan Jumlah – Masukkan jumlah di kolom Debit ATAU Credit (hanya salah satu, tidak dua-duanya)
    • Debit = uang masuk atau peningkatan aset
    • Credit = uang keluar atau peningkatan kewajiban/liability
    • Jangan isi kedua kolom untuk satu transaksi
  • Tambah Catatan (opsional) – Di kolom “Notes”, tambahkan referensi seperti nomor invoice atau nomor bukti
    • Contoh: “Ref: INV-001”, “Bukti Transfer: TRF-2026-001”
  • Lihat Saldo Running – Kolom “Running Balance” dan “Month” akan otomatis terupdate

Dalam sistem Buku Besar yang benar, setiap transaksi harus mempengaruhi minimal 2 akun (prinsip double-entry).

Contoh:

    Jika Anda menjual produk seharga Rp 10 juta yang diterima tunai:
    • Debit: Bank Account +10 juta (aset bertambah)
    • Credit: Revenue +10 juta (pendapatan bertambah)
  • Jika Anda membayar gaji Rp 5 juta:
    • Debit: Salary Expense +5 juta (pengeluaran bertambah)
    • Credit: Bank Account -5 juta (kas berkurang)

Pastikan setiap transaksi sudah masuk ke dua akun yang berbeda agar Debit = Credit.

06

Pantau Summary Report

Sebelum menggunakan atau membagikan company profile, pastikan untuk:

  • Cek semua teks untuk memastikan tidak ada typo atau kesalahan grammar
  • Verifikasi semua angka dan data (revenue, jumlah klien, tahun berdiri, dll)
  • Pastikan foto dan gambar sudah tersimpan dengan baik dan tidak ada yang corrupt
  • Periksa format dan konsistensi styling di seluruh dokumen
  • Baca ulang untuk memastikan pesan dan tone sesuai dengan brand Anda

Proses review ini penting agar company profile Anda terlihat sempurna dan profesional.

07

Simpan dan Bagikan

Setelah input beberapa transaksi, buka sheet “Account Summary” untuk melihat ringkasan:

  • Total Debit per akun per bulan
  • Total Credit per akun per bulan
  • Verifikasi bahwa total debit = total credit (prinsip fundamental akuntansi)

Jika ada ketidaksesuaian, periksa kembali transaksi Anda di Transaction Journal.

Tips Mengoptimalkan Penggunaan Template Buku Besar

01

Kelola Chart of Accounts dengan Baik

Sebelum mulai input transaksi, pastikan Chart of Accounts sudah lengkap dan terstruktur dengan baik. Jangan membuat akun baru sembarangan di tengah periode, karena akan membuat reconciliation menjadi rumit. Jika ada akun baru yang perlu ditambah, tambahkan di awal periode baru, bukan di tengah periode berjalan.

02

Konsistensi Format dan Deskripsi

Gunakan format tanggal yang konsisten (misalnya selalu DD/MM/YYYY), dan buat deskripsi transaksi yang singkat tapi jelas. Contoh deskripsi yang baik: “Penjualan ke Customer ABC – INV-001”, bukan hanya “Penjualan”. Deskripsi yang jelas memudahkan saat audit atau verifikasi ulang.

03

Gunakan Notes untuk Audit Trail

Kolom Notes sangat berguna untuk mencatat referensi transaksi seperti nomor invoice, nomor bukti transfer, atau nomor referensi bank. Ini menciptakan audit trail yang lengkap dan memudahkan verifikasi jika ada pertanyaan atau perbedaan di kemudian hari.

04

Jangan Ubah atau Hapus Data Lama

Prinsip utama Buku Besar adalah data harus immutable (tidak berubah). Jika ada kesalahan entry, jangan dihapus atau diubah begitu saja. Sebaiknya buat entry koreksi (reversing entry) di bawahnya. Ini penting untuk audit trail dan compliance. 

05

Lakukan Rekonsiliasi Berkala

Minimal setiap minggu, bandingkan saldo akun Bank di template dengan bank statement aktual. Jika ada perbedaan, identifikasi transaksi mana yang belum tercatat atau tidak sesuai. Lakukan rekonsiliasi monthly sebelum menutup periode untuk memastikan akurasi data.

06

Gunakan Pivot Table untuk Analisis Mendalam

Jika menggunakan Excel, buat Pivot Table dari data Buku Besar untuk analisis lebih lanjut, seperti total pengeluaran per kategori, trend pendapatan per bulan, atau perbandingan antar periode. Ini memberikan insight yang berguna untuk business decision.

07

Backup dan Version Control

Simpan backup file di multiple locations (cloud storage seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive). Gunakan file naming yang jelas seperti BukuBesar_2026_01.xlsx, BukuBesar_2026_02.xlsx agar mudah dilacak. Jangan menimpa file lama.

08

Integrasi dengan Laporan Keuangan

Pastikan saldo Buku Besar di akhir periode sama dengan saldo akun di Neraca dan Laporan Laba Rugi. Jika tidak match, periksa kembali entry atau formula di laporan keuangan. Konsistensi ini penting untuk validasi data.

Hal yang Sering Ditanyakan

Jurnal Umum (General Journal) adalah catatan kronologis semua transaksi dalam urutan tanggal. Buku Besar adalah pengorganisasian ulang data jurnal per akun, sehingga Anda bisa melihat semua transaksi yang mempengaruhi satu akun tertentu dalam satu tempat. Jurnal Umum mencatat “apa yang terjadi”, sementara Buku Besar menunjukkan “bagaimana pengaruhnya terhadap setiap akun”.

Gunakan format tanggal yang konsisten di seluruh file. Format yang umum adalah DD/MM/YYYY (15/01/2026) atau YYYY-MM-DD (2026-01-15). Penting: konsistensi lebih penting daripada format mana yang dipilih. Jangan campur format.

Ya, template ini mengikuti prinsip-prinsip dasar akuntansi standar Indonesia (SAK). Namun, untuk kebutuhan pelaporan pajak yang lebih kompleks atau perusahaan besar, mungkin perlu customization tambahan. Sebaiknya konsultasi dengan accounting professional untuk memastikan sesuai dengan kebutuhan spesifik bisnis Anda.

Secara teknis bisa, tetapi tidak disarankan karena akan membuat neraca saldo menjadi kompleks dan risiko error lebih tinggi. Sebaiknya tambah akun baru di awal periode atau di awal tahun. Jika memang urgent, tambahkan di Chart of Accounts terlebih dahulu, kemudian dokumentasikan dengan jelas.

Ya, itu prinsip fundamental akuntansi double-entry bookkeeping. Setiap transaksi harus mempengaruhi dua akun minimum, sehingga total debit selalu = total credit. Jika tidak seimbang, ada kesalahan dalam entry yang perlu ditemukan dan diperbaiki.

Template ini menyediakan Summary Report per akun. Untuk generate laporan keuangan lengkap (Neraca, Laba Rugi, dll), Anda perlu membuat sheet tambahan atau menggunakan software akuntansi dengan fitur yang lebih lengkap seperti Kledo.

live konsultasi akuntansi

Konsultasi Sekarang