Cara Memulai Jualan di Shopee dan 7 Strateginya agar Laris

jualan di shopee banner

Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan Shopee, salah satu kanal jualan utama di Indonesia.

Bisa jadi, Anda bahkan sudah membeli kebutuhan sehari-hari di platform ini, sehingga tidak perlu pergi ke toko offline lagi.

Dengan jutaan pengguna aktif setiap hari, Shopee memberikan peluang besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus memiliki toko fisik.

Apakah Anda tertarik untuk memanfaatkan peluang ini dengan ikut jualan di Shopee?

Jika ya, simak artikel ini sampai selesai karena kami akan membahas secara lengkap cara jualan di Shopee, dokumen yang dibutuhkan, hingga tips meningkatkan penjualan agar laris manis.

Bagaimana Cara Memulai Jualan di Shopee untuk Bisnis?

jualan di shopee 1

Cara berjualan di Shopee cukup mudah, pertama Anda perlu mendaftar akun terlebih dahulu. Dalam tahapan ini, biasanya Anda akan diminta untuk mengisi data diri dan dokumen.

Apa Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan?

Sebelum mulai berjualan, pastikan Anda sudah menyiapkan beberapa dokumen dan persyaratan berikut:

  1. KTP: Untuk verifikasi identitas pemilik akun. Jika Anda mendaftar sebagai perorangan (UMKM atau bisnis rumahan), KTP biasanya sudah cukup sebagai identitas utama.
  2. NPWP: NPWP perlu jika Anda menjalankan bisnis dalam skala lebih besar atau berbadan usaha. Dokumen ini penting untuk keperluan perpajakan dan administrasi resmi.
  3. Rekening Bank: Anda wajib memiliki rekening bank aktif atas nama pribadi atau perusahaan. Rekening ini berguna untuk menerima pencairan dana hasil penjualan dari Shopee.

Bagaimana Cara Daftar Akun Seller Shopee?

1. Registrasi akun

Pertama-tama, Anda tentunya perlu mengakses Shopee dulu, baik melalui aplikasi HP yang bisa diunduh dari Play Store maupun App Store, atau melalui situs web Shopee untuk komputer atau laptop.

Lalu, Anda bisa mendaftar menggunakan:

  • Nomor HP aktif
  • Email aktif

Pastikan menggunakan kontak yang sering Anda akses karena notifikasi pesanan dan informasi penting akan dikirim ke sana.

2. Aktivasi Shopee Seller Centre

Setelah akun berhasil dibuat, Anda perlu mengakses fitur Seller Centre melalui website atau aplikasi Shopee Seller.

Di sinilah Anda akan mengelola:

  • Produk
  • Pesanan
  • Pengiriman
  • Promosi
  • Laporan penjualan

Seller Centre adalah “dashboard utama” untuk menjalankan operasional toko Anda.

3. Verifikasi Data

Lengkapi data yang diminta, seperti:

  • Informasi identitas
  • Data rekening bank
  • Alamat toko/pengiriman

4. Setup Toko (Nama, Logo, Deskripsi)

Tahap terakhir adalah mengatur tampilan dan identitas toko Anda, meliputi:

  • Nama Toko: Pilih nama yang mudah diingat, relevan dengan produk, dan mencerminkan brand bisnis Anda.
  • Logo Toko: Gunakan logo yang profesional dan jelas agar terlihat terpercaya.
  • Deskripsi Toko: Tuliskan informasi singkat mengenai jenis produk yang Anda jual, jam operasional, hingga komitmenn pelayanan.
kledo banner 1

Baca Juga: Cara Mudah Menjadi Dropshipper di Shopee, Untung Berlimpah!

Berapa Biaya Jualan di Shopee?

Berjualan di Shopee memang tidak memerlukan biaya pendaftaran toko. Namun ada berbagai biaya yang dikenakan pada setiap transaksi.

Biaya ini biasanya dipotong langsung dari hasil penjualan sebelum dana dicairkan ke rekening Anda. Biaya tersebut mencakup:

1. Biaya Administrasi (% per Kategori)

Biaya administrasi adalah potongan dalam bentuk persentase dari harga produk yang berhasil terjual.

Besaran biaya administrasi ini mulai dari 10%, 9.50%, 9%, hingga 2.50% tergantung kategori produk, misalnya:

  • Fashion
  • Elektronik
  • Kecantikan
  • Makanan & minuman
  • Perlengkapan rumah tangga

Semakin tinggi kategori risiko atau kompetisi, biasanya persentasenya bisa berbeda. Biaya ini akan otomatis dipotong saat transaksi selesai.

2. Biaya Penanganan COD

COD (Cash on Delivery) memungkinkan pembeli untuk membayar barang ke kurir begitu barangnya sampai.

Banyak pembeli menyukai fitur ini karena dirasa lebih nyaman atau karena lebih menyukai pembayaran secara tunai.

Jika Anda mengaktifkan fitur COD, Anda perlu membayar biaya penanganan sebesar 4%

3. Biaya Program Gratis Ongkir XTRA

Program Gratis Ongkir adalah salah satu fitur favorit pembeli. Namun, sebagai seller, Anda perlu memahami bahwa program ini sering kali melibatkan kontribusi biaya tertentu.

Jika total pesanan selesai adalah kurang dari 500 dalam kurang dari 6 bulan, maka Shopee tidak memungut biaya layanan ongkir.

Sementara itu, jika total pesanan selesai lebih dari 500 atau lebih dari 6 bulan, maka potongannya mulai dari 6% hingga 0.50%

Baca Juga: Cara Daftar Gratis Ongkir di Shopee Paling Mudah dan Cepat

4. Biaya pemrosesan pesanan

Biaya ini gratis untuk toko dengan total pesanan selesai kurang dari 50 atau toko dengan masa berjualan kurang dari 6 bulan sejak tanggal unggah foto produk pertama.

Namun di luar itu, dikenakan biaya pemrosesan sebesar Rp1.250 per transaksi.

5. Biaya layanan produk pre-order

Beberapa toko menerapkan sistem pre-order untuk barang-barangnya. Jika Anda ingin menerapkan sistem tersebut, maka biayanya adalah 3%, kecuali untuk kategori produk tertentu.

6. Biaya Iklan Shopee Ads

Biaya ini memang opsional. Namun untuk meningkatkan visibilitas produk, Anda bisa menggunakan fitur iklan berbayar melalui Shopee Ads.

Shopee Ads memungkinkan Anda untuk:

  • Menampilkan produk di hasil pencarian teratas
  • Menargetkan kata kunci tertentu
  • Mengatur anggaran harian sesuai kemampuan bisnis

Biaya iklan bersifat fleksibel karena menggunakan sistem budget yang bisa Anda atur sendiri. Semakin kompetitif kata kunci yang dipilih, biasanya biaya per klik (CPC) akan semakin tinggi.

Baca Juga: Ingin Menjadi Star Seller Shopee? Yuk Coba Cara Mudah Ini!

7 Strategi agar Jualan di Shopee Laris Manis

7 strategi berikut ini akan membantu Anda untuk jualan di Shopee dengan lebih efektif sekaligus meningkatkan penjualan.

1. Tingkatkan SEO Toko dan Listing Shopee Anda

Untuk meningkatkan penjualan, kuncinya adalah memastikan pelanggan dapat menemukan produk Anda dengan mudah. Caranya adalah dengan memanfaatkan Search Engine Optimization (SEO).

SEO membantu Anda mendapatkan peringkat lebih tinggi di hasil pencarian dan menarik pengunjung yang tepat.

Tujuannya adalah agar produk Anda bisa muncul saat pembeli mencari kata kunci yang relevan.

– Tingkatkan tampilan toko Anda

jualan di shopee 2

Halaman utama toko Shopee Anda ibarat bagian depan toko fisik. Shopee menyediakan fitur dekorasi di Shopee Seller Centre yang memungkinkan Anda menyesuaikan tampilan halaman utama toko.

Gunakan fitur ini untuk menciptakan tampilan toko yang menarik dan menampilkan produk secara efektif. Soroti produk atau promo tertentu agar bisa menarik perhatian pembeli dan mendorong mereka untuk menjelajahi toko lebih lanjut.

Berikut cara mengakses fitur Dekorasi Toko:

  • Buka halaman Dekorasi Toko melalui menu sidebar di Shopee Seller Centre.
  • Pilih tab situs Shopee
  • Mulai dekorasi untuk menyesuaikan tampilan toko.

– Memperbarui deskripsi toko Shopee

Deskripsi yang baik membuat toko Anda terkesan lebih profesional, sehingga secara tidak langsung meyakinkan pembeli untuk membeli jualan Anda di Shopee.

Tips mengoptimalkan deskripsi toko:

  • Sertakan nama toko dan gunakan istilah seperti “online shop” atau “official shop”.
  • Cantumkan lokasi pasar Anda dan wilayah pengiriman.
  • Tambahkan informasi seperti jam operasional.
  • Masukkan tautan ke website resmi dan media sosial Anda.
  • Jika relevan, sebutkan kata kunci yang telah Anda identifikasi sebanyak 1–2 kali dalam deskripsi toko.
  • Jangan menjejalkan (spam) kata kunci secara berlebihan.
  • Jangan menggunakan emoji berlebihan, hashtag, atau simbol yang tidak perlu.

2. Buat Nama Produk yang Efektif

Untuk meningkatkan visibilitas toko dan produk, penting untuk memahami kata kunci yang digunakan pelanggan saat mencari produk di platform.

Dalam SEO, kata kunci adalah frasa singkat atau query pencarian yang diketik pembeli di mesin pencari.

Berikut cara meningkatkan SEO toko Anda:

  • Posisikan diri sebagai pelanggan dan pikirkan kata atau frasa yang akan mereka gunakan untuk menemukan produk seperti milik Anda.
  • Perhatikan saran pencarian yang muncul saat Anda mengetik kata kunci di kolom pencarian Shopee.
  • Analisis produk serupa dan lihat bagaimana kompetitor memberi nama produk serta menulis deskripsi. Ini dapat memberi Anda inspirasi kata kunci.
  • Setelah menemukan kata kunci yang sesuai, masukkan ke dalam informasi toko dan produk Anda, seperti judul, deskripsi, dan tag.

Dengan mengoptimalkan toko menggunakan kata kunci yang relevan, peluang produk Anda muncul di hasil pencarian akan semakin besar, sehingga dapat menarik lebih banyak calon pembeli.

3. Tulis Deskripsi Produk yang Menarik dan Persuasif

Jika Anda ingin produk Shopee Anda muncul di bagian atas hasil pencarian, Anda perlu membuat deskripsi produk yang SEO-friendly.

Tipsnya adalah:

  • Jelaskan lebih banyak fungsi produk dengan menonjolkan fitur-fitur utamanya.
  • Tulis deskripsi dengan bahasa yang mudah dipahami, misalnya dengan menjelaskan tujuan penggunaan produk, menampilkan fitur atau manfaat utama, serta menyertakan hasil riset Anda sendiri.
  • Masukkan kata kunci yang relevan ke dalam deskripsi. Buatlah deskripsi yang informatif terlebih dahulu, lalu optimalkan dengan teknik SEO agar lebih mudah ditemukan di pencarian.

4. Tampilkan Gambar Produk Berkualitas Tinggi

jualan di shopee 3

Banyak orang menilai produk dari tampilannya. Jadi, menggunakan gambar produk berkualitas tinggi akan membuat produk Anda terlihat lebih profesional dan terpercaya.

Di Shopee, Anda dapat mengunggah berbagai jenis gambar, seperti:

  • Gambar pengenalan toko
  • Gambar utama (cover) produk
  • Gambar variasi produk

Untuk mengoptimalkan gambar dan meningkatkan performa pencarian, pastikan Anda mengunggah gambar dengan ukuran yang sesuai dengan ketentuan Shopee.

Sebaiknya unggah gambar dengan kualitas tinggi dan sertakan logo brand Anda. Selain itu, pastikan gambar benar-benar merepresentasikan produk yang dijual.

Jika tidak sesuai, pelanggan berpotensi memberikan ulasan negatif karena merasa produk yang diterima tidak relevan dengan yang ditampilkan.

Baca Juga: 10 Contoh Deskripsi Produk yang Menjual dan Tips Menulisnya

5. Ikuti Kampanye Shopee

Strategi lain untuk membangun brand dan meningkatkan penjualan adalah dengan mengikuti kampanye promo yang Shopee adakan.

– Kampanye tanggal kembar

Anda mungkin pernah mendengar tentang Shopee 11.11 atau Shopee 12.12. Program ini dikenal sebagai kampanye tanggal kembar dan tidak boleh Anda lewatkan karena:

  • Traffic toko meningkat
  • Jumlah pesanan melonjak
  • Eksposur brand yang lebih luas

– Flash sale

Selain kampanye di atas ada juga program Shopee Flash Sale yang bisa Anda manfaatkan setiap hari.

Program ini juga dapat mendatangkan traffic langsung ke toko Anda karena biasanya ditempatkan di halaman khusus yang banyak dikunjungi pembeli.

Namun, fitur ini umumnya menjadi keistimewaan bagi seller terpilih yang memenuhi kriteria tertentu.

Untuk membaca syarat dan ketentuan mengikuti program Flash Sale Shopee lebih lanjut, Anda bisa membaca panduan resminya di sini.

6. Tingkatkan Rating Layanan Pelanggan

Pelayanan pelanggan yang baik sangat penting untuk menarik pembeli dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Di Shopee, performa layanan Anda diukur berdasarkan seberapa cepat dan konsisten Anda merespons chat pelanggan.

Terdapat dua metrik utama yang perlu Anda perhatikan:

  • Chat Response Rate (CRR): Persentase chat yang berhasil Anda balas.
  • Chat Response Time: Rata-rata waktu yang Anda butuhkan untuk membalas pesan pelanggan.

Selain meningkatkan peluang mendapatkan status seller unggulan, respons cepat juga dapat meningkatkan kepercayaan pembeli dan memperbesar kemungkinan terjadinya transaksi.

Tips mengelola ulasan negatif di Shopee

Merespons ulasan pelanggan dengan baik, khususnya ulasan negatif menunjukkan bahwa Anda menghargai masukan pelanggan dan bersedia memperbaiki kekurangan.

Saat menangani ulasan negatif, lakukan langkah berikut:

  1. Tetap profesional. Jangan merespons dengan emosi.
  2. Akui masukan pelanggan. Tunjukkan bahwa Anda memahami keluhan mereka.
  3. Soroti hal positif. Jika memungkinkan, tekankan upaya atau kelebihan layanan Anda.
  4. Tanggapi inti permasalahan. Berikan penjelasan yang jelas dan jujur.
  5. Tawarkan solusi. Misalnya penggantian barang, refund, atau kompensasi sesuai kebijakan toko.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Anda peduli terhadap pengalaman pelanggan. Selain menjaga reputasi toko, respons yang baik terhadap ulasan negatif juga dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli yang membaca ulasan tersebut.

7. Manfaatkan iklan Shopee

Shopee Ads dapat meningkatkan visibilitas produk Anda secara drastis. Dengan fitur ini, Anda dapat menampilkan produk di area dengan traffic tinggi seperti:

  • Halaman utama (homepage)
  • Halaman hasil pencarian
  • Halaman detail produk

Dengan menjalankan kampanye iklan, Anda bisa menjangkau pelanggan yang relevan dan memiliki potensi lebih besar untuk melakukan pembelian.

Sistem iklan Shopee umumnya menggunakan model bayar per klik (pay-per-click), sehingga Anda hanya membayar ketika pembeli mengklik iklan Anda.

Rata-rata, seller yang menggunakan iklan mengalami:

  • Peningkatan pesanan sekitar 24%
  • Kenaikan pendapatan penjualan hingga 26% pada produk yang diiklankan

Baca Juga: 12 Tips Berjualan di Shopee agar Laris Manis

Pantau dan Catat Penjualan di Shopee Anda dengan Software Akuntansi Kledo

integrasi kledo dan shopee

Sebagai seorang pebisnis, tentu Anda harus tahu apa saja dan berapa barang yang sudah Anda jual, keuntungan yang Anda dapatkan, hingga keputusan apa yang harus Anda ambil untuk meningkatkan penjualan berdasarkan data ini.

Aplikasi akuntansi Kledo hadir untuk mempermudah Anda dalam memantau dan mencatat penjualan Anda di Shopee.

Anda cukup menghubungkan akun Shopee Anda dengan Kledo. Semua data akan tersinkronkan secara otomatis dan Anda bisa menganalisis data penjualan dengan lebih mudah.

Manfaat lain dari integrasi Kledo dengan Shopee adalah:

  1. Memudahkan proses akuntansi, karena Kledo mengotomatiskan pembukuan di Shopee dengan fitur integrasi marketplace.
  2. Menghemat waktu karena Kledo mempercepat tugas-tugas yang repetitif
  3. Memungkinkan Anda mengelola persediaan stok barang di gudang Anda dan menyinkronkannya di Shopee
  4. Ada akses ke laporan keuangan secara real-time
  5. Integrasi dengan aplikasi kasir
  6. Melihat produk terlaris
  7. Memeriksa transaksi keluar masuk

Yuk, mudahkan jualan Anda di Shopee dengan Kledo! Coba sekarang dengan klik tautan ini.

Baca Juga: 5 Fitur Terbaik di Shopee, Jualan Mudah Untung Berlimpah

Kesimpulan

Jadi, itulah cara memulai jualan di Shopee yang bisa Anda aplikasikan sekarang juga. Zaman sekarang, berjualan di online shop adalah peluang untuk meraup keuntungan yang sayang untuk dilewatkan.

Jangan lupa untuk menerapkan strategi di atas agar jualan Anda di Shopee laris manis.

Yang terakhir, kunci dari kesuksesan adalah konsisten dan pantang menyerah. Terus promosikan toko Anda dan optimasi secara konsisten agar lebih banyak orang yang mulai mengenal toko Anda dan berbelanja di sana.

salsabilanisa

Tinggalkan Komentar

13 + 16 =