Rumus varians biaya atau cost variance adalah alat bantu manajemen biaya proyek yang dapat membantu Anda menjaga proyek tetap sesuai anggaran. “Cost variance” adalah perbedaan antara biaya proyek yang diharapkan (atau jumlah yang dianggarkan) dan biaya aktual proyek (atau jumlah…
Penulis: sugi priharto
Idiosyncratic Risk: Pengertian, Cara Ukur, dan Contoh Kasusnya
Idiosyncratic risk juga dikenal sebagai risiko spesifik atau tidak sistematis, terkait dengan industri, perusahaan, atau kelas aset tertentu. Contohnya, berinvestasi di perusahaan tambang mungkin menghadapi risiko idiosinkratik jika tambang yang sedang dieksplorasi ternyata tidak bernilai. Hal ini hanya memengaruhi performa…
Mengenal Apa itu Pajak Penghasilan, Jenis, dan Tarifnya
Pajak Penghasilan atau PPh adalah salah satu jenis pajak yang wajib dibayarkan oleh setiap warga negara. Oleh karena, jika Anda sudah berpenghasilan, Anda perlu mengetahui cara menghitung pajak penghasilan Anda. Pajak penghasilan dibebankan kepada seseorang yang sudah memiliki penghasilan yang…
Expense Tracker untuk Bisnis B2B: Strategi Cerdas Mengendalikan Pengeluaran Usaha
Mengelola pengeluaran dalam bisnis B2B bukan perkara sederhana. Banyaknya transaksi antar divisi, proyek, dan vendor membuat pencatatan manual jadi tidak efisien. Dengan menggunakan expense tracker, Anda bisa melacak pengeluaran secara real-time, mempercepat proses approval, dan menjaga arus kas tetap terkendali. …
Internal Growth Rate: Arti, Rumus, Kalkulator, dan Contoh Kasus
Ada banyak metrik yang bisa Anda gunakan untuk memperkirakan potensi pertumbuhan bisnis Anda. Untuk bisnis yang tidak berencana mencari pendanaan tambahan, mencari internal growth rate (IGR) adalah pilihan yang baik untuk mengevaluasi pertumbuhan. Jika Anda tahu berapa IGR Anda, Anda…
Pecking Order Theory: Pengertian, Dampak, dan Contohnya
Pecking Order Theory, juga dikenal sebagai Pecking Order Model, berhubungan dengan struktur modal perusahaan. Dipopulerkan oleh Stewart Myers dan Nicolas Majluf pada tahun 1984, teori ini menyatakan bahwa para manajer mengikuti sebuah hirarki saat mempertimbangkan sumber-sumber pembiayaan. Secara sederhana, pecking…
Working Capital Cycle: Cara Hitung, Kalkulator, dan Contoh Kasusnya
Working capital cycle adalah metrik keuangan penting yang mengukur waktu yang dibutuhkan bisnis untuk mengubah aset lancar menjadi kas. Secara sederhana, working capital cycle atau siklus modal kerja mengukur efisiensi bisnis dan kecepatan bisnis dalam menghasilkan laba dari investasinya. Pemilik…
Days Payable Outstanding (DPO): Rumus, Kalkulator, dan Contohnya
Manajemen arus kas yang efisien memainkan peran penting dalam keberhasilan bisnis apa pun. Days payable outstanding (DPO) – jumlah hari rata-rata yang dibutuhkan organisasi untuk membayar faktur pemasok – adalah metrik keuangan penting untuk melacak dan mengoptimalkan arus kas keluar.…
Days Sales Outstanding (DSO): Pengertian, Kalkulator, dan Cara Hitungnya
Arus kas penting untuk rencana bisnis saat ini dan masa depan. Salah satu cara untuk membantu menghitung arus kas adalah dengan menentukan days sales outstanding (DSO), yang menghitung jumlah hari rata-rata yang dibutuhkan perusahaan untuk mengumpulkan pembayaran untuk penjualan. Mengetahui…
Days Inventory Outstanding (DIO): Rumus, Kalkulator, dan Contohnya
Days Inventory Outstanding (DIO) adalah ukuran jumlah hari persediaan perusahaan yang tidak terjual. DIO dihitung dengan membagi inventaris perusahaan dengan rata-rata penjualan hariannya. DIO yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki sejumlah besar persediaan di tangan dan tidak menjualnya dengan cukup…