6 Contoh Slogan dan Poster untuk Inspirasi Iklan

contoh slogan dan poster banner

Poster iklan yang bagus adalah yang punya visual menarik dan slogan yang bisa menempel di kepala audiens.

Poster yang indah secara visual saja bisa terasa kosong jika pesannya tidak mudah diingat. Sebaliknya, slogan yang tidak dibantu visual menarik akan sulit menangkap perhatian audiens, apalagi jika tujuannya adalah menarik audiens di media sosial.

Karena itu, keduanya harus saling melengkapi. Visual berperan menarik perhatian dalam hitungan detik, sementara slogan membantu memperkuat pesan dan membuat audiens lebih mudah mengingat produk, layanan, atau brand yang Anda tawarkan.

Baik Anda ingin mempromosikan produk makanan, pakaian, jasa kebersihan, layanan digital, maupun bisnis lainnya, kombinasi antara poster yang menarik dan slogan yang tepat dapat meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran.

Pada artikel ini, kami telah mengumpulkan berbagai contoh slogan dan poster untuk iklan produk maupun jasa yang bisa Anda jadikan inspirasi.

Apa Perbedaan Slogan dan Poster Iklan?

Perbedaan slogan dan iklan terletak pada bentuk atau formatnya.

Slogan adalah kalimat singkat yang dirancang untuk membangun asosiasi jangka panjang antara merek dan nilai tertentu di benak konsumen.

Sifat slogan adalah verbal, mudah diucapkan, dan dirancang untuk diingat bahkan setelah iklannya tidak lagi terlihat.

Poster, di sisi lain, adalah media visual yang menampilkan gambar, warna, headline, logo, hingga slogan itu sendiri.

Poster bertugas menarik perhatian audiens dalam hitungan detik, bahkan sebelum audiens sempat membaca satu pun kata di dalamnya.

AspekSloganPoster Iklan
BentukKalimat singkatMedia visual
Fungsi utamaMembangun ingatan merekMenarik perhatian audiens
Posisi dalam iklanBagian dari iklanWadah atau medium iklan
Cara kerjaDiingat lewat pengulanganDiproses lewat visual pertama
Umur pesanJangka panjangBisa berubah per kampanye
kledo banner 2

Baca Juga: 50+ Kata Promosi Jualan Makanan dan Minuman yang Menarik Pembeli

Unsur-Unsur Poster Iklan yang Efektif

Poster iklan yang efektif memuat 7 unsur berikut: headline, slogan, gambar, logo, CTA, warna, dan tipografi.

1. Headline

Headline adalah teks pertama yang dibaca audiens, biasanya berukuran paling besar di antara elemen teks lainnya.

Fungsinya adalah memancing rasa ingin tahu atau langsung menyampaikan manfaat utama produk.

2. Slogan

Slogan adalah pendukung headline sekaligus pengingat identitas merek. Posisinya dalam poster biasanya lebih kecil dari headline, tetapi justru lebih tahan lama di ingatan audiens.

Untuk panduan lengkap tentang cara membuat slogan yang efektif beserta puluhan contohnya, Anda bisa membaca artikel kami tentang contoh slogan produk.

3. Gambar atau Visual Utama

Ini adalah elemen yang pertama kali ditangkap mata, bahkan sebelum teks. Visual utama bisa berupa foto produk, ilustrasi, atau kombinasi keduanya.

Gambar yang kuat mampu menyampaikan emosi dan konteks tanpa satu kata pun, dan itulah yang membuat poster berbeda dari media teks biasa.

4. Logo Merek

Logo memastikan audiens tahu siapa yang berbicara. Umumnya, logo ditempatkan di sudut kanan bawah atau kiri atas.

Logo tidak boleh terlalu kecil agar mudah diidentifikasi, tapi juga tidak boleh terlalu besar sampai terasa memenuhi poster.

5. Call to Action (CTA)

CTA adalah instruksi singkat yang memberi tahu audiens apa yang harus mereka lakukan setelah melihat poster.

Contoh CTA yang umum: “Pesan Sekarang”, “Kunjungi Website Kami”, atau “Dapatkan Promo Hari Ini”.

6. Warna

Warna menyampaikan pesan kepada audiens. Misalnya, warna merah membangkitkan urgensi dan sering digunakan dalam produk makanan. Sementara itu, warna hijau mengomunikasikan kesehatan atau keberlanjutan.

Menggunakan warna yang konsisten sama bisa memperkuat brand recognition terhadap audiens.

7. Tipografi

Jenis dan ukuran huruf memengaruhi seberapa mudah pesan diserap. Poster yang baik tidak menggunakan terlalu banyak jenis font dan menggunakan font yang mudah dibaca, bahkan dari jauh sekalipun.

Aturan umumnya, unakan maksimal dua jenis font, dan pastikan hierarki teks jelas antara headline, slogan, dan teks pendukung.

Baca Juga: Media Promosi: Pengertian, Jenis, Tips Memilih, Dan Mengukur Efektifitasnya

6 Contoh Slogan dan Poster Iklan sebagai Inspirasi Promosi

1. Contoh poster dan slogan iklan KFC

poster dan slogan iklan kfc

Slogan: Jagonya Ayam

Poster KFC selalu menampilkan produk ayam mereka dengan visual yang menggugah selera. Misalnya, di poster KFC di atas, Anda bisa melihat menu-menu andalan dan terbaru mereka lengkap dengan fotonya yang menarik dan harganya.

Poster tersebut juga menggunakan warna merah, warna yang sesuai dengan logo mereka dan tentunya cocok untuk produk FnB.

2. Contoh poster dan slogan iklan Sunlight

poster dan slogan iklan sunlight

Slogan: Tangguh angkat lemak, lembut di tangan

Meskipun umumnya identik dengan warna hijau, kali ini Sunlight mengeluarkan produk dengan warna merah muda yang terlihat lembut, sesuai dengan formulasi produk baru mereka yang dibuat agar lembut di tangan.

Sebagian kulit tangan memang sensitif saat menggunakan produk pencuci tertentu, jadi Sunlight menawarkan solusi untuk pain point tersebut.

3. Contoh poster dan slogan iklan Le Minerale

poster dan slogan iklan le minerale

Slogan: Sehatnya Mineral Terlindungi

Pada produk di atas, Le Minerale mengusung slogan utama dan sebuah quote “100% bebas BPA. Aman untuk anakku” yang berasal dari salah satu public figure, Zaskia Sungkar.

Poster ini ditujukan untuk audiens orang tua yang ingin menyediakan air minum terbaik untuk anak-anaknya, dengan menampilkan potret keluarga yang sedang menggunakan produk galon mereka.

4. Toyota

poster dan slogan iklan toyota

Slogan: Let’s Go Places

Slogan dari Toyota ini mengajak audiensnya untuk pergi ke berbagai tempat. Sementara itu, posternya menampilkan mobil Toyota sebagai kendaraan untuk membantu audiens mencapai tujuan tersebut.

5. Contoh poster dan slogan iklan By.U

poster dan slogan iklan byu

Slogan: Semuanya Semaunya

ByU adalah salah satu provider internet yang menyasar Gen Z, karena itu brand voice mereka santai dan terdengar seperti teman sendiri.

Setiap poster By.U juga selalu diberi ilustrasi karakter yang ceria dan menarik. Slogan mereka Semuanya Semaunya juga merujuk pada salah satu fitur yang mereka tawarkan, yaitu pembeli bisa memilih berapa kuota yang ingin mereka beli dan masa aktifnya sendiri.

6. Chitato

poster dan slogan iklan chitato

Slogan: Life is never flat

Chitato menggunakan poster berwarna oranye, warna yang secara psikologis terbukti mampu membangkitkan selera makan, menarik perhatian, dan menciptakan kesan ceria.

Tak lupa juga Chitato menampilkan copy “Bigger Pack untuk Hangout Makin Berasa” untuk mempromosikan varian Chitato besar ini sebagai camilan yang cocok untuk dimakan bersama saat hangout.

Baca Juga: 10 Contoh Deskripsi Produk yang Menjual dan Tips Menulisnya

Tips Membuat Slogan Iklan yang Menarik

Untuk membuat slogan iklan yang menarik, Anda bisa menyusunnya dengan se-simple mungkin, menciptakan ikatan emosi dengan pembaca, dan menulisnya dengan struktur yang jelas.

1. Buat se-simple mungkin

Slogan yang bagus adalah yang pendek, idealnya terdiri dari satu kalimat dan tidak lebih dari 5-7 kata. Orang lebih mudah mengingat pesan yang sederhana dan mudah diulang-ulang.

Contoh slogan iklan terkeal seperti “I’m Lovin’ It” dari McDonald’s atau “Aku dan Kau, Suka Dancow” dari Dancow sukses karena mudah diingat dan mudah tertanam di benak pembaca.

2. Ciptakan ikatan emosi dengan pembaca

Supaya lebih efektif, coba ciptakan slogan yang bisa membuat pembaca merasakan sesuatu, entah itu terhibur, tertarik, atau bernostalgia.

Misalnya, slogan “berbukalah dengan yang manis” dari iklan Teh Botol Sosro sangatlah ikonik sampai-sampai membuat orang Indonesia senantiasa mencari makanan manis untuk berbuka saat puasa.

Slogan terkenal lainnya adalah “Orang Pintar Minum Tolak Angin” yang mempromosikan Tolak Angin sebagai pilihan cerdas produk herbal.

3. Gunakan struktur yang jelas

Berikut merupakan 3 struktur slogan paling populer:

  1. Masalah-Solusi: Identifikasi masalah target audiens Anda dan jelaskan bagaimana brand Anda menyelesaikannya. Misalnya “Macet Bikin Stres? Naik Transum Lebih Sat Set!”
  2. Nilai + CTA: Tekankan nilai yang brand Anda tawarkan dan ajak audiens melakukan suatu aksi secara langsung. Misalnya “Ngomong Inggris Lancar Cuma Modal HP. Download DuaLinga Sekarang!”
  3. Wordplay: Gunakan permainan kata cerdas untuk membuat slogan yang mudah diingat. Misalnya slogan dari Dollar Shave Club, “Shave Time. Shave Money.”

Baca Juga: Pengertian Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis yang Bisa Anda Coba

Tips Membuat Poster Iklan yang Menarik

1. Pastikan Desain Poster Selaras dengan Brand

Gunakan warna, jenis huruf (font), dan logo yang sama dengan yang digunakan pada website maupun materi branding lainnya.

Tujuannya adalah agar audiens Anda bisa langsung mengenali poster dan mengasosiasikan logo, jenis huruf, dan warna tersebut dengan brand Anda.

2. Tentukan Hierarki Visual

Hierarki visual adalah prinsip menyusun elemen desain berdasarkan tingkat kepentingannya.

Tonjolkan elemen yang paling penting, seperti judul utama dan gambar atau ilustrasi utama. Kedua elemen ini berfungsi untuk menarik perhatian dan membangkitkan minat audiens.

Setelah itu, tampilkan informasi pendukung mengenai produk, layanan, atau acara yang Anda promosikan.

Selanjutnya, arahkan audiens untuk memperoleh informasi lebih lanjut. Misalnya, dengan mencantumkan akun media sosial, website, atau informasi kontak pada bagian bawah poster.

Jika perlu, tambahkan informasi pelengkap atau ketentuan lain dalam ukuran teks yang lebih kecil.

Apabila poster memuat cukup banyak informasi, pecahlah isi teks menjadi beberapa bagian yang ringkas agar lebih nyaman dibaca.

3. Berani Berkreasi

Jangan ragu bereksperimen dengan berbagai kombinasi warna, tata letak, jenis huruf, gaya desain, maupun teknik pengeditan hingga menemukan desain yang paling efektif dalam menyampaikan pesan.

Selama desain tersebut tetap konsisten dengan identitas brand, Anda bebas melakukannya

4. Rancang Poster Sesuai Target Audiens

Sebelum mendesain poster, tentukan terlebih dahulu siapa target audiens yang ingin Anda jangkau.

Dengan memahami karakteristik mereka, Anda dapat membuat keputusan desain yang lebih tepat sehingga poster terasa lebih relevan.

5. Tentukan Pesan dan Tujuan Poster

Poster merupakan media yang efektif untuk menyampaikan sebuah pesan. Namun, sebelum mulai mendesain, Anda harus menentukan terlebih dahulu pesan utama yang ingin disampaikan.

Pikirkan apa yang Anda ingin audiens ingat atau lakukan setelah melihat poster tersebut. Ketika tujuan dan pesan utama sudah jelas, proses membuat desain yang menarik dan efektif akan menjadi jauh lebih mudah.

Baca Juga: Pasti Laris! 10 Ide Promosi Bisnis Kuliner Paling Manjur

Kesimpulan

Poster iklan dan slogan merupakan dua elemen yang saling melengkapi dalam sebuah strategi promosi.

Poster berfungsi menarik perhatian melalui visual yang menarik, sedangkan slogan membantu menyampaikan pesan brand secara singkat dan mudah diingat.

Dengan memadukan keduanya secara tepat, Anda dapat meningkatkan daya tarik iklan sekaligus memperkuat citra brand di benak calon pelanggan.

Jika promosi yang efektif sudah bisa mendatangkan lebih banyak pelanggan, kini saatnya Anda memastikan operasional dan keuangan bisnis terkelola dengan baik.

Untuk mempermudah proses tersebut, Anda dapat menggunakan software akuntansi Kledo. Kledo membawa berbagai fitur seperti pencatatan penjualan dan pembelian, manajemen persediaan, pembuatan invoice, rekonsiliasi bank, hingga laporan keuangan otomatis.

Dengan begitu, Anda dapat lebih fokus mengembangkan strategi pemasaran dan menciptakan kampanye iklan yang mampu meningkatkan penjualan.

Coba Kledo gratis sekarang lewat tautan ini.

salsabilanisa

Tinggalkan Komentar

11 + 19 =