Download Template Budgeting Excel Gratis Siap Pakai

download template budgeting excel gratis banner

Menyusun budgeting bisnis yang rapi dan terstruktur merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan keuangan usaha.

Dengan budgeting yang baik, pemilik bisnis dapat mengetahui ke mana sebaiknya mengalokasikan dana, mengendalikan pengeluaran, serta merencanakan pertumbuhan bisnis secara lebih terarah.

Namun, masih banyak pelaku usaha yang kesulitan memulai karena tidak memiliki format budgeting yang praktis dan mudah digunakan.

Untuk membantu Anda menyusun anggaran bisnis dengan lebih efisien, kami menyediakan template budgeting Excel gratis yang siap pakai.

Template ini dirancang agar mudah dipakai, fleksibel untuk berbagai jenis bisnis, dan dapat digunakan sebagai alat perencanaan maupun evaluasi keuangan secara berkala.

Download Template Budgeting Excel Gratis

Baca Juga: 6 Tips untuk Mengelola Budget Klien Lebih Hemat dan Efektif

Apa Itu Budgeting?

Budgeting adalah proses penyusunan rencana keuangan yang terperinci, yang menggambarkan perkiraan pendapatan, biaya, dan belanja modal organisasi dalam jangka waktu tertentu, biasanya satu tahun fiskal.

Ada beberapa jenis anggaran yang diatur dalam perusahaan:

  • Master budget: Anggaran utama yang mencakup seluruh aspek keuangan bisnis. Menjadi acuan strategi dan pengambilan keputusan keuangan.
  • Budget operasional: Anggaran untuk kegiatan operasional harian. Berguna untuk memantau kinerja dan mengendalikan biaya operasional.
  • Budget arus kas: Mengatur proyeksi arus kas masuk dan keluar dan membantu mengantisipasi kekurangan atau kelebihan kas.
  • Budget penjualan: Berisi proyeksi pendapatan penjualan dan menjadi dasar penyusunan anggaran lainnya.
  • Budget produksi: Mengatur rencana dan biaya produksi. Menjaga keselarasan antara produksi dan target penjualan.
  • Budget tenaga kerja: Anggaran untuk tenaga kerja. Membantu perencanaan kebutuhan SDM dan pengendalian biaya.
  • Capital budget: Mengatur investasi jangka panjang pada aset. Berguna untuk menilai kelayakan proyek dan rencana pertumbuhan.
  • Financial budget: Menyajikan gambaran keuangan bisnis secara menyeluruh. Meliputi proyeksi laporan keuangan utama.
  • Static budget: Anggaran dengan target tetap. Cocok untuk evaluasi kinerja, namun kurang fleksibel terhadap perubahan.
kledo banner 2

Baca Juga: Pengertian Balanced Budget, Contoh, dan Cara Membuatnya

Apa Saja Metode Budgeting Untuk Bisnis

template budgeting excel gratis 1

Ada 4 metode budgeting yang bisa Anda terapkan, tergantung pada kebutuhan dan preferensi perusahaan. Berikut beberapa metode budgeting yang paling umum:

1. Activity-Based Budgeting (ABB)

Di metode ini, anggaran disusun berdasarkan aktivitas yang dilakukan, bukan berdasarkan anggaran tahun lalu.

Jadi, daripada sekadar “tahun lalu biaya marketing Rp100 juta, tahun ini naik 10%”, ABB mempertimbangkan hal-hal ini:

  • Aktivitas apa saja yang dilakukan?
  • Aktivitas mana yang paling banyak menghabiskan biaya?
  • Aktivitas mana yang benar-benar penting?

Misalnya, jika bisnis Anda mengeluarkan biaya besar untuk pengiriman, ABB akan mengurai biaya tersebut berdasarkan aktivitas seperti packing, kurir, dan pengembalian barang.

  • Kelebihan: Memberikan keterkaitan yang jelas antara biaya dan aktivitas bisnis sehingga transparansi meningkat.
  • Kekurangan: Kompleks dan membutuhkan analisis yang detail.
  • Cocok untuk: Perusahaan yang ingin memahami cost driver dan meningkatkan pengelolaan biaya.

2. Zero-Based Budgeting (ZBB)

Zero-Based Budgeting memulai setiap periode budgeting dari angka nol, sehingga setiap pengeluaran harus dijustifikasi kembali.

Anda harus terus melihat semua pengeluaran dan menyeleksi mana yang benar-benar perlu. Jadi, tidak ada anggaran yang otomatis lanjut hanya karena “tahun lalu ada”.

Misalnya, jika tahun lalu ada biaya langganan software, maka tahun ini tetap harus dijelaskan, apakah softwarenya masih dipakai atau tidak? Atau masih memberi manfaat atau tidak?

  • Kelebihan: Meningkatkan efisiensi dan alokasi sumber daya dengan menekan pemborosan.
  • Kekurangan: Memakan waktu dan membutuhkan justifikasi rinci untuk setiap pengeluaran.
  • Cocok untuk: Bisnis yang ingin melakukan efisiensi biaya secara menyeluruh.

3. Value Proposition-Based Budgeting

Value Proposition-Based Budgeting mengalokasikan sumber daya berdasarkan nilai yang bisnis berikan kepada pelanggan.

Fokus utama metode ini adalah memprioritaskan pengeluaran pada aktivitas dan inisiatif yang meningkatkan kepuasan pelanggan dan menciptakan nilai.

Misalnya, jika pelanggan memilih bisnis Anda karena kualitas layanan, maka anggaran akan lebih fokus ke peningkatan kualitas produk, pelatihan karyawan, dan customer service.

  • Kelebihan: Memastikan pengeluaran selaras dengan penciptaan nilai bagi pelanggan.
  • Kekurangan: Membutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai value proposition dan dampak finansialnya.
  • Cocok untuk: Bisnis yang berorientasi pada pelanggan dan penciptaan nilai.

4. Incremental Budgeting

Incremental budgeting menyusun anggaran dengan mengacu pada anggaran tahun sebelumnya, kemudian menambahkan atau mengurangi sejumlah persentase tertentu.

Metode ini sederhana, mudah, dan stabil karena menjaga kesinambungan antarperiode.

  • Kelebihan: Mudah diterapkan dan dipahami.
  • Kekurangan: Berpotensi mempertahankan pemborosan dan tidak mencerminkan prioritas terbaru.
  • Cocok untuk: Bisnis yang stabil dengan kondisi keuangan yang relatif dapat diprediksi.

Baca Juga: Cara Buat Line Item Budget, Komponen, dan Contohnya

Cara Melakukan Budgeting untuk Bisnis

template budgeting excel gratis 2

1. Hitung semua sumber pendapatan

Berapa pendapatan bersih bisnis Anda? Ini menentukan seberapa besar kemampuan belanja bisnis Anda.

Selain itu, pendapatan juga menunjukkan take-home pay serta apakah kinerja bisnis Anda sedang bertumbuh atau stagnan.

Untuk mengetahui berapa banyak pendapatan yang bisnis hasilkan, Anda dapat merujuk pada laporan laba rugi.

Jika bisnis Anda memiliki lebih dari satu sumber pendapatan, pastikan untuk mencantumkan seluruh aliran pendapatan yang ada.

2. Kurangi biaya tetap

Setelah menjalankan seluruh pendapatan, langkah berikutnya adalah mengurangkan biaya tetap. Biaya tetap adalah pengeluaran yang jumlahnya relatif konsisten sepanjang tahun.

Biaya ini umumnya dapat diprediksi sehingga mudah dimasukkan ke dalam budget, berbeda dengan biaya variabel atau pengeluaran satu kali yang cenderung lebih sulit diperkirakan.

Contoh biaya tetap meliputi:

  • Sewa atau cicilan properti usaha
  • Biaya utilitas
  • Pembayaran pinjaman
  • Premi asuransi
  • Gaji karyawan

Setelah total biaya tetap dihitung, kurangi jumlah tersebut dari total pendapatan pada langkah pertama.

3. Kurangi biaya variabel

Selain biaya tetap, bisnis juga memiliki biaya operasional bulanan yang jumlahnya dapat berubah-ubah.

Biaya variabel ini memang lebih sulit diprediksi, tetapi Anda dapat memperkirakannya dengan melihat bukti transaksi, faktur, atau data pengeluaran sebelumnya.

Contoh biaya variabel antara lain:

  • Biaya bahan baku
  • Komisi
  • Upah tenaga kerja berbasis proyek (freelancer, outsourcing, dan sejenisnya)

Setelah mengidentifikasi dan memperkirakan biaya variabel bulanan, kurangi jumlah tersebut dari pendapatan.

Baca Juga: Mengenal Jenis Anggaran dalam Proses Bisnis

4. Siapkan dana untuk keadaan darurat dan pengeluaran satu kali

template budgeting excel gratis 3

Dalam menjalankan bisnis, kita hampir tidak bisa menghindari pengeluaran tak terduga. Pembelian peralatan baru, biaya rekrutmen, atau kejadian tidak terencana lainnya dapat menambah beban keuangan.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan perencanaan sedini mungkin.

Meskipun Anda tidak dapat memprediksi kapan dan berapa besar biaya darurat yang akan muncul, Anda dapat menyisihkan dana cadangan untuk mengurangi dampaknya terhadap arus kas.

5. Buat laporan laba rugi

Setelah mencatat pendapatan serta biaya tetap, variabel, dan darurat, Anda dapat memperoleh gambaran keuangan bisnis dengan menyusun laporan laba rugi (profit and loss statement).

Laporan ini memberikan gambaran umum apakah bisnis berada dalam kondisi untung atau rugi.

Jika total pendapatan dikurangi seluruh biaya menghasilkan angka positif, berarti bisnis menghasilkan keuntungan. Sebaliknya, jika hasilnya negatif, berarti bisnis mengalami kerugian.

Laporan laba rugi berfungsi sebagai dasar dalam penyusunan budget. Laporan ini juga membantu memantau tren kinerja keuangan dan mengevaluasi kondisi bisnis secara berkala.

Catatan: laporan laba rugi tidak selalu menunjukkan hasil yang diharapkan. Namun, dengan budgeting yang lebih baik dan perencanaan ke depan, Anda dapat mempersiapkan bisnis menuju kondisi keuangan yang lebih sehat dan menguntungkan.

6. Susun anggaran

Setelah meninjau laporan laba rugi, Anda akan lebih memahami alokasi dana bisnis dan apakah pengeluarannya sudah terkendali.

Dengan informasi tersebut, Anda dapat mulai menyusun anggaran untuk periode berikutnya, baik bulanan, kuartalan, maupun tahunan. Banyak bisnis memilih menyusun budget secara kuartalan.

Budget dasar mencantumkan seluruh jenis pengeluaran dan menetapkan batasan untuk masing-masing dalam periode tertentu.

Dengan begitu, Anda dapat menilai apakah pendapatan dan pengeluaran bisnis sudah sesuai dengan kemampuan finansial saat ini.

Baca Juga: Varians Anggaran: Pengertian, Penyebab, Rumus, dan Contohnya

Kesimpulan

Budgeting adalah proses penting dalam pengambilan keputusan bisnis. Namun, pelaksanaannya secara manual bisa memakan waktu.

Lewat budgeting, Anda dapat memantau pendapatan dan pengeluaran secara lebih terkontrol, mengidentifikasi potensi pemborosan, serta memastikan bisnis berjalan sesuai rencana keuangan.

Dengan menggunakan template budgeting Excel gratis di atas, Anda bisa mempersingkat waktu kerja.

Template budgeting Excel gratis ini bisa Anda gunakan sebagai langkah awal untuk membangun manajemen keuangan bisnis yang lebih tertata.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan software akuntansi seperti Kledo untuk membantu menyederhanakan proses budgeting dan pencatatan keuangan.

Dengan data transaksi yang tercatat otomatis dan laporan keuangan yang tersaji secara real-time, bisnis dapat memantau realisasi anggaran dengan lebih akurat dan mengambil keputusan keuangan secara lebih cepat dan tepat.

Yuk, coba Kledo gratis lewat tautan ini!

salsabilanisa

Tinggalkan Komentar

eighteen − 13 =