Seorang pemilik bisnis harus bergelut dengan kondisi keuangan usahanya setiap hari.
Merekalah yang menentukan keputusan bisnis seperti apa yang harus diambil, yang tentunya akan berdampak pada keuangan usaha.
Karena itu, seorang pemilik bisnis yang baik harus ‘melek’ dengan literasi keuangan. Ini akan membantu mereka membuat keputusan yang matang tanpa harus bergantung pada orang lain.
Artikel ini akan membahas 10 cara meningkatkan literasi keuangan untuk pemilik bisnis yang bisa Anda aplikasikan sekarang juga.
Manfaat Literasi Keuangan yang Baik untuk Pemilik Bisnis
1. Mendorong keberlanjutan dan pertumbuhan
Pengelolaan keuangan yang tepat memungkinkan bisnis mengalokasikan sumber daya secara efektif, merencanakan pengeluaran di masa depan, serta bertahan menghadapi penurunan ekonomi.
Hal ini memberdayakan pemilik bisnis untuk mengambil keputusan strategis berdasarkan data dan analisis, bukan sekadar perkiraan atau intuisi.
Selain itu, literasi keuangan menanamkan disiplin dalam mengelola arus kas, yang sangat penting untuk operasional sehari-hari dan keberlangsungan jangka panjang.
2. Mempermudah akses ke modal dan peluang investasi

Pemberi pinjaman dan investor sering mengevaluasi kecakapan finansial pemilik bisnis sebelum memberikan kredit atau investasi.
Jika pemilik bisnis menunjukkan pemahaman yang kuat tentang konsep seperti profitabilitas, likuiditas, dan leverage, kemungkinan mereka mendapat pendanaan dengan syarat yang menguntungkan akan meningkat.
Literasi keuangan juga membantu wirausahawan bernegosiasi secara efektif dan menyusun argumen investasi yang meyakinkan untuk usahanya.
3. Mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab dan etis
Memahami regulasi keuangan, kewajiban pajak, dan persyaratan kepatuhan memastikan bisnis beroperasi dalam batas hukum, sehingga menjaga reputasi dan terhindar dari denda.
Literasi keuangan juga mendukung transparansi dan akuntabilitas, yang penting untuk membangun kepercayaan dengan pelanggan, pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya.
Baca Juga: Mengetahui Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Para Pemilik Bisnis
4. Melindungi bisnis dari penipuan dan kecurangan
Penipuan keuangan dan aktivitas fraud, baik dari pihak internal maupun eksternal sangat merugikan.
Ada begitu banyak jenis penipuan dan praktik yang menyesatkan yang dapat dengan mudah membahayakan kesehatan finansial dan reputasi bisnis.
Pemilik bisnis yang memahami modus penipuan keuangan terkini akan lebih cepat mengenali tanda-tandanya dan mengetahui langkah pencegahan yang perlu mereka ambil.
Mereka juga cenderung memiliki sistem keamanan yang kuat untuk melindungi bisnisnya.
5. Membantu dalam negosiasi dan kesepakatan
Negosiasi kontrak, kesepakatan, dan kemitraan merupakan praktik umum dalam bisnis.
Seseorang yang memiliki literasi keuangan yang baik akan lebih percaya diri saat bernegosiasi.
Mereka mampu memahami implikasi finansial dari berbagai perjanjian dan menegosiasikan syarat yang menguntungkan bagi bisnisnya.
Selain itu, mereka dapat mengidentifikasi kepentingan pihak lain dalam negosiasi dan mengetahui kapan harus mundur jika kesepakatan yang ditawarkan tidak adil.
Baca Juga: Kenali Bargaining Power dalam Bisnis dan Tips Melakukannya
10 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan sebagai Pemilik Bisnis
1. Pantau laporan keuangan bisnis Anda
Laporan keuangan mengandung banyak informasi tentang stabilitas finansial bisnis Anda.
Meninjau neraca, beban, dan laporan laba rugi secara rutin dapat membantu Anda melacak tren pendapatan dan pengeluaran serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
Meskipun Anda menunjuk pihak lain untuk mengelola keuangan bisnis, Anda tetap perlu meninjau dokumen ini secara berkala agar memahami posisi keuangan bisnis secara menyeluruh.
Tips: Gunakan software akuntansi online seperti Kledo yang memiliki fitur pelaporan keuangan dan dapat menghasilkan laporan seperti laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas, kapan pun Anda membutuhkannya.
2. Pahami regulasi pajak yang relevan
Tips kedua untuk meningkatkan literasi keuangan adalah memahami regulasi pajak yang sesuai dengan industri dan wilayah Anda.
Pengetahuan ini dapat membantu meminimalisir beban pajak, menghindari denda, serta mengoptimalkan strategi bisnis untuk penghematan pajak.
Mengingat peraturan pajak terus berubah, Anda perlu selalu mengikuti perkembangan terbaru.
Pantau situs resmi otoritas pemerintah atau pajak untuk memperoleh informasi tentang skema baru dan perubahan terkait pajak bisnis.
Tips: Pelajari lebih lanjut tentang insentif pajak untuk usaha kecil dan kebijakan penghapusan aset instan (instant asset write-off) untuk mengetahui bagaimana fasilitas tersebut dapat membantu menurunkan beban pajak Anda.
Bekerja samalah dengan akuntan pajak untuk membantu memahami topik perpajakan yang kompleks dan menangani administrasi yang rumit.
3. Tingkatkan arus kas bisnis Anda
Arus kas bisnis merupakan indikator kesehatan finansial. Jika tidak ada aliran uang masuk yang konsisten, Anda bisa berada dalam situasi di mana bisnis tidak mampu membayar karyawan, membeli persediaan baru, atau menutup biaya operasional harian.
Yang lebih parah lagi, arus kas yang tidak memadai bahkan dapat menyebabkan bisnis tutup.
Untuk menghindari hal tersebut, Anda perlu mempelajari cara menjaga arus kas tetap positif serta menyusun strategi agar perputaran kas berjalan efisien.
Anda harus memahami ke mana bisnis mesti membelanjakan uang untuk menjaga bisnis tetap berada di jalur keuangan yang stabil.
Baca Juga: Ini Cara Membaca Laporan Arus Kas dan Analisisnya
4. Tetap update dengan indikator ekonomi

Indikator ekonomi adalah statistik dan data penting yang membantu Anda memahami kinerja perekonomian.
Indikator ini dapat membantu Anda lebih siap menghadapi fluktuasi ekonomi dan menyesuaikan strategi pemasaran serta penjualan.
Contoh indikator ekonomi yang umum meliputi GDP (Gross Domestic Product), tingkat pengangguran, tingkat inflasi, harga pasar saham, belanja konsumen, dan nilai tukar.
Jika indikator menunjukkan pertumbuhan ekonomi, Anda mungkin dapat meningkatkan investasi untuk ekspansi.
Sebaliknya, jika menunjukkan perlambatan, Anda bisa mempertimbangkan untuk menghemat biaya dalam menghadapi penurunan.
Tips: Anda bisa memahami kondisi dan indikator ekonomi dari berita global.
5. Gunakan data dalam pengambilan keputusan
Pendekatan berbasis data membantu Anda melihat kinerja bisnis secara akurat.
Baik untuk menemukan peluang pertumbuhan baru maupun beradaptasi dengan perubahan preferensi pelanggan, mengandalkan data dan fakta akan membantu Anda membuat keputusan yang cerdas di seluruh aspek operasional.
Pendekatan ini juga membantu menghindari keputusan yang kurang tepat serta memperbaiki area yang performanya masih lemah.
Yang tidak kalah penting, pendekatan berbasis data menunjukkan kepada pelanggan dan investor bahwa keputusan Anda dibuat secara matang dan didukung oleh wawasan faktual.
Baca Juga: Time Value of Money Adalah: Konsep, Rumus, Contoh, dan Manfaatnya
6. Mengikuti kursus
Cara termudah untuk meningkatkan literasi keuangan Anda adalah dengan mendapatkan pendidikan keuangan.
Anda tidak harus menempuh program sarjana, cukup ikuti kursus yang tersedia secara online di platform yang kredibel seperti:
7. Cari mentor
Cara sederhana untuk meningkatkan literasi keuangan adalah dengan memiliki mentor yang dapat membimbing Anda dalam menyusun anggaran, mengendalikan biaya, serta meningkatkan arus kas dan profitabilitas.
Mentor bisa satu orang atau beberapa orang, misalnya pengusaha sukses yang berada satu tahap lebih maju dari Anda.
Dalam beberapa kasus, Anda juga bisa membayar untuk mendapatkan mentor profesional.
8. Membaca buku dan artikel tentang literasi keuangan

Membaca secara rutin membantu Anda membangun fondasi konsep keuangan yang kuat sekaligus mengikuti tren dan praktik terbaru.
Ada banyak buku dan artikel yang dapat membantu Anda meningkatkan literasi keuangan.
Judul yang direkomendasikan biasanya mencakup berbagai topik, seperti keuangan pribadi, investasi, manajemen keuangan, hingga kisah sukses pengusaha.
Namun, jangan hanya membaca. Cobalah rangkum poin penting dan langsung terapkan dalam pengelolaan keuangan bisnis.
Dengan begitu, pengetahuan yang Anda peroleh tidak berhenti di teori saja, tetapi benar-benar berdampak pada kinerja usaha.
Baca Juga: Rekomendasi Buku Akuntansi Terbaik bagi Para Pemula
9. Bergabung dalam forum atau komunitas literasi keuangan
Bergabung dengan forum online maupun komunitas offline yang berfokus pada literasi keuangan untuk pemilik bisnis adalah cara lain yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan Anda.
Di komunitas, Anda akan punya kesempatan untuk belajar dari sesama pelaku bisnis, berbagi pengalaman, dan mendapatkan wawasan strategi keuangan yang praktis.
Keunggulan mengikuti komunitas adalah Anda bisa mendapatkan perspektif nyata dari pelaku bisnis lain yang menghadapi tantangan serupa.
Diskusi di forum sering kali menghadirkan solusi praktis yang tidak selalu ditemukan di buku.
Tips: Aktiflah bertanya dalam forum dan bangun relasi jangka panjang. Networking yang kuat sering kali membuka peluang kolaborasi bisnis baru.
10. Ajarkan apa yang Anda ketahui
Prinsip yang berbunyi, “Jika Anda tidak bisa menjelaskannya secara sederhana, berarti Anda belum cukup memahaminya,” memang benar.
Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan literasi keuangan adalah dengan mencoba mengajarkan apa yang sudah Anda ketahui.
Ajarkan kepada rekan kerja, karyawan, atau orang lain di sekitar Anda. Dari pertanyaan yang mereka ajukan, Anda akan dengan cepat menemukan celah dalam pemahaman Anda sendiri.
Baca Juga: 10 Manfaat yang Bisa Anda Dapatkan Lewat Komunitas Bisnis
Kesimpulan
Literasi keuangan bisa membantu Anda mengontrol bisnis dengan lebih baik dan membuat keputusan dengan lebih percaya diri.
Memiliki pemahaman yang mendasar pun bisa membantu Anda menggerakkan bisnis dalam menghadapi tantangan di masa depan, sehingga kemungkinan bisnis Anda sukses akan meningkat.
Untuk mengetahui kondisi keuangan bisnis Anda, Anda perlu memeriksa laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas dengan seksama.
Supaya mudah, gunakan software akuntansi seperti Kledo yang bisa menghasilkan laporan keuangan seperti di atas sekaligus bisa Anda akses kapan saja dan dimana saja.
Dengan Kledo, Anda juga bisa mengelola persediaan, mencatat biaya operasional, membuat invoice, hingga menghitung biaya aset bisnis Anda.
Yuk, coba Kledo sekarang juga dengan klik tautan ini!
- 10 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan Sebagai Pemilik Bisnis - 24 Februari 2026
- Sistem HRIS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Memilih yang Tepat - 24 Februari 2026
- 8 Rekomendasi Software Freight Forwarding Terbaik - 24 Februari 2026
