Cara Mempromosikan Bisnis Catering yang Paling Efektif

cara mempromosikan bisnis catering banner

Sebagai pemilik bisnis catering, Anda harus tahu cara mempromosikan bisnis agar usaha Anda bisa dikenal lebih luas dan mendapatkan pelanggan secara konsisten.

Saat ini, promosi bisnis catering bisa dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari media sosial, kerja sama dengan komunitas atau kantor, hingga memanfaatkan ulasan pelanggan sebagai media pemasaran.

Dengan strategi promosi yang efektif, bisnis catering tidak hanya lebih mudah dikenal, tetapi juga dapat berkembang lebih cepat dan memiliki pelanggan loyal dalam jangka panjang.

Pada artikel ini, kita akan membahas berbagai cara mempromosikan bisnis catering yang efektif, mudah diterapkan, dan cocok untuk bisnis catering rumahan maupun skala besar.

Cara Mempromosikan Bisnis Catering Paling Efektif

1. Promosi di Instagram

Instagram masih menjadi salah satu media sosial terbaik untuk bisnis yang bisa mengandalkan visual untuk promosi, seperti catering.

Jika Anda bisa mengelola akun IG dan mengunggah foto atau video makanan yang menarik, akun Anda bisa menarik perhatian calon pelanggan.

Tips:

  • Gunakan palet warna yang konsisten
  • Gunakan pencahayaan yang baik
  • Pakai hashtag lokal seperti #cateringjakarta #cateringpernikahan #nasikotak
  • Posting rutin, minimal empat sampai lima kali seminggu
  • Balas setiap komentar serta pesan masuk

Misalnya, akun Instagram Puspa Catering ini terlihat konsisten menggunakan warna hijau sebagai palet warna utama mereka.

Bio Instagram menampilkan kontak-kontak yang bisa dihubungi serta alamat bisnis. Anda juga bisa melihat bagian menu, testimoni, dan FAQ langsung di menu story.

Mereka juga rutin mengunggah video pendek atau carousel sebagai bukti catering mereka dan untuk berinteraksi dengan pelanggan.

cara mempromosikan bisnis catering 1

2. Manfaatkan Google Business Profile

Ketika seseorang mengetik “catering pernikahan Surabaya” atau “catering nasi box terdekat” di Google, bisnis yang muncul di halaman pertama (terutama di Google Maps) tentunya mendapatkan keuntungan besar.

Google Business Profile adalah alat gratis yang memungkinkan bisnis catering Anda muncul di pencarian tersebut.

Tips optimasi Google Business Profile:

  • Isi profil Anda ecara lengkap: nama bisnis yang jelas, alamat, nomor WhatsApp yang aktif, jam operasional, dan minimal sepuluh foto menu berkualitas.
  • Aktif meminta pelanggan yang puas untuk meninggalkan ulasan di Google
  • Balas setiap ulasan, baik positif maupun negatif, dengan respons yang profesional dan hangat.
cara mempromosikan bisnis catering 2

3. Gunakan WhatsApp Business

Hampir semua calon pelanggan catering akan menghubungi Anda melalui WhatsApp sebelum memutuskan pemesanan.

Di WhatsApp, Anda bisa memanfaatkan fitur katalog untuk menampilkan menu lengkap dengan foto, deskripsi, dan harga yang jelas.

Anda juga bisa mengatur balasan otomatis untuk pesan yang masuk di luar jam operasional agar calon pelanggan tidak merasa diabaikan.

Gunakan label untuk mengkategorikan percakapan berdasarkan status (prospek, konfirmasi pesanan, atau pelanggan selesai) sehingga Anda tidak melewatkan kesempatan follow up.

Buat juga link WhatsApp langsung yang bisa Anda sematkan di bio Instagram dan profil Google agar calon pelanggan bisa menghubungi Anda hanya dengan satu klik.

Baca Juga: Potensi Bisnis Katering Sehat, Perkiraan Modal, dan Tipsnya

4. Buat konten video pendek

TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts masih memberikan jangkauan organik yang sangat besar, terutama untuk konten yang autentik dan relevan.

Bisnis catering punya bahan konten yang hampir tidak ada habisnya: proses memasak, persiapan ratusan porsi untuk acara besar, packing nasi box, dekorasi meja buffet, atau reaksi pelanggan saat menyantap makanan.

Konten Anda tidak perlu sempurna, yang penting autentik dan menunjukkan proses nyata. Justru, konten yang apa adanya sering kali menghasilkan engagement jauh lebih tinggi daripada konten yang terlalu dipoles.

Mulailah dengan satu video pendek per minggu, konsisten selama tiga bulan, dan perhatikan topik mana yang mendapat respons terbaik dari audiens Anda.

5. Buat promosi sesuai musim

Permintaan untuk bisnis catering itu mengikuti musim, jadi atur strategi Anda untuk mengikuti peluang tersebut.

Misalnya, banyak perusahaan korporat mengadakan event di kuartal pertama (Januari sampai Maret). Nah, Anda bisa mengirimkan promosi sebelum bulan-bulan itu ke perusahaan yang ada.

Atau, rata-rata orang Indonesia menikah setelah Ramadhan dan juga di musim kemarau. Anda bisa mempersiapkan strategi promosi catering pernikahan sebelum bulan-bulan ini.

6. Kerjasama dengan venue event dan WO

Salah satu cara mempromosikan bisnis catering Anda adalah bekerjasama dengan venue dan Wedding Organizer.

Jika mereka mendapat klien, mereka bisa menggunakan jasa catering Anda. Hal ini lama-lama akan membangun kepercayaan dan menjadi cara untuk mendapat klien.

Cara membangun kerjasama:

  1. Buat daftar venue dan WO di sekitar Anda yang tidak mempunyai dapur katering sendiri
  2. Tawarkan free tasting untuk tim koordinator dan sales mereka.
  3. Minta untuk bergabung dengan daftar vendor mereka.

7. Buat website jika bisnis sudah mulai stabil

Untuk UMKM catering yang baru memulai, website memang bukan prioritas utama seperti Instagram, WhatsApp Business, dan Google Business Profile.

Namun begitu bisnis mulai stabil dan Anda ingin menjangkau segmen yang lebih profesional (korporasi, event organizer, atau catering pernikahan premium), website bisa memberikan kredibilitas tambahan.

Apa saja yang harus dimuat di website catering?

  • Halaman yang menjelaskan layanan catering Anda, dengan daftar menu dan harga
  • Testimoni dan portofolio
  • Informasi tentang bisnis dan tim
  • Kontak dan cara pemesanan yang mudah ditemukan.

Website juga membuka peluang untuk strategi SEO lokal yang lebih dalam, sehingga bisnis Anda bisa ditemukan oleh pelanggan yang belum pernah mendengar nama Anda sebelumnya.

Baca Juga: Strategi Bisnis Katering Untuk Hasilkan Keuntungan Berlipat

Bagaimana Cara Mendapat Pelanggan Pertama untuk Bisnis Catering Anda?

Kami paham bahwa tantangan terberat untuk bisnis catering yang baru buka adalah menemukan pelanggan pertama.

Karena itu, kami akan memberikan beberapa tips untuk Anda:

1. Mulai dari relasi terdekat

Calon klien yang paling mudah untuk didapatkan adalah mereka yang sudah mengenal dan mempercayai Anda seperti keluarga, teman, dan komunitas yang Anda ikuti.

Tawarkan layanan Anda dengan harga khusus sebagai perkenalan atau coba jadilah sponsor konsumsi di acara komunitas kecil.

Orang terdekat yang merasa puas dengan catering Anda biasanya akan sukarela merekomendasikan bisnis Anda kepada rekan mereka yang lain. Ini bisa menjadi pemasaran organik lewat word of mouth.

2. Berikan promo strategis

Promo bukan berarti menjual rugi, tapi kesempatan untuk menarik perhatian pasar baru sekaligus tetap menjaga margin keuntungan.

Anda tidak harus memberikan diskon besar-besaran, tapi bisa menggunakan beberapa format promo ini:

  • Diskon untuk order pertama
  • Gratis ongkos kirim untuk area tertentu
  • Bonus minuman atau dessert untuk pesanan di atas jumlah minimum
  • Paket bundling yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan.

Yang penting, tentukan batas waktu atau kuota yang jelas untuk setiap promo , karena promo tanpa batas justru merusak persepsi nilai produk Anda dalam jangka panjang.

3. Ikut bazaar dan event kuliner lokal

Di era yang serba online ini, mengikuti bazaar UMKM, festival kuliner, wedding expo, atau event kampus masih menjadi salah satu cara terbaik untuk mempromosikan bisnis catering Anda.

Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan produk langsung ke calon pelanggan.

Berikut hal yang harus Anda persiapkan saat mengikuti event:

  • Sample makanan dalam porsi kecil
  • Brosur dengan foto menu yang menggugah selera
  • Daftar harga yang jelas
  • QR code yang mengarah langsung ke WhatsApp atau Instagram bisnis Anda.
kledo banner 1

Baca Juga: Tips Menekan Biaya Pembelian Bahan Baku pada Bisnis Katering

Studi Kasus Pemasaran Catering di Gresik yang Mengandalkan Budaya Lokal

Meskipun zaman sudah serba modern dan digital, tapi mempromosikan bisnis catering dengan budaya lokal masih menjadi metode yang populer di Gresik, Jawa Timur.

Menurut riset yang diterbitkan di Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI) Vol. 7 No. 2 November 2025, strategi budaya lokal ini justru menjadi pembeda bisnis catering dari kompetitornya.

Pemasaran berbasis budaya lokal ini adalah:

1. Gotong royong dalam operasional

Catering di Gresik Melibatkan keluarga dan masyarakat sekitar dalam proses produksi, terutama untuk pesanan besar.

Sistem ini meningkatkan loyalitas tenaga kerja sekaligus menekan biaya operasional secara signifikan.

2. Menyajikan menu lokal sebagai identitas utama

Catering di Gresik mempertahankan resep tradisional dan bahan lokal sebagai nilai jual utama.

Keaslian cita rasa masakan mereka menjadi bentuk diferensiasi terkuat dari catering modern yang cenderung seragam menunya.

3. Promosi berbasis komunitas

Catering memanfaatkan jaringan arisan, pengajian, dan acara keagamaan sebagai media promosi utama.

Word of mouth yang lahir dari kepercayaan sosial terbukti lebih efektif dari iklan digital.

4. Pelayanan bernilai kekeluargaan

Pemilik usaha berusaha membangun hubungan yang personal dengan pelanggan.

Walau mungkin terdengar tidak profesional, tetapi dengan memberikan perhatian lebih dan harga fleksibel, catering bisa menciptakan loyalitas jangka panjang.

Menurut jurnal ini, manfaat pemasaran berbasis budaya lokal seperti yang dilakukan catering di Gresik adalah:

  • Membangun kepercayaan pelanggan secara organik tanpa biaya iklan besar
  • Menciptakan diferensiasi yang tidak bisa ditiru catering modern
  • Memperkuat loyalitas dan mendorong repeat order dari pelanggan lama
  • Membangun brand image sebagai representasi kuliner otentik daerah
  • Membuka akses pasar komunitas (pengajian, arisan, hajatan) yang sangat luas
  • Membangun keunggulan kompetitif jangka panjang yang berkelanjutan

Baca Juga: 15 Ide Usaha Makanan Kekinian yang Laris Manis

Pentingnya Pencatatan Keuangan untuk Usaha Catering

cara mempromosikan bisnis catering 3

Salah satu kesulitan yang sering dihadapi bisnis catering adalah lemahnya sistem pencatatan keuangan.

Padahal, tanpa pencatatan yang rapi, sangat sulit untuk mengetahui apakah bisnis benar-benar menguntungkan dan berapa harga menu yang tepat.

Apa yang Harus Dicatat oleh Bisnis Catering?

  • Harga pokok per porsi (food cost): Rincian bahan baku dibagi jumlah porsi, sebagai dasar penetapan harga yang profitable
  • Biaya operasional: Gas, listrik, kemasan, transportasi, dan tenaga kerja per pesanan
  • Pencatatan piutang: Siapa saja yang belum menyelesaikan pembayaran.
  • Laporan laba rugi bulanan: Untuk fmengetahui berapa keuntungan yang bisnis dapatkan.
  • Catatan inventaris bahan baku: Mencegah pemborosan dan mendukung konsistensi kualitas
  • Database pelanggan: Mencatat pelanggan dan riwayat pesanan mereka untuk follow-up dan penawaran ulang

Jika pencatatan ini dirasa menyulitkan, Anda bisa menggunakan software akuntansi untuk catering yang dapat mengotomatisasi semua pencatatan ini, menghasilkan laporan real-time, dan membantu Anda membuat keputusan bisnis berdasarkan data seperti Kledo.

Dengan pencatatan yang baik, Anda juga lebih siap mengajukan pembiayaan ke bank atau lembaga keuangan jika bisnis ingin berkembang.

Daftar Kledo di sini untuk membantu pembukuan catering Anda sekarang.

Baca Juga: Pembukuan Bisnis Katering: Contoh Format & Laporan Keuangan

Kesimpulan

Jadi, itulah cara untuk mempromosikan bisnis catering yang paling efektif. Mempromosikan bisnis catering membutuhkan strategi yang konsisten, kreatif, dan sesuai dengan target pasar.

Mulai dari memanfaatkan media sosial, memberikan promo menarik, menjaga kualitas layanan, hingga membangun hubungan baik dengan pelanggan, semuanya dapat membantu meningkatkan kepercayaan dan memperluas jangkauan bisnis Anda.

Selain itu, meski sekarang eranya sudah serba digital, memanfaatkan budaya lokal seperti gotong royong, penyajian menu lokal, mengusung nilai kekeluargaan, dan promosi di komunitas juga bisa menjadi strategi promosi yang patut diperhitungkan.

Dan yang paling penting, lakukan pembukuan dengan tool seperti software akuntansi Kledo untuk mempercepat pencatatan keuangan Anda.

salsabilanisa

Tinggalkan Komentar

eighteen − 17 =