7 Sertifikat Akuntansi, Informasi Pendaftaran, dan Biayanya

sertifikat akuntansi banner

Sertifikat akuntansi adalah bukti yang menunjukkan kredibilitas, keahlian, dan kemampuan seseorang.

Seseorang yang memiliki sertifikat akuntansi biasanya memiliki peluang karir yang lebih baik, karena pengetahuan dan pengalaman mereka sudah terbukti.

Tapi, ada banyak sekali sertifikat yang ada dan bisa diambil. Apa bedanya sertifikasi sertifikasi tersebut dan mana yang cocok untuk Anda?

Artikel ini akan membahas 7 sertifikat akuntansi untuk meningkatkan value Anda sebagai akuntan serta tips sebelum mendaftar.

7 Jenis Sertifikat Akuntansi dan Informasi Pendaftarannya

1. Certified Public Accountant (CPA)

sertifikat akuntansi 1

CPA adalah lisensi untuk akuntan publik yang telah memenuhi persyaratan pendidikan dan pengalaman.

Mereka yang sudah lulus sertifikasi berhak dan bertanggung jawab meninjau laporan keuangan dan transaksi perusahaan, menyiapkan tax return, dan melakukan audit.

Namun untuk mendapatkan sertifikat ini, peserta perlu melewati beberapa tahapan ujian yang diselenggarakan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI).

Ujian ini ada tiga:

  1. Ujian tingkat dasar: Untuk yang baru akan memulai karir di KAP. Ujian ini memberikan gelar sertifikasi Associate Certified Public Accountant of Indonesia (ACPAI).
  2. Ujian tingkat profesional: Untuk mereka yang ingin bekerja sebagai staf profesional KAP. Hasil sertifikatnya adalah CPA itu sendiri.

Untuk bekerja di perusahaan swasta atau mengerjakan akuntansi perusahaan, Anda tidak memerlukan CPA. Namun jika Anda ingin bekerja di firma besar seperti Deloitte, Anda harus memiliki sertifikat ini.

Informasi pendaftaran CPA

Anda bisa mendaftar sertifikat CPA di Website IAPI dengan mengunggah dokumen seperti:

  • Ijazah dan transkrip nilai D4/S1/S2/S3 Akuntansi atau PPAK atau PPAP
  • Bukti penyetaraan DIKTI untuk lulusan luar negeri
  • Surat Keterangan Mahasiswa dan Transkrip Nilai Sementara untuk mahasiswa
  • Kartu Tanda Penduduk
  • Pas foto berwarna (terbaru)
  • Surat Pernyataan Pembebasan Tanggung Jawab
  • Surat Korespondensi/Surat Domisili
  • Surat Pernyataan Pemenuhan Kewajiban
  • Surat Pernyataan Ketetapan Nama
  • Surat Keterangan Bekerja/Tidak Bekerja (minimal 3 (tiga) bulan terakhir)
  • Pakta Integritas

Ujian tingkat dasar:

Untuk pendaftaran melalui jalur reguler dipungut biaya sebagai berikut:

  • Biaya pendaftaran Rp125.000
  • Biaya Rp250.000 sesuai mata ujian

Ujian tingkat profesional:

  • Biaya pendaftaran Rp350.000
  • Biaya per mata ujian Rp750.000, kecuali untuk mata ujian Audit, Asurans, dan Etika Profesi Rp2.150.000

2. Chartered Accountant (CA)

CA adalah sertifikat yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) untuk akuntan yang berhasil memenuhi persyaratan pendidikan, pengalaman, serta lulus ujian ketat.

Akuntan dengan sertifikat CA punya peluang untuk menduduki posisi senior dalam berbagai peran seperti Akuntan Manajemen, Akuntan Internal, hingga Akuntan Publik.

Untuk mendapat sertifikat ini, IAI menuturkan bahwa ada tiga tingkat ujian yang berlaku:

  1. Tingkat dasar (Business & Finance Associate (BFA)): Tingkat Dasar (Foundation Level/CAFB): Mencakup pengetahuan dasar akuntansi dan keuangan.
  2. Tingkat profesional (Associate CA): Fokus pada kompetensi utama akuntan. Kelulusan di level ini memberikan gelar Asosiasi Chartered Accountant (ACA).
  3. Tingkat lanjutan (Chartered Accountant Indonesia): Fokus pada manajemen/kepemimpinan dan pelaporan korporat untuk memperoleh gelar CA.

Ujian CA dapat diikuti secara online maupun offline. Gelar CA sendiri sudah diakui secara internasional oleh International Federation of Accountants (IFAC).

Informasi pendaftaran CA Indonesia

Untuk mendaftar sebagai peserta ujian CA, Anda perlu menjadi anggota IAI dan memiliki pengetahuan di bidang akuntansi.

Biaya ujian CA sendiri adalah:

  • RP500.000 untuk pendaftaran peserta baru
  • Rp1.000.000 per subjek ujian (ada 7 subjek)
  • Rp500.000 per subjek ujian jika mengulang

Untuk persyaratan lebih lengkap bisa Anda periksa di web IAI.

kledo banner 3

Baca Juga: 15 Jenis Akuntan di Indonesia Beserta Tugasnya

3. Association of Chartered Certified Accountants (ACCA)

Sertifikat ACCA adalah kualifikasi untuk akuntan profesional yang sudah diakui di lebih dari 180 negara.

Karena sifatnya global, pemegang ACCA bisa berkarir tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di perusahaan multinasional.

ACCA memiliki beberapa level ujian yang harus diselesaikan:

  • Applied Knowledge: Fokus pada dasar-dasar akuntansi dan bisnis (misalnya Financial Accounting, Business Technology)
  • Applied Skills: Materi lebih mendalam seperti audit, perpajakan, dan manajemen keuangan
  • Strategic Professional: Level lanjutan yang menguji kemampuan analisis dan pengambilan keputusan strategis

Total ada sekitar 13 ujian yang harus diselesaikan (tergantung pengecualian/ exemption dari pendidikan sebelumnya).

Informasi pendaftaran dan biaya ACCA

Pertama, Anda perlu mendaftar biaya pendaftaran sebesar Rp1.700.000.

Lalu, masing-masing ujian ada biayanya sendiri sesuai tingkatannya. Misalnya untuk ujian keterampilan Rp2.700.000 dan ujian profesional strategis Rp3.600.000.

Untuk pendaftaran bisa Anda lakukan di web resmi ACCA global.

4. Chartered Global Management Accountant (CGMA)

sertifikat akuntansi 2

CGMA adalah gelar profesional di bidang akuntansi manajemen yang diberikan oleh Chartered Institute of Management Accountants (CIMA) YANG bekerja sama dengan American Institute of Certified Public Accountants (AICPA).

Berbeda dengan akuntansi tradisional (yang fokus pada laporan keuangan), CGMA lebih menekankan:

  • Analisis keuangan untuk pengambilan keputusan
  • Perencanaan strategi bisnis
  • Manajemen risiko
  • Pengendalian biaya dan efisiensi operasional
  • Performance management perusahaan

Untuk mendapatkan CGMA, Anda perlu minimal 3 tahun pengalaman relevan di bidang keuangan atau bisnis serta lulus ujian per mata pelajaran dan ujian studi kasus.

IAI sendiri sudah bekerja sama dengan CGMA dengan memperkenalkan CIMA-IAI Strategic Leaders Programme, sebuah program fast track bagi Chartered Accountants (CA) yang merupakan Anggota Utama IAI Aktif dengan pengalaman kerja di atas 10 tahun.

CA yang memenuhi syarat hanya perlu melewati 1 ujian final dari total 15 ujian untuk menjadi anggota CIMA.

Informasi pendaftaran dan biaya CGMA

Biaya program CIMA-IAI Strategic Leaders Programme adalah sekitar GBP 2.500 / ±Rp 50.000.000 ditambah Rp 15.000.000 untuk biaya persiapan kelas di IAI.

Untuk jalur reguler (non-fast track), biayanya bervariasi per ujian.

Anda bisa mendaftar lewat enroll.cgma.org atau lewat IAI untuk program fast track.

Baca Juga: Mau Jadi Akuntan Senior? Berikut Tugas dan Persyaratannya

5. Certified Internal Auditor (CIA)

CIA adalah sertifikasi yang diberikan untuk profesi auditor internal dan dikeluarkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA) yang berpusat di Florida, Amerika Serikat.

Di Indonesia, lembaga yang mengelola sertifikasi ini adalah Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA).

Saat ini terdapat lebih dari 173.000 profesional bersertifikat CIA di seluruh dunia. Kandidat harus memiliki gelar sarjana serta minimal dua tahun pengalaman audit internal, dan setelah lulus harus memenuhi persyaratan CPE 40 jam per tahun.

Untuk mendaftar CIA, minimal persyaratannya adalah lulusan sarjana atau setara (seperti sarjana akuntansi dari institusi terakreditasi), memiliki pengalaman di bidang internal audit minimal 24 bulan atau pengalaman lain yang setara di bidang audit, eksternal audit, atau internal control.

Untuk lulusan S2, dibutuhkan pengalaman kerja minimal satu tahun.

Informasi pendaftaran CIA

CIA terdiri dari 3 bagian (Part 1, 2, dan 3), dilaksanakan secara online/berbasis komputer.

Biaya pendaftaran CIA sekitar USD 120–240, dan biaya ujian masing-masing bagian antara USD 310–445

Pendaftaran bisa melalui iia-indonesia.org atau langsung ke theiia.org. Sementara itu, persiapan ujian di Indonesia tersedia melalui PPA FEB UI dan YPIA.

6. Sertifikat Akuntansi Syariah (SAS)

sertifikat akuntansi 3

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah (USAS) untuk membekali para profesional dengan kompetensi dalam penyusunan dan evaluasi laporan keuangan sesuai PSAK Syariah.

Peserta akan mendapatkan sebutan Sertifikasi Akuntansi Syariah (SAS) apabila telah lulus 3 subjek ujian pada Level Profesional.

Bagi peserta yang lulus 2 subjek ujian pada level dasar akan mendapatkan sebutan Associate SAS. Batas waktu ujian adalah tiga tahun dari pertama kali mengambil ujian.

Informasi pendaftaran dan biaya

Peserta bisa mendaftar melalui portal Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah (USAS).

Biaya ujian bagi peserta Level Dasar adalah Rp 500.000 per mata ujian, sedangkan biaya ujian bagi peserta Level Profesional adalah Rp 1.200.000 per mata ujian.

7. Chartered Financial Analyst (CFA)

CFA adalah salah satu gelar ujian yang paling bergengsi di dunia keuangan, diterbitkan oleh CFA Institute.

Di Indonesia, pelaksanaan sertifikasi CFA dikelola oleh CFA Society Indonesia yang bekerja sama dengan Kaplan Edupac.

CFA merupakan sertifikasi profesional bidang keuangan dan investasi yang diakui secara internasional.

Para pemegang gelar CFA sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang terkait keuangan dan investasi, seperti investment banking dan manajemen investasi.

Informasi pendaftaran dan biaya

Calon peserta harus memenuhi salah satu:

  • Memiliki gelar sarjana atau sedang menjalani perkuliahan tahun terakhir (jurusan apapun)
  • Memiliki pengalaman kerja profesional total 4.000 jam dalam bidang apapun
  • Kombinasi pengalaman kerja dan pendidikan yang dikumpulkan dalam 3 tahun berturut-turut.

CFA Level I tersedia dalam empat sesi per tahun (Februari, Mei, Agustus, dan November), sementara Level II dan III biasanya tersedia dua kali per tahun.

Biaya pendaftaran awal USD 350 (hanya untuk kandidat baru yang pertama kali mendaftar).

Biaya ujian: Early Registration sekitar USD 990, Standard Registration sekitar USD 1.290.

Untuk mendaftar, Anda bisa langsung mengunjungi situs cfainstitute.org. Program persiapan di Indonesia tersedia melalui Kaplan Edupac, TICMI, dan lembaga lainnya.

Baca Juga: 10 Kompetensi Profesional Akuntan dan Cara Mengembangkannya

Tips Mendapatkan Sertifikat Akuntansi

Jika Anda siap untuk mulai mendapatkan sertifikasi, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan:

  • Pertimbangkan pengalaman Anda, kualifikasi yang sudah dimiliki, serta tujuan karier Anda di masa depan.
  • Jika Anda sudah bekerja di bidang keuangan, diskusikan dengan atasan atau perusahaan Anda mengenai pilihan yang tersedia. Ini penting terutama jika Anda tertarik pada sertifikasi yang memerlukan perjanjian pelatihan dengan perusahaan.
  • Pikirkan dengan matang sebelum mengambil keputusan. Banyak sertifikasi membutuhkan komitmen besar dan waktu beberapa tahun untuk diselesaikan.
  • Setelah Anda menentukan pilihan, hubungi organisasi profesional terkait yang menawarkan sertifikasi tersebut. Pastikan Anda memenuhi syarat untuk mengikuti program tersebut dan cari tahu langkah-langkah pendaftarannya dengan memeriksa persyaratan kelayakan di situs resmi mereka.

Baca Juga: Profesi Akuntan: Jenis dan Cara Menjadi Akuntan Profesional

Kesimpulan

Memiliki sertifikat akuntansi bisa membuktikan kompetensi Anda di dunia kerja dan membuka peluang yang lebih besar.

Anda bisa memilih satu dari sertifikat akuntansi di atas yang sesuai dengan jalan karir yang Anda inginkan.

Namun tidak hanya sertifikat saja, kemampuan menggunakan tool modern seperti software akuntansi juga akan memberi nilai tambah bagi Anda.

Misalnya, banyak perusahaan menggunakan software akuntansi Kledo untuk mengelola pencatatan keuangan, memantau arus kas, hingga menyusun laporan keuangan secara lebih akurat dan efisien.

Kledo juga menyediakan sertifikat akuntansi untuk Anda yang lulus uji kompetensi penggunaan software akuntansi Kledo.

Jika Anda tertarik, coba Kledo sekarang dengan klik di sini.

salsabilanisa

Tinggalkan Komentar

two × 1 =