Akuntansi Anggaran: Fungsi, Manfaat, dan Unsur-unsur Pembentuknya

akuntansi anggaran

Keberadaan akuntansi anggaran di dalam perusahaan sangat penting karena perencanaan dan evaluasi diperlukan dalam proses pengawasan penggunaan dana serta analisa keuangannya.

Apa pengertian akuntansi anggaran, fungsi, dan manfaatnya? Apa saja unsur-unsur pembentuknya? Berikut ulasan lengkap tentang akuntansi anggaran.

Pengertian Akuntansi Anggaran

akuntansi anggaran

Menurut Governmental Accounting Standards Board (GASB), pengertian anggaran atau sering disebut budget adalah rencana operasi keuangan yang mencakup estimasi pengeluaran yang diusulkan dan sumber pendapatan yang diharapkan untuk membiayainya dalam periode waktu tertentu.

Sedangkan akuntansi anggaran adalah salah satu bidang akuntansi yang berkaitan dengan perencanaan pemasukan dan pengeluaran perusahaan, yang nantinya dibandingkan dengan pemasukan dan pengeluaran yang sebenarnya (aktual).

Akuntansi anggaran merupakan bagian dari akuntansi manajemen, yang memiliki fungsi analisa dan pengawasan. Dari sisi analisa, anggaran akan digunakan untuk mengevaluasi kinerja tiap divisi atau departemen.

Contohnya menganalisa bagaimana anggaran dibuat serta bagaimana realisasinya, apakah penyimpangannya terlalu besar atau justru malah sudah tepat taksiran di dalam anggarannya.

Sedangkan dari sisi pengawasan, setiap divisi atau departemen yang menggunakan dana harus membuat anggaran pemakaian dana, dan kemudian mempertanggungjawabkannya dengan dibandingkan dengan aktual biaya.

Hal yang sama juga berlaku untuk divisi atau departemen yang menghasilkan pemasukan. Anggaran pemasukan harus dibuat yang nantinya dipertanggungjawabkan dengan aktual biayanya.

Baca Juga: Akuntansi Keuangan: Definisi dan Berbagai Manfaatnya

Fungsi Akuntansi Anggaran

Mengapa akuntansi anggaran dibutuhkan di perusahaan? Berikut beberapa fungsi akuntansi anggaran:

1. Untuk fungsi perencanaan

Tujuan pertama akuntansi anggaran adalah untuk merencanakan kegiatan dengan baik. Setiap anggaran akan memberi pedoman akan target dan batasan yang jelas pada setiap kegiatan perusahaan, mulai dari produksi hingga pemasaran. Dengan anggaran, pengelolaan perusahaan menjadi lebih terarah dan pengawasan juga lebih mudah dilakukan.

2. Untuk fungsi evaluasi kinerja karyawan

Tujuan kedua adalah sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja karyawan melalui pembuatan anggaran dan pertanggungjawabannya. Anggaran yang baik adalah yang dibuat dengan estimasi yang cermat. Anggaran yang dibuat tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar.

Karena terbiasa membuat anggaran yang baik, setiap karyawan terbiasa membuat perhitungan yang cermat dan selalu berhati-hati dalam perhitungannya.

Setelah itu karyawan juga belajar membuat evaluasi anggaran dalam pertanggungjawaban dan pengkajian data. Begitu juga di level manajer yang sudah terbiasa untuk mengambil keputusan-keputusan penting dalam waktu singkat.

3. Untuk fungsi pedoman pelaksanaan kegiatan

Tujuan ketiga akuntansi anggaran adalah untuk menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan agar sesuai dengan jadwal dan sesuai dengan sasaran.

Dengan adanya anggaran, timeline yang sudah dibuat harus menjadi acuan. Anggaran pun menjadi batasan yang jelas agar tidak over budgeting. Jika yang terjadi under budget juga menjadi bahan evaluasi di periode berikutnya.

Unsur-Unsur Akuntansi Anggaran

Beberapa unsur pembentuk dalam akuntansi anggaran adalah:

1. Perencanaan

Perencanaan adalah unsur pembentuk pertama yang akan menjadi penentu dalam akuntansi ini.

Semua bagian dari kegiatan yang akan dilakukan harus dirinci dan disusun secara sistematis di dalam perencanaan, dan harus dinyatakan dalam satuan moneter.

Beberapa alasan kenapa rencana diperlukan bagi perusahaan:

  • Karena ketidakpastian di masa yang akan datang
  • Karena adanya beberapa alternatif di masa yang akan datang
  • Perencanaan adalah pedoman kerja dan menjadi alat koordinasi kegiatan dari seluruh divisi di perusahaan
  • Perencanaan sebagai alat evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan

2. Kegiatan Perusahaan

Di dalam akuntansi anggaran, kegiatan perusahaan mencakup semua aktivitas perusahaan yang akan dilakukan oleh semua divisi perusahaan, diantaranya pemasaran, produksi, pembelian, administrasi, hingga divisi sumber daya manusia.

3. Unit Satuan Moneter

Akuntansi anggaran harus dinyatakan dalam satuan moneter sehingga mudah untuk dievaluasi dan juga mengukur kinerja kegiatan perusahaan.

Satuan moneter ini disesuaikan dengan jenis kegiatannya, misalnya bahan mentah dinyatakan dalam kilogram, tenaga kerja dinyatakan dalam jam kerja per minggu, dan masih banyak lagi lainnya.

4. Periode Waktu

Akuntansi ini juga harus dinyatakan dalam periode waktu tertentu. Hal ini dimaksudkan agar ada batasan waktu yang jelas, dan konsisten dari waktu ke waktu. Taksiran-taksiran yang dilakukan dalam akuntansi jenis ini ditentukan dalam satu periode yang telah ditentukan.

Jenis Anggaran dalam Akuntansi Anggaran

Berdasarkan jangka waktunya, ada tiga jenis anggaran, yaitu:

  1. Anggaran strategis (stategic budget), yaitu anggaran yang dibuat untuk jangka panjang atau lebih dari 1 tahun
  2. Anggaran taktis (tactical budget), yaitu anggaran yang dibuat untuk jangka pendek. Biasa disebut dengan anggaran periodik karena disusun untuk 1 periode akuntansi
  3. Anggaran bertahap (continous budget),g dibuat untuk jangka waktu kurang dari satu periode akuntansi misalnya tiga bulanan (kuartalan)

Anggaran yang baik harus mencakup semua kegiatan perusahaan. Anggaran ini biasa disebut anggaran komprehensif, yang isinya terdiri dari:

  1. Taksiran anggaran (Forecasting Budget) terdiri dari taksiran kegiatan yang akan dilakukan perusahaan, beserta nilai dalam moneternya, pada jangka waktu yang ditentukan di dalam anggaran
  2. Variabel anggaran (Budget Variabel) terdiri dari tingkat perubahan atau variabilitas biaya, misalnya biaya semi-variabel yang berhubungan dengan produktivitas perusahaan.
  3. Laporan anggaran (Budget Report), yaitu laporan yang berisi tentang pertanggungjawaban anggaran. Laporan anggaran akan terdiri dari realisasi pelaksanaan anggaran dan analisa penyimpangan antara anggaran dan realisasi. Dari sini akan lebih mudah mengevaluasi dan menindaklanjuti hal-hal yang perlu dilakukan.

Manfaat Anggaran dalam Akuntansi Anggaran

Ada tiga manfaat anggaran, yaitu:

  1. Anggaran berfungsi sebagai pedoman kerja, dimana anggaran memberikan petunjuk dan target yang harus dicapai oleh setiap kegiatan pada waktu tertentu.
  2. Anggaran berfungsi sebagai alat koordinasi kerja, dimana anggaran menjadi pedoman bagi semua divisi dalam perusahaan untuk saling menunjang dan bekerja sama dengan baik, demi tercapainya tujuan perusahaan.
  3. Anggaran berfungsi sebagai alat pengawasan, dimana manjadi alat pembanding untuk mengevaluasi realisasi kegiatan perusahaan.

Faktor-faktor dalam Menyusun Akuntansi Anggaran

Ada dua faktor yang mempengaruhi dalam penyusunan akuntansi jenis ini, yaitu:

Faktor internal

Faktor internal adalah faktor-faktor yang datang dari dalam perusahaan. Contohnya data penjualan tahun-tahun sebelumnya, kebijakan perusahaan, sumber daya yang dimiliki perusahaan, kapasitas produksi periode sebelumnya, dan faktor lain yang berasal dari dalam perusahaan.

Faktor eksternal

Faktor eksternal adalah faktor-faktor yang ada di luar perusahaan namun mempengaruhi kebijakan anggaran perusahaan.

Contohnya persaingan dengan kompetitor, tingkat inflasi, pertumbuhan penduduk, tingkat pendidikan pelanggan, tingkat penghasilan masyarakat, agama, kebiasaan masyarakat, dan masih banyak yang lainnya.

Perubahan pada Akuntansi Anggaran

Anggaran tidaklah bersifat mutlak, bisa saja ada perubahan yang dapat dilakukan di tengah periode. Umumnya perubahan pada anggaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Perubahan ruang lingkup

Anggaran bisa saja berubah kapan saja tergantung dari kondisi ruang lingkupnya. Misalnya ada perubahan pada sebuah ruang lingkup pemasaran, yang awalnya hanya mencakup lingkup nasional kemudian beralih ke menjadi regional. Hal ini tentunya akan mempengaruhi anggaran dan harus dilakukan beberapa penyesuaian agar anggaran divisi pemasaran dapat berjalan dengan lebih akurat dan target bisa dicapai sesuai dengan yang telah ditentukan.

2. Anggaran baru yang lebih realistis

Saat membuat anggaran, yang dijadikan referensi adalah kondisi saat ini, atau taksiran di masa yang akan datang dengan patokan dari kondisi saat ini. Jika ada perubahan mendasar yang akan memberi efek yang material, maka anggaran baru harus dibuat agar lebih realistis.

3. Adanya kekurangan biaya di anggaran saat ini

Jika ada kejadian kekurangan biaya di salah satu mata anggaran, maka anggaran harus direvisi untuk mengakomodasi kekurangan tersebut. Hal ini biasanya terjadi karena kurang cermat dalam pembuatan taksiran di masa yang akan datang.

Tips dalam Membuat Akuntansi Anggaran yang Optimal

Gunakan tips ini untuk membantu Anda meningkatkan perkiraan anggaran dan mempersiapkan diri secara memadai untuk masa kini dan masa depan keuangan organisasi Anda:

Jadilah fleksibel

Pastikan Anda menggunakan anggaran untuk menginformasikan perkiraan Anda dan menggunakan perkiraan Anda untuk menginformasikan anggaran Anda.

Dengan kedua model keuangan ini, pertimbangkan untuk menggunakan rentang angka daripada angka spesifik untuk memberikan ruang yang wajar bagi perusahaan dan karyawan Anda untuk bekerja dengan faktor-faktor tak terduga seperti penjualan yang lebih rendah dari yang diharapkan atau peningkatan permintaan produk.

Gunakan model bergulir

Banyak perusahaan menetapkan anggaran tahunan dan membuat prakiraan tahunan.

Meskipun berguna untuk menetapkan tujuan jangka panjang dan menyiapkan struktur keuangan sepanjang tahun.

Anggaran dan perkiraan bergulir yang diperbarui setiap bulan atau kuartal dapat membantu menjaga perencanaan dan pengeluaran organisasi Anda tetap pada jalurnya berdasarkan metrik terkini daripada informasi yang ketinggalan zaman.

Membuat rencana

Pastikan Anda memiliki rencana dan sasaran jangka pendek dan panjang sebelum meninjau dan memperbarui anggaran Anda.

Gunakan perkiraan keuangan Anda untuk membantu Anda menentukan penggunaan dana Anda sebaik mungkin untuk memastikan perusahaan Anda tetap bertahan dan dapat terus tumbuh dan berkembang.

Komunikasikan dan tinjau

Sementara tim akuntansi dapat melakukan sebagian besar pekerjaan yang terlibat dalam meninjau metrik, membuat anggaran, dan memperkirakan masa depan organisasi perusahaan, penting bagi para pemimpin perusahaan untuk mengomunikasikan tujuan keuangan kepada semua karyawan.

Ketika semua orang dalam bisnis mengetahui apa tujuannya dan struktur untuk mencapainya, karyawan dapat lebih mengoptimalkan pekerjaan mereka untuk tujuan tersebut.

Bagikan strategi Anda

Mintalah masukan dari pimpinan departemen sebelum menetapkan anggaran atau memperkirakan tim tersebut.

Kemungkinan besar, mereka memiliki informasi yang jauh lebih rinci dan melacak metrik yang berguna untuk tujuan departemen mereka daripada tim akuntansi.

Berbagi informasi antar tim dapat membantu menetapkan anggaran dan perkiraan yang akurat.

Tetapkan tujuan

Selain tujuan keuangan jangka pendek, pastikan organisasi memiliki tujuan jangka panjang yang jelas dan terkomunikasikan dengan baik.

Mengetahui ke mana perusahaan berharap untuk pergi, dan cara untuk mencapainya membantu semua orang dalam bisnis mengelola tugas mereka dengan tepat, dan membantu profesional akuntansi menyiapkan anggaran dan perkiraan yang berguna dan strategis.

Bersiaplah untuk beberapa skenario

Ketahui apa yang terjadi secara eksternal di industri Anda dan dalam perekonomian secara keseluruhan.

Anggaran dan prakiraan tidak hanya berdasarkan realitas fiskal organisasi tunggal Anda, tetapi juga berdasarkan potensi perubahan positif atau negatif di pasar eksternal yang dapat memengaruhi prakiraan anggaran Anda.

Gunakan metrik

Pastikan semua orang di organisasi melacak pekerjaan mereka dengan tepat.

Metrik dan data membantu tim akuntansi membuat anggaran dan perkiraan yang akurat, biasanya mengarah pada pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan keuangan perusahaan secara keseluruhan dan kemungkinan yang lebih tinggi untuk mencapai tujuan keuangan.

Sertakan tujuan

Pastikan perkiraan anggaran Anda mencakup tujuan keuangan tertentu seperti tujuan laba dan tujuan arus kas.

Menjaga ini tetap terlihat memastikan bahwa semua penganggaran keuangan, perkiraan dan pengambilan keputusan mendukung angka-angka penting ini.

Temukan teknologi yang tepat

Pertimbangkan untuk mencoba penganggaran dan perkiraan menggunakan perangkat lunak tertentu daripada mengandalkan spreadsheet yang rumit untuk mengelola prakiraan anggaran organisasi Anda. Saran kami Anda bisa menggunakan Kledo.

Saat Anda berinvestasi dalam teknologi yang tepat, Anda kemungkinan akan memiliki akses ke lebih banyak data dan alat proyeksi daripada yang Anda lakukan dengan sumber daya standar, non-anggaran, dan perkiraan spesifik.

Tetapkan ulasan

Buat pertemuan tinjauan rutin untuk memastikan perkiraan anggaran Anda akurat dan berdasarkan metrik terbaru.

Pertimbangkan seberapa sering industri dan organisasi tertentu Anda melihat perubahan besar dan buat jadwal yang mendukung pengelolaan setiap perubahan arus kas.

Kesimpulan

Akuntansi anggaran adalah salah satu bidang akuntansi yang berkaitan dengan perencanaan pemasukan dan pengeluaran perusahaan, yang nantinya dibandingkan dengan pemasukan dan pengeluaran yang sebenarnya (aktual).

Akuntansi anggaran merupakan bagian dari akuntansi manajemen, yang memiliki fungsi analisa dan pengawasan. Penting bagi Kawan Kledo untuk memahami akuntansi anggaran agar pengawasan dan penilaian lebih mudah untuk dilakukan.

Untuk memudahkan membuat anggaran ini, Kawan Kledo dapat menggunakan software akuntansi dari Kledo. Kledo merupakan software akuntansi yang dilengkapi berbagai fitur yang akan memudahkan pengelolaan keuangan. Yuk daftar sekarang juga dan nikmati kemudahan pengelolaan keuangan bisnis.

Banner 2 kledo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × four =