Stock Opname: Manfaat, Cara, dan Download Templatenya Gratis

stock opname banner

Stock opname adalah kegiatan menghitung persediaan barang di gudang yang akan dijual secara fisik. Untuk bisnis yang menjual produk fisik apa pun, kegiatan ini sangat penting.

Sayangnya, masih banyak bisnis di Indonesia (terutama UMKM) yang tidak melakukan stock opname secara berkala.

Padahal dengan melakukan proses ini, para pemilik bisnis bisa melakukan pengambilan keputusan yang penting seperti perluasan gudang, menambah stok produk yang paling laku, dan sejenisnya.

Ingin tahui apa itu stock opname, manfaat, dan cara melakukannya? Baca terus artikel ini sampai selesai.

Contents hide

Mengapa Bisnis Harus Melakukan Stock Opname?

infografis stock opname

1. Mengurangi selisih stok

Stok opname membantu mengidentifikasi selisih antara data inventaris dan jumlah fisik barang yang tersedia. Selisih ini bisa terjadi akibat pencurian, kesalahan pencatatan, atau masalah lainnya.

Selain itu, proses ini membantu mendeteksi produk yang rusak dan tidak layak jual.

Menemukan ketidaksesuaian ini saat stok opname dapat meningkatkan pengendalian inventaris, mengurangi kejadian kehabisan stok, dan berdampak positif pada kinerja keuangan.

2. Mengoptimalkan jumlah persediaan

Stok opname memberikan gambaran tentang jumlah stok aktual dari setiap item.

Dengan membandingkannya dengan stok ideal, Anda bisa mengetahui produk mana yang laku dan mana yang kurang diminati.

Dengan informasi ini, Anda bisa menyesuaikan strategi pembelian dan pengelolaan stok untuk menghindari biaya kelebihan stok atau risiko kehabisan barang.

Baca juga: Ingin Melakukan Stock Opname? Perhatikan 8 Prosedur Ini

3. Mencegah ketidaktepatan laporan keuangan

Catatan stok yang akurat sangat penting untuk menjaga keandalan laporan keuangan.

Stok opname memastikan nilai inventaris yang tercatat sesuai dengan kondisi fisik di gudang, sehingga bisnis bisa melaporkan aset dengan benar dan meminimalisir kesalahan yang dapat mempengaruhi keuangan perusahaan.

4. Meningkatkan kepuasan pelanggan

Rutin melakukan stok opname membantu menjaga ketersediaan stok yang ideal, mengurangi risiko kehabisan barang, dan memastikan Anda bisa selalu memenuhi pesanan pelanggan.

Hal ini secara langsung meningkatkan kepuasan pelanggan karena kebutuhan mereka dapat terpenuhi dengan cepat dan efisien.

5. Memeriksa kesesuaian kas, aset, hutang, dan piutang

Salah satu tujuan stock opname adalah memeriksa kesesuaian antara kas, aset, hutang, dan piutang.

Ada juga perusahaan yang menggunakan stock opname untuk memeriksa kas dan persediaan barang mereka.

Pada perusahaan manufaktur, stock opname dilakukan untuk pengecekan bahan baku, barang setengah jadi, dan barang jadi.

Di perusahaan ini juga terdapat kantor audit yang didedikasikan untuk menjalankan kegiatan stock opname.

Jika hasil audit persediaan berbeda dengan jumlah saham, perusahaan dapat membuat kebijakan berdasarkan peraturan perusahaan.

Untuk memudahkan proses stok opname, Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti Kledo.

Kledo memiliki beragam fitur untuk membantu Anda mengelola inventaris dan memudahkan pencatatan, termasuk stock opname.

Jika Anda belum menggunakan Kledo, Anda bisa mencoba Kledo secara gratis melalui tautan ini.

Baca Juga: Stok Barang Persediaan: Pengertian, Jenis, dan Teknik Mengelolanya

Apa Saja Metode Stock Opname?

Ada 4 teknik yang bisa Anda gunakan untuk melacak persediaan dan memastikan tidak ada selisih stok.

Berikut ini adalah teknik tersebut:

1. Stock opname tahunan

Sesuai dengan namanya, metode ini dilakukan sekali dalam setahun untuk memeriksa dan menghitung seluruh barang atau bahan yang tersedia.

Metode ini cocok jika Anda mengelola stok sendiri atau hanya dibantu oleh beberapa staf.

2. Stok opname berkala

Dilakukan pada interval tertentu seperti bulanan, triwulanan, atau tahunan. Selama periode tersebut, seluruh inventaris dihitung.

Metode ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi stok, namun bisa menyita waktu dan mengganggu operasional harian.

3. Stok opname berkelanjutan (continuous)

Penghitungan inventaris dilakukan sepanjang tahun secara bergiliran, misalnya dengan menghitung item tertentu atau bagian tertentu dari gudang setiap periode.

Metode ini tidak terlalu mengganggu kegiatan operasional dan memberikan pembaruan inventaris yang lebih rutin.

4. Pemeriksaan acak

Menghitung seluruh stok bisa memakan waktu, dan kadang kita juga tidak memerlukannya.

Sebagai contoh, jika Anda mencurigai adanya pencurian, pemeriksaan acak terhadap item tertentu bisa menjadi solusi yang lebih cepat dan tepat untuk menemukan ketidaksesuaian dalam jumlah stok.

Baca Juga: 10 Tips Kelola Stok Barang yang Bisa Efektif dan Mudah Digunakan

Prosedur yang Harus Anda Ketahui Sebelum Melakukan Stock Opname

Tata cara stock opname adalah sebagai berikut:

  • Pilih kerangka kerja yang sesuai untuk mencatat catatan.
  • Pilih tim yang sesuai dan kompeten.
  • Berikan berbagai detail terkait stok kepada tim yang dipilih.
  • Buat prosedur yang harus diperharikan.
  • Tentukan batas waktu penyelesaiannya
  • Berikan tanggung jawab kepada anggota tim.
  • Menginformasikan prosedur dan mengundang tim audit eksternal untuk melakukan stock opname.
  • Dapatkan laporan dengan cara yang ditentukan dari tim yang dipilih dan juga pengamatan dan saran perbaikan dari tim perusahaan serta tim auditor.
  • Verifikasi catatan yang diperoleh dengan catatan keuangan dan catat perbedaannya, jika ada.
  • Laporkan perbedaan tersebut kepada auditor bersama dengan cara perusahaan menangani hal yang sama.

Stok opname dan sistem inventori

Pentingnya stok opname untuk bisnis Anda akan bervariasi tergantung pada sistem inventori atau persediaan Anda.

Bisnis yang menggunakan sistem periodik, misalnya, sepenuhnya bergantung pada persediaan untuk mendapatkan visibilitas di atas level saat ini.

Untuk perusahaan-perusahaan ini, pencatatan stok dapat berarti penutupan selama satu hari atau mengharuskan staf untuk datang setelah jam kerja.

Namun jika Anda menggunakan software akuntansi seperti Kledo yang bisa memantau pergerakan stok secara realtime, Anda bisa membuat proses ini menjadi lebih mudah dan cepat.

kledo banner 1

Baca Juga: Pentingnya Laporan Stok Barang bagi Bisnis dan Cara Menyusunnya

Bagaimana Cara Melakukan Stock Opname yang Benar?

Sekilas, melakukan stock opname terlihat sederhana: menghitung stok yang ada di rak, lalu membandingkannya dengan catatan.

Namun, jika Anda mengelola ribuan item di berbagai departemen, Anda memerlukan rencana untuk mengatur orang-orang yang terlibat serta data yang mereka kumpulkan.

1. Tentukan tanggal dan waktu

Tetapkan tanggal dan waktu dari jauh hari agar tim bisa melakukan persiapan, seperti membuat kesepakatan terkait durasi dan sistem yang akan digunakan.

Selama stock opname, Anda bisa menghentikan operasional sementara atau menjadwalkannya di luar jam kerja.

Selain itu, siapkan waktu setelah penghitungan untuk menyelesaikan masalah yang mungkin ditemukan.

2. Pastikan catatan stok lengkap

Catatan ini penting untuk membandingkan hasil stock opname. Karena itu, rapikan terlebih dahulu sistem persediaan Anda dan selesaikan semua pencatatan yang tertunda.

Sebaiknya hentikan sementara seluruh transaksi penjualan dan pembelian sesaat sebelum melakukan penghitungan.

3. Pastikan seluruh stok sudah ada di lokasi

Jangan lupa memasukkan barang yang tidak berada di rak, seperti barang dalam proses pengiriman, stok pengaman di gudang belakang, atau barang yang menunggu untuk diambil.

4. Hitung seluruh stok fisik

Penghitungan stok fisik dapat dilakukan menggunakan kertas dan pulpen atau spreadsheet. Namun, cara ini membutuhkan waktu administrasi lebih lama dan memiliki risiko kesalahan yang lebih tinggi.

Banyak gudang menggunakan barcode dan scanner dalam operasional harian, yang juga dapat dimanfaatkan untuk stock opname.

5. Bandingkan hasil hitung dengan catatan stok awal

Setelah selesai menghitung setiap kelompok barang, bandingkan hasilnya dengan catatan stok awal dan catat setiap selisih yang ditemukan.

6. Tinjau selisih dan lakukan penghitungan ulang jika perlu

Tinjau setiap perbedaan stok yang ada dan lakukan penghitungan ulang jika Anda mencurigai adanya kesalahan.

Jika sudah yakin angkanya benar, lakukan penelusuran penyebab selisih tersebut untuk meminimalisir risiko di masa depan. Anda mungkin perlu mengubah proses kerja, berinvestasi pada software baru, atau menambah sistem keamanan.

7. Perbarui jumlah stok

Setelah yakin dengan hasil penghitungan, perbarui catatan persediaan Anda sesuai dengan angka terbaru.

8. Jadwalkan stock opname berikutnya

Segera jadwalkan stock opname berikutnya setelah yang ini selesai. Langkah ini membantu menjaga jadwal tetap konsisten serta menunjukkan kepada tim bahwa Anda serius dalam mengoptimalkan operasional dan meminimalisir kehilangan akibat pencurian, kerusakan, atau kesalahan lainnya.

Baca Juga: Cara Melakukan Stock Opname dalam Bisnis

8 Jenis Stock Opname

Ada beberapa jenis stock opname berdasarkan ukuran perusahaan dan karakteristik operasionalnya. Setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Berikut adalah metode yang paling umum digunakan:

  1. Stock Opname Periodik: Dilakukan pada akhir tahun keuangan atau berdasarkan jadwal tertentu. Metode ini cocok untuk usaha kecil dan menengah seperti toko buku dan toko ritel. Namun, kesalahan pencatatan dapat menumpuk di antara periode perhitungan.
  2. Stock Opname Perpetual: Pada metode ini, data stok diperbarui secara otomatis setiap kali terjadi penjualan atau pembelian. Sangat ideal untuk bisnis dengan perputaran barang cepat seperti supermarket dan e-commerce. Memberikan data stok secara real-time, tetapi membutuhkan biaya awal yang relatif tinggi.
  3. Stock Opname Mendadak (Spot Check): Dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk memverifikasi keakuratan data dan mencegah kecurangan. Umum digunakan di bank, apotek, dan gudang besar. Metode ini meningkatkan pengendalian internal, namun bisa menimbulkan tekanan bagi staf.
  4. Cycle Counting: Stock opname dilakukan secara bertahap dengan memeriksa sebagian stok secara berkala, bukan seluruhnya sekaligus. Cocok untuk operasional skala besar seperti pabrik dan perusahaan logistik. Kekurangannya, ada kemungkinan beberapa item tidak dicek dalam waktu yang lama.
  5. Stock Opname Fisik (Manual): Melibatkan penghitungan langsung seluruh barang yang tersedia. Akurat, tetapi memakan waktu dan tenaga.
  6. Stock Opname Berbasis FIFO: Mengutamakan barang yang masuk lebih dulu untuk dikeluarkan lebih dulu. Metode ini penting untuk produk mudah rusak seperti makanan dan obat-obatan. Dapat mengurangi pemborosan, namun membutuhkan pengawasan ketat terhadap tanggal kedaluwarsa.
  7. Stock Opname Elektronik: Mengandalkan teknologi seperti barcode atau RFID untuk melacak persediaan. Banyak digunakan di e-commerce dan gudang besar. Prosesnya cepat dan akurat, namun biaya implementasinya cukup tinggi bagi bisnis rintisan.
  8. Stock Opname Berbasis Konsumsi: Perhitungan stok berdasarkan pemakaian aktual, bukan hanya penghitungan fisik. Umum diterapkan di industri energi atau kimia. Membantu perencanaan dan proyeksi kebutuhan, tetapi memerlukan pemantauan akurat agar tidak ada selisih data.

Baca Juga: Apa Itu Stock Take? Berikut Pembahasan Lengkapnya

Pengertian dan Cara Melakukan Penghitungan Bersiklus

stock opname 1

Penghitungan bersiklus adalah metode stock opname yang melibatkan pemeriksaan sebagian inventaris Anda secara rutin pada hari-hari tertentu.

Pada dasarnya, alih-alih melakukan penghitungan tahunan tunggal dari seluruh gudang, Anda memecahnya menjadi beberapa inventarisasi mini yang lebih kecil.

Metode ini sangat cocok untuk perusahaan besar yang tidak bisa meluangkan waktu untuk menghentikan operasi mereka sepenuhnya.

Manfaat perhitungan bersiklus adalah:

  • Menghindari gangguan yang dibutuhkan untuk melakukan stock opname tunggal
  • Menghindari munculnya selisih besar yang terkadang muncul ketika ada jarak yang lama antar stock opname.

Namun, penghitungan siklus adalah proses kompleks yang mengandalkan akurasi persediaan yang tinggi untuk bekerja.

Beberapa usaha kecil menggunakan campuran penghitungan siklus dan inventarisasi tradisional, setidaknya sampai mereka dapat 100% yakin bahwa beralih dari metode tradisional sepenuhnya tidak akan membawa masalah.

Cara melakukan penghitungan bersiklus

Proses pelaksanaan penghitungan bersiklus berbeda dari proses stock opname tradisional:

  • Siapkan stok Anda untuk penghitungan bersiklus
  • Lakukan setiap pengambilan pada hari yang dialokasikan
  • Ulangi prosesnya lagi

Untuk menyiapkan stok Anda untuk penghitungan siklus, pertama-tama Anda membagi inventaris Anda menjadi beberapa bagian.

Anda akan menggunakan masing-masing sebagai indikator kesehatan total persediaan Anda, jadi sebaiknya pertimbangkan dengan cermat bagaimana inventaris Anda dialokasikan di setiap bagian.

Setelah proses ini selesai, pastikan bahwa setiap bagian disimpan di area tertentu, dan tentukan hari pemeriksaannya.

Selanjutnya, Anda menggilir setiap hitungan. Karena Anda hanya memasukkan sebagian kecil dari persediaan Anda, Anda tidak perlu menutup operasi Anda.

Namun, mendapatkan angka akhir yang akurat masih sangat penting. Jadi pastikan bahwa setiap orang yang terlibat tahu prosesnya seperti apa, dan bisa menangani perbedaan stok.

Setelah Anda melakukan semua proses stock opname mini, Anda memulai proses lagi untuk memastikan nilai persediaan Anda 100% akurat.

Baca juga: Pengertian Risiko Usaha dan Cara Mengatasinya yang Wajib Diketahui

Template Stock Opname yang Bisa Di-download

Berikut ini adalah template stock opname dalam format PDF yang bisa Anda unduh:

1. Download template stock opname format PDF

2. Download template stock opname Excel

3. Download template stock opname Excel 2

Baca Juga: Download Contoh Laporan Stok Barang Gudang Excel Gratis

Seberapa Sering Anda Harus Menghitung Stok?

Stock opname dapat dilakukan secara harian, mingguan, atau bulanan, tergantung jenis bisnis dan kebutuhan pengelolaan persediaan Anda.

Secara umum, bisnis disarankan untuk melakukan stock opname setidaknya satu kali dalam sebulan.

Hal ini membantu Anda mengidentifikasi selisih persediaan serta memastikan kebutuhan pengisian ulang stok tetap terjaga.

Namun, jika Anda menjalankan toko ritel kecil atau menjual barang bernilai tinggi, stock opname mingguan dapat menjadi pilihan yang lebih tepat.

Cara ini membantu memastikan tidak ada barang yang terlewat serta mencegah potensi pencurian atau kesalahan penempatan barang.

Bisnis ritel dan hospitality umumnya melakukan stock opname setiap dua minggu sekali, atau minimal satu kali dalam sebulan.

Sementara itu, pelaku usaha FnB yang menjual barang yang cepat kedaluwarsa mungkin perlu melakukan stock opname setiap hari, karena produk tersebut harus dipantau secara ketat sesuai.

Beberapa faktor yang memengaruhi seberapa sering Anda perlu melakukan stock opname antara lain:

  • Frekuensi pengiriman: Jika Anda hanya menerima pengiriman satu kali dalam sebulan, Anda tidak perlu melakukan stock opname setiap hari.
  • Sistem pencatatan produk dan software manajemen persediaan: Jika Anda menggunakan software manajemen persediaan, Anda dapat melakukan stock opname secara rutin dengan lebih efisien.
  • Skala bisnis: Bisnis kecil mungkin hanya perlu melakukan stock opname setiap tiga bulan atau satu kali dalam setahun, kecuali jika bergerak di sektor makanan dan minuman.

Baca Juga: Download Contoh Laporan Stok Barang Gudang Excel Di Sini!

Rekomendasi Aplikasi atau Software untuk Stock Opname

Untuk membantu Anda dalam melakukan stock opname, Anda bisa menggunakan software atau aplikasi.

Berikut beberapa pilihan yang umum digunakan oleh pelaku usaha di Indonesia.

1. Kledo (Software Akuntansi)

software akuntansi mudah kledo

Kledo adalah software akuntansi yang menyediakan fitur manajemen inventaris dan memungkinkan pelaku usaha melakukan stock opname secara terstruktur dan terintegrasi dengan pembukuan.

Setiap selisih stok dapat langsung tercermin dalam laporan keuangan.

Kelebihan:

  • Pencatatan stok masuk dan keluar otomatis dari transaksi
  • Laporan persediaan real-time
  • Terintegrasi langsung dengan laporan keuangan
  • Cocok untuk UMKM, ritel, dan bisnis F&B

Kledo sangat direkomendasikan bagi bisnis yang ingin mengelola stock opname sekaligus akuntansi dalam satu sistem.

2. Microsoft Excel atau Google Sheets

Spreadsheet masih menjadi pilihan banyak usaha kecil karena fleksibel dan mudah digunakan.

Kelebihan:

  • Mudah disesuaikan dengan kebutuhan
  • Biaya rendah atau gratis
  • Cocok untuk stok yang jumlahnya tidak terlalu banyak

Kekurangan:

  • Input data manual
  • Tidak terintegrasi dengan sistem akuntansi
  • Risiko kesalahan pencatatan lebih tinggi

3. Odoo Inventory

Odoo Inventory cocok untuk bisnis dengan skala lebih besar dan kebutuhan manajemen stok yang kompleks.

Kelebihan:

  • Mendukung multi-gudang dan multi-lokasi
  • Fitur barcode, batch, dan serial number
  • Bisa melakukan stock opname bertahap (cycle counting)

Kekurangan:

  • Membutuhkan biaya dan sumber daya teknis
  • Implementasi relatif kompleks

Baca Juga: 10 Rekomendasi Aplikasi Untuk Memudahkan Stock Opname

6 Kesalahan Dalam Melakukan Stock Opname

Berikut adalah 6 kesalahan yang paling umum terjadi saat mengatur dan menjalankan proses stok opname:

1. Deadline terlalu singkat

Memberikan waktu yang terlalu terbatas untuk stok opname membuat tim tidak dapat menghitung dan memverifikasi data dengan cermat.

Dalam kondisi terburu-buru, risiko kesalahan dan kelalaian (terutama untuk kategori barang yang memerlukan perhatian khusus) meningkat.

Karena itu, pastikan Anda memberikan waktu yang cukup, apalagi untuk gudang dengan volume besar.

2. Tidak ada penanggung jawab aset

Tanpa orang yang secara khusus bertanggung jawab terhadap proses stok opname, jalannya kegiatan bisa menjadi tidak terorganisir dan kurang transparan.

Ketiadaan pengawasan yang jelas meningkatkan potensi kesalahan dari tim pelaksana.

3. Menghitung saat barang masih bergerak

Melakukan stok opname saat gudang tetap beroperasi, dengan barang terus masuk dan keluar, akan meningkatkan kemungkinan adanya selisih data.

Hal ini menyulitkan proses penghitungan dan memperbesar risiko ketidaksesuaian data.

Tips: Untuk hasil maksimal, hentikan aktivitas gudang sementara atau lakukan stok opname di luar jam operasional.

4. Tidak memberi waktu istirahat bagi tim

Stok opname memerlukan konsentrasi tinggi. Tanpa jeda istirahat, staf akan cepat lelah sehingga akurasi pencatatan bisa menurun.

Berikan waktu istirahat singkat secara berkala agar fokus tetap terjaga dan hasil perhitungan lebih akurat.

5. Tidak menindaklanjuti hasil stok opname

Stok opname tidak hanya berhenti pada proses pencatatan. Perusahaan perlu menganalisis hasilnya dan mengambil tindakan lanjutan.

Jika diabaikan, stok berlebih atau barang tidak laku bisa menumpuk, menyita ruang gudang dan menambah biaya penyimpanan.

6. Tidak menggunakan sistem otomatis

Entri data secara manual meningkatkan risiko kesalahan seperti salah ketik, data tertinggal, atau input yang tidak akurat.

Kesalahan ini sering tidak terdeteksi sampai menimbulkan masalah serius dalam pelaporan.

Untuk meminimalkan risiko ini dan mempercepat proses, gunakan alat digital seperti scanner barcode dan sistem pencatatan otomatis.

Baca Juga: Mencari Aplikasi Stok Barang? Berikut Tips Memilihnya

Bagaiamana Cara Mengoptimalkan Proses Stock Opname pada Bisnis?

stock-opname-3

Ada 5 cara utama untuk meningkatkan cara Anda mencatat stok:

1. Gunakan pemindai barcode

Menghitung stok secara manual rentan terhadap kesalahan, terutama seiring perusahaan Anda bertumbuh dan inventaris Anda menjadi semakin banyak.

Teknologi pemindaian barcode memungkinkan Anda mencatat tingkat stok dan menyimpan data dengan cepat pada saat yang bersamaan.

Pemindai barcode menggunakan sumber cahaya, lensa, dan sensor cahaya untuk membantu Anda memindai dan melihat data dalam jumlah besar di satu tempat.

2. Menghindari distraksi

Distraksi dari smartphone dan lingkungan yang berisik dapat membuat Anda melewatkan detail penting.

Selama proses stok, sebaiknya minimalisir distraksi dan berkonsentrasilah pada tugas yang ada agar pekerjaan Anda selesai dengan cepat dan efisien.

3. Jaga agar gudang tetap rapi

Ruang penyimpanan yang berantakan dan tidak terorganisir memperlambat proses kerja dan dapat menyebabkan peningkatan kesalahan.

Semakin terorganisir gudang Anda, semakin mudah melakukan semuanya. Salah satu cara agar gudang tetap rapi adalah memberikan label untuk membedakan antar item.

4. Minta masukan semua orang

Mintalah pendapat staf yang terlibat dalam setiap inventarisasi tentang bagaimana inventarisasi berikutnya dapat berjalan lebih baik.

Plus, minta mereka untuk menyarankan perbaikan umum apa pun berdasarkan hasil penghitungan.

5. Pertimbangkan menggunakan software akuntansi

Software akuntansi seperti Kledo yang memilik fitur persediaan terlengkap memungkinkan Anda untuk melihat tingkat stok yang diperbarui secara real-time dan mendapatkan informasi yang akurat.

Ketika dikombinasikan dengan alat lain seperti pemindai barcode, Anda dapat mulai mengotomatiskan seluruh proses dengan mudah dan cepat.

Baca Juga: Apa Itu Buku Stok Barang? Berikut Pembahasan Lengkapnya

Frequently Asked Questions (FAQ):

1. Apa yang dimaksud dengan stock opname?

Stock opname adalah proses pengecekan tingkat stok secara fisik untuk setiap produk dan material yang Anda jual, untuk memastikan bahwa data Anda baru dan akurat.

2. Stock opname pekerjaan siapa?

Biasanya, stock opname dilakukan oleh karyawan perusahaan sendiri, biasanya oleh tim khusus yang bekerja di bawah pengawasan auditor.

3. Apa penyebab selisih stok?

Penyebab utama selisih stok adalah: kesalahan manusia saat menghitung, menginput, dan juga mengonversi barang, sistem pencatatan manual, tidak mencatat transaksi keluar masuk, hingga tata letak gudang yang buruk.

4. Berapa kali idealnya melakukan stock opname?

Idealnya, tergantung kebutuhan bisnis. Ada yang melakukan stock opname seminggu sekali, sebulan sekali, tiga bulan sekali, dua kali setahun, atau setahun sekali.

Biasanya bisnis yang sering melakukan stock opname adalah yang perputaran barangnya cepat seperti usaha FnB.

Kesimpulan

Sekarang Anda telah memahami pengertian stock opname dan cara melakukannya. Proses stock opname memang merepotkan dan menyita banyak waktu.

Namun, dengan menggunakan software akuntansi online Kledo, Anda tidak perlu lagi repot melakukan pemantauan dan perhitungan stok barang secara manual di gudang, karena Kledo memiliki fitur aplikasi stok gudang yang dapat Anda manfaatkan.

Jika tertarik, Anda bisa menggunakan Kledo secara gratis melalui tautan ini.

sugi priharto

Tinggalkan Komentar

five + 10 =