Strategi Marketing UKM Untuk Tingkatkan Keuntungan Dengan Proses Digital

strategi marketing umkm

Sebagai pemilik usaha kecil atau UKM, Anda sudah tahu bahwa Anda memerlukan strategi marketing yang baik — tetapi Anda mungkin tidak tahu bagaimana cara membuat strategi yang efektif.

Haruskah Anda tetap berpegang pada strategi marketing yang sudah terbukti benar, atau menggabungkannya dengan pendekatan baru?

Bagaimana Anda memilih dan membangun strategi marketing yang sesuai untuk bisnis kecil Anda ketika ada banyak pilihan dalam proses pemasaran?

Pada artikel kali ini, kami akan akan memberitahu Anda proses membuat dan menerapkan strategi marketing yang sukses untuk bisnis UKM.

Eksperimen, Evaluasi, dan Skalakan Anggaran Pemasaran Bisnis UKM Anda

strategi marketing umkm

Membangun strategi marketing untuk UKM bisa terasa luar biasa, terutama dalam hal opsi pemasaran online Anda.

Ada banyak metode berbeda dan ratusan artikel yang semuanya mengklaim mengetahui strategi pemasaran untuk UKM yang “paling efektif”.

Yang benar adalah bahwa strategi pemasaran terbaik bisnis kecil Anda bergantung pada audiens spesifik Anda dan model bisnis Anda.

Sebelum membahas bagaimana memilih strategi yang tepat untuk bisnis Anda, mari kita lihat enam alat pemasaran bisnis UKM terbaik dalam proses digital.

Baca juga: 10 Jenis Kesalahan Dasar Dalam Akuntansi Keuangan

Mengenal Berbagai Jenis Alat Marketing Dalam Proses Digital

Saat ini dengan kemajuan teknologi, proses pemasaran juga berubah. Setiap bisnis bisa menjangkau pelanggan mereka dengan lebih mudah.

Namun, Anda sebagai pemilik bisnis kecil juga harus memilih mana saluran pemasaran yang cocok untuk usaha. Kita semua tahu, masalah yang paling sering didapati oleh pemilik usaha kecil atau usaha baru adalah keterbatasan anggaran pemasaran.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahaui alat pemasaran apa yang sebenernya cocok untuk bisnis Anda:

Email Marketing

Email marketing memungkinkan usaha kecil untuk terhubung langsung dengan pelanggan dan prospek yang telah menyatakan minat eksplisit dalam bisnis Anda.

Ini adalah salah satu strategi paling efektif untuk menciptakan hubungan yang mengubah calon pelanggan yang tertarik menjadi pelanggan yang sebenarnya.

Sebagai pemilik usaha kecil, daftar email konsumen Anda, yang terdiri dari alamat email yang diberikan oleh calon pelanggan (atau prospek) dan pelanggan kepada Anda, adalah salah satu aset Anda yang paling berharga.

Itu sebabnya membangun daftar email harus menjadi prioritas utama.

Media sosial

Sosial media marketing dapat membantu bisnis kecil Anda menjangkau ribuan pelanggan dan calon pelanggan.

Namun, banyak pemilik usaha kecil kewalahan oleh jumlah platform yang berbeda. Haruskah Anda menggunakan Facebook, LinkedIn, Instagram, atau Twitter?

Daripada mencoba aktif di setiap platform, temukan satu atau dua platform di mana pelanggan Anda paling aktif dan fokus di sana.

Bagikan postingan informatif dan bermanfaat yang terkait dengan industri Anda — bukan hanya konten produk yang dimaksudkan untuk mendorong penjualan.

Baca juga: Mengatahui Berbagai Mitos Keuangan yang Harus Dipahami Pebisnis

Content marketing

Content marketing adalah tentang membuat dan membagikan konten yang bermanfaat dan mengedukasi terkait dengan merek Anda atau minat audiens Anda.

Konten ini harus menetapkan bisnis Anda sebagai ahli di bidang Anda dan menunjukkan kepada pelanggan bahwa Anda dapat dipercaya.

Misalnya, sebuah restoran dapat membagikan konten yang terkait dengan keamanan makanan yang pembeli bawa pulang atau tips memasak, sementara kantor dokter gigi dapat membuat panduan tentang cara membersihkan gigi dengan benang gigi atau kapan harus membawa anak-anak untuk janji temu gigi pertama mereka.

PPC (Bayar Per Klik)

Pemasaran bayar per klik atau PPC (pay per click) memungkinkan Anda membuat iklan bertarget yang menampilkan bisnis Anda kepada pengguna internet melalui mesin pencari seperti Google atau Bing.

Iklan ini muncul di situs di seluruh web, sering kali di bagian atas pencarian mesin pencari, disematkan di konten, atau di bilah sisi laman web.

Saat Anda menggunakan PPC, Anda memilih istilah yang menurut Anda kemungkinan akan digunakan pelanggan saat mereka mencari produk atau layanan yang ditawarkan bisnis Anda.

Meskipun PPC agak rumit, terutama untuk pemula, ini bisa menjadi strategi yang sangat efektif untuk mengarahkan lalu lintas situs web. Terlebih, iklan PPC biasanya berbiaya murah dan Anda bisa menggunakan batas maksimal anggaran yang bisa Anda keluarkan setiap harinya.

Baca juga: Pengertian dan Perbedaan SEO dan SEM dalam Marketing

Refferal marketing

Refferal marketing memberi penghargaan kepada pelanggan saat ini karena merekomendasikan produk atau layanan Anda kepada teman dan keluarga mereka.

Misalnya, Anda mungkin menawarkan diskon 10 persen kepada pelanggan saat ini dan teman-teman mereka jika mereka menggunakan tautan atau kode tertentu.

Refferal marketing adalah strategi berbiaya rendah yang mendorong pemasaran dari mulut ke mulut, salah satu strategi pemasaran paling tepercaya dan efektif untuk bisnis kecil.

Event marketing

Event marketing adalah strategi marketing UKM berbasis pengalaman di mana merek mempromosikan bisnis mereka melalui acara tatap muka atau digital seperti kelas, konferensi, acara happy hour, atau webinar.

Terhubung dengan orang-orang secara langsung atau di acara dapat menciptakan ikatan yang lebih kuat yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong penjualan, meningkatkan kepercayaan merek, dan membangun kesadaran merek.

Sekarang setelah kita membahas beberapa strategi pemasaran inti untuk bisnis kecil, mari kita bicara tentang cara mencari tahu strategi pemasaran mana yang akan berhasil untuk merek Anda.

Banner 3 kledo

Baca juga: Tips Mendapatkan Kepercayaan Konsumen Dalam Bisnis

Buat Strategi Marketing untuk Bisnis UKM Anda

strategi marketing umkm

Strategi pemasaran Anda harus menjadi rencana jangka panjang untuk membantu bisnis Anda menjangkau lebih banyak pelanggan dan menciptakan bisnis yang berkelanjutan.

Membangun strategi marketing bisnis UKM yang sukses dimulai dengan memahami di mana Anda berdiri dan ke mana Anda ingin bisnis Anda pergi.

Langkah 1: Di mana tahap bisnis Anda saat ini?

Sebelum Anda membuat atau mengubah strategi pemasaran perusahaan Anda, langkah pertama Anda adalah memahami kekuatan dan kelemahan pemasaran Anda.

Buat daftar strategi pemasaran saat ini dan sebelumnya yang telah Anda coba, termasuk hasil dan biayanya.

Kemudian, tulis aset pemasaran Anda saat ini — apakah Anda memiliki daftar email pelanggan yang berlualitas, banyak pengikut di Facebook, atau kampanye papan iklan yang sukses? Detail ini akan memandu langkah Anda selanjutnya.

Langkah 2: Buat garis besar target audiens ideal Anda

Siapa audiens utama Anda? Siapa yang ingin Anda targetkan? Banyak pemilik usaha kecil menganggap audiens mereka saat ini adalah audiens ideal mereka, yang tidak selalu demikian.

Mulailah dengan menanyakan masalah apa yang dipecahkan produk Anda dan kemudian uraikan siapa yang paling mungkin membutuhkan solusi itu.

Kemudian bandingkan audiens itu dengan basis pelanggan Anda saat ini. Anda mungkin menemukan audiens Anda saat ini bukan yang terbaik untuk produk Anda.

Melakukan riset pasar dapat memberikan wawasan tambahan tentang identitas audiens ideal Anda — dan dengan demikian target pelanggan Anda.

Baca juga: Metode Penetapan Harga: Pengertian dan Berbagai Jenisnya

Langkah 3: Anggaran dan sumber daya apa yang tersedia?

Seperti yang kami katakan di awal, UKM tidak memiliki sumber daya yang tidak terbatas dan harus berhati-hati tentang di mana mereka memusatkan perhatian dan sumber daya.

Menghabiskan 10.000.000 untuk PPC dan kampanye papan reklame mungkin mendatangkan banyak pelanggan, tetapi tidak mungkin sesuai dengan anggaran pemasaran bisnis kecil.

Tuliskan anggaran pemasaran bulanan Anda dan pertimbangkan sumber daya apa yang Anda miliki, seperti platform pemasaran.

Sertakan jumlah kas yang dapat Anda belanjakan secara khusus untuk proses pemasaran dan sumber daya internal yang dapat Anda andalkan, seperti daftar email atau karyawan dengan pengalaman pemasaran media sosial.

Langkah 4: Temukan pilihan terbaik dari pertimbangan yang telah Anda buat

Sekarang setelah Anda memahami di mana Anda berdiri, siapa yang ingin Anda targetkan, dan sumber daya Anda yang tersedia, sekarang saatnya untuk mencari tahu strategi mana dari bagian pertama yang paling mudah untuk diterapkan.

Misalnya, jika perusahaan Anda memiliki pengikut di salah satu media sosial, audiens target antara usia 20 dan 35, dan anggaran bulanan yang rendah, maka pemasaran rujukan mungkin merupakan pilihan terbaik.

Ini membutuhkan sedikit investasi di awal dan dapat meningkatkan kekuatan basis penggemar khusus.

Di sisi lain, jika Anda memiliki daftar email konsumen yang banyak tetapi belum mengirim kampanye email marketing, mungkin sudah saatnya untuk berinvestasi dalam kursus email marketing untuk memanfaatkan daftar email Anda dengan lebih baik.

Setelah Anda menetapkan strategi, buat garis besar tujuan Anda. Apakah Anda ingin mendorong penjualan produk tertentu, meningkatkan lalu lintas situs web, atau meningkatkan kesadaran merek?

Sasaran harus spesifik, seperti, “Meningkatkan penjualan produk X sebesar 20% dalam tiga bulan ke depan.”

Langkah 5: Uji Strategi Anda

Sebagai pemilik usaha kecil, Anda mungkin memiliki banyak hal. Mungkin menghabiskan waktu untuk menghabiskan uang dan sumber daya pada strategi pemasaran baru, hanya untuk mengetahui bahwa itu tidak seefektif yang Anda harapkan.

Daripada frustrasi, fokuslah pada pengujian pendekatan yang berbeda. Jika pemasaran konten Anda tidak mendorong konversi, lakukan riset untuk mengetahui apakah konten tersebut berguna bagi audiens target Anda dan di mana mereka berada dalam proses pembelian.

Jika email marketing tidak meningkatkan prospek yang memenuhi syarat penjualan atau sales-qualified leads (SQL), lakukan A/B testing: coba baris subjek yang berbeda, tulis ulang ajakan bertindak (CTA), atau kirim email pada waktu yang berbeda dalam sehari.

Baca juga: Forecasting: Pengertian Lengkap dan Tips Memilih Metode Forecasting yang Benar

Kesimpulan

Strategi pemasaran UKM yang tepat dapat membuat perbedaan besar dalam kesuksesan bisnis kecil Anda.

Meskipun ada banyak cara untuk memasarkan produk dan layanan Anda, strategi di atas cenderung paling efektif untuk usaha kecil.

Mulailah dengan memilih satu atau dua strategi dan kemudian uji untuk mengetahui apa yang bekerja dengan baik untuk perusahaan Anda.

Pastikan juga Anda mengetahui anggaran yang harus Anda keluarkan dalam proses pemasaran tersebut dan menghitung keuntungan yang Anda dapatkan dari kampanye pemasaran yang Anda lakukan.

Untuk memudahkan Anda dalam mengelola anggaran dan informasi keuangan yang lebih transparan, Anda bisa mencoba menggunakan software akuntansi berbasis cloud seperti Kledo.

Dengan menggunakan Kledo, Anda bisa memantau arus kas dan informasi keuangan dengan lebih mudah dan praktis kapanpun dan dimanapun Anda mau.

Selain digunakan melalui PC atau laptop, Anda juga bisa menggunakan Kledo pada semartphone dengan mengunduh aplikasi Kledo melalui tautan ini.

Jadi tunggu apalagi? Anda bisa mencoba menggunakan Kledo secara gratis selama 14 hari atau selamanya melalui tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine + one =