Sebagai developer perumahan, mengelola keuangan di berbagai proyek bisa sangat melelahkan.
Namun jika Anda memiliki software akuntansi untuk menyederhanakan pekerjaan, mulai dari mengelola anggaran hingga melacak pengeluaran, semuanya akan jadi lebih mudah.
Dalam blog ini, kami akan membahas 10 software akuntansi terbaik untuk developer perumahan seperti Anda beserta kelebihan dan kekurangannya.
Masing-masing menawarkan fitur unik yang dapat mengurangi beban pekerjaan Anda dan membantu Anda memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Cara Memilih Software Akuntansi Terbaik untuk Developer Perumahan
Software akuntansi terbaik untuk developer perumahan membantu menjaga pembukuan tetap rapi sekaligus mengurangi input data manual.
Jadi, apa yang seharusnya Anda cari dalam software akuntansi? Tentunya solusi yang benar-benar bekerja untuk developer perumahan, bukan malah menyulitkan.
- Kategorisasi biaya dan pencatatan struk: Sistem yang baik mampu menyimpan struk, mengelompokkan pengeluaran, serta terintegrasi dengan rekening bank dan kartu kredit agar data siap digunakan untuk keperluan pajak.
- Penagihan berulang dan pengelolaan sewa: Bagi pengelola properti sewaan, fitur invoice berulang atau pengingat sewa otomatis dapat mengurangi keterlambatan pembayaran dan meminimalisir tindak lanjut manual.
- Pelaporan pajak: Fitur bawaan untuk estimasi pajak triwulanan, pengelolaan potongan, serta laporan membantu Anda tetap patuh pada peraturan tanpa harus menambah biaya jasa tambahan.
- Fungsi mobile: Bisnis developer perumahan jarang dilakukan hanya dari meja kerja. Anda perlu mengunggah struk atau mengirim invoice langsung dari ponsel.
- Manajemen biaya: Tanpa pengendalian biaya yang tepat, pengeluaran bisa membengkak. Fitur manajemen biaya membantu Anda mencatat setiap pengeluaran dan membandingkannya dengan anggaran, sehingga meminimalisir risiko overspending. Keuangan pun tetap selaras dengan target bisnis.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Software Akuntansi Distributor Terbaik
Rekomendasi Software Akuntansi Terbaik untuk Developer Perumahan
1. Kledo

Kledo adalah software akuntansi berbasis cloud yang sangat cocok untuk developer perumahan yang ingin mengelola keuangan proyek dengan praktis, terintegrasi, dan real-time.
Daripada sistem manual atau spreadsheet yang rawan kesalahan, Kledo menyederhanakan seluruh proses pembukuan dalam satu platform terpadu.
Kledo memudahkan pengelolaan berbagai aspek finansial developer, seperti penganggaran, pencatatan biaya operasional, serta pemantauan aset tetap dan persediaan bahan bangunan, semuanya tanpa perlu perhitungan manual yang rumit.
Hal ini sangat membantu ketika Anda menangani banyak proyek sekaligus.
Fitur pelaporan real-time Kledo memungkinkan Anda melihat income statement, neraca, arus kas, dan berbagai laporan penting dengan cepat hanya dalam beberapa klik.
Laporan tersebut memberikan wawasan akurat untuk menilai profitabilitas tiap proyek dan membantu pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik, bahkan saat sedang berada di luar kantor.
Akses berbasis cloud berarti Anda bisa memantau keuangan proyek kapan saja dan di mana saja melalui desktop maupun aplikasi seluler, yang sangat penting untuk tim yang sering berada di lokasi proyek.
Kelebihan
- Memudahkan pencatatan anggaran dan biaya
- Laporan keuangan real-time dan otomatis, termasuk neraca, laba rugi, arus kas, serta statistik operasional.
- Aset tetap dan inventaris bahan otomatis
- Bisa diakses dari mana saja karena berbasis cloud.
Kekurangan
- Integrasi dengan sistem lain masih terbatas dibanding solusi ERP besar.
- Belum tersedia fitur manajemen proyek perumahan yang mendalam
2. NetSuite

NetSuite adalah salah satu software terbaik untuk developer perumahan skala besar karena dirancang untuk kebutuhan yang terus berkembang.
Software ini mampu mengelola berbagai aspek, mulai dari akuntansi per properti hingga manajemen tenaga kerja, tanpa kehilangan detail penting.
Fitur billing dan revenue recognition menjaga akurasi portofolio multi-entitas lintas mata uang, sementara modul procurement dan aset memudahkan pelacakan belanja modal serta penyusutan aset.
NetSuite juga memiliki fitur invoice capture, yaitu alat yang secara otomatis membaca dan mencatat tagihan, sehingga menghemat waktu input data.
Selain itu, pengingat di dashboard untuk utang usaha dan purchase order membantu developer tetap terorganisir, meskipun harus bekerja dengan puluhan vendor sekaligus.
Kekurangan terbesarnya adalah tampilan antarmuka yang terkesan ketinggalan zaman. Namun, performa dan kontrol keamanannya mampu menutupi kelemahan tersebut.
Kelebihan
- Mampu menangani portofolio properti multi-entitas yang kompleks
- Fitur invoice capture untuk pencatatan tagihan otomatis
- Tersedia account manager khusus dan layanan managed services
Kekurangan
- Tampilan antarmuka sudah terlihat usang
- Proses setup dan onboarding cukup lama
- Terlalu kompleks untuk bisnis kecil atau agen tunggal
Baca Juga: 10 Rekomendasi Software Akuntansi Bisnis Furnitur Terbaik
3. FreshBooks

FreshBooks adalah software akuntansi yang unggul dari sisi kemudahan penggunaan karena proses setup-nya sangat cepat dan Anda bisa langsung mulai menagih klien hanya dalam hitungan menit.
Anda bisa membuat invoice, mencatat pengeluaran, dan melakukan rekonsiliasi bank dalam waktu kurang dari 30 menit.
Antarmukanya sangat mudah dipahami, sehingga cocok untuk developer perumahan yang tidak ingin menghabiskan waktu hanya untuk urusan pembukuan.
Dashboard FreshBooks menampilkan seluruh informasi penting dalam satu tampilan, mulai dari pendapatan, pengeluaran, invoice yang belum dibayar, hingga waktu kerja yang belum ditagihkan.
Laporan dapat dicetak dan diekspor tanpa masalah format, meskipun opsi kustomisasinya masih terbatas.
Fitur unggulan lainnya adalah time tracking bawaan yang bisa langsung dikonversi menjadi invoice.
Selain itu, layanan CSnya juga sangat responsif, karena mereka biasa menjawab panggilan telepon kurang dari satu menit.
Kelebihan
- Setup mudah dan proses onboarding sangat cepat
- Fitur time tracking terintegrasi langsung dengan invoice
- Layanan support via telepon responsif dengan waktu tunggu singkat
Kekurangan
- Satu user per paket; user tambahan dikenakan biaya $40 per bulan
- Jumlah klien dibatasi pada paket tingkat bawah
- Fitur laporan kurang fleksibel dibandingkan kompetitor
4. Zoho Books

Selanjutnya adalah Zoho Books, sebagai software yang unggul dalam pelacakan aset karena kemampuannya menghubungkan pendapatan, pengeluaran, dan aset dalam satu sistem yang terintegrasi.
Dalam hitungan menit, Anda sudah dapat membangun portofolio kecil dan menggunakan fitur item tracking untuk mencatat material perawatan, peralatan, serta perlengkapan di berbagai unit properti.
Fitur kontrol stok bawaan memungkinkan Anda menetapkan batas pemesanan ulang, memperbarui daftar biaya, serta memantau penggunaan secara real time.
Zoho Books juga memiliki tools otomatisasi untuk menangani invoice sewa berulang dan mengirim pengingat pembayaran secara otomatis setelah mengatur alur kerja.
Walaupun tampilan dashboard tidak seintuitif FreshBooks, setelah terbiasa dengan tata letaknya, kemampuan untuk mengelola keuangan dan inventaris dalam satu platform membuat Zoho Books sepadan dengan proses pembelajarannya.
Kelebihan
- Fitur pelacakan inventaris bawaan dengan notifikasi pemesanan ulang
- Mudah terintegrasi dalam ekosistem Zoho
- Otomatisasi untuk penagihan sewa dan billing berulang
Kekurangan
- Batas invoice dan jumlah pengguna di setiap paket
- Fitur multi-mata uang hanya tersedia di paket tertinggi
- Perlu waktu untuk mempelajari antarmukanya
Baca Juga: 10 Rekomendasi Software Akuntansi Bisnis Travel Terbaik
5. AccountEdge

AccountEdge adalah software terbaik untuk metode akuntansi tradisional karena memberikan kontrol penuh kepada bookkeeper berpengalaman dan akuntan internal atas setiap pencatatan transaksi.
Proses setup software ini memang tergolong membutuhkan waktu, tetapi hasilnya sebanding dengan fleksibilitas yang ditawarkan.
Anda bisa menyesuaikan jurnal, buku besar, payroll, serta manajemen kontak hingga ke detail terkecil.
Bagi developer perumahan yang mengelola banyak properti, penyewa, dan akun, tingkat kedalaman fitur software akuntansi seperti ini sangat penting.
Desain double-entry accounting memastikan laporan keuangan tetap akurat dan siap diaudit, sehingga cocok untuk perusahaan yang menginginkan kontrol penuh dibandingkan otomatisasi sederhana.
AccountEdge bukan software yang bisa langsung digunakan tanpa persiapan.
Proses pemasangan dan konfigurasinya memang menuntut kesabaran, tapi performanya sangat bagus untuk perusahaan yang memang memiliki tim akuntansi internal yang menangani pembukuan setiap hari.
Dibandingkan solusi berbasis cloud, tampilannya memang terasa lebih klasik, baik dari sisi desain maupun kecepatan. Namun, kelengkapan kontrol finansialnya menjadi nilai plus bagi developer yang menginginkan software untuk keperluan akuntansi tradisional.
Kelebihan
- Paket lengkap untuk akuntansi, payroll, dan invoicing
- Struktur akuntansi double-entry tradisional
- Integrasi bank feeds melalui Plaid
Kekurangan
- Tampilan antarmuka sudah ketinggalan zaman dan waktu loading lambat
- Tidak tersedia akses berbasis web
- Kurva pembelajaran cukup tinggi
6. OneUp

OneUp adalah software akuntansi yang terintegrasi CRM dan manajemen klien serta mampu menggabungkan akuntansi, inventaris, dan pelacakan pelanggan dalam satu platform.
Software ini menghubungkan akun utang usaha dan piutang langsung dengan CRM, sehingga lebih mudah mengetahui siapa yang berutang, berapa jumlahnya, dan kapan jatuh temponya.
Fitur penambahan atau penghapusan modul membuat dashboard tetap rapi dan tidak terasa penuh, meskipun Anda menggunakan banyak fitur sekaligus.
OneUp menawarkan beragam paket langganan. Setiap paket sudah mencakup seluruh fitur, sehingga perbedaan antar paketnya hanya terletak pada jumlah pengguna.
OneUp memang tidak dirancang untuk tim yang membutuhkan kustomisasi tingkat lanjut atau pelacakan proyek yang sangat detail.
Namun, untuk developer perumahan yang ingin mengelola data klien dan vendor dalam satu sistem, performanya sangat memadai.
Kelebihan
- CRM dan akuntansi terintegrasi dalam satu platform
- Purchase order otomatis berdasarkan level inventaris
- Semua fitur tersedia di setiap paket
Kekurangan
- Opsi kustomisasi terbatas
- Tidak tersedia dukungan via telepon
- Fitur manajemen proyek masih dasar
Baca Juga: 10 Rekomendasi Software Akuntansi Bisnis Konstruksi Terbaik
7. Striven

Striven mengelola akuntansi sebagai bagian dari platform manajemen bisnis yang lebih luas, sehingga sangat cocok untuk tim properti yang harus menangani keuangan sekaligus operasional harian.
Dashboard dari Striven bisa Anda kustomisasi untuk menampilkan data keuangan dan proyek dalam satu tampilan.
Laporannya mencakup berbagai aspek, mulai dari piutang, utang, pendapatan, hingga akuntansi berbasis dana.
Anda juga bisa mengatur widget agar menampilkan angka-angka yang paling penting, seperti sewa yang diterima, pembayaran vendor, dan biaya proyek.
Selain itu, Striven menyediakan audit log yang detail serta mendukung pelaporan sesuai standar GAAP, sehingga memberikan tingkat akuntabilitas yang lebih tinggi untuk portofolio properti berskala besar.
Striven memang kurang cocok untuk tim kecil yang membutuhkan banyak integrasi atau pemrosesan payroll langsung.
Namun, bagi developer yang menginginkan kontrol penuh dalam satu sistem yang aman, Striven merupakan pilihan yang tepat.
Kelebihan
- Dashboard akuntansi dan manajemen yang dapat dikustomisasi
- Portal pelanggan, vendor, dan pelamar terintegrasi
- Audit trail bawaan dan laporan sesuai standar GAAP
Kekurangan
- Tidak tersedia fitur payroll
- Integrasi dengan aplikasi lain masih terbatas
- Dukungan pelanggan hanya melalui chat
8. Sage Business Cloud

Ini adalah versi cloud dari Sage yang secara bertahap menggantikan software desktop Sage 50 lama.
Fitur “chief financial officer view” menampilkan pendapatan, pengeluaran, dan laba bersih secara real time.
Keunggulan utama Sage terletak pada akuntansi multi-entitas dan otomatisasi berbasis AI. Copilot mampu mendeteksi anomali, mengelola utang usaha, serta memantau pengeluaran dibandingkan anggaran secara otomatis.
Fitur konversi mata uang dan aturan revenue recognition juga sudah tersedia, sehingga sangat membantu dalam pengelolaan banyak properti atau anak perusahaan.
Sage Intacct memang terlalu kompleks untuk developer tunggal, tetapi untuk bisnis properti skala besar, ini merupakan salah satu sistem cloud paling handal.
Kelebihan
- Otomatisasi berbasis AI untuk utang usaha dan deteksi anomali
- Mendukung akuntansi multi-entitas dan revenue recognition
- Integrasi native dengan Salesforce serta konektivitas API
Kekurangan
- Harga hanya bisa diketahui melalui kontak dengan tim sales
- Waktu implementasi cukup panjang
- Fitur mobile masih terbatas
Baca Juga: 10+ Rekomendasi Software Akuntansi Bisinis Otomotif Terbaik
9. Xero

Xero paling cocok untuk developer yang mengelola beberapa proyek atau klien dan menginginkan otomatisasi tanpa harus membayar biaya setingkat software enterprise.
Fitur tracking categories berfungsi seperti kode departemen, sehingga Anda dapat menandai pendapatan dan pengeluaran berdasarkan properti, proyek, atau lokasi tanpa perlu membuat akun terpisah.
Anda bisa membuat hingga empat kategori, meskipun hanya dua yang bisa aktif sekaligus, sehingga bisa terasa terbatas untuk portofolio besar.
Namun, untuk portofolio kecil, fitur ini sudah cukup untuk menjaga transaksi tetap rapi tanpa harus membuat akun berbeda untuk setiap alamat.
Selain itu, Xero dapat melacak penyusutan aset, menyesuaikan saldo inventaris, serta mendukung purchase order, yang sangat berguna jika Anda mengelola properti sewaan atau perawatan properti secara internal.
Walaupun tampilan antarmukanya terasa agak ketinggalan zaman dan tidak tersedia dukungan live, bagi developer perumahan dengan volume kecil, Xero tetap menjadi software akuntansi pilihan yang handal.
Kelebihan
- Aturan bank mempermudah transaksi berulang
- Opsi pembayaran online untuk penyewa dan vendor
Kekurangan
- Batas dua kategori aktif untuk pelacakan
- Tidak tersedia dukungan live
- Antarmuka terkesan kurang modern
10. ZarMoney

ZarMoney menangani proses invoicing dengan lebih praktis dibandingkan banyak platform lain di kelasnya.
Pembuatan invoice sangat cepat, dan Anda bisa menambahkan opsi pembayaran tanpa harus mencari pengaturan yang rumit.
Tombol “Pay Now” memungkinkan penyewa atau vendor melakukan pembayaran secara online, sementara invoice berulang secara otomatis mengurus penagihan rutin.
Setiap invoice terhubung langsung dengan transaksi terkait, sehingga pembayaran, kredit, dan saldo selalu sinkron tanpa perlu pencatatan manual tambahan.
ZarMoney juga mendukung pelacakan inventaris di beberapa gudang sekaligus serta memungkinkan pemisahan purchase order atau penagihan parsial, fitur yang sering tidak tersedia pada sistem dengan harga lebih terjangkau.
Namun, ZarMoney belum menyediakan payroll terintegrasi selain melalui Gusto.
Kelebihan
- Opsi invoicing online dan invoice berulang
- Pengaitan transaksi otomatis
- Fitur inventaris dengan pemisahan PO dan penagihan parsial
Kekurangan
- Payroll hanya tersedia melalui Gusto dengan biaya tambahan
- Batas dua pengguna pada paket dasar, user tambahan dikenakan $10 per bulan
- Tidak tersedia fitur analitik lanjutan
Baca Juga: 7 Rekomendasi Software Akuntansi Bisnis Kecantikan Terbaik
Kesimpulan
Mengelola keuangan proyek perumahan tidak hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran saja. Developer harus mengawasi anggaran, mengontrol biaya, memantau aset, hingga memastikan setiap proyek tetap berjalan sesuai target profit.
Tanpa sistem yang tepat, risiko kesalahan pencatatan, keterlambatan laporan, dan pembengkakan biaya akan semakin besar.
Karena itu, penggunaan software akuntansi untuk developer perumahan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Dari rekomendasi di atas, Anda bisa mencoba Kledo, software akuntansi berbasis cloud yang dirancang untuk membantu developer perumahan mengelola keuangan proyek dengan lebih efisien, transparan, dan terkontrol.
Mulai dari pencatatan biaya, pengelolaan aset, hingga laporan keuangan otomatis, Kledo membantu developer fokus pada pengembangan bisnis tanpa terbebani proses akuntansi yang rumit.
Anda bisa mendaftar Kledo menggunakan tautan ini.
- Download 10 Contoh Surat Penawaran Jasa Gratis - 12 Januari 2026
- 10 Rekomendasi Software Akuntansi untuk Developer Perumahan - 12 Januari 2026
- Barang Defect: Pengertian dan Cara Menanganinya - 9 Januari 2026
