Mengenal Analisis Trend (Trend Analysis) dalam Laporan Keuangan

Analisis trend

Analisis trend laporan keuangan menjadi semakin penting untuk membantu perusahaan dalam membuat keputusan bisnis yang tepat.

Sebab, laporan keuangan menjadi salah satu aspek yang sangat penting untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan bisnis yang tepat.

Namun, hanya mengandalkan laporan keuangan saja tidak cukup. Analisis trend dalam laporan keuangan juga perlu dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih detail dan akurat mengenai kondisi keuangan perusahaan.

Analisis trend dalam laporan keuangan merupakan suatu teknik yang digunakan untuk memperkirakan arah pergerakan suatu data keuangan pada masa depan dengan melihat data historis.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang bagaimana melakukan analisis trend dalam laporan keuangan untuk membantu perusahaan dalam membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas.

Apa itu Analisis Trend dalam Laporan Keuangan?

pengertian trend analysis laporan keuangan

Analisis trend adalah suatu teknik analisis data yang digunakan untuk menentukan arah pergerakan suatu data pada masa depan dengan memperhatikan data historis.

Metode ini sangat berguna dalam membantu kita memprediksi dan meramalkan arah pergerakan suatu data, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dalam dunia bisnis, analisis tren digunakan untuk memperkirakan arah pergerakan keuangan perusahaan, seperti pendapatan, biaya, dan laba.

Dalam bidang ekonomi, analisis tren digunakan untuk memperkirakan arah pergerakan ekonomi suatu negara atau wilayah.

Sedangkan dalam bidang teknologi, analisis trend digunakan untuk memperkirakan perkembangan teknologi dan adopsi oleh pasar.

Adapun pengertian analisis tren dalam laporan keuangan merupakan suatu metode analisis yang digunakan untuk memperkirakan arah pergerakan data keuangan perusahaan pada masa depan dengan melihat data historis yang terdapat dalam laporan keuangan.

Dalam melakukan analisis tren dalam laporan keuangan, kita dapat menggunakan beberapa metode, seperti analisis rasio keuangan, analisis horizontal, dan analisis vertikal.

Metode-metode tersebut dapat membantu kita untuk memperoleh informasi yang lebih detail mengenai kondisi keuangan perusahaan, termasuk arah pergerakan pendapatan, biaya, dan laba.

Baca juga: 6 Jenis Biaya Logistik pada Bisnis dan Cara Menghematnya

Mengapa Analisis Trend Laporan Keuangan Penting?

Analisis tren dalam laporan keuangan merupakan salah satu metode penting dalam mengevaluasi kinerja keuangan suatu perusahaan.

Metode ini digunakan untuk menganalisis data keuangan historis perusahaan dan memprediksi arah pergerakan data keuangan di masa depan.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa analisis tren dalam laporan keuangan penting:

Membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang tepat

Analisis tren dapat membantu manajemen dalam membuat keputusan yang tepat dalam mengelola bisnis perusahaan.

Dengan melihat data historis dan memprediksi arah pergerakan keuangan di masa depan, manajemen dapat menentukan strategi bisnis yang lebih baik dan efektif.

Mengidentifikasi tren pasar dan perubahan ekonomi

Analisis tren dalam laporan keuangan dapat membantu manajemen dalam mengidentifikasi tren pasar dan perubahan ekonomi yang dapat mempengaruhi bisnis perusahaan.

Dengan mengetahui arah pergerakan keuangan perusahaan, manajemen dapat merespon perubahan kondisi pasar dan ekonomi dengan lebih cepat dan tepat.

Baca juga: Biaya Promosi: Arti, Jenis, Contoh, Cara Hitung, dan Jurnalnya

Membantu dalam merencanakan anggaran

Analisis tren dalam laporan keuangan juga dapat membantu manajemen dalam merencanakan anggaran dengan lebih baik.

Dengan begitu, manajemen dapat merencanakan anggaran dengan lebih realistis dan efektif.

Mengukur kinerja keuangan perusahaan

Analisis tren dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan.

Dengan melihat data historis dan memprediksi arah pergerakan keuangan di masa depan, manajemen dapat mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan dan membuat perbaikan yang diperlukan.

Mempermudah pengambilan keputusan investor

Analisis tren dalam laporan keuangan dapat membantu investor dalam mengambil keputusan investasi yang tepat.

Dengan analisis ini, investor dapat mengevaluasi potensi investasi dan mengambil keputusan yang lebih cerdas.

Meningkatkan transparansi perusahaan

Analisis trend dalam laporan keuangan juga dapat meningkatkan transparansi perusahaan.

Analisis ini membantu perusahaan memberikan informasi yang lebih lengkap dan akurat kepada para stakeholder, seperti investor dan kreditur.

Banner 1 kledo

Apa Saja Jenis Analisis Trend?

Tidak ada persyaratan waktu minimum untuk suatu periode waktu untuk dianggap sebagai tren, tetapi ada kecenderungan umum untuk lebih menilai tren dengan durasi yang lebih lama.

Analisis tren menggunakan data yang dikumpulkan selama periode waktu yang sangat singkat dan sangat lama.

Mengingat frekuensi aktivitas perdagangan, fluktuasi penjualan saham harian atau bahkan per jam merupakan indikator potensial.

Namun, jika Anda menganalisis status keuangan jangka panjang perusahaan, data yang menunjukkan satu menit atau satu jam kemungkinan besar tidak akan membantu analisis ini.

Dilansir dari golayer, ada tiga jenis tren yang mungkin Anda temukan saat menganalisis data Anda:

Uptrend (Tren naik)

Tren naik, atau tren pasar bullish, menunjukkan bahwa pasar keuangan sedang bergerak naik. Ini bisa terjadi karena salah satu dari yang berikut:

  • Harga aset dan saham meningkat.
  • Dalam masa pertumbuhan ekonomi.
  • Lapangan kerja yang tersedia semakin banyak.
  • Perekonomian bergerak ke pasar yang positif ketika siklus investasi dimulai.

Tren naik dapat terjadi bersamaan dengan perubahan positif dalam model bisnis atau keamanan perusahaan terkait ekonomi makro.

Analis keuangan mencirikan tren naik dengan puncak grafik lebih tinggi, yang merupakan titik tinggi dalam data selama periode waktu tertentu.

Downtrend (Tren turun)

Tren turun, yang juga disebut analis keuangan sebagai pasar bearish. Hal ini bisa menunjukkan terjadinya:

  • Pasar keuangan bergerak ke bawah.
  • Ukuran ekonomi, nilai saham dan aset sedang menurun.
  • Karena penurunan penjualan, perusahaan perlu menutup atau mengevaluasi kembali model bisnis mereka.
  • Bisnis mungkin mencari cara baru untuk tetap kompetitif.

Sementara harga dapat naik dan turun sewaktu-waktu, tren turun terjadi ketika ada puncak dan palung yang lebih rendah dalam data dari waktu ke waktu.

Tren horizontal

Tren horizontal, atau tren menyamping, terjadi ketika harga saham atau aset saham tidak bergerak naik atau turun secara konsisten. Jenis tren ini dapat mengakibatkan hal-hal berikut:

  • Investor mungkin merasa kesulitan untuk menentukan arah tren ini dan memprediksi apakah ini saat yang tepat bagi klien mereka untuk berinvestasi.
  • Profesional keuangan mungkin tidak dapat meramalkan kejadian jangka pendek atau jangka panjang di pasar. Pemerintah dapat mendorong uptrend dan peningkatan ekonomi.

Apakah tren naik itu positif atau negatif akan bergantung pada metrik yang Anda analisis. Misalnya, jika Anda melihat pengeluaran Anda, Anda akan mencari tren penurunan.

Baca juga: Biaya Pemeliharaan: Contoh, Cara Hitung, dan Jurnalnya dalam Akuntansi

Cara Melakukan Analisis Trend Laporan Keuangan

gambar 2

Analisis trend dalam laporan keuangan merupakan teknik analisis yang berguna untuk melihat tren kinerja keuangan perusahaan dalam periode waktu tertentu.

Dengan melakukan analisis trend, perusahaan dapat mengidentifikasi perubahan-perubahan penting dalam kinerja keuangan mereka dari waktu ke waktu, dan mengevaluasi apakah tren tersebut positif atau negatif.

Berikut adalah beberapa langkah untuk melakukan analisis trend dalam laporan keuangan:

Langkah 1. Kumpulkan data keuangan

Langkah pertama dalam melakukan analisis trend adalah mengumpulkan data keuangan dari laporan keuangan perusahaan.

Data ini bisa berupa laporan laba rugi, neraca, dan arus kas dalam periode waktu yang ditentukan.

Langkah 2. Identifikasi tren

Setelah data keuangan terkumpul, langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi tren kinerja keuangan dalam periode waktu tertentu.

Ini dapat dilakukan dengan mengamati perubahan-perubahan dalam angka-angka finansial pada laporan keuangan.

Langkah 3. Analisis tren

Setelah tren identifikasi, langkah selanjutnya adalah menganalisis tren tersebut.

Pertimbangkan apakah tren tersebut positif atau negatif, dan berapa besar perubahannya.

Misalnya, apakah perusahaan mengalami peningkatan pendapatan setiap tahunnya, atau justru mengalami penurunan yang signifikan?

Langkah 4. Evaluasi

Setelah melakukan analisis trend, langkah terakhir adalah melakukan evaluasi.

Pertimbangkan faktor-faktor apa yang mempengaruhi tren kinerja keuangan tersebut, dan apakah tren tersebut dapat dipertahankan atau perlu perbaikan.

Misalnya, apakah penurunan pendapatan disebabkan oleh faktor internal perusahaan atau faktor eksternal seperti persaingan pasar yang semakin ketat?

Baca juga: MRP Adalah: Pengertian, Fungsi, Konsep, dan Cara Kerjanya

Analisis Trend pada Saham

Ada dua cara umum untuk menemukan tren saham. Satu menggunakan analisis teknis dan yang lainnya menggunakan analisis fundamental.

Analisis teknis

Analisis teknis data saham adalah metode populer untuk mencari pola atau tren harga saham, volume, dan metrik lainnya.

Ada beberapa perdebatan tentang seberapa berguna sebenarnya analisis tren teknis untuk memprediksi tren pasar di masa depan, mengingat banyaknya data yang tersedia di pasar ini.

Sebab, perdagangan dan analisis saham bersifat konstan, sedangkan investor segera bereaksi terhadap fluktuasi atau tren yang dirasakan.

Analisis fundamental

Analisis fundamental menganggap bahwa metrik saham biasa tidak selalu mencerminkan nilai sebenarnya.

Analis ini mengumpulkan semua informasi yang mereka dapat tentang pasar yang mereka pelajari, termasuk analisis kuantitatif dan kualitatif dokumen keuangan.

Analisis fundamental umumnya digunakan untuk keputusan investasi jangka panjang.

Baca juga: Pengertian Price Skimming, Tujuan, Contoh, Pro dan Kontranya

Contoh Analisis Trend

Seperti yang telah Anda ketahui, analisis tren bisa diimplementasikan di industri apa pun.

Dalam keuangan, akuntan sering menggunakannya untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan dan untuk mengidentifikasi tren atau ketidakkonsistenan yang dapat berdampak pada kinerja keuangan perusahaan.

Anda juga dapat mengidentifikasi tren dalam analisis teknis saham untuk mengidentifikasi fluktuasi harga, volume, dll.

Contoh analisis tren laporan keuangan

Bayangkan perusahaan A ingin mempelajari tren terkait Pendapatan dan Harga Pokok Penjualan (HPP) selama beberapa tahun terakhir.

Analisis horizontal atas laporan laba rugi dapat membantu mereka mengidentifikasi pola yang berpotensi signifikan dalam data, termasuk bukti penipuan atau kesalahan akuntansi.

Analisis horizontal laporan laba rugi cenderung menggunakan persentase perubahan, namun Anda dapat menggunakan metrik lainnya tergantung pada fokus dan tujuan analisis.

contoh analisis trend laporan keuangan

Setelah Anda memilih dan mengumpulkan data yang diperlukan, Anda perlu menghitung persentase perubahan untuk setiap periode dari tahun dasar.

Anda kemudian dapat memetakan nilai-nilai ini, menggunakan garis tren untuk mengidentifikasi pola yang menarik.

Berdasarkan pola yang Anda temukan, Anda dapat menganalisisnya lebih detail menggunakan data dan visualisasi tambahan.

Misalnya, Anda mungkin ingin melihat laporan bulanan untuk tahun tertentu jika Anda melihat puncak atau penurunan pada tahun tersebut yang menjadi perhatian Anda.

Contoh analisis tren untuk berinvestasi

Penggunaan umum untuk analisis tren adalah dalam analisis teknis saham. Namun, analisis tren hanyalah salah satu dari sekian banyak teknik dan metrik yang digunakan dalam analisis teknis.

Analisis ini mencakup berbagai jenis gambaran data, dan sering menghasilkan hasil analisis kompleks yang mewakili beberapa metrik untuk periode waktu yang berbeda-beda.

Mengingat frekuensi perubahan beberapa harga saham dan berbagai strategi investasi yang tersedia, beberapa data mencakup menit sementara data lainnya mencakup tahun.

Harga dan volume termasuk yang paling populer, tetapi Anda dapat menggunakan banyak metrik dan indikator lain tergantung pada tujuan analisis Anda.

contoh analisis tren investasi

Baca juga: Customer Profiling: Pengertian, Strategi, dan Cara Membuatnya

Kesimpulan

Dalam dunia bisnis, analisis trend dalam laporan keuangan sangat penting untuk memahami kinerja keuangan perusahaan dalam jangka waktu tertentu.

Dengan menggunakan analisis trend, manajemen dapat mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan, memprediksi arah pergerakan keuangan di masa depan.

Namun, untuk dapat melakukan analisis trend yang akurat, dibutuhkan data keuangan yang lengkap dan akurat dari perusahaan.

Selain itu, analisis trend juga harus dilakukan dengan cara yang sistematis dan obyektif. Hal ini akan membantu manajemen dan investor dalam membuat keputusan keuangan yang lebih tepat dan efektif.

Salah satu cara untuk memudahkan perusahaan dalam mengumpulkan data keuangan yang akurat dan lengkap adalah dengan menggunakan software akuntansi seperti Kledo.

Kledo merupakan software akuntansi berbasis cloud yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola keuangan bisnis secara lebih efisien dan teratur.

Dengan menggunakan Kledo, perusahaan dapat memantau laporan keuangan secara real time dan dengan mudah melakukan analisis trend pada kinerja keuangan mereka.

Selain itu, Kledo juga dilengkapi dengan fitur-fitur seperti otomatisasi 30 laporan keuangan, manajemen multi gudang, pajak, dan aplikasi invoice yang memudahkan perusahaan dalam melakukan tugas-tugas akuntansi sehari-hari.

Kledo sudah digunakan lebih dari 50 ribu pengguna dari seluruh Indonesia. Dan kini giliran Anda untuk mencobanya!

Masih ragu? Yuk, buktikan sendiri dengan mencoba Kledo gratis selama 14 hari bahkan selamanya melalui tautan ini.

Annisa Herawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + ten =