Diskon Bulan Oktober: Ide, Tips, dan Cara Menentukan

diskon bulan oktober banner

Oktober adalah bulan yang penuh warna dan semangat, baik untuk masyarakat luas maupun pebisnis yang ingin meningkatkan penjualan melalui pemberian diskon dan promo.

Pada bulan Oktober ini, ada berbagai momen besar seperti Hari Sumpah Pemuda. Momen seperti ini bisa menjadi strategi pemasaran yang efektif jika dikemas dengan kreatif.

Promo dan diskon tematik yang disesuaikan dengan hari-hari besar dapat memperkuat brand awareness dan tentunya mendorong peningkatan transaksi.

Pada artikel ini, kami akan membahas ide diskon menarik yang bisa diterapkan sepanjang Oktober berdasarkan hari besar dan ulang tahun serta tips menerapkannya.

Ide Diskon Bulan Oktober

Diskon berdasarkan hari besar

2 Oktober: Hari Batik Nasional

Bisnis Anda tidak menjual apa pun yang berkaitan dengan batik? Jangan khawatir, Anda tetap bisa merayakannya dengan event sederhana.

Misalnya, berikan diskon untuk pembeli yang berbelanja di toko menggunakan pakaian batik, seperti yang HokBen lakukan di gambar ini:

diskon bulan oktober 1

2 Oktober: Hari Susu Nasional

Masih di tanggal yang sama, 2 Oktober, Hari Susu Nasional merupakan kesempatan emas bagi bisnis kuliner, minuman, atau toko bahan makanan untuk menghadirkan diskon.

Misalnya, diskon khusus untuk produk berbasis susu seperti susu segar, yogurt, milkshake, atau minuman kekinian berbasis susu.

Anda juga bisa juga menerapkan promo “Beli 2 Gratis 1” untuk produk susu kotak, atau promo gratis susu untuk belanja dengan minimal pembelian tertentu.

5 Oktober: Hari Guru Sedunia

Anda bisa menjadikan Hari Guru Sedunia sebagai ajang apresiasi bagi para pendidik.

Tawarkan diskon khusus untuk orang-orang yang berprofesi sebagai guru. Selain itu, coba buat paket kado bertema “Terima Kasih Guru” dengan harga spesial, agar siswa atau orang tua bisa memberikan hadiah kecil namun bermakna.

11 Oktober: Hari Anak Perempuan Sedunia (Internasional)

Momen ini sangat cocok untuk bisnis yang menyasar segmen anak-anak atau keluarga.

Anda bisa membuat diskon spesial untuk produk mainan edukatif, pakaian anak perempuan, atau paket makanan dengan tema “Ceria Bersama Si Kecil”.

Diskon bisa Anda berikan untuk pembelian keluarga atau pembelian untuk anak perempuan tertentu.

16 Oktober: Hari Pangan Sedunia (Internasional)

Bisnis kuliner, pasar swalayan, atau toko bahan makanan bisa memanfaatkan momen bulan Oktober ini untuk memberikan diskon besar pada produk pangan sehat dan lokal.

Promo seperti “Belanja Pangan Sehat Diskon 16%” bisa mengedukasi sekaligus menarik pembeli yang sadar akan pentingnya makanan bergizi.

24 Oktober: Hari Dokter Indonesia

Hari besar ini bisa menjadi momen apresiasi kepada tenaga medis. Anda bisa bisa memberikan potongan harga khusus untuk dokter yang menunjukkan ID profesi.

Selain itu, bisnis seperti apotek dan toko alat kesehatan juga bisa memberikan diskon dalam jumlah tertentu.

28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda

28 Oktober adalah tanggal yang sangat cocok untuk membuat promo dan diskon bertema nasionalisme.

Bisnis fashion bisa menawarkan koleksi dengan nuansa merah putih atau batik dengan harga spesial.

Selain itu, Anda juga bisa menawarkan diskon 28% untuk produk lokal pilihan untuk mendukung gerakan bangga menggunakan produk UMKM lokal.

30 Oktober: Hari Keuangan

Momen ini bisa dimanfaatkan oleh bisnis keuangan digital, toko elektronik, hingga bisnis retail dengan menghadirkan promo bertema hemat dan cerdas.

Misalnya, promo “Belanja Cerdas Diskon 30%”, cashback spesial untuk pembayaran non-tunai, atau bundling produk hemat bulanan.

Ini juga bisa dijadikan momentum untuk mengedukasi pelanggan tentang pentingnya manajemen keuangan dan belanja yang bijak.

kledo pos 1

Baca Juga: Apa itu Brand Recognition? Berikut Strategi dan Tips Penerapannya

Diskon ulang tahun bulan Oktober

Untuk merayakan pelanggan yang lahir di bulan Oktober, bisnis Anda bisa menawarkan diskon atau promo spesial ulang tahun.

Misalnya, berikan diskon 10–20% untuk pelanggan yang menunjukkan kartu identitas saat melakukan transaksi.

Promo ini bisa berlaku selama satu minggu penuh di sekitar tanggal ulang tahun pelanggan, agar mereka punya lebih banyak waktu untuk menikmatinya.

Bagi bisnis kuliner seperti kafe atau restoran, promo “Gratis Menu Favorit di Hari Ulang Tahun” bisa menjadi daya tarik yang besar.

Pelanggan yang datang di hari ulang tahunnya bisa mendapatkan satu menu pilihan secara cuma-cuma, atau potongan 50% untuk makanan dan minuman tertentu jika datang bersama teman-temannya.

Jika bisnis Anda bergerak di bidang ritel atau fashion, pertimbangkan untuk memberikan voucher ulang tahun atau kode diskon eksklusif yang dikirim melalui email atau WhatsApp.

Yang terpenting, sertakan juga ucapan ulang tahun yang personal untuk menambah kesan hangat dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

diskon bulan oktober 2

Baca Juga: 10 Cara Meningkatkan Loyalitas Konsumen di Tahun 2025

Hal-Hal yang Perlu Anda Perhatikan Sebelum Mendiskon Produk

Memberikan diskon bisa jadi cara efektif untuk menarik pelanggan, tapi jika tidak direncanakan dengan matang, justru bisa merugikan bisnis Anda.

Karena itu, sebelum menerapkan diskon, pastikan Anda sudah mempertimbangkan beberapa hal penting berikut:

1. Tentukan tujuan pemberian diskon

Jangan pernah memberikan diskon tanpa alasan yang jelas. Tanyakan pada diri Anda, apa tujuan dari diskon ini?

Apakah Anda ingin menarik pelanggan baru? Menjaga loyalitas pelanggan lama? Atau ingin mengajak kembali pelanggan yang sudah tidak aktif?

Menentukan tujuan sangat penting karena jenis diskon yang Anda berikan bisa berbeda tergantung pada sasarannya.

Misalnya, jika ingin menarik kembali pelanggan yang sudah berhenti berbelanja, maka memberikan diskon yang lebih personal biasanya lebih efektif.

2. Segmentasikan persona dan penawaran diskon

Untuk meningkatkan tingkat konversi, Anda bisa membagi penawaran diskon berdasarkan segmen pelanggan.

Buat profil pelanggan berdasarkan kebiasaan belanja mereka sebelumnya, lalu sesuaikan penawaran agar lebih relevan untuk masing-masing pelanggan.

Sekilas, hal ini mungkin terdengar rumit. Tapi jika Anda memiliki catatan riwayat pelanggan, Anda bisa menggunakannya untuk menyesuaikan diskon yang tepat untuk mereka.

3. Terapkan di waktu yang tepat

Waktu sangat menentukan keberhasilan diskon. Jika Anda memberikan diskon saat pelanggan tidak membutuhkannya, tingkat keberhasilan penjualan bisa turun drastis.

Gunakan data penjualan untuk melihat kapan biasanya pelanggan banyak membeli.

Misalnya, jika pembelian cenderung meningkat di awal bulan, maka memberi diskon di akhir bulan saat anggaran mereka menipis mungkin kurang efektif. Faktor musiman juga bisa berpengaruh besar.

Contohnya, klub sepak bola Inggris biasanya merilis jersey baru pada bulan Juni atau Juli.

Maka, jersey lama akan didiskon besar-besaran menjelang musim baru sebagai strategi untuk menghabiskan stok.

Baca Juga: Stok Barang Persediaan: Pengertian, Jenis, dan Teknik Mengelolanya

4. Pertimbangkan margin keuntungan

Pastikan Anda tidak memberikan diskon terlalu besar sampai membuat bisnis merugi.

Tentukan batas margin keuntungan yang masih bisa diterima sebelum menetapkan diskon.

Diskon bersyarat bisa jadi pilihan yang aman untuk menjaga margin. Misalnya, diskon hanya berlaku jika pelanggan belanja dalam jumlah tertentu, atau hanya untuk member VIP dan program loyalitas.

5. Cari peluang upselling dan cross-selling

Diskon bisa menarik lebih banyak pengunjung ke situs Anda. Manfaatkan momen ini untuk menawarkan produk tambahan atau pelengkap agar nilai transaksi meningkat.

Contohnya, saat membeli DVD film “Joker” di e-commerce seperti Amazon, pelanggan seringkali disarankan untuk membeli paket bundling, seperti film lain atau merchandise terkait.

Awalnya pelanggan hanya ingin belanja Rp100 ribu, tapi karena penawaran bundling yang menarik, bisa saja belanjaan mereka membengkak jadi Rp400 ribu.

diskon bulan oktober 3

6. Utamakan produk baru Anda

Jangan sampai diskon membuat perhatian pelanggan berpaling dari produk baru Anda.

Sebagai solusinya, tampilkan produk baru terlebih dahulu sebelum produk yang sedang diskon.

Dengan begitu, pelanggan tetap tertarik untuk melihat dan membeli produk baru dengan harga normal, sebelum tergoda diskon.

Dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat, diskon tidak hanya membantu meningkatkan penjualan, tapi juga bisa menjaga citra dan keuntungan bisnis Anda.

Baca Juga: Product Launch: Pengertian, Tips, dan Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

Berapa Besar Diskon yang Sebaiknya Diberikan kepada Pelanggan?

Untuk menentukan besaran diskon yang tepat, Anda harus mempertimbangkan banyak faktor agar bisnis tetap untung dan berkelanjutan.

Berikut beberapa pendekatan dan pertimbangan penting dalam menentukan diskon:

1. Berdasarkan biaya (cost-based pricing)

Anda bisa mengeahui rincian biaya produksi atau pengadaan produk/jasa, termasuk biaya tidak langsung seperti pemasaran, distribusi, dan operasional.

Setelah mengetahui total biaya, Anda bisa menentukan margin keuntungan yang masuk akal, lalu menetapkan harga dan diskon sesuai kemampuan tanpa mengorbankan profit.

2. Melihat harga kompetitor

Langkah lain saat memberikan diskon adalah membandingkannya dengan strategi pricing dari kompetitor.

Bandingkan harga Anda dengan kompetitor di pasar. Jika pesaing memberikan diskon tertentu, Anda bisa menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif.

Tapi ingat, diskon yang lebih besar bukan selalu lebih baik. Intinya, jaga agar margin keuntungan tetap terjaga.

3. Riset pasar

Melakukan riset pasar bisa membantu bisnis Anda memahami ekspektasi pelanggan dan kemauan mereka untuk membayar.

Dengan memahami hal ini, Anda bisa menyesuaikan strategi diskon yang tepat.

Misalnya, jika produk Anda memiliki nilai tambah tertentu di mata pelanggan, Anda tidak perlu memberikan diskon besar karena pelanggan sudah merasa produk itu bernilai tinggi.

4. Segmentasi pelanggan

Mensegmentasi pelanggan berdasarkan perilaku, loyalitas, atau volume pembelian memungkinkan Anda memberikan diskon yang personal.

Pelanggan loyal atau yang sering melakukan pembelian dalam jumlah besar bisa diberi diskon eksklusif.

Ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

5. Diskon promosi berkala

Diskon terbatas waktu bisa menciptakan rasa urgensi dan mendorong pembelian lebih cepat.

Gunakan momen seperti hari besar, musim liburan, atau event tertentu untuk meningkatkan efektivitas promosi.

Baca Juga: Penetapan Harga Markup, Cara Hitung, dan Bedanya dengan Markdown

6. Diskon berdasarkan jumlah pembelian

contoh diskon tier

Semakin banyak pelanggan membeli, semakin besar potensi diskon yang bisa Anda berikan.

Strategi ini cocok untuk mendorong pembelian dalam jumlah besar, terutama di model B2B.

7. Gunakan CRM

Dengan bantuan CRM, Anda bisa menganalisis data pembelian pelanggan dan mengelompokkan mereka sesuai kebiasaan belanja.

Ini memungkinkan Anda memberikan diskon personal yang lebih relevan, meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.

8. Terapkan dynamic pricing

Dynamic pricing atau strategi penetapan harga dinamis adalah harga yang bisa disesuaikan secara real-time berdasarkan permintaan pasar, musim, atau tren.

Pendekatan ini fleksibel dan cocok untuk bisnis online atau yang menghadapi fluktuasi permintaan tinggi.

9. Analisis profitabilitas

Lakukan evaluasi rutin untuk mengetahui apakah diskon yang Anda berikan benar-benar berdampak positif terhadap keuntungan.

Tujuannya adalah menjaga keseimbangan antara volume penjualan dan margin keuntungan.

10. Negosiasi

Dalam skenario B2B (bisnis ke bisnis), fleksibilitas dalam memberikan diskon bisa menjadi alat negosiasi yang efektif.

Pahami kebutuhan spesifik klien Anda dan berikan penawaran yang sesuai agar kedua belah pihak sama-sama diuntungkan.

11. Kepuasan pelanggan

Diskon seharusnya meningkatkan kepuasan, bukan menurunkan persepsi terhadap nilai produk.

Pastikan pengalaman pelanggan tetap positif meskipun mereka mendapat harga lebih rendah.

Kepuasan ini bisa mendorong mereka untuk membeli lagi dan merekomendasikan bisnis Anda melalui word of mouth marketing.

Intinya, besaran diskon tidak bisa disamaratakan. Anda perlu mempertimbangkan biaya, pesaing, perilaku pelanggan, dan dampaknya terhadap keuntungan.

Baca Juga: Apa itu Bundle Pricing? Jenis dan Strategi Membuatnya

Kesimpulan

Bulan Oktober memiliki banyak hari besar yang patut dirayakan, sekaligus menjadi momentum bagi bisnis Anda untuk memberikan diskon.

Namun dalam menerapkan diskon, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan seperti tujuan pemberian, waktu penerapan, dan faktor lainnya.

Selain itu, besaran diskon yang bisa Anda tetapkan juga perlu Anda perhitungkan. Jika terasa terlalu sulit, gunakan bantuan teknologi modern seperti aplikasi kasir.

Dengan aplikasi kasir seperti Kledo POS, Anda dapat menerapkan berbagai jenis diskon secara otomatis dan terjadwal.

Kledo POS juga memudahkan pencatatan transaksi dan memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman berbelanja yang nyaman.

Jadi, tunggu apa lagi? Klik tautan ini untuk menggunakan Kledo POS dan mengelola diskon bisnis Anda!

salsabilanisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + nine =