7 Marketplace Terbaik di Indonesia, Pilihan Tepat Belanja Online

7 Marketplace Terbaik di Indonesia

Lima tahun terakhir banyak bermunculan marketplace di Indonesia yang merajai bisnis online dan sukses memikat hati masyarakat Indonesia untuk beralih dari belanja offline ke belanja online. Saking suksesnya, transaksi ini digadang-gadang memiliki masa depan cerah di Indonesia karena nilai transaksi yang terus meningkat selama lima tahun terakhir. Dari data yang diberikan oleh Katadata pada tahun 2016 transaksi online di Indonesia mencapai 108,4 triliun rupiah, mengalami kenaikan yang sangat signifikan dibandingkan tahun 2014 yang hanya ada di angka 25,1 triliun rupiah. Angka ini semakin mengalami kenaikan pada tahun 2018 yang mencapai angka 144,1 triliun rupiah. Salah satu faktor yang menyebabkan kenaikan ini adalah munculnya marketplace-marketplace baru yang merajai pasar online di Indonesia. Tapi sebenarnya apa sih marketplace itu?

Marketplace

Marketplace merupakan perantara yang mempertemukan penjual dan pembeli di dunia maya. Marketplace menjadi pihak ketika yang mempertemukan penjual dengan pembeli dalam transaksi online di tempat berjualan yang bisa berupa aplikasi atau website. Selain menyediakan tempat untuk berjualan, marketplace juga menyediakan fasilitas pembayaran langsung di sana. Dengan begitu marketplace merupakan departemen store yang ada secara online.

Ada dua jenis marketplace yang ada di Indonesia, yaitu antara lain:

1. Marketplace Murni

Marketplace murni merupakan marketplace yang menjalin kerjasama hanya untuk penyediaan tempat berjualan dan fasilitas pembayaran. Pengguna yang menggunakan marketplace murni untuk berjualan memiliki keleluasaan dibandingkan berjualan di marketplace konsinyasi. Di marketplace murni penjual wajib menyediakan deskripsi dan produk secara mandiri.

Penjual juga dapat menerima penawaran harga dari pembeli. Sebelum melakukan pembayaran pembeli dapat menawar harga yang diberikan oleh penjual, baru setelah itu pembeli akan mengirimkan pembayaran ke rekening yang disediakan oleh marketplace. Marketplace jenis murni yang terkenal di Indonesia antara lain Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Elevania, Blibli, Amazon, Lazada, JD.ID, dan Rauten.

2. Marketplace Konsinyasi

Istilah mudah untuk marketplace konsinyasi adalah titip barang. Jika penjual melakukan kerjasama dengan jenis marketplace ini penjual hanya perlu menyediakan produk dan detail informasi ke pihak marketplace. Keperluan penjualan lainnya seperti foto produk, gudang, pengiriman barang, hingga pembayaran semuanya akan diurus oleh pihak marketplace. Begitu juga harga, marketplace memegang kendali semua harga yang ada di sana dan pembeli tidak bisa melakukan penawaran harga. Salah satu marketplace jenis ini di Indonesia adalah Zalora.

7 Marketplace Terbaik di Indonesia

Dengan ketatnya persaingan penjualan di marketplace di Indonesia, ada marketplace yang mampu bertahan dan ada marketplace yang tidak mampu bertahan. Kawan Kledo yang memperhatikan tahun lalu banyak iklan marketplace di televisi namun banyak dari mereka yang tidak muncul lagi. Bicara tentang marketplace, di Indonesia ada beberapa marketplace yang saat ini masih setia bertahan dan tetap menjadi pilihan pengguna, apa saja marketplace tersebut?

1. Tokopedia

tokopedia

Tokopedia didirikan pada tahun 2009 oleh William Tanuwijaya. Pada tahun 2019 Tokopedia mendapatkan peringkat marketplace terbesar di Indonesia dengan jumlah kunjungan per bulan mencapai 137,2 juta. Tokopedia juga merupakan salah satu startup unicorn di Indonesia dimana valuasi marketplace ini telah mencapai lebih dari US$ 1 miliar.

Pada tahun 2018 Tokopedia menghadirkan Tokopedia Center dimana pengguna dapat melakukan transaksi secara online-to-online, membayar tagihan, membeli tiket, mendapatkan informasi cara menggunakan Tokopedia, belanja, serta mencari informasi untuk membuka usaha online. Selain itu, Tokopedia juga turut mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM untuk membuka usaha secara online. Salah satu program yang diadakan oleh Tokopedia adalah MAKERFEST, sebuah acara tahunan yang diadakan sejak Maret 2018.

2. Shopee

shopee

Shopee merupakan marketplace yang berasal dari Singapura dan mulai melakukan ekspansi ke Asia Tenggara pada tahun 2015, Indonesia termasuk ke dalamnya. Pada tahun 2019 Shopee berhasil menduduki posisi ketiga sebagai marketplace terbesar di Indonesia. Shopee memiliki berbagai fitur yang membuatnya diminati oleh pengguna di Indonesia, fitur-fitur yang ada di Shopee antara lain Shopee gratis ongkir, Shopee Game, Shopee Pay, Shopee Koin, dan lainnya.

Tidak hanya dalam fitur, Shopee juga melakukan promosi besar-besaran untuk memperkenalkan produknya, mulai dari menggaet artis-artis besar, mengadakan live di televisi, sampai berbagai hadiah undian dengan syarat-syarat yang sangat mudah.

3. Bukalapak

marketplace indonesia bukalapak

Bukalapak didirikan pada thaun 2010 oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhammad Fajrin Rasyid. Pada awalnya Bukalapak merupakan toko online yang membantu pelaku UKM atau Usaha Kecil Menengah untuk bisa merambah ke dunia bisnis online. Saat ini Bukalapak semakin melebarkan sayapnya dengan membuat program bernama Mitra Bukalapak, yang bekerjasama dengan warung-warung dan membantu mereka meningkatkan penjualan. Bukalapak menjadi salah satu unicorn di Indonesia pada tahun 2017.

Pada tahun 2016 Bukalapak melakukan klaim memiliki nilai transaksi harian yang mencapai Rp50 miliar, dimana sebelumnya pada tahun 2015 hanya memiliki nilai transaksi sebesar Rp7 miliar dan tahun 2014 hanya mencapai Rp500 juta. Pada tahun 2015 Bukalapak memiliki penjual sebanyak 163.000 dan pada tahun 2016 naik menjadi 1,3 juta. Hingga tahun 2019, ada sekitar 2 juta mitra warung dan individu yang telah bekerja sama dengan Bukalapak.

4. Blibli

blibli

Blibli merupakan marketplace yang ada di Indonesia dengan konsep belanja seperti di mal. Blibli didirikan oleh PT Global Digital Niaga, anak perusahaan dari Djarum pada tahun 2010. Blibli menjalin kerjasama dengan teknologi provider kelas dunia, mitra logistik, banking partner, serta merchant dengan standar yang telah ditentukan untuk meciptakan sistem back-end yang akan memenuhi kebutuhan pengguna di Blibli.

5. JD.ID

JD.ID

JD.ID mulai beroperasi di Indonesia pada Oktober 2015 dan memiliki fokus menyediakan produk elektronik dan gadget yang sulit ditemukan seperti beberapa produk Apple dan Lenovo. Lambat laun, JD.ID tidak hanya memasarkan produk-produk elektronik dan gadget namun juga merambah ke pakaian dan sepatu olahraga dan juga produk kecantikan dan kesehatan.

JD.ID sendiri merupakan perusahaan yang berasal dari Tiongkok dengan nama perusahaan JD.com. Perusahaan ini juga dikenal dengan nama Jingdong dan sebelumnya memiliki nama 360buy. Didirikan pada tahun 1998 oleh Liu Qiangdong atau Richard Liu sebagai toko fisik yang menjual produk optim magnet di Beijing, Chine. Ritelnya yang bernama Jingdong Century Trafing, Co, Ltd mulai mengembakan diri dan menjual barang-barang elektronik, telepon seluler, komputer, dan lainnya. Setelah menggunakan nama jdlaser.com dan 360buy.com sebagai situs daring, pada tahun 2013 akhirnya mengganti nama menjadi JD.com dan bertahan hingga sekarang. JD adalah satu dari dua peritel daring B2C terbesar di China dan pesaing utama Tmall milik Alibaba.

6. Lazada

marketplace indonesia lazada

Lazada merupakan perusahaan e-commarce di Asia Tenggara yang didirikan oleh Rocket Internet dan Pierre Poignant pada tahun 2012 dan merupakan perusahaan milik Alibab Group. Pada tahun 2014 Lazada melebarkan sayapnya ke situs-situs yang ada di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Lazada telah meraih keuntungan sekitar US$647 juta dari beberapa putaran investasi yang didapatkan dari para investor seperti Tesco, Temasek Holdings, Summit Partners, JPMorgar Chase, Investment AB Kinnevik dan Rocket Internet.

Lazada masuk ke Indonesia pada tahun 2012 dan merupakan cabang dari jaringan retail online Lazada di Asia Tenggara.

7. Zalora

marketplace indonesia zalora

Zalora merupakan toko online fashion dan kecantikan yang memberikan tawaran berupa pakaian, sepatu, aksesoris, dan produk kecantikan untuk prida dan wanita. Zalora memiliki kantor pusat yang ada di Singapura, dan telah beroperasi di negara-negara lainnya seperti Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Brunei. Zalora juga telah terdapat di Australia dan New Zealand dengan nama The Iconic. Zalora menjadi salah satu investasi utama Rocket Internet di Singapura.

Zalora masuk ke Indonesia pada tahun 2012 dan didirikan oleh Catherine Sutjahyo dan merupakan bagian dari Zalora Asia. Zalora merupakan anak dari perusahaan dari situs belaja Zalando, yaitu proyek dari Rocket Internet seperti Lzada. Zalora Indonesia berada di bawah naungan dan dikelola oleh perusahaan PT Fashion Eservices Indonesia.

Kesimpulan

Buat Kawan Kledo yang ingin belanja tanpa harus keluar rumah, marketplace bisa menjadi pilihan tepat. Selain bisa belanja dari layar smartphone, marketplace juga langsung menyediakan metode pembayaran yang mudah. Buat Kawan Kledo yang ingin jualan, marketplace juga bisa menjadi pilhan. Dari 7 marketplace yang direkomendasikan Kledo, mana yang akan Kawan Kledo pilih?

Selain jualan di marketplace, Kawan Kledo juga harus memperhatikan hal lainnya yaitu pengelolaan keuangan bisnis. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengelola keuangan, salah satunya adalah dengan menggunakan software akuntansi dari Kledo yang jauh lebih mudah dibandingkan cara lainnya. Kledo dilengkapi berbagai fitur akuntansi yang akan memudahkan pengelolaan keuangan. Yuk daftar Kledo sekarang dan dapatkan akses gratis selama 14 hari!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *