10 Rekomendasi Software Akuntansi Distributor Terbaik

software akuntansi distributor banner

Bisnis distribusi saat ini semakin rumit. Ekspektasi pelanggan terus meningkat, margin keuntungan semakin tipis, dan rantai pasok juga semakin kompleks.

Distributor harus mengelola persediaan di berbagai gudang, memenuhi pesanan dari beragam saluran penjualan, serta mengelola hubungan dengan pemasok, sambil tetap memastikan bisnis untung.

Inilah alasan mengapa distributor membutuhkan software akuntansi. Software akuntansi mampu mengintegrasikan manajemen persediaan, pemrosesan pesanan, dan keuangan ke dalam satu sistem terpadu.

Namun, dengan banyaknya pilihan software akuntansi yang ada, bagaimana cara menentukan solusi yang paling tepat untuk bisnis Anda?

Artikel ini akan membahas 10 software akuntansi yang cocok untuk distributor beserta cara memilih mana yang tepat untuk bisnis Anda.

Mengapa Distributor Membutuhkan Software Akuntansi?

Sektor distribusi merupakan tulang punggung perdagangan, karena memastikan arus barang berjalan lancar antara produsen, grosir, dan retail.

Namun, distributor menghadapi sejumlah tantangan umum, antara lain:

  • Rantai pasok yang kompleks: Sumber bahan baku global, sistem pengiriman just-in-time, serta biaya transportasi yang tidak menentu membuat operasional semakin sulit dikelola.
  • Risiko persediaan: Stok berlebih dapat mengikat arus kas, sementara kekurangan stok (stock out) dapat menurunkan kepercayaan pelanggan.
  • Margin keuntungan yang tipis: Setiap inefisiensi, mulai dari input data manual hingga kesalahan pengiriman, akan langsung menggerus profit.
  • Ekspektasi pelanggan yang semakin tinggi: Pembeli B2B kini mengharapkan pelacakan pesanan secara real-time, layanan yang lebih personal, serta proses pemenuhan pesanan yang cepat dan akurat.

Karena tantangan-tantangan inilah, distributor membutuhkan software akuntansi khusus distributor yang mampu membantu mengelola operasional secara efisien, menjaga profitabilitas, dan memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berkembang.

kledo banner 2

Baca Juga: Kegiatan Distribusi: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

10 Software Akuntansi Terbaik untuk Distributor

1. Software akuntansi Kledo

software keuangan saas kledo

Kledo adalah software akuntansi berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis distribusi mengelola keuangan dan operasional secara lebih efisien, akurat, dan terintegrasi.

Cocok untuk distributor skala kecil hingga menengah, Kledo memudahkan pengelolaan transaksi keuangan yang kompleks tanpa proses manual yang memakan waktu.

Untuk bisnis distribusi, Kledo mendukung pengelolaan penjualan dan pembelian, pencatatan piutang dan utang usaha, serta pemantauan arus kas secara real time.

Kledo juga membantu distributor dalam mengontrol persediaan dengan lebih baik melalui pencatatan stok yang terhubung dengan transaksi penjualan dan pembelian.

Dengan data yang selalu diperbarui, bisnis dapat meminimalkan risiko overstock maupun stockout, serta mengambil keputusan pembelian yang lebih tepat berdasarkan laporan yang akurat.

Selain itu, Kledo menyediakan berbagai laporan penting untuk bisnis distribusi, seperti laporan laba rugi, neraca, arus kas, laporan piutang dan utang, hingga laporan penjualan per pelanggan atau per produk.

Dengan antarmuka yang mudah digunakan, harga yang terjangkau, dan fitur yang relevan untuk kebutuhan distribusi, Kledo menjadi solusi praktis bagi bisnis distribusi yang ingin bekerja lebih rapi, efisien, dan siap berkembang.

2. Kechie Distribution Management

software akuntansi distribusi kechie

Kechie Distribution Management secara efisien mengelola sumber daya internal dan eksternal.

Dirancang untuk bisnis yang sedang berkembang, rangkaian alat manajemennya memberikan kontrol atas proses replenishment, manajemen gudang, picking, packing, dan pengiriman, pengadaan, produksi, CRM, manajemen pesanan, serta modul keuangan yang lengkap.

Fitur utamanya mencakup pelacakan lot, cycle count, pemindaian barcode, manajemen multi-gudang, RMA, dan lainnya.

Kechie mengotomatiskan dan menyinkronkan pemrosesan pesanan, pengendalian persediaan, pembelian, layanan pelanggan, manajemen rantai pasok, dan penjualan.

Sayangnya, Kechie belum memiliki beberapa fitur penting untuk bisnis distribusi seperti rekonsiliasi bank, neraca, manajemen arus kas, serta budgeting.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Software Akuntansi Bisnis Konstruksi Terbaik

3. Aquilon ERP

software akuntansi distribusi aquilon erp

Aquilon Software menawarkan sistem terpadu untuk manufaktur, distribusi, manajemen rantai pasok, dan keuangan yang dapat diimplementasikan baik berbasis cloud maupun on-premise.

Seluruh modul saling terintegrasi, sehingga pengguna dapat mengakses semua informasi secara menyeluruh tanpa perlu memasukkan data berulang kali.

Aquilon cocok untuk perusahaan kecil hingga menengah, serta bekerja dengan baik untuk distributor grosir dan perusahaan manufaktur.

Aquilon menyediakan modul manajemen persediaan yang mampu melacak berbagai satuan unit, BOM/kit, serta persediaan khusus, dan dilengkapi dengan beragam opsi penentuan biaya dan harga.

Modul Work Order / Work In Progress dalam aplikasi manufaktur Aquilon berguna untuk skema make-to-order, pesanan berulang, dan pesanan khusus yang dibuat menggunakan proses batch.

4. Versa Cloud ERP

software akuntansi distribusi versa cloud

Versa adalah software Cloud ERP modern all-in-one yang dirancang untuk bisnis manufaktur, distribusi, dan e-commerce dengan intensitas persediaan tinggi yang sedang tumbuh pesat dan ingin naik ke level berikutnya.

Fitur Versa Cloud ERP mencakup proses purchase-to-pay, quote-to-cash, manajemen dokumen, payroll, dan analitik bisnis.

Selain itu, tersedia modul untuk penetapan harga lanjutan dan manajemen persediaan, portal penjualan B2B dan B2C, akuntansi proyek, serta customer relationship management (CRM).

Pengguna juga bisa menggunakan add-on pihak ketiga seperti payroll, pajak penjualan, pengiriman dan logistik, serta konsolidator e-commerce.

Dalam modul akuntansi keuangan, solusi ini menyediakan fitur buku besar, utang dan piutang usaha, manajemen aset tetap, dan manajemen kas.

Baca Juga: 9 Software Akuntansi Terbaik untuk Bisnis Kesehatan

5. FreshBooks

software keuangan saas freshbooks

FreshBooks adalah software akuntansi berbasis cloud yang menyediakan berbagai alat manajemen keuangan untuk bisnis kecil dan menengah.

Fitur FreshBooks mencakup fitur pembuatan invoice, pelacakan waktu, pelacakan pengeluaran, dan pelaporan yang membantu menyederhanakan proses-proses akuntansi yang memakan waktu.

Pengguna dapat menyesuaikan tampilan invoice dengan brand identity, menerima pembayaran online, serta mengatur pengingat pembayaran otomatis.

Bisnis bisa melacak pengeluaran dengan melampirkan struk ke invoice, membuat pengeluaran berulang, dan mengambil foto struk secara langsung.

Anda juga bisa memantau kondisi keuangan melalui laporan laba rugi, ringkasan pajak, dan laporan pengeluaran.

6. Oracle NetSuite ERP

software akuntansi mudah oracle netsuite

NetSuite adalah software pelaporan keuangan yang menggunakan AI untuk mengotomatiskan tugas yang repetitif dan mengurangi kesalahan manusia.

Software ini menanamkan kapabilitas AI di seluruh rangkaian sistemnya melalui agent yang membantu dan memberi rekomendasi kepada pimpinan bisnis untuk menyederhanakan tugas, menyarankan tindakan, serta menggali insight bisnis.

NetSuite ERP mencakup berbagai fungsi penting dalam operasional bisnis, termasuk manajemen keuangan, manajemen pesanan, manajemen persediaan, manajemen gudang, manajemen rantai pasok, dan pengadaan.

Fitur CRM pada NetSuite meliputi manajemen layanan pelanggan, otomasi pemasaran, dan otomasi tim penjualan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Software Akuntansi Bisnis Franchise Terbaik

7. AlignBooks

software akuntansi distribusi alignbooks

AlignBooks adalah software akuntansi berbasis cloud yang dirancang untuk membantu akuntan publik dan bisnis distributor dari berbagai skala.

Versi online AlignBooks membantu pengguna menghemat biaya dibandingkan dengan penggunaan infrastruktur LAN, perlindungan antivirus, dan alat pencadangan data lainnya.

Sementara itu, versi offline-nya juga menawarkan solusi cerdas bagi pelanggan yang ingin menekan biaya dengan mengelola akun multi-perusahaan secara bersamaan.

Fiturnya mencakup invoicing, budgeting, forecasting, pelacakan pengeluaran, manajemen payroll, hingga manajemen pajak.

8. Sage Accounting

software akuntansi sage

Sage Accounting adalah solusi akuntansi dan manajemen invoice berbasis cloud yang ditujukan untuk bisnis distributor kecil hingga menengah.

Solusi ini menyediakan fitur akuntansi, akuntansi proyek, manajemen pengeluaran, dan manajemen kepatuhan dalam satu rangkaian sistem.

Sage Accounting mengelola seluruh dokumen dan proses yang dibutuhkan untuk pembayaran bisnis, seperti penawaran harga, estimasi, laporan, dan invoice.

Selain itu, Sage Accounting dilengkapi dengan fitur manajemen pajak yang secara otomatis menghitung pajak yang berlaku berdasarkan data transaksi.

Produk ini juga menawarkan fitur proyeksi arus kas yang memungkinkan pengguna memperkirakan kebutuhan kas di masa depan berdasarkan transaksi historis.

Baca Juga: 12 Rekomendasi Software Pembukuan Bisnis yang Mudah

9. Xero

xero

Xero adalah platform akuntansi berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis distribusi kecil hingga menengah dalam mengelola operasional keuangan, meningkatkan visibilitas keuangan, mengoptimalkan kinerja bisnis, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Platform ini membantu mengotomatiskan tugas-tugas akuntansi serta menjaga pencatatan keuangan tetap akurat.

Xero menyediakan alat manajemen pengeluaran yang memungkinkan pengguna melacak dan mengelola biaya bisnis.

Fitur utamanya mencakup pembuatan invoice dan penawaran harga, melakukan serta menerima pembayaran, pembayaran pajak, manajemen karyawan dan tenaga kerja, rekonsiliasi bank, manajemen pengeluaran, pengelolaan proyek, pelaporan dan analitik, serta fitur keamanan.

Pengguna dapat memotret struk, mengelompokkan pengeluaran, dan mengajukannya untuk persetujuan. Xero juga mendukung klaim pengeluaran, sehingga karyawan dapat mengajukan penggantian biaya.

10. Zoho Books

sistem akuntansi digital zoho books

Zoho Books adalah solusi akuntansi end-to-end untuk bisnis distributor dari berbagai skala yang membantu mengelola keuangan di seluruh organisasi.

Sistem ini mengotomatiskan berbagai proses keuangan, seperti piutang dan utang usaha, pelacakan waktu, payroll, manajemen transaksi, pengendalian persediaan, serta perbankan.

Selain itu, Zoho Books mengelola interaksi dengan pelanggan dan pemasok melalui portal klien, di mana pelanggan dapat menyimpan informasi pembayaran mereka secara aman untuk transaksi berulang.

Zoho Books juga dilengkapi dengan fitur automatic bank feeds, portal klien kolaboratif, akuntansi dan perpajakan, pembayaran online, template invoice, serta laporan analitik.

Sistem ini memungkinkan pengguna mengelola beberapa timesheet dari berbagai proyek sekaligus, serta melacak pengeluaran yang dapat diganti.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Software Keuangan Saas untuk Bisnis

Bagaimana Cara Memilih Software yang Tepat Untuk Distributor?

Software akuntansi memiliki variasi dari segi harga, fungsi, serta jumlah tugas yang dapat ditangani.

Sebelum memilih mana yang tepat untuk bisnis Anda, pertimbangkan faktor-faktor berikut:

1. Jenis perusahaan

Terdapat berbagai jenis software akuntansi yang dirancang khusus untuk perusahaan besar, usaha kecil, maupun usaha menengah.

Usaha kecil biasanya tidak perlu ERP, tapi usaha menengah-besar mungkin akan membutuhkannya.

2. Jenis software

Apakah software tersebut gratis atau berbayar? Sebaiknya, pilihlah software berbayar karena umumnya lebih spesifik dan canggih, serta lebih akurat dan cepat.

Kadang, software akuntansi yang gratis memiliki banyak keterbatasan. Oleh karena itu, sangat kami sarankan untuk memilih yang versi berbayar yang memiliki lebih banyak fitur.

3. Kebutuhan pekerjaan

Anda perlu mendefinisikan secara jelas tujuan dan aktivitas bisnis, serta manfaat yang ingin dicapai dengan menggunakan software akuntansi.

Biasanya, bisnis distributor membutuhkan fitur manajemen pesanan, akuntansi, kepatuhan pajak, manajemen persediaan multi gudang, scan barcode, dan kemampuan skalabilitas.

Penting juga untuk mempertimbangkan pertumbuhan perusahaan di masa depan beserta aktivitas dan operasionalnya, agar software yang dipilih mampu mengakomodasi pengembangan tersebut.

4. Dukungan purnajual

Penting untuk memastikan apakah perusahaan pengembang software menyediakan layanan dan dukungan purnajual.

Selain itu, perhatikan juga tingkat responsivitas perusahaan dalam menangani pertanyaan dan permasalahan pelanggan.

Pastikan tim dukungan memiliki keahlian dan pengetahuan yang memadai untuk membantu mengatasi masalah teknis. Pengembang software juga harus menyediakan pembaruan program secara berkala.

5. Reputasi penyedia software

Lakukan riset mendalam mengenai perusahaan penyedia software, termasuk lamanya pengalaman mereka di bidang software akuntansi.

Pastikan pula perusahaan tersebut cukup fleksibel dalam menghadapi situasi tak terduga. Semakin fleksibel dan stabil suatu perusahaan, semakin baik.

6. Dukungan transaksi eksternal

Jika bisnis Anda melibatkan transaksi atau aktivitas dengan pihak asing atau entitas di luar negeri, pastikan software akuntansi mendukung transaksi dan pencatatan internasional.

Selain itu, pastikan software mampu menangani kurs mata uang asing dan transfer internasional secara efektif.

7. Kemudahan penggunaan

Pilih software akuntansi yang mudah digunakan dan tidak terlalu kompleks.

Software sebaiknya memiliki antarmuka yang sederhana dan ramah pengguna sehingga memudahkan operasional harian dan membantu fokus pada prioritas utama.

8. Keamanan data

Kemampuan untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data merupakan salah satu kriteria paling penting dalam memilih software akuntansi yang tepat.

Software harus mampu menjamin privasi dan keakuratan seluruh data akun serta transaksi keuangan dan bisnis.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa program memiliki kemampuan menyimpan data secara aman di server pribadi, melakukan pencadangan data (backup), serta menerapkan seluruh protokol keselamatan dan keamanan yang diperlukan.

Baca Juga: Perbedaan Bisnis Distributor dan Grosir dan Mana yang Anda Pilih?

Kesimpulan

Kehadiran software akuntansi menjadi keunggulan besar bagi usaha distribusi yang memiliki kompleksitas tinggi dalam pencatatan stok, piutang, dan transaksi penjualan.

Namun, beragamnya pilihan software akuntansi yang tersedia di pasar sering kali membuat distributor kesulitan dalam menentukan software yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

Karena itu, Anda bisa menggunakan rekomendasi di atas sebagai referensi, atau memilih Kledo, software akuntansi yang dirancang untuk membantu distributor mengelola keuangan, persediaan, penjualan, dan laporan keuangan secara terintegrasi.

Dengan fitur yang lengkap dan mudah digunakan, Kledo dapat menjadi solusi andal bagi distributor yang ingin meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing bisnis.

Yuk, coba Kledo sekarang lewat tautan ini!

salsabilanisa

Tinggalkan Komentar

10 + 15 =