Bagaimana Cara Membuat Business Plan? Perhatikan Hal Berikut Ini!

business plan

Memulai suatu bisnis saat ini bukanlah sesuatu yang sulit karena telah didukung oleh perkembangan teknologi. Business plan merupakan salah satu hal yang wajib dimiliki ketika Kawan Kledo ingin memulai suatu bisnis.

Dengan business plan ini Kawan Kledo memiliki acun ketika membangun sebuah bisnis. Jadi, ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Kawan Kledo mengetahui tujuan semua bisnis Kawan Kledo yakni yang tertulis dalam perencanaan bisnis.

Lalu bagaimana membuat business plan ini? Buat Kawan Kledo yang ingin membuat perencanaan bisnis, yuk simak penjelasan cara membuat perencanaan bisnis yang ada di bawah ini:

Pengertian Business Plan

business plan

Business plan merupakan dokumen tertulis yang menjelaskan secara rinci bagaimana sebuah bisnis—biasanya sebuah startup—menentukan tujuannya dan bagaimana cara bisnis tersebut mencapai tujuannya. Perencanaan bisnis akan menjabarkan tujuan tertulis untuk perusahaan dari sudut pandang pemasaran, keuangan, dan operasional.

Perencanaan bisnis ini merupakan dokumen penting yang digunakan untuk menarik investasi sebelum perusahaan memiliki rekam jejak yang terbukti. Ini juga menjadi cara yang baik bagi perusahaan untuk menjaga target bisnis ke depan.

Meskipun sangat berguna untuk bisnis baru, setiap perusahaan harus memiliki business plan ini. Secara ideal, rencana ditinjau dan diperbarui secara berkala untuk melihat apakah tujuan tersebut telah tercapai atau telah berubah dan berkembang.

Komponen Business Plan

Dalam membuat perencanaan bisnis, ada beberapa komponen yang wajib ada di dalamnya. Komponen-komponen ini nantinya yang akan menjelasakan apa saja rencana yang ingin dicapai di masa depan.

Panjang rencana bisnis berbeda-beda dalam setiap bisnis. Namun biasanya semua informasi bisnis harus masuk ke dalam dokumen 15 sampai 20 halaman.

Jika ada komponen penting dari rencana bisnis yang memakan banyak ruang—seperti permohonan hak cipta— biasanya harus dimasukan dalam rencana utama dan disertakan sebagai lampiran. Seperti disebutkan di atas, bahwa tidak ada rencana bisnis yang isinya sama.

Namun hampir semua rencana bisnis ini memiliki elemen yang sama. Berikut adalah beberapa bagian umum dan penting dari rencana bisnis.

1. Ringkasan Eksekutif

Ringkasan eksekutif akan menjelaskan tujuan yang dimiliki oleh perusahaan dan biasanya mencakup pernyataan misi bersama dengan informasi apa pun seperti kepemimpinan, karyawan, operasi, dan lokasi perusahaan.

2. Produk dan Layanan

Di sini, perusahaan dapat menjelaskan produk dan layanan yang akan ditawarkannya, mulai dari penetapan harga, masa pakai produk, dan manfaat yang akan didapatkan konsumen. Faktor-faktor lain yang bisa masuk ke bagian ini adalah proses produksi dan manufaktur, hak paten apa pun yang mungkin dimiliki perusahaan, serta teknologi kepemilikan.

Setiap informasi tentang penelitian dan pengembangan (R&D) juga dapat dimasukkan ke produk dan layanan ini.

3. Analisis Pasar

Sebuah perusahaan pastinya membutuhkan penanganan yang baik dari industri serta target pasarnya. Ini akan menjelaskan siapa kompetitor dan bagaimana faktor-faktornya dalam industri, bersama dengan kekuatan dan kelemahannya.

Analisis pasar juga akan menggambarkan permintaan konsumen yang diharapkan dan juga mudah atau sulitnya merebut pangsa pasar dari pemain lama.

4. Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran menjelaskan bagaimana perusahaan akan menarik dan mempertahankan basis pelanggannya dan bagaimana menjangkau konsumen. Termasuk di dalamnya cara distribusi yang akan dilakukan.

Selain itu dalam strategi pemasaran juga dibuat rencana kampanye periklanan dan pemasaran, serta melalui jenis media apa kampanye tersebut akan dilakukan.

5. Perencanaan Keuangan

Untuk menarik pihak yang membaca rencana bisnis, perusahaan harus menyertakan perencanaan keuangan dan potensi bisnis tersebut di masa depan. Laporan keuangan, neraca, dan informasi keuangan lainnya dapat dimasukkan ke dalam bisnis yang telah mapan.

Sedangkan untuk bisnis baru dapat memasukkan target dan perkiraan untuk beberapa tahun pertama bisnis dan calon investor.

6. Anggaran

Setiap perusahaan yang baik wajib memiliki anggaran. Anggaran ini termasuk biaya yang terkait dengan staf, pengembangan, manufaktur, pemasaran, dan biaya lain yang terkait dengan bisnis.

Jenis Business Plan

business plan

Business plan dakan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi tujuan mereka dan bagaimana perusahaan tetap pada jalur yang direncanakannya. Rencana bisnis ini dapat membantu perusahaan memulai dan mengelola diri mereka sendiri, serta membantu semakin tumbuh setelah mereka berdiri dan berjalan.

Selain itu, rencana bisnis juga bertindak sebagai sarana untuk membuat orang lain tertarik untuk bergabung ke bisnis tersebut dan tertarik untuk berinvestasi dalam bisnis. Meskipun tidak standar rencana bisnis yang benar atau salah, rencana bisnis ini dapat digolongkan ke dalam dua kategori berbeda—startup tradisional atau lean.

Rencana bisnis tradisional merupakan rencana bisnis yang paling umum. Rencana bisnis ini memiliki standar yaitu dengan lebih banyak detail di setiap bagian, pastinya menyusun rencana bisnis ini memakan waktu yang lebih lama dan membutuhkan lebih banyak pekerjaan.

Berbeda dengan rencana bisnis startup yang lebih ramping, namundi sisi lain, menggunakan struktur standar meskipun tidak umum di dunia bisnis. Rencana bisnis ini pendek yaitu hanyasatu halaman dan hanya memiliki sedikit detail.

Cara Membuat Business Plan

business-plan

Setelah mengetahui komponen dan jenis business plan yang ada di atas, berikut cara membuat business plan yang dapat Kawan Kledo ikuti:

1. Buat Ringkasan Eksekutif

Cara pertama untuk membuat business plan adalah Kawan Kledo perlu membuat ringkasan eksekutif. Ringkasan eksekutif merupakan ringkasan ide gagasan dan pesan yang ingin disampaikan.

Ringkasan eksekutif ini memiliki beberapa manfaat, antara lain untuk mengajukan kerjasama dengan pihak lain, mengetahui informasi yang ada dalam bisnis, dan untuk mengetahui jumlah dan tujuan investasi. Untuk lebih lengkapnya, Kawan Kledo bisa membuat ringkasan eksekutif dengan panduan yang ada di sini.

2. Tentukan Latar Belakang Bisnis

Latar belakang menjadi bagian yang penting ketika membuat business plan. Kawan Kledo juga harus membuat latar belakang ini di dalam business plan yang Kawan Kledo buat.

Kira-kira apa saja yang ada di dalam latar belakang bisnis ini? Latar belakang bisnis berisi permasalahan yang ada dan bagaimana Kawan Kledo akan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

3. Tentukan Tujuan Bisnis

Selain latar belakang bisnis, tujuan bisnis juga menjadi hal yang harus ada dalam business plan. Tujuan bisnis akan membantu Kawan Kledo dalam menentukan langkah-langkah yang akan diambil untuk membangun bisnis.

Tujuan bisnis ini juga bisa Kawan Kledo buat dalam bentuk visi dan misi bisnis. Buatlah tujuan jangka pendek dan jangka panjang pengembangan bisnis Kawan Kledo.

4. Buat Profil Perusahaan pada Business Plan

Keempat, buatlah profil perusahaan. Ada beberapa cara dalam membuat profil perusahaan yang dapat Kawan Kledo ikuti, antara lain membuat logo perusahaan, buat bagan perusahaan, sebutkan produk apa saja yang ditawarkan, sebutkan siapa saja target pasar, dan jangan lupa sertakan kontak perusahaan.

5. Lakukan Riset Pasar

Tips kelima yang dapat Kawan Kledo lakukan untuk membuat business plan adalah lakukan riset pasar. Dalam riset pasar ini Kawan Kledo bisa melakukan analisis pasar yang ingin dituju.

Analisis pasar dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keadaan pasar yang sebenarnya. Klik di sini untuk mengetahui cara melakukan riset dan analisis pasar.

6. Buat Strategi Pemasaran Business Plan

Selanjutnya dalam membuat business plan Kawan Kledo juga harus membuat strategi pemasaran. Strategi pemasaran ini digunakan untuk mengetahui cara-cara apa saja yang akan dilakukan untuk menarik minat pelanggan.

Ada beberapa startegi pemasaran yang bisa dilakukan, seperti membuat website atau blog, mendaftarkan bisnis Kawan Kledo di Google Bisnisku, mengiptimasi mesin pencari, pemasaran melalui media sosial, dan lainnya. Untuk lebih lengkapnya Kawan Kledo bisa membaca artikel yang ada di sini.

7. Analisis Risiko yang Ada

Tidak ada bisnis yang tidak memiliki risiko, termasuk bisnis yang akan Kawan Kledo kembangkan. Untuk itu, ketika membuat business plan Kawan Kledo harus melakukan analisis risiko bisnis Kawan Kledo.

Ada 4 (empat) jenis analisis risiko usaha, yaitu risiko usaha strategis, risiko penuh, risiko usaha operasional, dan risiko reputasi. Untuk lebih lengkapnya Kawan Kledo bisa membacanya di sini.

8. Lakukan Analisis Produk pada Business Plan

Sebelum Kawan Kledo launching produk yang Kawan Kledo jual, sebaiknya Kawan Kledo melakukan analisis terhadap produk tersebut. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh produk tersebut dan jika memang memiliki kekurangan yang akan berpengaruh pada minat pembeli, maka perlu dilakukan evaluasi.

Selain itu Kawan Kledo juga bisa melakukan analisis produk dengan cara melakukan pengujian di laboraturium ataupun memberikan sampel kepada orang lain, kemudian mintalah mereka untuk memberikan review produk tersebut.

9. Buat Target Bisnis

Mmebuat target bisnis juga menjadi salah satu cara yang bisa Kawan Kledo lakukan saat menyusun perencanaan bisnis. Target bisnis ini berisi apa saja yang ingin didapatkan dalam kurun waktu tertentu.

10. Kelola Keuangan Bisnis dengan Baik

Sebuah bisnis pasti tidak bisa dipisahkan dari pengelolaan keuangan. Keuangan ini berhubungan langsung dengan modal, pendapatan, omzet, laba, dan rugi.

Agar bisnis Kawan Kledo bisa berjalan dengan baik pastinya dibutuhkan pengelolaan keuangan yang baik pula. Buat Kawan Kledo yang ingin mengelola keuangan dengan mudah, ada nih cara yang bisa Kawan Kledo lakukan yakni dengan software akuntansi dari Kledo.

Kledo merupakan software akuntansi yang dilengkapi berbagai fitur yang akan memudahkan pengelolaan keuangan. Fitur-fitur yang dimiliki Kledo antara lain invoice, purchasing, inventory, laporan, aset, dan biaya.

Dengan Kledo Kawan Kledo juga bisa melakukan pengelolaan keuangan bisnis dari mana saja dan kapan saja. Klik di sini untuk daftar Kledo sekarang juga.

Banner 1 kledo

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan mengenai cara membuat business plan yang bisa Kawan Kledo lakukan. Perencanaan bisnis ini menjadi salah satu bagian penting karena Kawan Kledo dapat mengetahui apa saja yang akan dilakukan untuk membangun bisnis tersebut.

Jangan lupa juga gunakan Kledo untuk pengelolaan keuangan bisnis Kawan Kledo. Dengan Kledo pengelolaan keuangan bisnis menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 + 17 =