Apa itu Digital Sales? Definisi dan Strategi Terbaiknya

digital sales banner

Teknologi terus berubah dan berkembang dengan cepat. Mengikuti praktek bisnis terbaru di dunia digital pun terasa semakin melelahkan.

Meski begitu, dunia digital terus memengaruhi perilaku konsumen dalam membeli.

Misalnya, calon pelanggan bisa melihat iklan produk Anda dan membelinya secara online dari rumah mereka.

Namun, mudah juga bagi mereka untuk untuk mencari opsi produk lainnya. Karena itu, Anda harus selalu ter-up-to-date dengan strategi terbarunya.

Pada artikel ini, kami akan membahas apa itu digital sales, perbedaannya dengan digital marketing, serta strategi terbaik untuk menerapkannya.

Apa itu Digital Sales?

Digital sales atau penjualan digital adalah proses menjual produk dan jasa Anda secara online melalui berbagai channel.

Ada banyak cara untuk mewujudkan digital sales, tetapi semuanya daring dan sebagian besar memungkinkan pelanggan menavigasi konten mereka sendiri.

Berikut ini adalah beberapa contoh channel digital sales, termasuk:

Website

digital sales 1

Situs web memuat landing page tempat pelanggan dapat mengeklik dan mempelajari produk atau layanan Anda.

Landing page sangat penting karena memungkinkan pelanggan Anda memesan secara daring dengan cepat dan mudah. ​​

Anda juga dapat menampilkan formulir pendaftaran untuk newsletter melalui website.

Ini membuat prospek yang mengunjungi website tetap tertarik meskipun mereka belum siap membeli pada kunjungan pertama.

Email

Anda bisa rutin mengirim newsletter untuk memberi tahu pelanggan tentang apa yang akan bisnis Anda lakukan selanjutnya. Tawarkan diskon dan promo khusus untuk mendorong pelanggan agar membeli.

Semua email harus memuat tautan yang mengarahkan prospek ke landing page atau sumber utama konten daring Anda.

Media sosial

Saat ini ada lebih dari 1,5 miliar pengguna media sosial di seluruh dunia. Oleh karena itu, penting untuk konsisten eksis di media sosial dan tampil menarik.

Calon pelanggan Anda menghabiskan waktu berjam-jam di Facebook, Twitter, Instagram, dan platform populer lainnya. Karena itu, Anda bisa terjun ke media sosial ini.

Iklan tertarget

Mengembangkan iklan yang secara khusus ditargetkan ke basis pelanggan Anda adalah strategi yang cerdas.

Dengan digital marketing, Anda bisa fokus pada orang-orang yang sesuai dengan buyer persona Anda dan lebih mungkin tertarik dengan apa yang Anda jual.

Cara ini lebih hemat waktu dan sumber daya karena Anda tidak perlu memasarkan ke audiens yang lebih luas dan kurang tertarik dengan Anda.

Chatbot

Anda dapat mengotomatiskan chatbot di situs web Anda untuk menjawab FAQ dan memandu pelanggan menuju hasil tertentu.

Cara ini bagus untuk memberikan pengalaman pelanggan yang interaktif, dan mengurangi beban sales Anda untuk menjawab hal-hal dasar.

Baca Juga: Cara Menawarkan dan Mempromosikan Produk dengan Efektif

Apa Pentingnya Digital Sales?

Digital sales penting karena membantu Anda bertemu pelanggan di mana pun mereka berada, yaitu di dunia digital.

Saat ini, orang-orang berasumsi bahwa mereka dapat menemukan produk atau layanan apa pun secara digital.

Jadi, penting bagi bisnis Anda untuk membangun kehadiran yang kuat di pasar digital guna memenuhi kebutuhan konsumen saat ini dan meningkatkan saluran penjualan Anda.

Berikut adalah beberapa alasan tambahan mengapa memahami dan menguasai digital sales sangat penting.

  • Rasio prospek masuk yang lebih tinggi dan lebih berkualitas, kata 59% pemasar.
  • Memiliki kendali penuh atas promosi dan branding perusahaan Anda.
  • Jika Anda aktif melacak data pengunjung, Anda akan memiliki akses ke informasi mengenai bagaimana orang berinteraksi dengan situs web, media sosial, dan halaman bisnis lainnya.
  • Memperluas basis pelanggan potensial dengan membuat bisnis Anda lebih mudah diakses oleh siapa pun yang memiliki masalah mobilitas atau yang tidak punya waktu luang untuk meninggalkan rumah.
kledo pos 3

Baca Juga: 10 Cara Branding Produk yang Sudah Terbukti dan Contohnya

Apa Perbedaan Digital Sales dan Digital Marketing?

Digital sales

Digital sales adalah metode yang berfokus menyelesaikan kesepakatan. Dalam prosesnya, Anda akan menggunakan alat seperti:

  • Otomatisasi penjualan
  • Live chat
  • Penawaran yang dipersonalisasi
  • Demonstrasi produk

Semua ini bertujuan untuk mengonversi prospek yang memenuhi syarat menjadi pelanggan yang membayar.

Keberhasilan digital sales biasanya diukur berdasarkan tingkat konversi, nilai rata-rata pesanan, dan durasi siklus penjualan.

Digital marketing

Sementara itu, digital marketing adalah strategi jangka panjang yang bertujuan memperkenalkan brand dan membawa prospek ke dalam ekosistem perusahaan, mendorong mereka untuk membeli.

Alih-alih berfokus pada satu pembeli atau kelompok kecil pembeli, digital marketing menargetkan seluruh audiens yang dituju.

Digital marketing umumnya menggunakan berbagai alat seperti konten SEO untuk menarik prospek ke situs web perusahaan serta unggahan media sosial yang menampilkan produk dan keahlian perusahaan.

Baca Juga: Strategi Pemasaran Era Digital yang Bisa Digunakan Bisnis

Bagaimana Cara Bertransisi ke Strategi Digital Sales?

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk beralih ke digital sales:

1. Tingkatkan strategi content marketing

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan strategi content marketing dalam digital sales adalah dengan memahami audiens Anda secara mendalam dan menyajikan konten yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Fokuslah pada konten yang edukatif, bermanfaat, memotivasi, atau menginspirasi, sehingga audiens merasa tertarik dan terlibat.

Selain itu, pastikan konten yang Anda buat ringkas dan mudah dipahami, agar lebih nyaman dibaca oleh audiens.

Pastikan juga mereka bisa membagikan konten tersebut di berbagai platform digital untuk menjangkau lebih banyak orang.

2. Bangun personal branding yang kuat

Platform digital seperti media sosial dan situs jejaring bisnis memungkinkan Anda membagikan cerita tentang perjalanan bisnis dan alasan di balik apa yang Anda lakukan.

Kehadiran digital yang Anda bangun bisa mencerminkan nilai dan keunggulan bisnis Anda, terutama jika Anda aktif berinteraksi dengan audiens.

Saat Anda mulai menerapkan digital sales, calon pelanggan mungkin akan mencari tahu lebih lanjut tentang Anda dan bisnis Anda sebelum melakukan pembelian.

Jika mereka menyukai personal branding yang telah Anda bangun, mereka akan lebih cenderung menjadi pelanggan.

3. Jalin jaringan yang lebih terarah melalui media sosial

Salah satu cara terbaik untuk membangun jaringan yang lebih terarah di media sosial adalah dengan berinteraksi langsung dengan audiens.

Misalnya, dengan menanggapi komentar mereka, meminta masukan, dan membagikan konten yang bermanfaat.

Ketika Anda memberikan nilai tambah kepada audiens di media sosial, mereka akan lebih tertarik untuk menjadi bagian dari daftar prospek bisnis Anda.

4. Manfaatkan jaringan untuk social selling

digital sales 2

Orang-orang yang paling mungkin merekomendasikan bisnis Anda dan memberikan ulasan positif di media sosial serta platform digital lainnya adalah mereka yang tergabung dalam jaringan bisnis Anda.

Kesuksesan Anda dalam beralih ke digital sales sangat bergantung pada kemampuan Anda dalam memanfaatkan testimoni pelanggan, ulasan pembeli, dan rating produk untuk membangun kredibilitas bisnis.

Ketika seseorang dalam jaringan Anda memberikan ulasan mengenai produk atau layanan yang Anda tawarkan, mereka memperkenalkan bisnis Anda dengan cara yang lebih personal, sehingga lebih mudah diterima dan dipercaya oleh orang lain.

Selain itu, Anda juga bisa berkolaborasi dengan seseorang dalam jaringan yang memiliki audiens serupa, tetapi bukan kompetitor.

Kerja sama ini memungkinkan Anda menjangkau lebih banyak orang yang mungkin belum pernah Anda capai sebelumnya.

5. Pelihara jaringan dengan personalized marketing

Membangun hubungan baru dengan audiens melalui saluran digital adalah langkah penting dalam digital sales.

Namun, sama pentingnya untuk terus memelihara hubungan tersebut agar audiens merasa dihargai.

Cara efektif untuk menjaga hubungan dengan jaringan Anda adalah dengan memperhatikan apa yang mereka bagikan, sukai, atau komentari, serta terus berbagi pembaruan yang relevan dengan minat mereka.

Anda juga dapat tetap berhubungan dengan prospek atau pelanggan dengan mengirimkan konten yang bermanfaat secara pribadi dari waktu ke waktu.

Dengan menerapkan strategi ini, transisi ke digital sales akan lebih mudah dan bisnis Anda dapat berkembang lebih cepat dalam dunia digital.

Baca Juga: 10 Cara Membangun Networking dalam Bisnis Ini Wajib Dilakukan, Penting

Strategi Utama untuk Model Digital Sales yang Efektif

Membangun model digital sales yang efektif membutuhkan strategi yang tepat agar bisnis dapat menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan konversi.

Berikut adalah beberapa strategi utama yang dapat Anda terapkan:

1. Kumpulkan data untuk memahami pelanggan

Mengumpulkan data adalah langkah penting pertama untuk memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Eksis di berbagai platform digital memungkinkan bisnis untuk mendapatkan wawasan berharga yang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

Perhatikan konten mana yang paling banyak diklik, postingan dengan tingkat interaksi tertinggi, serta produk yang paling laris dan strategi pemasaran seperti apa yang berhasil.

Analisis ini dapat membantu:

  • Mengidentifikasi pola perilaku konsumen
  • Menangani keluhan umum yang belum terpenuhi
  • menyempurnakan strategi digital marketing dan lead generation
  • Mengelola prospek penjualan dengan lebih baik

2. Manfaatkan otomatisasi untuk efisiensi

Mengotomatisasi proses tertentu dalam sistem digital dapat menghemat waktu, biaya, dan sumber daya. Misalnya, pelanggan bisa langsung mengisi formulir pendaftaran tanpa perlu bantuan tenaga penjualan.

Seperti penjelasan sebelumnya, Anda bisa menggunakan chatbot untuk menjawab pertanyaan umum, sehingga tim tidak perlu menangani pertanyaan berulang secara manual.

Selain itu, Anda juga bisa mengotomatiskan email follow up untuk memastikan bisnis Anda tetap terhubung dengan prospek tanpa harus memantau mereka satu per satu.

3. Buat pengalaman yang personal

Meskipun transaksi dilakukan secara digital, bukan berarti interaksi dengan pelanggan tidak bisa terasa personal. Bagaimana cara memberikan pengalaman yang personal?

  • Sesuaikan konten dengan target audiens
  • Adakan acara online seperti webinar untuk membangun komunitas
  • Buat blog untuk berbagi pengetahuan dan cerita di balik bisnis Anda.

Di dunia digital, pelanggan dapat mengakses konten kapan saja sesuai dengan keinginan mereka. Oleh karena itu, sediakan konten yang menarik agar mereka tetap terhubung dengan brand Anda.

4. Gunakan studi kasus sebagai bukti nyata

digital sales 3

Jika memungkinkan, lakukan studi kasus dan bagikan hasilnya untuk menunjukkan seberapa efektif produk atau layanan Anda.

Terkadang, pelanggan sulit membayangkan bagaimana cara kerja produk secara nyata. Nah, di sinilah studi kasus membantu menjawab kebingungan pelanggan.

5. Pastikan konsumen mudah membeli dan menggunakan produk Anda

Pelanggan cenderung frustrasi jika menghadapi situs web yang rumit atau konten yang tidak jelas.

Jika proses pembelian terlalu sulit, mereka bisa saja beralih ke pesaing yang menawarkan pengalaman lebih sederhana.

Oleh karena itu, pastikan semua interaksi pelanggan dengan bisnis Anda terasa mudah dan intuitif.

Gunakan tombol call to action yang jelas, seperti tombol “Beli Sekarang”. Letakkan tombol itu di tempat yang mudah terlihat, sehingga proses checkout menjadi lebih cepat.

Semakin mudah pelanggan menyelesaikan transaksi, semakin tinggi kemungkinan mereka akan membeli produk atau layanan Anda.

Dengan menerapkan strategi ini, bisnis Anda dapat membangun model digital sales yang lebih kuat, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta mengoptimalkan pertumbuhan dan konversi.

Baca Juga: 25 Kesalahan Pemasaran Online yang Harus Dihindari

Kesimpulan

Digital sales telah menjadi strategi utama bagi bisnis untuk meningkatkan penjualan dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

Dengan memanfaatkan berbagai platform online seperti media sosial, marketplace, dan website e-commerce, bisnis bisa tetap kompetitif di era digital.

Kesuksesan dalam penjualan digital tidak hanya bergantung pada pemasaran, tetapi juga pada sistem operasional yang efisien.

Pengelolaan stok, pencatatan transaksi, hingga laporan keuangan harus berjalan dengan baik agar bisnis dapat terus berkembang.

Karena itu, gunakan aplikasi kasir Kledo POS untuk membantu bisnis berjualan secara digital dengan lebih mudah dan terorganisir.

Selain kemampuan operasional seperti di atas, Kledo POS juga mampu menangani metode pembayaran digital, sehingga pelanggan bisa bertransaksi dengan lebih cepat dan nyaman.

Tertarik mengoptimalkan strategi digital sales Anda dengan Kledo POS? Yuk, coba sekarang melalui tautan ini!

salsabilanisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + 13 =